{"id":48447,"date":"2022-08-11T09:09:14","date_gmt":"2022-08-11T02:09:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?p=48447"},"modified":"2023-06-29T22:18:31","modified_gmt":"2023-06-29T15:18:31","slug":"ayam-pejantan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/","title":{"rendered":"Mengenal Ayam Pejantan dan Tips Mudah Ternak Ayam Pejantan"},"content":{"rendered":"<p>Ayam pejantan adalah sejenis ayam petelur, tetapi bedanya, ayam pejantan merupakan ayam afkir atau limbah dari sortiran hasil produksi ayam petelur. Pada mulanya, ayam jenis petelur akan ditetaskan dan menjadi Day Old Chicken atau DOC. DOC merupakan ayam yang baru menetas dan umurnya baru satu hari.<\/p>\n<p>DOC atau ayam yang baru berumur satu hari tersebut kemudian akan disortir dan dipisahkan menjadi jenis ayam petelur betina atau ayam pejantan atau dikenal pula sebagai ayam pedaging. Dulu, jenis ayam pejantan adalah afkir yang akan dimusnahkan, sebab ayam pejantan saat itu adalah ayam yang tidak dibudidayakan.<\/p>\n<p>Namun saat ini, ayam ini justru dibesarkan dan dibudidayakan untuk diperjualbelikan. Ayam ini memiliki karakteristik khusus seperti dagingnya yang berisi, lebih padat, rendah lemak dan legit. Oleh karena itu, saat ini ayam ini banyak dicari. Ingin meraup keuntungan dengan ternak pejantan? Simak tips-tipsnya berikut ini ya!<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#Apa_Itu_Ayam_Pejantan\" title=\"Apa Itu Ayam Pejantan?\">Apa Itu Ayam Pejantan?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#Tips_Ternak_Ayam_Pejantan\" title=\"Tips Ternak Ayam Pejantan\">Tips Ternak Ayam Pejantan<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#1_Kandang_ayam_pejantan\" title=\"1. Kandang ayam pejantan\">1. Kandang ayam pejantan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#2_Pakan_ayam_pejantan\" title=\"2. Pakan ayam pejantan\">2. Pakan ayam pejantan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#3_Mematok_harga_ayam_pejantan\" title=\"3. Mematok harga ayam pejantan\">3. Mematok harga ayam pejantan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#4_Menganalisa\" title=\"4. Menganalisa\">4. Menganalisa<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#5_Modal\" title=\"5. Modal\">5. Modal<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#Kualitas_Daging_Ayam_Pejantan_dan_Perbedaannya_dengan_Jenis_Ayam_yang_Lain\" title=\"Kualitas Daging Ayam Pejantan dan Perbedaannya dengan Jenis Ayam yang Lain\">Kualitas Daging Ayam Pejantan dan Perbedaannya dengan Jenis Ayam yang Lain<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#1_Ayam_Kampung\" title=\"1. Ayam Kampung\">1. Ayam Kampung<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#2_Ayam_Negeri\" title=\"2. Ayam Negeri\">2. Ayam Negeri<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#3_Ayam_Pejantan\" title=\"3. Ayam Pejantan\">3. Ayam Pejantan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#Perbedaan_Ayam_Pejantan_dengan_Ayam_Betina_Dewasa\" title=\"Perbedaan Ayam Pejantan dengan Ayam Betina Dewasa\">Perbedaan Ayam Pejantan dengan Ayam Betina Dewasa<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#1_Bulu_Ekor\" title=\"1. Bulu Ekor\">1. Bulu Ekor<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#2_Bentuk_Kepala\" title=\"2. Bentuk Kepala\">2. Bentuk Kepala<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#Manfaat_Mengkonsumsi_Daging_Ayam\" title=\"Manfaat Mengkonsumsi Daging Ayam\">Manfaat Mengkonsumsi Daging Ayam<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#1_Menguatkan_otot_tulang\" title=\"1. Menguatkan otot tulang\">1. Menguatkan otot tulang<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#2_Meningkatkan_kesehatan_jantung\" title=\"2. Meningkatkan kesehatan jantung\">2. Meningkatkan kesehatan jantung<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#3_Membuat_suasana_hati_menjadi_lebih_baik\" title=\"3. Membuat suasana hati menjadi lebih baik\">3. Membuat suasana hati menjadi lebih baik<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#4_Mengelola_berat_badan_sehingga_cocok_sebagai_menu_diet\" title=\"4. Mengelola berat badan, sehingga cocok sebagai menu diet\">4. Mengelola berat badan, sehingga cocok sebagai menu diet<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Ayam_Pejantan\"><\/span>Apa Itu Ayam Pejantan?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48449\" aria-describedby=\"caption-attachment-48449\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-48449\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/image003-23-300x200.jpg\" alt=\"Ayam Pejantan\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095217\/image003-23-300x200.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095217\/image003-23-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095217\/image003-23-768x512.jpg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095217\/image003-23-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095217\/image003-23-561x374.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095217\/image003-23-1122x748.jpg 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095217\/image003-23-364x243.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095217\/image003-23-728x485.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095217\/image003-23-608x405.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095217\/image003-23-758x505.jpg 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095217\/image003-23-1152x768.jpg 1152w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095217\/image003-23.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48449\" class=\"wp-caption-text\">pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ayam pejantan adalah hasil dari ayam petelur yang memiliki jenis kelamin jantan, sehingga dinamakan sebagai pejantan. Selama di dalam peternakan, pejantan akan diberi kandang secara khusus, pakan yang khusus dan tambahan vitamin pula.<\/p>\n<p>Biasanya, pejantan lebih cepat dipotong karena tidak menghasilkan telur. Jadi, umumnya pejantan akan dipanen ketika berusia dua hingga tiga bulan. Dari segi tekstur, ayam pejantan umumnya lebih kecil dari jenis ayam lain dan memiliki warna putih bersih.<\/p>\n<p>Pejantan biasanya dipilih sebagai alternatif ayam kampung. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa pejantan sebenarnya adalah ayam afkir yang sebelumnya tidak diternak dan tidak dijual.<\/p>\n<p>Pada tahun 1980 hingga tahun 1990, ayam afkir dari jenis ayam petelur sudah cukup populer di kalangan masyarakat. Budidaya ayam pejantan biasanya lebih singkat dibandingkan dengan ayam kampung.<\/p>\n<p>Peternak hanya perlu memelihara ayam sekitar 7 hingga 8 minggu dengan bobot ayam 0,6 kg atau hingga 0,7 kg. Pejantan banyak dibudidayakan di wilayah Indonesia, khususnya di pulau Jawa. Ternak ayam pejantan termasuk jenis usaha yang memiliki prospek cukup baik saat ini. Tertarik? Simak tips ternak pejantan berikut ini ya!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/ayo-ke-peternakan-ayam?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-48454\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/image013-19-233x300.png\" alt=\"Ayam Pejantan\" width=\"233\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095129\/image013-19-233x300.png 233w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095129\/image013-19-561x722.png 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095129\/image013-19-364x469.png 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095129\/image013-19-608x783.png 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095129\/image013-19.png 650w\" sizes=\"(max-width: 233px) 100vw, 233px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/ayo-ke-peternakan-ayam?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-52782 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/31155606\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/31155606\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Ternak_Ayam_Pejantan\"><\/span>Tips Ternak Ayam Pejantan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48450\" aria-describedby=\"caption-attachment-48450\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-48450\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/image005-18-300x214.jpg\" alt=\"Ayam Pejantan\" width=\"300\" height=\"214\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095209\/image005-18-300x214.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095209\/image005-18-1024x732.jpg 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095209\/image005-18-768x549.jpg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095209\/image005-18-1536x1097.jpg 1536w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095209\/image005-18-561x401.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095209\/image005-18-1122x802.jpg 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095209\/image005-18-364x260.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095209\/image005-18-728x520.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095209\/image005-18-608x434.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095209\/image005-18-758x541.jpg 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095209\/image005-18-1152x823.jpg 1152w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095209\/image005-18.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48450\" class=\"wp-caption-text\">pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Grameds yang ingin mulai beternak ayam pejantan mungkin ragu dan bertanya apakah sulit? Sebetulnya, beternak ayam pejantan tidak sulit terutama jika Grameds memelihara ayam pejantan sesuai dengan prosedur, sehingga ayam akan tumbuh dengan cepat serta sehat.<\/p>\n<p>Bahkan, ayam pejantan lebih mudah dipelihara dibandingkan dengan jenis ayam broiler. Hal ini karena ayam pejantan lebih tahan pada suhu lingkungan serta kondisi lingkungan bila dibandingkan dengan ayam broiler. Dengan begitu, Grameds bisa mulai berbisnis ayam pejantan dan beternak dengan mudah tanpa perlu kesulitan.<\/p>\n<p>Meskipun tidak sulit, tetapi grameds tetap perlu menyiapkan beberapa hal untuk memulai beternak ayam pejantan. Berikut beberapa hal yang perlu Grameds dipersiapkan untuk beternak ayam pejantan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kandang_ayam_pejantan\"><\/span>1. Kandang ayam pejantan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sebelum mulai beternak, hal pertama yang harus Grameds persiapkan adalah kandang ayam pejantan. Kandang adalah hal yang penting untuk beternak ayam.<\/p>\n<p>Untuk ayam pejantan, Grameds bisa menyiapkan kandang sekitar 9&#215;12 meter persegi. Dengan luas kandang tersebut, maka Grameds bisa menampung kurang lebih sebanyak 1.500 ekor ayam pejantan. Apabila kandang dirasa terlalu besar, maka Grameds bisa menyesuaikan luas kandang dengan jumlah ayam yang ingin diternakan.<\/p>\n<p>Selain memperhatikan luas kandang, Grameds juga perlu membersihkan kandang secara rutin. Tujuannya agar ayam tetap nyaman berada di dalam kandang serta tidak mudah terserang penyakit.<\/p>\n<p>Kandang dapat dibersihkan dua hari sekali atau satu minggu sekali. Akan tetapi, lebih baik apabila kandang sudah terlihat kotor, maka segera dibersihkan. Grameds bisa membersihkan kandang dengan menyemprotkan disinfektan, sehingga kandang ayam akan terhindar dari kuman maupun penyakit.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pakan_ayam_pejantan\"><\/span>2. Pakan ayam pejantan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Selain kandang, tentu yang tidak kalah penting adalah pakan untuk ayam pejantan. Pakan ayam pejantan sebenarnya hampir mirip dengan pakan ayam broiler. Grameds dapat memberikan voer atau konsentrat sebagai pakannya.<\/p>\n<p>Untuk pakan ayam, Grameds bisa memberikan pakan sebanyak dua kali sehari atau tiga kali sehari. Usahakan untuk memberikan pakan yang mengandung nutrisi baik, agar ayam dapat tumbuh dengan cepat dan dapat memiliki daging yang padat dan cukup banyak.<\/p>\n<p>Selain itu, jangan lupa juga untuk memberikan minum agar ayam tidak dehidrasi. Minuman untuk ayam, bisa Grameds sediakan di dalam kandang. Akan tetapi, minuman ayam harus selalu diganti agar minuman ayam tetap dalam keadaan bersih.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mematok_harga_ayam_pejantan\"><\/span>3. Mematok harga ayam pejantan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Setelah Grameds merawat dan membesarkan ayam pejantan hingga mencapai berat badan tertentu, maka Grameds bisa mulai memasarkan ayam pejantan. Untuk harga dari ayam pejantan atau dagingnya biasanya lebih mahal dibandingkan dengan jenis ayam broiler atau ayam pedaging.<\/p>\n<p>Kenapa harga ayam pejantan lebih mahal? Hal ini karena ayam pejantan memiliki daging yang lebih empuk dibandingkan dengan ayam kampung. Selain itu, daging dari ayam pejantan memiliki cita rasa khas, entah itu ketika diolah dengan cara digoreng ataupun dipanggang.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menganalisa\"><\/span>4. Menganalisa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Apabila tertarik, bagi Grameds yang masih pemula dalam hal beternak ayam pejantan, maka perlu melakukan analisa ayam lebih dulu. Beternak ayam pejantan sama seperti dengan beternak ayam kampung super atau Joper, sehingga Grameds tidak perlu khawatir untuk mulai beternak ayam pejantan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Modal\"><\/span>5. Modal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kunci agar beternak ayam pejantan berhasil adalah keuletan. Selain itu, modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar. Grameds bisa mulai dengan beternak 100 ekor lebih dulu untuk mengecek keberhasilan budidayanya.<\/p>\n<p>Saat ini, masyarakat banyak yang mencari dan memilih daging ayam pejantan dibandingkan daging ayam yang lain. Maka dari itu, prospek bisnisnya pun cukup menjanjikan. Meskipun ayam pejantan dan ayam broiler hampir sama, tetapi ada perbedaan pada DOC pejantan dan broiler yang cukup signifikan.<\/p>\n<p>Perbedaannya adalah pada masa panen. Ayam pejantan memiliki masa panen 60 hingga 70 hari sedangkan ayam broiler memiliki masa panen lebih pendek yaitu 35 hari panen saja.<\/p>\n<p>Wah bagaimana, apakah Grameds sudah mulai tertarik untuk ternak ayam pejantan? Dari penjelasan di atas, tentu saja, Grameds tahu bahwa modal untuk ternak ayam pejantan tidak terlalu mahal karena sama dengan ayam jenis broiler.<\/p>\n<p>Di sisi lain, masa panen lebih pendek dan cepat, artinya biaya perawatan juga tidak mahal. Dengan modal yang membuat ramah kantong, Grameds bisa meraup keuntungan lebih karena harga ayam pejantan lebih mahal dari jenis ayam lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u00a0<a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/bisnis-ayam-kampung-sehat-di-lahan-sempit?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-54976\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/BLK_BAKSDLS2020908124.jpg\" alt=\"\" width=\"178\" height=\"294\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/bisnis-ayam-kampung-sehat-di-lahan-sempit?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-52782 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/31155606\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/31155606\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kualitas_Daging_Ayam_Pejantan_dan_Perbedaannya_dengan_Jenis_Ayam_yang_Lain\"><\/span>Kualitas Daging Ayam Pejantan dan Perbedaannya dengan Jenis Ayam yang Lain<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48451\" aria-describedby=\"caption-attachment-48451\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-48451\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/image007-21-300x200.jpg\" alt=\"Ayam Pejantan\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095020\/image007-21-300x200.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095020\/image007-21-1024x684.jpg 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095020\/image007-21-768x513.jpg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095020\/image007-21-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095020\/image007-21-561x374.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095020\/image007-21-1122x749.jpg 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095020\/image007-21-364x243.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095020\/image007-21-728x486.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095020\/image007-21-608x406.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095020\/image007-21-758x506.jpg 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095020\/image007-21-1152x769.jpg 1152w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095020\/image007-21.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48451\" class=\"wp-caption-text\">pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Apabila dilihat dari bentuk fisiknya, kulit daging ayam pejantan umumnya terlihat lebih putih bersih dibandingkan jenis daging ayam yang lain. Daging ayam pejantan tidak mengandung banyak lemak, sehingga bisa dikatakan bahwa ayam pejantan lebih sehat serta lebih bernutrisi apabila dikonsumsi.<\/p>\n<p>Selain bernutrisi, ayam pejantan memiliki rasa yang lebih gurih dibandingkan ayam broiler. Ayam pejantan juga memiliki tekstur yang lebih lembut dibandingkan dengan ayam kampung betina.<\/p>\n<p>Selain ayam pejantan dan ayam betina, Grameds mungkin juga bingung dengan perbedaan dari ayam kampung, ayam negeri dan ayam pejantan. Simak penjelasannya berikut ini ya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Ayam_Kampung\"><\/span>1. Ayam Kampung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ayam kampung adalah ayam yang diternakan secara liar atau tidak diberi kandang serta pakan secara khusus seperti jenis ayam ternak yang lainnya. Sehingga, ayam kampung akan mencari makannya sendiri di sekitar tempat ia tinggal.<\/p>\n<p>Meskipun bebas dan tidak diberi pakan khusus, ayam kampung justru jenis ayam yang paling mahal jika dijual dipasaran. Sebab ayam kampung memiliki daging yang gurih dan manis.<\/p>\n<p>Tekstur dari daging ayam kampung sendiri terkenal lebih alot atau bahkan keras dibandingkan daging ayam lain. Warna dari daging ayam kampung cukup khas, yaitu tidak putih bersih akan tetapi lebih kekuningan dan tidak mudah sobek ketika disentuh.<\/p>\n<p>Ciri khas lain dari ayam kampung adalah warna ceker ayam yang sedikit kehitaman. Perbedaan lain dari ayam kampung dibandingkan jenis ayam lain adalah bentuk tubuh yang terlihat lebih panjang.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Ayam_Negeri\"><\/span>2. Ayam Negeri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ayam negeri adalah jenis ayam kedua yang cukup populer. Ayam negeri juga disebut sebagai ayam ras atau ayam broiler. Harga dari ayam broiler biasanya cukup murah dan lebih banyak disukai oleh orang. Sebab, ayam broiler lebih mudah ditemui dan dapat diolah menjadi berbagai macam makanan.<\/p>\n<p>Ayam negeri memiliki daging yang lebih berlemak dibandingkan ayam kampung atau ayam pejantan. Oleh karena itulah, daging ayam negeri akan lebih mudah lunak dan empuk ketika dimasak.<\/p>\n<p>Apabila dipotong dan dicabut seluruh bulu-bulunya, maka bentuk ayam negeri akan terlihat lebih gemuk dibandingkan jenis ayam yang lain. Warna kulit dari ayam broiler pun tidak putih atau kuning, melainkan lebih merah muda atau pucat.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Ayam_Pejantan\"><\/span>3. Ayam Pejantan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jenis ayam terakhir adalah ayam pejantan yang sebelumnya telah dibahas dengan rinci ya Grameds! Meskipun ketiga jenis ayam tersebut memiliki perbedaan, akan tetapi ketiga jenis ayam tersebut memiliki nutrisi dan zat gizi yang sama baiknya untuk tubuh.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Ayam_Pejantan_dengan_Ayam_Betina_Dewasa\"><\/span>Perbedaan Ayam Pejantan dengan Ayam Betina Dewasa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Bulu_Ekor\"><\/span>1. Bulu Ekor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Lalu, apa perbedaan ayam pejantan dengan ayam betina dewasa? Ayam jantan dewasa memiliki bulu ekor yang panjang serta berbentuk runcing pada bagian ujungnya. Ayam jantan juga memiliki taji yang lebih panjang dan berkokok dengan panjang.<\/p>\n<p>Sementara itu, ayam betina memiliki bulu ekor yang lebih pendek dan ujungnya terlihat lebih tumpul. Ayam betina dewasa memiliki taji pendek dan kecil. Selain itu, ayam betina tidak berkokok seperti ayam jantan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Bentuk_Kepala\"><\/span>2. Bentuk Kepala<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ayam pejantan memiliki bentuk kepala yang lebih petak dan kasar dan warna dari bulu ayam jantan bervariasi dan terlihat lebih mengkilat dibandingkan dengan ayam betina dewasa.<\/p>\n<p>Ayam betina dewasa memiliki kepala yang cenderung lancip dan lebih halus dibandingkan ayam jantan. Warna dari bulu ayam betina kurang bervariasi dan kurang mengkilap dibandingkan ayam jantan.<\/p>\n<p>Grameds bisa memilih jenis ayam apabila ingin mengolah makanan tertentu yang membutuhkan tekstur dan rasa khusus dari ayam. Contohnya, ayam kampung dan ayam pejantan biasanya lebih sering digunakan untuk memasak daging ayam yang dimasak secara utuh.<\/p>\n<p>Sedangkan ayam broiler lebih cocok untuk dijadikan sebagai fillet, ayam goreng atau sup, sebab tekstur daging dari ayam broiler yang mudah empuk dan berlemak, sehingga akan berkaldu.<\/p>\n<p>Ayam kampung memiliki daging yang lebih alot dan keras, sehingga tidak akan cocok jika melalui proses pengolahan yang panjang. Hal ini karena proses masak yang panjang justru akan membuat tekstur daging lebih alot.<\/p>\n<p>Lalu apa manfaat dari mengkonsumsi daging ayam? Pada pembahasan selanjutnya kita akan membahas manfaat mengkonsumsi ayam.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Mengkonsumsi_Daging_Ayam\"><\/span>Manfaat Mengkonsumsi Daging Ayam<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_48452\" aria-describedby=\"caption-attachment-48452\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-48452\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/image009-16-300x200.jpg\" alt=\"Ayam Pejantan\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095006\/image009-16-300x200.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095006\/image009-16-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095006\/image009-16-768x512.jpg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095006\/image009-16-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095006\/image009-16-561x374.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095006\/image009-16-1122x748.jpg 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095006\/image009-16-364x243.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095006\/image009-16-728x485.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095006\/image009-16-608x405.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095006\/image009-16-758x505.jpg 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095006\/image009-16-1152x768.jpg 1152w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095006\/image009-16.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48452\" class=\"wp-caption-text\">pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Daging ayam adalah salah satu sumber protein hewani yang baik bagi tubuh. Di Indonesia, daging ayam merupakan sumber protein yang umum ditemui dibandingkan daging merah seperti daging sapi, kambing atau bahkan kerbau.<\/p>\n<p>Dari berbagai jenis ayam, termasuk ayam pejantan ternyata memiliki manfaat bagi tubuh apabila mengkonsumsinya setelah melakukan proses pengolahan yang benar. Apa saja manfaat dari daging ayam? Simak penjelasannya berikut ini.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menguatkan_otot_tulang\"><\/span>1. Menguatkan otot tulang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Manfaat dari daging ayam yang pertama adalah dapat memperkuat otot dan tulang. Sebuah penelitian menunjukan bahwa asupan dari protein yang lebih tinggi akan membantu untuk menjaga kepadatan mineral tulang.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, mengkonsumsi daging ayam akan membantu membangun otot yang lebih kuat serta mampu meningkatkan kesehatan tulang dan mengurangi risiko cedera seperti penyakit osteoporosis.<\/p>\n<p>Selain kaya akan protein, daging ayam juga kaya akan beberapa jenis mineral seperti kalsium dan fosfor yang membantu menjaga kesehatan tulang. Daging ayam juga memiliki selenium yang dapat mengurangi risiko dari peradangan sendi.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Meningkatkan_kesehatan_jantung\"><\/span>2. Meningkatkan kesehatan jantung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Daging ayam kaya akan vitamin B6 yaitu jenis vitamin yang memiliki peran penting untuk mencegah serangan jantung. Selain itu, vitamin B6 juga dapat membantu menurunkan kadar homosistein yaitu salah satu komponen kunci yang berkaitan dengan peningkatan risiko serangan jantung.<\/p>\n<p>Selain itu, daging ayam juga menjadi salah satu sumber niacin yang baik untuk membantu menurunkan kadar kolesterol.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Membuat_suasana_hati_menjadi_lebih_baik\"><\/span>3. Membuat suasana hati menjadi lebih baik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Manfaat ketiga dari daging ayam dapat meningkatkan kadar serotonin yaitu hormon yang akan menimbulkan perasaan baik. Kenapa bisa? Karena daging ayam mengandung asam amino triptofan.<\/p>\n<p>Kadar dari triptofan dalam daging ayam cukup tinggi, sehingga akan membuat seseorang yang mengkonsumsinya merasakan kebahagiaan atau suasana hati akan menjadi lebih baik.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu saja, daging ayam juga memiliki dua kandungan yang bagus untuk mengurangi stres, seperti vitamin B5 dan triptofan. Kedua kandungan tersebut akan memberikan efek menenangkan bagi tubuh. Jadi, dengan mengkonsumsi daging ayam ketika tubuh sedang lelah adalah opsi yang tepat.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Mengelola_berat_badan_sehingga_cocok_sebagai_menu_diet\"><\/span>4. Mengelola berat badan, sehingga cocok sebagai menu diet<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Manfaat selanjutnya dari daging ayam adalah dapat mengelola berat badan. Maka dari iu, daging ayam cocok dijadikan sebagai menu diet, sebab daging ayam adalah daging yang memiliki kalori rendah tetapi tetap mengandung protein yang tinggi.<\/p>\n<p>Kandungan protein yang tinggi pada daging ayam akan membuat perasaan kenyang lebih lama dan meningkatkan penurunan berat badan. Dengan mengkonsumsi daging ayam, maka Grameds bisa mempertahankan massa tubuh tanpa menambah lemak.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/daur-hidup-ayam-new?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-54978 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/9786232062740-550x550h-230x300.jpg\" alt=\"\" width=\"230\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/08195137\/9786232062740-550x550h-230x300.jpg 230w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/08195137\/9786232062740-550x550h-561x731.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/08195137\/9786232062740-550x550h-364x474.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/08195137\/9786232062740-550x550h-608x792.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/08195137\/9786232062740-550x550h.jpg 650w\" sizes=\"(max-width: 230px) 100vw, 230px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/daur-hidup-ayam-new?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-52782 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/31155606\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/31155606\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Itulah penjelasan terkait ayam pejantan, perbedaannya dengan jenis ayam yang lain dan beberapa tips untuk ternak ayam pejantan. Bagi Grameds yang tertarik dan ingin meraup keuntungan dari beternak ayam pejantan, maka perlu membutuhkan keuletan agar usaha tetap bisa berkembang.<\/p>\n<p>Apabila Grameds tertarik untuk mencari tahu tips-tips lain tentang beternak ayam pejantan, ayam kampung atau ayam broiler, maka Grameds bisa membaca tips dan informasinya dari buku-buku terkait yang dapat ditemukan di <a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/\">gramedia.com<\/a>.<\/p>\n<p>Gramedia selalu memberikan produk terbaik, agar kamu memiliki informasi #LebihDenganMembaca. Semoga bermanfaat ya!<\/p>\n<p>Sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia selalu menyediakan berbagai buku menarik dan original serta berkualitas untuk Grameds. Jadi, jangan ragu untuk beli bukunya di gramedia.com ya!<\/p>\n<p>BACA JUGA:<\/p>\n<ol>\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-usaha-peternakan\/\">Jenis Usaha Peternakan, Ciri &amp; Pengertiannya<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-usaha-peternakan\/\">Daftar Buku Usaha Peternakan 2022 di Gramedia<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/contoh-usaha-peternakan\/\">Contoh Usaha Peternakan Hewan Unggas, Peternakan Kecil &amp; Besar<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-maggot\/\">Budidaya Maggot dan Potensi Keuntungannya<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-lebah-madu\/\">Cara Budidaya Lebah Madu Unggul<\/a><\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ayam pejantan adalah sejenis ayam petelur, tetapi bedanya, ayam pejantan merupakan ayam afkir atau limbah dari sortiran hasil produksi ayam petelur. Pada mulanya, ayam jenis petelur akan ditetaskan dan menjadi Day Old Chicken atau DOC. DOC merupakan ayam yang baru menetas dan umurnya baru satu hari. DOC atau ayam yang baru berumur satu hari tersebut [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533032,"featured_media":48448,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1927,1901],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Ayam Pejantan dan Tips Mudah Ternak Ayam Pejantan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut adalah ulasan seputar ayam pejantan beserta dengan tips untuk berbisnis ternak ayam pejantan. Simak informasi selengkapnya disini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Ayam Pejantan dan Tips Mudah Ternak Ayam Pejantan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut adalah ulasan seputar ayam pejantan beserta dengan tips untuk berbisnis ternak ayam pejantan. Simak informasi selengkapnya disini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-11T02:09:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-29T15:18:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095229\/image001-35.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1363\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rosyda Nur Fauziyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095229\/image001-35.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095229\/image001-35.jpg\",\"width\":2048,\"height\":1363,\"caption\":\"pexels.com\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/\",\"name\":\"Mengenal Ayam Pejantan dan Tips Mudah Ternak Ayam Pejantan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-08-11T02:09:14+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-29T15:18:31+00:00\",\"description\":\"Berikut adalah ulasan seputar ayam pejantan beserta dengan tips untuk berbisnis ternak ayam pejantan. Simak informasi selengkapnya disini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Ayam Pejantan dan Tips Mudah Ternak Ayam Pejantan\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/55edf704f5cb431e94387024b2f58809\"},\"headline\":\"Mengenal Ayam Pejantan dan Tips Mudah Ternak Ayam Pejantan\",\"datePublished\":\"2022-08-11T02:09:14+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-29T15:18:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#webpage\"},\"wordCount\":2138,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095229\/image001-35.jpg\",\"articleSection\":[\"Bisnis\",\"Buku Hewan\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/55edf704f5cb431e94387024b2f58809\",\"name\":\"Rosyda Nur Fauziyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1687739899071-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1687739899071-96x96.jpg\",\"caption\":\"Rosyda Nur Fauziyah\"},\"description\":\"Saya adalah Rosyda Nur Fauziyah dan biasa dipanggil Rosyda. Menulis adalah bagian dari aktivitas saya, karena menulis menjadi salah satu hal yang menarik. Sesuai dengan latar pendidikan saya, tema yang saya suka seputar ekonomi dan manajemen. Kontak media sosial Linkedin saya Rosyda Nur Fauziyah\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/rosyda-nur-fauziyah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Ayam Pejantan dan Tips Mudah Ternak Ayam Pejantan","description":"Berikut adalah ulasan seputar ayam pejantan beserta dengan tips untuk berbisnis ternak ayam pejantan. Simak informasi selengkapnya disini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Ayam Pejantan dan Tips Mudah Ternak Ayam Pejantan","og_description":"Berikut adalah ulasan seputar ayam pejantan beserta dengan tips untuk berbisnis ternak ayam pejantan. Simak informasi selengkapnya disini!","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2022-08-11T02:09:14+00:00","article_modified_time":"2023-06-29T15:18:31+00:00","og_image":[{"width":2048,"height":1363,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095229\/image001-35.jpg","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095229\/image001-35.jpg","size":"full","id":48448,"alt":"Ayam Pejantan","pixels":2791424,"type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Rosyda Nur Fauziyah","Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095229\/image001-35.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095229\/image001-35.jpg","width":2048,"height":1363,"caption":"pexels.com"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/","name":"Mengenal Ayam Pejantan dan Tips Mudah Ternak Ayam Pejantan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-08-11T02:09:14+00:00","dateModified":"2023-06-29T15:18:31+00:00","description":"Berikut adalah ulasan seputar ayam pejantan beserta dengan tips untuk berbisnis ternak ayam pejantan. Simak informasi selengkapnya disini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Ayam Pejantan dan Tips Mudah Ternak Ayam Pejantan"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/55edf704f5cb431e94387024b2f58809"},"headline":"Mengenal Ayam Pejantan dan Tips Mudah Ternak Ayam Pejantan","datePublished":"2022-08-11T02:09:14+00:00","dateModified":"2023-06-29T15:18:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#webpage"},"wordCount":2138,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ayam-pejantan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/10095229\/image001-35.jpg","articleSection":["Bisnis","Buku Hewan"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/55edf704f5cb431e94387024b2f58809","name":"Rosyda Nur Fauziyah","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1687739899071-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/1687739899071-96x96.jpg","caption":"Rosyda Nur Fauziyah"},"description":"Saya adalah Rosyda Nur Fauziyah dan biasa dipanggil Rosyda. Menulis adalah bagian dari aktivitas saya, karena menulis menjadi salah satu hal yang menarik. Sesuai dengan latar pendidikan saya, tema yang saya suka seputar ekonomi dan manajemen. Kontak media sosial Linkedin saya Rosyda Nur Fauziyah","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/rosyda-nur-fauziyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48447"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533032"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48447"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48447\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54979,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48447\/revisions\/54979"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48448"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48447"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48447"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48447"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}