{"id":38577,"date":"2022-07-10T13:14:28","date_gmt":"2022-07-10T06:14:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?p=38577"},"modified":"2022-09-12T07:42:12","modified_gmt":"2022-09-12T00:42:12","slug":"jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/","title":{"rendered":"Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut<\/strong> &#8211; Laut merupakan suatu kawasan yang terluas dipermukaan bumi ini, hampir 2\/3 dari permukaan bumi terdiri atas hamparan lautan dan sisanya adalah daratan. Kita tahu bahwa laut merupakan bagian bumi yang memberikan kontribusi sangat besar bagi kehidupan manusia seperti sebagai sarana transportasi maupun sebagai penghasil sumber daya seberti ikan, terumbu karang, rumput laut, dan kekayaan alam lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Laut merupakan wilayah yang menghubungkan antara wilayah atau daerah yang satu dengan wilayah lainnya lainnya. Laut juga merupakan habitat bagi berbagai macam organisme seperti ikan, terumbu karang, ubur-ubur, dan masih banyak organisme lainnya.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#Zona_Laut_Menurut_Letaknya\" title=\"Zona Laut Menurut Letaknya\">Zona Laut Menurut Letaknya<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#Zona_Laut_Menurut_Proses_Terjadinya\" title=\"Zona Laut Menurut Proses Terjadinya\">Zona Laut Menurut Proses Terjadinya<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#Zona_Laut_Berdasarkan_Kedalamannya\" title=\"Zona Laut Berdasarkan Kedalamannya\">Zona Laut Berdasarkan Kedalamannya<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#1_Zona_Litoral_Wilayah_Pasang_Surut\" title=\"1. Zona Litoral (Wilayah Pasang Surut)\">1. Zona Litoral (Wilayah Pasang Surut)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#2_Zona_Neritik_Laut_dangkal\" title=\"2. Zona Neritik (Laut dangkal)\">2. Zona Neritik (Laut dangkal)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#3_Zona_Batial_Laut_Dalam\" title=\"3. Zona Batial (Laut Dalam)\">3. Zona Batial (Laut Dalam)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#4_Zona_Abisal_Laut_Sangat_Dalam\" title=\"4. Zona Abisal (Laut Sangat Dalam)\">4. Zona Abisal (Laut Sangat Dalam)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#Zona_Laut_Berdasarkan_Cahaya_Matahari_yang_Menjangkaunya\" title=\"Zona Laut Berdasarkan Cahaya Matahari yang Menjangkaunya\">Zona Laut Berdasarkan Cahaya Matahari yang Menjangkaunya<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#1_Zona_Epipelagic_Eufotik\" title=\"1. Zona Epipelagic (Eufotik)\">1. Zona Epipelagic (Eufotik)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#2_Zona_Mesopelagic_Disphotic\" title=\"2. Zona Mesopelagic (Disphotic)\">2. Zona Mesopelagic (Disphotic)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#3_Zona_Bathypelagic_Aphotic\" title=\"3. Zona Bathypelagic (Aphotic)\">3. Zona Bathypelagic (Aphotic)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#Zona_Laut_Menurut_Ekosistemnya\" title=\"Zona Laut Menurut Ekosistemnya\">Zona Laut Menurut Ekosistemnya<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#1_Zona_Litoral_Perairan_Dalam\" title=\"1. Zona Litoral (Perairan Dalam)\">1. Zona Litoral (Perairan Dalam)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#2_Zona_Neritic_Perairan_Dangkal\" title=\"2. Zona Neritic (Perairan Dangkal)\">2. Zona Neritic (Perairan Dangkal)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#3_Zona_Oseanic\" title=\"3. Zona Oseanic\">3. Zona Oseanic<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#Zona_Laut_di_Indonesia\" title=\"Zona Laut di Indonesia\">Zona Laut di Indonesia<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#1_Zona_Teritorial\" title=\"1. Zona Teritorial\">1. Zona Teritorial<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#2_Zona_Landas_Kontinen\" title=\"2. Zona Landas Kontinen\">2. Zona Landas Kontinen<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#3_Zona_Ekonomi_Eksklusif_ZEE\" title=\"3. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)\">3. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-20\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#Rekomendasi_Buku_Artikel_Terkait\" title=\"Rekomendasi Buku &amp; Artikel Terkait\">Rekomendasi Buku &amp; Artikel Terkait<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Zona_Laut_Menurut_Letaknya\"><\/span>Zona Laut Menurut Letaknya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut letaknya, laut dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Laut pedalaman merupakan laut yang letaknya menjorok ke pedalaman. Laut ini tidak dipengaruhi oleh arus samudra dan tidak mengalami proses pasang surut.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Laut pertengahan (<em>Continental sea<\/em>) merupakan laut yang berada di tengah-tengah benua.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Laut tepi (<em>Marginal sea<\/em>) merupakan laut yang terletak di landas benua serta memiliki hubungan bebas dengan samudra. Inilah yang menjadikan arus tepi selalu dipengaruhi oleh arus samudra.<\/li>\n<\/ol>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Zona_Laut_Menurut_Proses_Terjadinya\"><\/span>Zona Laut Menurut Proses Terjadinya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut proses terjadinya, laut juga dibedakan ke dalam tiga jenis, yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Laut transgresi merupakan laut yang terjadi karena adanya perubahan permukaan laut yang terjadi akibat permukaan air laut yang naik atau daratan yang mulai menyusut atau turun, sehingga menjadikan daratan tersebut tergenang oleh air.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Laut ingresi merupakan laut yang terjadi karena tanah yang semakin menurun ke dasar laut, sehingga menjadikan kawasan tersebut terendam oleh air. Biasanya penurunan tanah tersebut akan membentuk palung dan lubuk laut.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Laut regresi merupakan laut yang terbentuk akibat penyempitan laut itu sendiri yang dikarenakan oleh pengendapan bebatuan seperti pasir, lumpur, maupun material lain yang dibawa aliran air sungai yang pada akhirnya bermuara di laut.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Laut juga dibagi menjadi beberapa jenis zona, dimana zona kelautan tersebut berawal dari wilayah lepas pantai yang kedalaman airnya mencapai 200 meter atau sekitar 656 kaki.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/mengamankan-laut-tata-ruang-dan-keamanan-maritim?utm_source=literasi&amp;utm_medium=literasibuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=LiterasiRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/9786230001024_Mengamankan_L.jpg\" width=\"292\" height=\"446\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/mengamankan-laut-tata-ruang-dan-keamanan-maritim?utm_source=literasi&amp;utm_medium=literasibuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=LiterasiRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-52782 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/31155606\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/31155606\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Zona_Laut_Berdasarkan_Kedalamannya\"><\/span>Zona Laut Berdasarkan Kedalamannya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan kedalamannya, laut terbagi menjadi beberapa zona kelautan, seperti :<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Zona_Litoral_Wilayah_Pasang_Surut\"><\/span>1. Zona Litoral (Wilayah Pasang Surut)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona litoral atau mintakat litoral adalah zona atau wilayah laut yang apabila pada saat terjadi air pasang, wilayah ini akan tergenang oleh air, dan pada saat terjadi air surut, wilayah ini akan mengering dan berubah menjadi pantai. Oleh karena itulah maka zona ini seringkali disebut dengan daerah pasang surut. Pengaruh suhu udara serta sinar matahari yang terdapat pada zona litoral sangat kuat. Menjadikan zona ini sebagai habitat bagi beberapa spesies aut seperti bintang laut, udang, kepiting, cacing, serta bentos.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona litoral adalah area antara garis pantai dan kedalaman maksimum fotosintesis signifikan oleh tumbuhan alga epilitik dan umumnya didefinisikan sebagai kedalaman di mana 1% dari radiasi fotosintesis aktif (400-700 nm) dari permukaan radiasi. Zona &#8220;lithoral&#8221; adalah zona &#8220;pesisir&#8221;. Di daerah saat air pasang menjadi tergenang dan saat air surut berubah menjadi daratan. Inilah sebabnya zona ini sering disebut dengan zona pasang surut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona litoral ini juga disebut sebagai zona pesisir pantai, yaitu terdiri atas pecahan rumah-rumah karang dan juga pasir pantai. Pengaruh suhu udara dan sinar matahari di zona litoral sangat kuat. Di lingkungan pesisir, zona litoral meluas dari tanda air tinggi, yang jarang tergenang, hingga wilayah garis pantai yang terendam secara permanen. Luas zona litoral relatif dapat dihitung secara deterministik (tanpa parameter independen) menggunakan analisis <em>hypsometric<\/em> dari pengukuran redaman cahaya vertikal dan kedalaman rata-rata dan maksimum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona litoral merupakan suatu habitat dari sebagian spesies laut, seperti udang, bintang laut, kepiting, dan lain-lain. Spesies-spesies laut tersebut merupakan binatang yang dapat dimakan. Sebagai zona pasang surut air laut dan sebagai objek wisata, zona litoral mempunyai pemandangan yang indah. Zona ini dapat dikatakan sebagai wilayah yang paling dekat dengan pantai ataupun daratan paling atas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, zona ini disebut juga sebagai jalur pasang, yaitu bagian dari cekungan lautan yang letaknya diantara air surut dan air pasang. Radiasi matahari, variasi temperatur dan salinitas mempunyai pengaruh yang lebih berarti untuk daerah ini dibandingkan dengan daerah laut lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, zona litoral biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk tambak garam, pemanfaatan hutan mangrove, dan juga wisata pantai karang.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Zona_Neritik_Laut_dangkal\"><\/span>2. Zona Neritik (Laut dangkal)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona Neritik adalah wilayah perairan dangkal yang terletak dekat dengan pantai. Kedalaman dari zona ini adalah berkisar antara 50 hingga 200 meter. Kawasan ini dapat tertembus sinar matahari dengan sangat baik, sehingga menjadikannya sebagai habitat yang sangat cocok bagi berbagai jenis spesies laut seperti ubur-ubung, fitoplankton. Zooplankton, rumput laut, serta jenis spesies lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam biologi kelautan, zona neritik disebut juga perairan pesisir, laut pesisir atau zona sublitoral. Mengacu kepada zona lautan dimana sinar matahari mencapai dasar, tempat dimana air tidak terlalu dalam dan keluar dari zona fotik. Zona neritik membentang dari batas surut terendah hingga ke ujung landas kontinen, dengan kedalaman hingga 200 meter (667 kaki). Di atas zona neritik terdapat zona intertidal (atau zona eulitoral) dan zona supralitoral, di bawahnya adalah permulaan dari lereng benua dan zona pelagik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam zona neritik, ahli biologi kelautan juga mengidentifikasi hal berikut:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Zona infralitoral merupakan zona yang didominasi alga hingga lima meter di bawah batas air terendah.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Zona circalittoral merupakan daerah sebelum zona infralitoral yang didominasi hewan diam seperti tiram.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Zona subtidal merupakan bagian dari zona neritik dibawah zona intertidal yang tidak pernah terekspos ke atmosfer.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona neritik secara permanen ditutupi oleh air dengan oksigenasi yang cukup, menerima cukup sinar matahari dan tekanan air yang rendah, selanjutnya zona ini memiliki suhu, tekanan, cahaya dan salinitas yang cenderung stabil, membuatnya cocok untuk fotosintesis. Pada keadaan tertentu, zona bentik (dasar laut) pada zona neritik lebih stabil dibandingkan dengan zona intertidal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karakteristik di atas membuat zona neritik menjadi lokasi dimana mayoritas kehidupan laut berada: hal ini merupakan hasil dari tingginya produksi primer dari hasil fotosintesis seperti fitoplankton, sargassum terapung, zooplankton, makhluk yang terapung dengan bebas mulai dari ukuran mikroskopis seperti foraminifera hingga ke ikan kecil dan udang yang memakan fitoplankton (atau satu sama lainnya) yang kemudian berubah menjadi dasar jaringan rantai makanan hingga menyangga kebutuhan ikan besar. Sebagian besar terumbu karang juga ditemukan di zona neritik, dibandingkan dengan zona intertidal dikarenakan pergerakan ayang relatif lebih kecil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam oseanografi fisik, zona sublitoral mengacu pada daerah dengan pasang laut dan disipasi energi cukup signifikan, termasuk aliran non-linear, ombak, aliran keluaran sungai dan ocean front. Sedangkan menurut biologi kelautan, zona ini merupakan perpanjangan menuju landas kontinen.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Zona_Batial_Laut_Dalam\"><\/span>3. Zona Batial (Laut Dalam)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona Batial merupakan wilayah perairan yang memiliki kedalaman yang berkisar antara 200 hingga 2000 meter. Wilayah ini tidak dapat ditembus oleh sinar matahari. Hal tersebutlah yang menjadikan kehidupan di wilayah zona batial tidak seramai di zona neritik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perairan batipelagis memiliki ciri sinar matahari yang kurang bahkan tidak bisa menembusnya. Tidak ada produsen primer sehingga jaringan trofik menggunakan nutrisi dari perairan epipelagik dan mesopelagis. Terdapat oksigen yang diperoleh dari peredaran termohalin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa hewan yang masih bisa hidup di zona ini adalah hewan yang tidak memiliki mata. Selain spesies hewan tersebut, di zona ini juga terdapat hewan yang memiliki mata seperti paus besar, hiu, cumi-cumi, dan gurita di mana mereka termasuk <em>angelfish<\/em> dalam air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hewan-hewan di zona batial juga tidak mempunyai otot kuat karena mereka tidak merasa terancam oleh predator yang tidak mampu melihatnya. Namun, spesies ikan yang tidak memiliki mata akan sulit jika berada di zona ini karena nutrisi yang sulit ditemukan. Hal ini menyebabkan banyak ikan-ikan mempunyai kadar metabolisme lambat demi menghemat energinya. Ciri-ciri ikan tersebut, yaitu memiliki kulit lembut, tubuh berlendir, otot lemah, mata kecil, dan memiliki kulit transparan. Oleh karena itu, spesies di zona ini tidak sebanyak di zona neritik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona batial sangat cocok untuk orang-orang yang suka belajar biogeokimia maupun penambangan laut dalam. Ventilasi hidrotermal mempunyai kedalaman 1000-4000 meter di tahun 2013. Di zona ini juga terdapat cairan ventilasi yang panas yang mampu mengapung, dan mampu naik jauh di kolom air, mampu memberikan hidrogen, belerang, metana, dan besi menuju ke organisme di batipelagis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ventilasi hidrotermal mempunyai kedalaman 1000-4000 meter di tahun 2013. Di zona ini juga terdapat cairan ventilasi yang panas yang mampu mengapung, dan mampu naik jauh di kolom air, mampu memberikan hidrogen, belerang, metana, dan besi menuju ke organisme di batipelagis.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Zona_Abisal_Laut_Sangat_Dalam\"><\/span>4. Zona Abisal (Laut Sangat Dalam)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini merupakan bagian laut yang memiliki kedalaman lebih dari 2000 meter. Wilayah ini memiliki suhu yang sangat dingin. Hal inilah yang menjadikan zona abbisal hanya memiliki beberapa spesies hewan laut. Dan di zona ini tidak dapat ditemui spesies tumbuh-tumbuhan laut. Contoh spesies yang dapat hidup di zona ini adalah angler fish, dimana biota laut tersebut dapat menghasilkan cahaya sendiri untuk berkomunikasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona ini termasuk ke dalam lubuk laut dan palung laut. Tekanan air laut sudah besar, sehingga hanya sedikit binatang-binatang laut yang dapat hidup di zona ini. Binatang laut yang dapat hidup di zona ini cenderung pipih dan panjang. Tepat di atas zona abisal ni terdapat zona batial, daerah yang terakhir mendapatkan cahaya di mana sebagian besar kehidupan laut itu ada. Sedangkan tepat di bawah zona abisal yaitu zona hadal, daerah yang diliputi oleh kegelapan abadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Materi sedimentasi sangat halus, berupa sejenis lumpur yang kemerah-merahan dan terdiri dari hancuran diatomea dan radiolaria, karena dalam kedalaman sekitar 3000 meter kerangkan lokan pun sebelum mencapai dasar laut telah hancur dan larut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikarenakan tekanan air di zona abisal ini bertambah satu atmosfer setiap kedalaman 33 kaki, hewan di zona abisal harus mampu menahan tekanan jumlah besar. Tekanan ini membuat sangat sulit bagi manusia untuk mengeksplorasi laut dalam. Contoh binatang yang dapat hidup di zona abisal ini adalah cumi-cumi raksasa.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/buku-pintar-kehidupan-laut?utm_source=literasi&amp;utm_medium=literasibuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=LiterasiRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/9786020495972_Buku-Pintar-Kehidupan-Laut.jpg\" width=\"294\" height=\"379\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/buku-pintar-kehidupan-laut?utm_source=literasi&amp;utm_medium=literasibuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=LiterasiRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-52782 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/31155606\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/31155606\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Zona_Laut_Berdasarkan_Cahaya_Matahari_yang_Menjangkaunya\"><\/span>Zona Laut Berdasarkan Cahaya Matahari yang Menjangkaunya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut ahli kelautan, zona laut dapat dibedakan berdasarkan sejauh mana cahaya matahari dapat mencapai kawasan perairan tersebut. Adapun jenis zona tersebut antara lain antara lain:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Zona_Epipelagic_Eufotik\"><\/span>1. Zona Epipelagic (Eufotik)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona epipelagic merupakan zona yang dapat diterangi oleh pancaran sinar matahari, sehingga proses fotosintesis di zona tersebut dapat berjalan dengan sangat baik. Suhu zona epipelagic berkisar dari 40 ke 3 derajat Celcius<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Zona_Mesopelagic_Disphotic\"><\/span>2. Zona Mesopelagic (Disphotic)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona mesopelagic merupakan zona laut yang hanya mendapatkan sejumlah kecil penerangan sinar matahari. Karena kelangkaan cahaya yang didapat, maka zona ini dikenal dengan sebutan twilight zone. Suhu dari zona mesopelagic berkisar dari 5\u20134 derajat Celcius atau sekitar 41\u201339 derajat fahrenheit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun suhunya bervariasi di bawah epipelagik, mesopelagik adalah lokasi lapisan termoklin, dan di daerah yang lebih hangat di dunia, suhunya bervariasi dari 20\u00b0 C (68\u00b0 F) di atas hingga sekitar 4\u00b0 C (39\u00b0 F) pada perbatasannya dengan zona batial. Air umumnya bergerak lambat di mesopelagik dengan waktu tinggal sekitar satu abad, meskipun berbagai hewan bergerak secara vertikal melalui zona ini setiap hari dan berbagai puing tenggelam dalam waktu yang relatif singkat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Daerah ini awalnya ditemukan oleh para peneliti Amerika selama Perang Dunia II pada tahun 1942 selama penelitian anti-kapal selam dengan sonar. Sonar pada saat itu tidak dapat menembus kedalaman ini karena banyaknya jumlah makhluk yang menghalangi gelombang suara.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Zona_Bathypelagic_Aphotic\"><\/span>3. Zona Bathypelagic (Aphotic)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona bathypelagic merupakan zona laut yang terdalam, dimana sama sekali tidak ada cahaya matahari yang dapat menembus zona tersebut. Zona ini seringkali disebut sebagai zona tengah malam. Suhu yang terdapat pada zona ini berkisar 0\u20136 derajat Celcius.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Zona_Laut_Menurut_Ekosistemnya\"><\/span>Zona Laut Menurut Ekosistemnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut ekosistem yang menghuni, zona kelautan juga terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Zona_Litoral_Perairan_Dalam\"><\/span>1. Zona Litoral (Perairan Dalam)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara umum, jumlah ekosistem kehidupan yang ada pada perairan laut dalam lebih rendah jika dibandingkan tempat lainnya. Hewan-hewan yang hidup di zona ini memiliki mata yang sangat peka terhadap cahaya. Organisme yang hidup di zona ini hanya bertindak sebagai konsumen dan sebagai pengurai saja, sedangkan produsen tidak ada sama sekali. Hal tersebut terjadi karena tidak adanya cahaya matahari yang dapat menembus kawasan itu. Spesies-spesies yang ada di zona ini biasanya mendapatkan makanan yang bersumber dari plankton-plankton yang mengendap.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Zona_Neritic_Perairan_Dangkal\"><\/span>2. Zona Neritic (Perairan Dangkal)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Luas wilayah zona ini adalah mencakup pesisir, dimana zona ini mendapatkan pencahayaan matahari yang sangat baik. Berbagai jenis ekosistem dapat hidup di zona tersebut. Mereka diantaranya adalah ganggang laut, terumbu karang, dan juga rerumputan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Zona_Oseanic\"><\/span>3. Zona Oseanic<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona ini merupakan wilayah laut dimana sinar matahari tidak dapat menembus hingga ke dasar. Hal tersebut menyebakan terjadinya perbedaan suhu di dalam zona tersebut yang terjadi akibat air yang ada dipermukaan tidak dapat bercampur dengan air yang ada dibawahnya. Spesies yang bisa ditemui adalah berbagai jenis ikan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/konvensi-pbb-tahun-1982-tantang-hukum-laut-edisi-2?utm_source=literasi&amp;utm_medium=literasibuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=LiterasiRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/KONVENSI_PBB_TAHUN_1982_TANTANG_HUKUM_LAUT_EDISI_2.jpg\" width=\"293\" height=\"417\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/konvensi-pbb-tahun-1982-tantang-hukum-laut-edisi-2?utm_source=literasi&amp;utm_medium=literasibuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=LiterasiRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-52782 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/button-1_RR.png\" alt=\"\" width=\"182\" height=\"52\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/31155606\/button-1_RR.png 182w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/31155606\/button-1_RR-180x52.png 180w\" sizes=\"(max-width: 182px) 100vw, 182px\" \/><\/a><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Zona_Laut_di_Indonesia\"><\/span>Zona Laut di Indonesia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Indonesia yang sebagian besar wilayahnya adalah perairan, membagi zona lautnya menjadi tiga kelompok, yaitu:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Zona_Teritorial\"><\/span>1. Zona Teritorial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona teritorial merupakan garis khayal yang memiliki jarak sekitar 12 mil dari garis dasar ke laut lepas. Suatu negara dapat berdaulat penuh hingga mencapai batas teritorial, akan tetapi negara tersebut juga berkewajiban terhadap penyediaan alur pelayaran baik di bawah maupun permukaan laut.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Zona_Landas_Kontinen\"><\/span>2. Zona Landas Kontinen<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Baik secara geologi maupun morfologi, zona ini merupakan lanjutan dari suatu benua, dimana kedalaman lautnya mencapai 150 meter. Kenapa Indonesia memiliki zona landas kontinen? Hal itu dikarenakan negara kita terletak diantara 2 buah kontinen, yaitu Asia dan Australia.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Zona_Ekonomi_Eksklusif_ZEE\"><\/span>3. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zona ekonomi eksklusif merupakan jalur perairan (laut) yang memiliki lebar 200 mil dari garis dasar ke arah laut terbuka. Dengan zona ini, maka dalam pemanfaatan sumber daya laut, Indonesia mendapatkan kesempatan yang pertama. Pengukuhan zona tersebut telah diumumkan oleh pemerintah Indonesia pada tanggal 21 Maret 1980.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rekomendasi_Buku_Artikel_Terkait\"><\/span>Rekomendasi Buku &amp; Artikel Terkait<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n[vc_row][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Buku Terkait\" tab_id=\"1609657986694-ec9fcf86-8e01\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-ensiklopedia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Ensiklopedia<\/a><\/li>\r\n\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Terkait\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-alien-itu-ada\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa Alien Itu Ada<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-wibu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa Itu Wibu<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-mimpi-menikah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Arti Mimpi Menikah<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengaktifkan-bpjs-kesehatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-mimpi-menikah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengusir Hantu yang Ada Di Rumah<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menghemat-air\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menghemat Air<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengatasi-tetangga-rese\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengatasi Tetangga Rese<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/daftar-akun-bookstagram-keren-yang-layak-follow\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daftar Akun Bookstagram Keren yang Layak Follow<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-mimpi-menikah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daftar Alamat Toko Buku Gramedia Di Seluruh Wilayah Indonesia<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/bandara-terbesar-di-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daftar Bandara Terbesar di Dunia<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/daftar-nama-grup-aesthetic\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daftar Nama Grup Aesthetic<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-dinosaurus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Dinosaurus<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kota-terindah-di-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kota Terindah di Dunia<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kata-bahasa-inggris-yang-sering-dipakai-anak-jaksel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kata Bahasa Inggris yang Sering Dipakai Anak Jaksel<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/daftar-mobil-tercepat-di-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mobil Tercepat di Dunia<\/a><\/li>\t\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/macam-penyebab-banjir\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Macam Penyebab Banjir<\/a><\/li>\t\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/nama-toko-unik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nama Toko Unik<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/negara-tersantai-di-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Negara Tersantai di Dunia<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/penyanyi-lagu-barat-wanita-terfavorit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Penyanyi Lagu Barat Wanita Terfavorit<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-hampers-dan-parcel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan Hampers dan Parcel<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/penyebab-perang-dunia-ke-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Penyebab Perang Dunia Satu<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-orang-pintar-dan-cerdas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan Pintar dan Cerdas<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-whatsapp-dan-telegram\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan Whatsapp dan Telegram<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-waktu-indonesia-dan-amerika\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan Waktu Indonesia dan Amerika<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/sekolah-termahal-di-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sekolah Termahal di Indonesia<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/sifat-golongan-darah-ab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sifat Golongan Darah AB<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/plus-minus-soda-api-untuk-wc\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Soda Api Untuk WC<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tips-agar-suara-tidak-fals-saat-bernyanyi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tips Agar Suara Tidak Fals Saat Bernyanyi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tips-mengurangi-sampah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tips Mengurangi Sampah<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tujuan-dilakukan-ruwetan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tujuan Dilakukan Ruwetan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tradisi-jawa-tengah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tradisi Jawa Tengah<\/a><\/li>\t\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ukuran-kasur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ukuran Kasur<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/youtuber-terkaya-di-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Youtuber Terkaya di Indonesia<\/a><\/li>\t\t\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut &#8211; Laut merupakan suatu kawasan yang terluas dipermukaan bumi ini, hampir 2\/3 dari permukaan bumi terdiri atas hamparan lautan dan sisanya adalah daratan. Kita tahu bahwa laut merupakan bagian bumi yang memberikan kontribusi sangat besar bagi kehidupan manusia seperti sebagai sarana transportasi maupun sebagai penghasil sumber daya seberti ikan, terumbu [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533014,"featured_media":38593,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut - Best Seller Gramedia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut - Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-10T06:14:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-12T00:42:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/c\/cd\/Fishing_Boat%2C_Southend-on-Sea%2C_Essex_-_geograph.org.uk_-_2250837.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/c\/cd\/Fishing_Boat%2C_Southend-on-Sea%2C_Essex_-_geograph.org.uk_-_2250837.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Fandy\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fandy Aprianto Rohman\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/c\/cd\/Fishing_Boat%2C_Southend-on-Sea%2C_Essex_-_geograph.org.uk_-_2250837.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/c\/cd\/Fishing_Boat%2C_Southend-on-Sea%2C_Essex_-_geograph.org.uk_-_2250837.jpg\",\"width\":\"1024\",\"height\":\"681\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/\",\"name\":\"Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut - Best Seller Gramedia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-10T06:14:28+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-12T00:42:12+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/3287bb1b74753084a44ad8a21e240953\"},\"headline\":\"Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut\",\"datePublished\":\"2022-07-10T06:14:28+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-12T00:42:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#webpage\"},\"wordCount\":2111,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/c\/cd\/Fishing_Boat%2C_Southend-on-Sea%2C_Essex_-_geograph.org.uk_-_2250837.jpg\",\"articleSection\":[\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/3287bb1b74753084a44ad8a21e240953\",\"name\":\"Fandy Aprianto Rohman\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Stadion-Manahan-1-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Stadion-Manahan-1-96x96.jpg\",\"caption\":\"Fandy Aprianto Rohman\"},\"description\":\"Dunia sastra selalu berkembang dan mengikuti perkembangan teknologi. Saat ini, sastra mampu hidup di dunia apa pun, bahkan mampu masuk ke dunia industri kreatif, sehingga sastra dapat lebih bersifat kekinian.\",\"sameAs\":[\"https:\/\/twitter.com\/Fandy\"],\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/fandy\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut - Best Seller Gramedia","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut - Best Seller Gramedia","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2022-07-10T06:14:28+00:00","article_modified_time":"2022-09-12T00:42:12+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/c\/cd\/Fishing_Boat%2C_Southend-on-Sea%2C_Essex_-_geograph.org.uk_-_2250837.jpg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_image":"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/c\/cd\/Fishing_Boat%2C_Southend-on-Sea%2C_Essex_-_geograph.org.uk_-_2250837.jpg","twitter_creator":"@Fandy","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Fandy Aprianto Rohman","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/c\/cd\/Fishing_Boat%2C_Southend-on-Sea%2C_Essex_-_geograph.org.uk_-_2250837.jpg","contentUrl":"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/c\/cd\/Fishing_Boat%2C_Southend-on-Sea%2C_Essex_-_geograph.org.uk_-_2250837.jpg","width":"1024","height":"681"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/","name":"Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut - Best Seller Gramedia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-07-10T06:14:28+00:00","dateModified":"2022-09-12T00:42:12+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut dari Gramedia. Disertai dengan rekomendasi buku terkait.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/3287bb1b74753084a44ad8a21e240953"},"headline":"Jenis-Jenis dan Pembagian Zona Laut","datePublished":"2022-07-10T06:14:28+00:00","dateModified":"2022-09-12T00:42:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#webpage"},"wordCount":2111,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-dan-pembagian-zona-laut\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/c\/cd\/Fishing_Boat%2C_Southend-on-Sea%2C_Essex_-_geograph.org.uk_-_2250837.jpg","articleSection":["Uncategorized"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/3287bb1b74753084a44ad8a21e240953","name":"Fandy Aprianto Rohman","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Stadion-Manahan-1-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Stadion-Manahan-1-96x96.jpg","caption":"Fandy Aprianto Rohman"},"description":"Dunia sastra selalu berkembang dan mengikuti perkembangan teknologi. Saat ini, sastra mampu hidup di dunia apa pun, bahkan mampu masuk ke dunia industri kreatif, sehingga sastra dapat lebih bersifat kekinian.","sameAs":["https:\/\/twitter.com\/Fandy"],"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/fandy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38577"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533014"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38577"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38577\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":55727,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38577\/revisions\/55727"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38593"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38577"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38577"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38577"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}