{"id":50097,"date":"2022-08-19T13:17:27","date_gmt":"2022-08-19T06:17:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?p=50097"},"modified":"2023-06-30T09:53:19","modified_gmt":"2023-06-30T02:53:19","slug":"strategi-cara-pemberantasan-korupsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/","title":{"rendered":"Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya"},"content":{"rendered":"<p>Korupsi masih menjadi masalah yang kompleks di banyak negara, termasuk\u00a0 Indonesia. Indonesia merupakan negara dengan indeks persepsi korupsi yang\u00a0 tinggi.<\/p>\n<p>Periode tahun 2014 sampai sekarang, perkara korupsi yang ditangani KPK sebanyak 618 kasus. <em>Transparency International<\/em> Indonesia telah merilis Indeks Persepsi Korupsi yang menunjukkan\u00a0 posisi Indonesia\u00a0 di peringkat 96 dari 180 negara pada awal tahun 2022.<\/p>\n<p>Korupsi di Indonesia\u00a0 erat kaitannya dengan aspek suap, pengadaan barang dan jasa, serta penyalahgunaan dana yang lazim dilakukan oleh pihak swasta dan pegawai pemerintah.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, upaya anti korupsi sangat penting. Pemberantasan korupsi tidak cukup\u00a0 hanya dengan satu komitmen. Komitmen ini harus diterjemahkan ke dalam\u00a0 strategi pengurangan korupsi yang komprehensif. Upaya pencegahan korupsi dapat dilakukan secara preventif, terdeteksi dan jera.<\/p>\n<p>Selain merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, korupsi juga merusak\u00a0 sistem perekonomian. Akibatnya, apa yang tersisa untuk membuat negara kita kaya\u00a0masih belum kita bisa mencapai kemakmuran dan kesejahteraan. Semua potensi itu tampaknya tidak ada artinya.<\/p>\n<p>Pelayanan publik yang\u00a0 buruk, tingkat kesehatan yang rendah, pendidikan yang tidak memadai, tingkat kecemasan masyarakat, dan banyak\u00a0 indikator negara sejahtera lainnya belum mencapai. Dengan kata lain, harapan Indonesia, negara impian masih jauh dari harapan.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#Strategi_Cara_Pemberantasan_Korupsi\" title=\"Strategi Cara Pemberantasan Korupsi\">Strategi Cara Pemberantasan Korupsi<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#1_Represif\" title=\"1. Represif\">1. Represif<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-4\"><li class=\"ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#A_Penanganan_Laporan_Pengaduan_Masyarakat\" title=\"A. Penanganan Laporan Pengaduan Masyarakat\">A. Penanganan Laporan Pengaduan Masyarakat<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#B_Penyelidikan\" title=\"B. Penyelidikan\">B. Penyelidikan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#C_Penyidikan\" title=\"C. Penyidikan\">C. Penyidikan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#D_Penuntutan\" title=\"D. Penuntutan\">D. Penuntutan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#E_Pelaksanaan_Putusan_Pengadilan\" title=\"E. Pelaksanaan Putusan Pengadilan\">E. Pelaksanaan Putusan Pengadilan<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-5\"><li class=\"ez-toc-heading-level-5\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#Istilah_Hukum_dalam_Penanganan_Kasus_Tindak_Pidana_Korupsi\" title=\"Istilah Hukum dalam Penanganan Kasus Tindak Pidana Korupsi\">Istilah Hukum dalam Penanganan Kasus Tindak Pidana Korupsi<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#2_Perbaikan_Sistem\" title=\"2. Perbaikan Sistem\">2. Perbaikan Sistem<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#3_Edukasi_dan_Kampanye\" title=\"3. Edukasi dan Kampanye\">3. Edukasi dan Kampanye<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#4_Strategi_Preventif\" title=\"4. Strategi Preventif\">4. Strategi Preventif<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#5_Strategi_Detektif\" title=\"5. Strategi Detektif\">5. Strategi Detektif<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#Cara_Pencegahan_Korupsi\" title=\"Cara Pencegahan Korupsi\">Cara Pencegahan Korupsi<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#1_Pembentukan_Lembaga_Anti_Korupsi\" title=\"1. Pembentukan Lembaga Anti Korupsi\">1. Pembentukan Lembaga Anti Korupsi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#2_Pencegahan_Korupsi_di_Sektor_Publik\" title=\"2. Pencegahan Korupsi di Sektor Publik\">2. Pencegahan Korupsi di Sektor Publik<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#3_Pencegahan_Sosial_dan_Pemberdayaan_Masyarakat\" title=\"3. Pencegahan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat\">3. Pencegahan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Strategi_Cara_Pemberantasan_Korupsi\"><\/span><b>Strategi Cara Pemberantasan Korupsi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Represif\"><\/span><b>1. Represif<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Melalui strategi represif, KPK menjerat koruptor ke meja hijau, membacakan tuntutan, serta menghadirkan saksi-saksi dan alat bukti yang menguatkan. Inilah tahapan yang dilakukan:<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"A_Penanganan_Laporan_Pengaduan_Masyarakat\"><\/span>A. Penanganan Laporan Pengaduan Masyarakat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Bagi KPK, pengaduan masyarakat merupakan salah satu sumber\u00a0 informasi terpenting. Sebagian besar kasus korupsi ditemukan melalui pengaduan\u00a0 masyarakat. Sebelum memutuskan apakah suatu pengaduan dapat masuk ke tahap penyidikan, KPK melakukan proses verifikasi dan review.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"B_Penyelidikan\"><\/span>B. Penyelidikan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Kegiatan yang dilakukan KPK bertujuan untuk menemukan. Alat bukti yang cukup. Bukti permulaan yang cukup dianggap ada jika ditemukan sedikitnya 2 alat bukti. Jika\u00a0 bukti\u00a0 permulaan yang cukup tidak ditemukan, penyidik ??2 menghentikan\u00a0 penyelidikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/pidana-untuk-pemegang-saham-korupsi?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-50099 size-medium\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/krp-204x300.jpg\" alt=\"\" width=\"204\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132341\/krp-204x300.jpg 204w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132341\/krp-561x823.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132341\/krp-364x534.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132341\/krp-608x892.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132341\/krp.jpg 650w\" sizes=\"(max-width: 204px) 100vw, 204px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/pidana-untuk-pemegang-saham-korupsi?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-49926 size-full\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-12.png\" alt=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/visual-meetings?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\" width=\"180\" height=\"51\" \/><\/a><\/p>\n<p>Jika kasus tersebut diusut, KPK akan melakukan sendiri penyidikan\u00a0 atau dapat melimpahkan kasus kepada penyidik ??kepolisian atau kejaksaan. Jika penyidikan dilimpahkan ke kepolisian atau kejaksaan, maka polisi atau kejaksaan wajib mengoordinasikan dan melaporkan perkembangan penyidikan kepada KPK.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"C_Penyidikan\"><\/span>C. Penyidikan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Tahap ini salah satunya ditandai dengan penetapan seseorang sebagai tersangka. Jika ada dugaan\u00a0 kuat bahwa ada bukti permulaan yang cukup, penyidik ??dapat menyita izin ketua pengadilan negeri.<\/p>\n<p>Pasal juga memungkinkan penyidik ??KPK untuk terlebih dahulu memperoleh izin untuk memanggil tersangka atau menahan tersangka yang pejabat publik yang menurut undang-undang, tindakan polisi terhadap mereka harus diperoleh terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Untuk kepentingan penyidikan,\u00a0 tersangka wajib memberikan keterangan kepada penyidik ??tentang segala harta bendanya dan harta benda pasangannya, anak-anaknya dan harta benda\u00a0 orang lain atau perusahaan yang diketahui atau dicurigai orang itu.<\/p>\n<p>Terkait dengan perilaku koruptif tersangka. KPK tidak berwenang mengeluarkan . perintah penghentian penyidikan dan penuntutan kasus korupsi. Artinya, setelah KPK menetapkan orang sebagai tersangka, prosesnya harus dilanjutkan hingga penuntutan.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"D_Penuntutan\"><\/span>D. Penuntutan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Penuntutan dilakukan oleh penuntut umum setelah penyidik ??menerima berkas. Dalam waktu 1 hari kerja setelah menerima berkas, berkas\u00a0 tersebut harus diserahkan ke pengadilan negeri.<\/p>\n<p>Dalam hal ini, Penuntut Umum KPK dapat melakukan penahanan terhadap tersangka selama 20 hari dan dapat diperpanjang lagi dengan izin pengadilan untuk paling lama 30 hari. Pelimpahan ke Pengadilan Tipikor disertai berkas perkara dan surat dakwaan. Dengan dilimpahkannya ke pengadilan, kewenangan penahanan secara yuridis beralih ke hakim yang menangan<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"E_Pelaksanaan_Putusan_Pengadilan\"><\/span>E. Pelaksanaan Putusan Pengadilan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Jaksa melakukan eksekusi dengan kekuatan hukum tetap. Untuk itu, panitera mengirimkan salinan putusan kepada jaksa.<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Istilah_Hukum_dalam_Penanganan_Kasus_Tindak_Pidana_Korupsi\"><\/span><b>Istilah Hukum dalam Penanganan Kasus Tindak Pidana Korupsi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<ol>\n<li>Saksi: Orang yang dapat memberikan keterangan untuk kepentingan penyidikan, penuntutan, dan peradilan\u00a0 suatu perkara pidana yang pernah didengar, dilihat, dan dialaminya sendiri.<\/li>\n<\/ol>\n<ol start=\"2\">\n<li>Tersangka: Seseorang yang berdasarkan perbuatan atau keadaannya, berdasarkan bukti permulaan, patut diduga telah melakukan kejahatan.<\/li>\n<\/ol>\n<ol start=\"3\">\n<li>Terdakwa: Seorang tersangka yang dituntut, ditanyai, dan diadili oleh pengadilan.<\/li>\n<\/ol>\n<ol start=\"4\">\n<li>Dihukum: Seseorang yang dihukum oleh pengadilan dengan kekuatan hukum tetap.<\/li>\n<\/ol>\n<ol start=\"5\">\n<li>Tindakan perbaikan: Kejaksaan atau terdakwa dapat mengambil tindakan perbaikan jika mereka menganggap keputusan pengadilan tingkat pertama di pengadilan distrik tidak memuaskan.<\/li>\n<\/ol>\n<ol start=\"6\">\n<li>Kasasi: Upaya hukum\u00a0 dapat dilakukan oleh Penuntut Umum atau oleh termohon jika keputusan akhir dari pengadilan\u00a0 selain Mahkamah Agung ditemukan tidak cukup.<\/li>\n<\/ol>\n<ol start=\"7\">\n<li>Inkrah: Putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap.<\/li>\n<\/ol>\n<ol start=\"8\">\n<li>Saksikan: Tindakan Hukum Luar Biasa Terhadap Mahkamah Agung setelah adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap<\/li>\n<\/ol>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Perbaikan_Sistem\"><\/span><b>2. Perbaikan Sistem<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tidak dapat disangkal bahwa banyak sistem di Indonesia yang justru menyisakan celah bagi terjadinya praktik korupsi. Misalnya, prosedur kepegawaian menjadi lebih rumit, sehingga menimbulkan suap, dll.<\/p>\n<p>Tentu saja, ada banyak lagi. Tidak hanya terkait dengan utilitas, tetapi juga terkait dengan perizinan, pembelian barang dan jasa, dll. Tentu saja, perbaikan diperlukan. Karena sistem yang baik dapat meminimalisir terjadinya korupsi. Misalnya, melalui layanan publik online, sistem pemantauan terintegrasi, dll.<\/p>\n<p>KPK juga telah melakukan berbagai upaya untuk membenahi sistem tersebut. Berdasarkan berbagai kajian yang dilakukan, KPK memberikan rekomendasi kepada kementerian\/lembaga terkait untuk melakukan tindakan perbaikan.<\/p>\n<p>Selain itu, juga dengan penataan pelayanan publik melalui koordinasi dan pemantauan preventif (korsupgah), serta dengan mendorong transparansi otoritas publik (PN). Sedangkan untuk mendorong transparansi dari Penyelenggara Negara (PN), KPK menerima laporan dan bonus dari LHKPN. Untuk LHKPN, setiap penyelenggara negara wajib melaporkan harta kekayaannya kepada KPK.<\/p>\n<p>Untuk bonus, penerima harus melapor ke KPK dalam waktu 30 hari setelah menerima bonus atau pejabat terkait dianggap menerima suap.<\/p>\n<p><b>Upaya pencegahan tertentu melalui pemantauan dan koordinasi preventif (Korsupgah) yang dilakukan KPK bekerjasama dengan BPKP 70\u00a0<\/b><\/p>\n<p>Dalam melaksanakan tugas koordinasinya, KPK berhak meminta laporan dari instansi yang berwenang tentang pencegahan\u00a0 korupsi. Sedangkan dalam pelaksanaan fungsi pengawasan, KPK berhak melakukan pengawasan, penyidikan, atau pemeriksaan terhadap<\/p>\n<p>instansi yang menjalankan fungsi dan kewenangannya terkait dengan pemberantasan korupsi dan Instansi pelaksanaan tugas.<\/p>\n<p>Kegiatan Korsupgah yang dilakukan KPK meliputi perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, utilitas rumah sakit, pelayanan uji kelayakan kendaraan bermotor dan utilitas di PTSP.<\/p>\n<p>Berdasarkan pengamatan tersebut, KPK kemudian\u00a0 mengidentifikasi\u00a0 masalah dan penyebabnya dalam proses pelayanan publik dan APBD yang dikelola untuk program ketahanan pangan, pertambangan dan pendapatan dan mengidentifikasi kelemahan dalam sistem pengendalian internal dan risiko di unit kerja.<\/p>\n<p>Selain itu, KPK sedang menyusun rencana aksi pencegahan korupsi dan peningkatan pelayanan publik yang\u00a0 dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mengurangi kemungkinan kejahatan korupsi dan tingkat korupsi.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Edukasi_dan_Kampanye\"><\/span><b>3. Edukasi dan Kampanye<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Salah satu hal penting dalam pemberantasan korupsi, adalah kesamaan pemahaman mengenai tindak pidana korupsi itu sendiri. Dengan adanya persepsi yang sama, pemberantasan korupsi bisa dilakukan secara tepat dan terarah. Sayangnya, tidak semua masyarakat memiliki pemahaman seperti itu.<\/p>\n<p>Contoh paling sederhana adalah ide ucapan terima kasih kepada PNS, yang dianggap biasa saja. Contoh lainnya adalah tidak semua orang memiliki minat yang sama terhadap korupsi.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/delik-delik-korupsi?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-50102 size-medium\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/yy-197x300.jpg\" alt=\"\" width=\"197\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132718\/yy-197x300.jpg 197w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132718\/yy-561x853.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132718\/yy-364x553.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132718\/yy-608x924.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132718\/yy.jpg 650w\" sizes=\"(max-width: 197px) 100vw, 197px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/delik-delik-korupsi?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-49926 size-full\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-12.png\" alt=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/visual-meetings?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\" width=\"180\" height=\"51\" \/><\/a><\/p>\n<p>\u00a0Hanya karena mereka merasa &#8220;tidak mengenal&#8221; si pelaku, atau karena mereka merasa &#8220;hanya orang biasa&#8221;, banyak orang merasa tidak memiliki kewajiban moral untuk berpartisipasi.<\/p>\n<p>Inilah sebabnya mengapa pendidikan dan kampanye sangat penting.\u00a0Dalam rangka pencegahan, pendidikan dan kampanye memiliki peran strategis dalam\u00a0 pemberantasan korupsi. Melalui edukasi dan advokasi, KPK meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak korupsi, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan antikorupsi, serta membangun budaya dan perilaku\u00a0 antikorupsi.<\/p>\n<p>Tidak hanya untuk pelajar dan masyarakat umum, tetapi juga untuk kelompok usia prasekolah, taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Dengan target usia yang luas ini, KPK berharap negara pada akhirnya akan dipimpin oleh generasi antikorupsi.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Strategi_Preventif\"><\/span><b>4. Strategi Preventif<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Upaya pencegahan atau preventif adalah upaya pencegahan korupsi untuk mengurangi penyebab dan peluang seseorang melakukan perilaku korupsi. Upaya penahanan dapat dipelopori dengan:<\/p>\n<ol>\n<li>Penguatan Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR.<\/li>\n<li>Memperkuat Mahkamah Agung dan tingkat peradilan di bawahnya.<\/li>\n<li>Mengembangkan kode etik di sektor publik.<\/li>\n<li>Mengembangkan kode etik di bidang partai politik, organisasi profesi dan asosiasi bisnis.<\/li>\n<li>Terus-menerus mencari penyebab korupsi.<\/li>\n<li>Meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia atau personalia dan meningkatkan kesejahteraan PNS.<\/li>\n<li>Memerlukan penyusunan rencana strategis dan pelaporan tanggung jawab kinerja kepada instansi pemerintah.<\/li>\n<li>Meningkatkan kualitas penerapan sistem pengendalian manajemen.<\/li>\n<li>Pengelolaan Barang Milik Negara atau BKMN Lengkap.<\/li>\n<li>Meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.<\/li>\n<li>Kampanye menciptakan nilai atau value dalam skala nasional.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Strategi_Detektif\"><\/span><b>5. Strategi Detektif<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Upaya Pendeteksian adalah upaya untuk mendeteksi terjadinya kasus korupsi secara cepat, tepat dan biaya rendah. Jadi bisa langsung dilacak. Berikut upaya detektif dalam mencegah korupsi:<\/p>\n<ol>\n<li>Memperbaiki sistem dan memantau pengaduan\u00a0 masyarakat.<\/li>\n<li>Pemberlakuan kewajiban pelaporan transaksi keuangan tertentu.<\/li>\n<li>Pelaporan harta pribadi pemegang kekuasaan dan fungsi publik.<\/li>\n<li>Partisipasi Indonesia pada gerakan anti korupsi dan anti pencucian uang di kancah internasional.<\/li>\n<li>Peningkatan kemampuan Aparat Pengawasan Fungsional Pemerintah atas APFP dalam mendeteksi tindak pidana korupsi.<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Pencegahan_Korupsi\"><\/span><b>Cara Pencegahan Korupsi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pembentukan_Lembaga_Anti_Korupsi\"><\/span><b>1. Pembentukan Lembaga Anti Korupsi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Salah satu cara\u00a0 memberantas korupsi adalah dengan mendirikan organisasi independen yang didedikasikan untuk pemberantasan korupsi. Misalnya, di beberapa negara telah dibentuk organisasi yang disebut <i>ombudsman<\/i>.<\/p>\n<p>Organisasi ini pertama kali didirikan oleh Parlemen Swedia sebagai Justitie <i>ombudsman<\/i> nen pada tahun 1809. Peranan <i>ombudsman <\/i>kemudian berkembang\u00a0 di negara\u00a0 lain termasuk menyediakan fasilitas bagi ombudsman, orang-orang yang ingin mengadukan apa yang dilakukan oleh organisasi pemerintah dan pegawainya.<\/p>\n<p>Selain itu, lembaga ini juga memberikan pendidikan kepada pemerintah dan masyarakat serta mengembangkan standar perilaku dan kode etik bagi organisasi pemerintah dan hukum yang membutuhkan.<\/p>\n<p>Salah satu peran\u00a0 ombudsman adalah mendidik masyarakat dan menyadarkan mereka akan hak mereka atas perlakuan yang baik, jujur ??dan efektif dari pegawai pemerintah.<\/p>\n<p>Hal lain yang perlu menjadi perhatian kita semua\u00a0 adalah peningkatan efisiensi sistem peradilan di tingkat kepolisian, kejaksaan, pengadilan dan penjara. Pengadilan adalah jantung penegakan hukum dan harus tidak memihak, jujur ??dan adil. Banyak kasus korupsi yang tidak masuk ke hukum karena sistem peradilan yang sangat buruk berfungsi.<\/p>\n<p>Jika kinerjanya buruk karena dia tidak mampu (tidak mungkin) itu masih bisa dimaklumi. Artinya, pengetahuan dan keterampilan aparat penegak hukum perlu ditingkatkan. Persoalannya, mereka tidak memiliki kemauan atau kemauan politik yang kuat\u00a0 untuk memberantas korupsi, atau justru terlibat dalam berbagai kasus korupsi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pencegahan_Korupsi_di_Sektor_Publik\"><\/span><b>2. Pencegahan Korupsi di Sektor Publik<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Salah satu cara untuk mencegah korupsi adalah dengan mewajibkan pejabat publik untuk menyatakan dan mengungkapkan jumlah kekayaan mereka sebelum dan sesudah menjabat.<\/p>\n<p>Dengan demikian, masyarakat dapat memantau\u00a0 kewajaran peningkatan\u00a0 kekayaan mereka, terutama jika terjadi peningkatan\u00a0 kekayaan setelah selesainya tugas. Kesulitan muncul ketika kekayaan yang diperoleh melalui korupsi ditransfer ke orang lain, seperti anggota keluarga.<\/p>\n<p>Untuk kontrak pekerjaan atau pengadaan barang baik di pemerintahan pusat, daerah maupun militer, salah satu cara untuk memperkecil potensi korupsi adalah dengan melakukan lelang atau penawaran secara terbuka.<\/p>\n<p>Masyarakat harus diberi otoritas atau akses untuk dapat memantau dan memonitor hasil dari pelelangan atau penawaran tersebut. Untuk itu harus dikembangkan sistem yang dapat memberi kemudahan bagi masyarakat untuk ikut memantau ataupun memonitor hal ini.<\/p>\n<p>Cara kedua, untuk kontrak kerja atau pembelian barang\u00a0 di pemerintah pusat, daerah dan militer, salah satu cara untuk mengurangi kemungkinan korupsi adalah dengan melakukan lelang atau tender publik.<\/p>\n<p>Masyarakat harus memiliki kewenangan atau akses untuk dapat melacak dan memantau\u00a0 hasil lelang atau penawaran. Untuk itu perlu dikembangkan suatu sistem yang dapat memfasilitasi partisipasi masyarakat dalam pemantauan atau pengawasan.<\/p>\n<p>Korupsi juga sering terjadi dalam perekrutan pegawai negeri sipil dan personel militer baru. Situasi ini sering terjadi dengan korupsi, kolusi dan otokrasi. Sistem rekrutmen pegawai negeri sipil dan anggota TNI\u00a0 yang transparan dan akuntabel\u00a0 juga harus dikembangkan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pencegahan_Sosial_dan_Pemberdayaan_Masyarakat\"><\/span><b>3. Pencegahan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Salah satu upaya pemberantasan korupsi adalah dengan memberikan hak\u00a0 akses\u00a0 informasi kepada masyarakat. Harus ada sistem agar publik (termasuk media) berhak meminta semua informasi mengenai kebijakan pemerintah yang berdampak pada kehidupan banyak orang.<\/p>\n<p>Hal ini dapat meningkatkan kemauan pemerintah untuk mengembangkan kebijakan dan mengimplementasikannya secara transparan. Pemerintah berkewajiban mensosialisasikan atau mensosialisasikan berbagai kebijakan yang telah dan akan dilaksanakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/pendidikan-anti-korupsi-teori-praktik?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-50100 size-medium\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/gg-199x300.jpg\" alt=\"\" width=\"199\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132641\/gg-199x300.jpg 199w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132641\/gg-561x845.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132641\/gg-364x548.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132641\/gg-608x916.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18132641\/gg.jpg 650w\" sizes=\"(max-width: 199px) 100vw, 199px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/pendidikan-anti-korupsi-teori-praktik?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-49926 size-full\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-12.png\" alt=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/visual-meetings?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\" width=\"180\" height=\"51\" \/><\/a><\/p>\n<p>Cara kedua untuk membantu pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi adalah dengan menyediakan sarana bagi masyarakat untuk melaporkan kasus korupsi.<\/p>\n<p>Mekanisme harus dikembangkan agar masyarakat dapat dengan mudah dan bertanggung jawab melaporkan kasus korupsi yang diketahuinya. Mekanismenya harus disederhanakan atau disederhanakan, misalnya melalui telepon, surat atau teleks. Dengan berkembangnya teknologi informasi,\u00a0 internet menjadi mekanisme yang mudah dan murah\u00a0 untuk melaporkan kasus korupsi.<\/p>\n<p>Cara yang ketiga adalah Pers yang bebas merupakan salah satu pilar demokrasi. Semakin banyak informasi yang diterima masyarakat, semakin banyak pula masyarakat yang memahami bahaya korupsi.<\/p>\n<p>Menurut Paus, media yang bebas sama pentingnya dengan peradilan yang independen. Selain berfungsi sebagai alat propaganda tentang bahaya korupsi, media juga memiliki fungsi\u00a0 efektif untuk memantau perilaku penyelenggara negara.<\/p>\n<p>Henry Grunwald, editor Time, mengatakan bahwa &#8220;bahkan pemerintah yang dipilih secara demokratis dan taat dapat dengan mudah menjadi pemerintah yang korup jika kekuasaannya tidak dilakukan oleh uji pers yang bebas&#8221;. Media memiliki peran khusus dalam memerangi korupsi.<\/p>\n<p>Pejabat publik mungkin lebih mudah tergoda untuk menyalahgunakan posisi mereka untuk keuntungan pribadi jika mereka merasa tidak ada bahaya tindakan mereka diekspos dan diekspos oleh pers (Pope: 2003). Namun media juga memiliki kelemahan. Ini terjadi ketika media\u00a0 dimiliki oleh pemerintah.<\/p>\n<p>Secara kolektif, pemerintah memiliki stasiun televisi dan radio terbesar di suatu negara. Ambil contoh\u00a0 TVRI dan RRI. Karena itu milik pemerintah, kita jelas tidak bisa terlalu mengandalkan independensinya. Kelemahan lain dari media adalah kerja jurnalisme yang berbahaya. Penculikan, penangkapan dan pengancaman wartawan atau wartawan merupakan hal yang lumrah (Pope: 2003).<\/p>\n[vc_row][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Buku Terkait\" tab_id=\"1615976578104-e4d2f56c-6ae0\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-hukum-pidana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Hukum Pidana<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-hukum-perdata\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Hukum Perdata<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-hukum-administrasi-negara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Hukum Administrasi Negara<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-hukum-internasional\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Hukum Internasional<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-hukum-dagang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Hukum Dagang<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-hubungan-internasional\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Hubungan Internasional<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/contoh-soal-dan-rekomendasi-buku-sosiologi-hukum\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Buku Hukum<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Materi Terkait Hukum\" tab_id=\"1615976686462-a0de2c9c-ae4e\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/\">Cara Pemberantasan Korupsi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/norma-hukum\/\">Contoh Norma Hukum<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/contoh-pelanggaran-ham-ringan\/\">Contoh Pelanggaran HAM ringan<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/dampak-korupsi\/\">Dampak Korupsi di Berbagai Bidang<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kasus-korupsi-di-indonesia\/\">Kasus Korupsi di Indonesia<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/norma-adat-istiadat\/\">Norma Adat Istiadat<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/regulasi\/\">Pengertian Regulasi<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/hak-asasi-manusia-ham\/\">Pengertian HAM<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengertian-hukum\/\">Pengertian Hukum<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengertian-hukum-perdata-dan-contoh-hukum-perdata\/\">Pengertian Hukum Perdata dan Pidana<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/teori-kepastian-hukum\/\">Teori Kepastian Hukum<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/teori-hukum-menurut-para-ahli\/\">Teori Hukum<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/tujuan-hukum-menurut-para-ahli\/\">Tujuan Hukum<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/tujuan-hukum\/\">Tujuan dan Ciri-ciri Hukum<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/tugas-dan-wewenang-mahkamah-konstitusi\/\">Tugas dan Wewenang MK<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wanprestasi\/\">Wanprestasi<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Korupsi masih menjadi masalah yang kompleks di banyak negara, termasuk\u00a0 Indonesia. Indonesia merupakan negara dengan indeks persepsi korupsi yang\u00a0 tinggi. Periode tahun 2014 sampai sekarang, perkara korupsi yang ditangani KPK sebanyak 618 kasus. Transparency International Indonesia telah merilis Indeks Persepsi Korupsi yang menunjukkan\u00a0 posisi Indonesia\u00a0 di peringkat 96 dari 180 negara pada awal tahun 2022. [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533059,"featured_media":50106,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1946],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya dari Gramedia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya dari Gramedia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-19T06:17:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-30T02:53:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18133514\/kpk.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"682\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nasik\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18133514\/kpk.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18133514\/kpk.jpg\",\"width\":1024,\"height\":682},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/\",\"name\":\"Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-08-19T06:17:27+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-30T02:53:19+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya dari Gramedia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/6e6283b9d8eaca25144ff5caf0cf56d5\"},\"headline\":\"Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya\",\"datePublished\":\"2022-08-19T06:17:27+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-30T02:53:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#webpage\"},\"wordCount\":2052,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18133514\/kpk.jpg\",\"articleSection\":[\"Buku Hukum\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/6e6283b9d8eaca25144ff5caf0cf56d5\",\"name\":\"Nasik\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1687748163461-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1687748163461-96x96.jpg\",\"caption\":\"Nasik\"},\"description\":\"Saya Nasik memiliki hobi menulis dan sangat suka dengan dunia ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan akan sekalu berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Selain ilmu pengetahuan, saya juga tertarik untuk menulis seputar hukum.\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/nasik\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya dari Gramedia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya dari Gramedia.","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2022-08-19T06:17:27+00:00","article_modified_time":"2023-06-30T02:53:19+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":682,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18133514\/kpk.jpg","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18133514\/kpk.jpg","size":"full","id":50106,"alt":"","pixels":698368,"type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nasik","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18133514\/kpk.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18133514\/kpk.jpg","width":1024,"height":682},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/","name":"Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-08-19T06:17:27+00:00","dateModified":"2023-06-30T02:53:19+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya dari Gramedia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/6e6283b9d8eaca25144ff5caf0cf56d5"},"headline":"Strategi Cara Pemberantasan Korupsi dan Cara Pencegahannya","datePublished":"2022-08-19T06:17:27+00:00","dateModified":"2023-06-30T02:53:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#webpage"},"wordCount":2052,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/strategi-cara-pemberantasan-korupsi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/18133514\/kpk.jpg","articleSection":["Buku Hukum"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/6e6283b9d8eaca25144ff5caf0cf56d5","name":"Nasik","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1687748163461-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1687748163461-96x96.jpg","caption":"Nasik"},"description":"Saya Nasik memiliki hobi menulis dan sangat suka dengan dunia ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan akan sekalu berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Selain ilmu pengetahuan, saya juga tertarik untuk menulis seputar hukum.","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/nasik\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50097"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533059"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50097"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50097\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50715,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50097\/revisions\/50715"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50106"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50097"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50097"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50097"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}