{"id":20820,"date":"2021-11-10T10:56:05","date_gmt":"2021-11-10T03:56:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?p=20820"},"modified":"2023-06-27T12:00:06","modified_gmt":"2023-06-27T05:00:06","slug":"budidaya-tanaman-tomat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/","title":{"rendered":"Budidaya Tanaman Tomat"},"content":{"rendered":"<p><b>Budidaya Tomat &#8211; <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Tomat merupakan tanaman yang bisa tumbuh di segala kondisi, mulai dari dataran tinggi atau lebih dari 700 mdpl, dataran menengah atau 200-700 mdpl, serta dataran rendah atau kurang dari 200 mdpl. Tanaman tomat akan tumbuh maksimal apabila ditanam di tanah yang gembur dengan kadar keasaman pH berkisar 5-6. Selain itu, tanah untuk menanam tomat sebaiknya sedikit mengandung pasir, banyak humus, dan pengairannya cukup teratur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Warna buah tomat biasanya cenderung kuning apabila berada di temperatur tinggi atau di atas 32 derajat celcius. Sementara, warna tomat akan tidak merata apabila berada di temperatur yang berubah-ubah atau tidak tetap. Perlu diketahui, temperature yang ideal serta berpengaruh baik terhadap warna buah tomat adalah 24-28 derajat celcius dan umumnya berwarna merah merata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertumbuhan tomat akan kurang baik apabila berada di kondisi yang temperatur serta kelembabannya tinggi. Hal itu juga memengaruhi kualitas buah tomat. Tanaman tomat membutuhkan kelembaban sekitar 80 persen. Selain itu, diperlukan intensitas cahaya matahari sekitar 10 sampai 12 jam setiap hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Tahap-tahap_Budidaya_Tomat\" title=\"Tahap-tahap Budidaya Tomat\">Tahap-tahap Budidaya Tomat<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Persiapkan_Lahan\" title=\"Persiapkan Lahan\">Persiapkan Lahan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Pembibitan\" title=\"Pembibitan\">Pembibitan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Pemeliharaan_Pembibitan\" title=\"Pemeliharaan Pembibitan\">Pemeliharaan Pembibitan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Penanaman_Bibit\" title=\"Penanaman Bibit\">Penanaman Bibit<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Rekomendasi_Buku_Budidaya_Tomat\" title=\"Rekomendasi Buku Budidaya Tomat\">Rekomendasi Buku Budidaya Tomat<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Seri_Apotek_Dapur_Sehat_Tanpa_Obat_Dengan_Tomat\" title=\"Seri Apotek Dapur: Sehat Tanpa Obat Dengan Tomat\">Seri Apotek Dapur: Sehat Tanpa Obat Dengan Tomat<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Sukses_Budidaya_Tumpangsari_Cabai_Tomat\" title=\"Sukses Budidaya Tumpangsari Cabai &amp; Tomat\">Sukses Budidaya Tumpangsari Cabai &amp; Tomat<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Teknik_Budidaya_Tomat_Unggul_Secara_Organik_Dan_Anorganik\" title=\"Teknik Budidaya Tomat Unggul Secara Organik Dan Anorganik\">Teknik Budidaya Tomat Unggul Secara Organik Dan Anorganik<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Bercocok_Tanam_Tomat_Untung_Melimpah\" title=\"Bercocok Tanam Tomat Untung Melimpah\">Bercocok Tanam Tomat Untung Melimpah<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Jenis-jenis_Hama_dan_Penyakit_yang_Perlu_Diwaspadai\" title=\"Jenis-jenis Hama dan Penyakit yang Perlu Diwaspadai\">Jenis-jenis Hama dan Penyakit yang Perlu Diwaspadai<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Ulat_buah_tomat_heliothis_armigera_hubner\" title=\"Ulat buah tomat (heliothis armigera hubner)\">Ulat buah tomat (heliothis armigera hubner)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Kutu_daun_apish_hijau\" title=\"Kutu daun apish hijau\">Kutu daun apish hijau<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Lalat_putih_kutu_kabut_kutu_kebul\" title=\"Lalat putih (kutu kabut, kutu kebul)\">Lalat putih (kutu kabut, kutu kebul)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Kutu_daun_thrips\" title=\"Kutu daun thrips\">Kutu daun thrips<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Lalat_buah\" title=\"Lalat buah\">Lalat buah<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Proses_Panen_Buah_Tomat\" title=\"Proses Panen Buah Tomat\">Proses Panen Buah Tomat<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#Baca_Buku_Seputar_Budidaya_Tanaman_Bisa_Lewat_Gramedia_Digital\" title=\"Baca Buku Seputar Budidaya Tanaman Bisa Lewat Gramedia Digital\">Baca Buku Seputar Budidaya Tanaman Bisa Lewat Gramedia Digital<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tahap-tahap_Budidaya_Tomat\"><\/span><b>Tahap-tahap Budidaya Tomat<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila kamu tertarik untuk melakukan budidaya tomat, perhatikan tahap-tahap berikut ini.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Persiapkan_Lahan\"><\/span><b>Persiapkan Lahan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mempersiapkan lahan untuk ditanami tomat. Bersihkanlah lahan dari gulma serta rumput liar, lalu bajak agar gembur. Langkah selanjutnya, buat bedengan dengan lebar 1-1,2 m, sementara panjangnya cukup menyesuaikan dengan kondisi lahan serta tinggi bedengan 20-40 cm untuk lahan kering.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada lahan sawah, kamu sebaiknya menggunakan tinggi bedengan lebih tinggi antara 50-60 cm agar drainase dapat dikendalikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, buatlah lubang tanam di atas bedengan yang sesuai dengan jarak tanam. Biasanya jarak lubang antarbarisan berkisar 60-80 cm, sementara jarak lubang dalam barisan antara 40-50 cm. Dengan demikian, kamu bisa menanam sekitar 25.000-30.000 tomat per hektar.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/skenario-pengelolaan-sumberdaya-lahan-kering-menuju-pertanian-berkelanjutan\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.gramedia.com\/products\/skenario-pengelolaan-sumberdaya-lahan-kering-menuju-pertanian-berkelanjutan<\/span><\/a><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pembibitan\"><\/span><b>Pembibitan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat melakukan pembibitan, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Pertama, pilihlah biji yang utuh, tidak cacat maupun luka karena biasanya sulit untuk tumbuh. Kedua, pilihlah biji yang sehat, yakni biji yang tidak menunjukkan serangan hama maupun penyakit. Ketiga, pastikan benih atau biji terbebas dari kotoran. Keempat, pilihlah benih atau biji yang tidak keriput.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam mempersiapkan benih tomat, ada dua cara yang bisa dilakukan, yakni membeli benih yang sudah siap tanam atau membuat benih sendiri. Jika kamu memilih membeli benih, belilah di toko pertanian yang terpercaya, memiliki mutu baik, dan usahakan sudah bersertifikat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah selanjutnya, lakukan penyemaian benih. Pertama, lakukan desinfeksi terhadap benih atau bebijian tomat yang sudah kamu pilih. Caranya tidak sulit, kok. Kamu hanya perlu merendam benih ke dalam larutan fungisida. Dengan demikian, mikroorganisme yang menimbulkan penyakit bisa mati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai informasi, ada beberapa cara menyemai di bedeng persemaian:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, taburkan benih tomat secara merata di permukaan bedeng, lalu tutup dengan tanah tipis-tipis. Selanjutnya, bedeng dibuat geguritan sedalam 1 cm dan jarak antarguritan 5 cm, lalu biji ditaburkan ke dalam guritan secara merata atau tidak saling tumpuk. Setelah itu, tutup kembali dengan tanah tipis-tipis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, tanamkan benih pada lubang-lubang tanam yang dibuat dengan jarak 5 cm serta kedalaman lubang tanam 1 cm. Isikan satu atau dua benih dalam satu lubang tanam, lalu tutup dengan tanah tipis-tipis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga, penyemaian bisa langsung dilakukan di kantong-kantong polybag yang sudah diisi media tanam berupa tanah serta pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Setiap kantong polybag tersebut cukup diisi satu benih, lalu tanamkan benih dengan kedalaman sekitar 1 cm. Setelah biji ditanam, ada baiknya media semai dibasahi dengan air.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pemeliharaan_Pembibitan\"><\/span><b>Pemeliharaan Pembibitan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di awal masa pertumbuhan, kamu harus memelihara bibit tanaman secara intensif dan pengawasan ketat. Ada beberapa langkah pemeliharaan yang harus kamu lakukan. Pertama, tahap penyiraman. Di tahap ini, lakukan penyiraman sejak benih ditaburkan ke bedeng persemaian hingga tanaman siap dipindah ke kebun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyiraman dilakukan sebanyak dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari. Penyiraman ada baiknya dilakukan dengan menggunakan alat atau gembor yang memiliki lubang halus agar bibit tanaman yang sudah atau baru tumbuh tidak rusak. Kedua, tahap penyiangan. Di tahap ini, penyiangan bisa dilakukan langsung dengan mencabuti tanaman pengganggu tanpa peralatan. Namun demikian, penyiangan sebaiknya dilakukan seperlunya saja tergantung kondisi tanaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga, tahap pemupukan. Di tahap ini, berikan pupuk kandang di media persemaian. Selain itu, berikan juga pupuk kimia NPK secukupnya. Hal itu berfungsi sebagai pupuk tambahan yang diberikan setelah benih tomat tumbuh menjadi bibit. Keempat, lakukan pencegahan dan pemberantasan hama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tahap ini, perlu diketahui bahwa hama yang menyerang benih biasanya berasal dari golongan serangga seperti semut dan golongan nematoda seperti cacing tanah. Untuk mencegah perkembangan hama dan penyakit, lakukanlah sterilisasi tanah. Kemudian, semprot obat-obatan untuk memberantas hama dan penyakit.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penanaman_Bibit\"><\/span><b>Penanaman Bibit<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bibit tomat bisa dipindahkan ke kebun setelah berumur 30-45 hari di persemaian. Saat melakukan penanaman ke kebun, sebaiknya pilih bibit yang tampak segar dan daun-daunnya tidak rusak. Hal itu menandakan bibit tidak terkena hama maupun penyakit tanaman lainnya.\u00a0 Saat kamu akan menanam bibit, pilihlah waktu terbaik, yakni di pagi atau sore hari. Saat itu, cuaca masih belum panas sehingga mencegah tanaman jadi layu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat memindah bibit di kebun, ada baiknya kamu memperhatikan cara-cara yang baik dan benar. Sebab, pemindahan bibit yang ceroboh bisa merusak akar tanaman. Hal itu mengakibatkan saat bibit telah ditanam akan mengalami hambatan dalam pertumbuhan, bahkan bisa sampai mati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada dua langkah pemindahan bibit dari persemaian. Pertama, sistem cabut, yakni bibit yang sudah tumbuh di persemaian dan cukup umur dicabut dengan hati-hati. Tetapi, sebelum dilakukan pencabutan bedeng persemaian harus dibasahi dengan air. Hal itu memudahkan pencabutan dan tidak merusak akar. Kedua, sistem putara, yakni bibit diambil beserta tanahnya. Tetapi, basahi tanah dengan air terlebih dahulu sebelum bibit diambil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua cara itu ditujukan untuk pembibitan yang secara langsung dilakukan pada bedeng tanah persemaian, sementara untuk bibit yang disemaikan dalam bumbung atau polybag cara pemindahannya adalah basahi bumbung terlebih dahulu, lantas keluarkan bibit dari bumbung beserta tanahnya dengan menyobek kantong polybag.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rekomendasi_Buku_Budidaya_Tomat\"><\/span>Rekomendasi Buku Budidaya Tomat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Seri_Apotek_Dapur_Sehat_Tanpa_Obat_Dengan_Tomat\"><\/span>Seri Apotek Dapur: Sehat Tanpa Obat Dengan Tomat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/seri-apotek-dapur-sehat-tanpa-obat-dengan-tomat?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/Seri_Apotek_Dapur_Sehat_Tanpa_Obat_Dengan_Tomat.jpg\" alt=\"Seri Apotek Dapur: Sehat Tanpa Obat Dengan Tomat\" width=\"388\" height=\"547\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Seri Apotek Dapur: Sehat Tanpa Obat Dengan Tomat<\/figcaption><\/figure>\n<h2><b><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/seri-apotek-dapur-sehat-tanpa-obat-dengan-tomat?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10480\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/button.png\" alt=\"tombol beli buku\" width=\"140\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button.png 140w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button-132x48.png 132w\" sizes=\"(max-width: 140px) 100vw, 140px\" \/><\/a><\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\">Buku ini berisi berbagai manfaat dan hal-hal penting yang berkaitan dengan buah manggis, terutama kandungan dan manfaatnya untuk kesehatan. Di dalamnya juga disertai resep-resep ramuan tradisional berbahan dasar manggis. Pada prinsipnya, buah manggis aman dikonsumsi sehan-han dan tidak memiliki efek samping. Namun, bila Anda menggunakan ramuan berbahan dasar manggis sebagai sarana pengobatan herbal, sebaiknya mengonsultasikan diri dengan dokter lebih dahulu, terutama bagi mereka yang memiliki berbagai jenis penyakit yang berbeda penanganannya. Secara umum, penggunaan manggis tidak akan membenkan efek samping, tetapi penggunaan manggis dengan obat-obatan modern bisa saja memiliki dampak buruk atau memperparah penyakit tertentu. Hal ini untuk mencegah berbagai dampak buruk yang tidak diinginkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sukses_Budidaya_Tumpangsari_Cabai_Tomat\"><\/span>Sukses Budidaya Tumpangsari Cabai &amp; Tomat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/sukses-budidaya-tumpangsari-cabai-tomat?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/SUKSES_BUDIDAYA_TUMPANGSARI_CABAI__TOMAT.jpg\" alt=\"Sukses Budidaya Tumpangsari Cabai &amp; Tomat\" width=\"334\" height=\"522\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Sukses Budidaya Tumpangsari Cabai &amp; Tomat<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/sukses-budidaya-tumpangsari-cabai-tomat?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10480\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/button.png\" alt=\"tombol beli buku\" width=\"140\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button.png 140w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button-132x48.png 132w\" sizes=\"(max-width: 140px) 100vw, 140px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Budidaya_Tomat_Unggul_Secara_Organik_Dan_Anorganik\"><\/span>Teknik Budidaya Tomat Unggul Secara Organik Dan Anorganik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/teknik-budidaya-tomat-unggul-secara-organik-dan-anorganik?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/9786021275177_Teknik-Budidaya-Tomat-Unggul-Secara-Organik-Dan-Anorganik.jpg\" alt=\"Teknik Budidaya Tomat Unggul Secara Organik Dan Anorganik\" width=\"364\" height=\"514\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Teknik Budidaya Tomat Unggul Secara Organik Dan Anorganik<\/figcaption><\/figure>\n<h2><b><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/teknik-budidaya-tomat-unggul-secara-organik-dan-anorganik?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10480\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/button.png\" alt=\"tombol beli buku\" width=\"140\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button.png 140w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button-132x48.png 132w\" sizes=\"(max-width: 140px) 100vw, 140px\" \/><\/a><\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\">Buku ini membahas secara rinci dan lengkap dari berbagai hal yang berkaitan dengan aspek ekonomi dan teknik budidaya organik dan anorganik, varietas-varietas unggul tomat, peluang bisnis dan keuntungan usaha tani, pembibitan, cara bercocok tanam, pemupukan, pengairan dan pengendalian hama penyakit. Sajian yang lengkap mengenai tomat ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pembelajaran kepada masyarakat luas, sehingga pengembangan budidaya dan peningkatan produksi tomat di Indonesia menjadi lebih baik dan produksinya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus memberikan keuntungan besar untuk petani.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bercocok_Tanam_Tomat_Untung_Melimpah\"><\/span>Bercocok Tanam Tomat Untung Melimpah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<figure class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/bercocok-tanam-tomat-untung-melimpah?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full\" src=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/ebook-covers\/54786\/thumb_image_normal\/BLK_BTTUM20203450.jpg\" alt=\"Bercocok Tanam Tomat Untung Melimpah\" width=\"178\" height=\"230\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Bercocok Tanam Tomat Untung Melimpah<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/bercocok-tanam-tomat-untung-melimpah?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10480\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/button.png\" alt=\"tombol beli buku\" width=\"140\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button.png 140w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button-132x48.png 132w\" sizes=\"(max-width: 140px) 100vw, 140px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Tomat merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan karena mengandung gizi tinggi yang baik untuk pertumbuhan dan kesehatan, sekaligus memiliki pangsa pasar sangat tinggi. Makin hari, permintaan tomat di pasaran makin meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Agar permintaan tomat selalu terpenuhi, maka produksi tomat dalam negeri wajib ditingkatkan. Tomat sendiri termasuk tanaman yang mudah dibudidayakan, cepat panen, dan mampu beradaptasi pada dataran rendah maupun tinggi. Dengan teknik budi daya yang tepat, akan diperoleh hasil panen sesuai harapan. Buku ini menguraikan secara tuntas tentang pembudidayaan tomat, mulai dari persiapan benih, bibit, lahan, penanaman, pemeliharaan, pemberantasan hama dan penyakit, hingga proses pemanenan. Selain itu, buku ini juga memberikan analisis nilai keuntungan usaha budi daya tomat. Semoga buku ini dapat membantu para petani untuk meningkatkan produksi tomat.<\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_Hama_dan_Penyakit_yang_Perlu_Diwaspadai\"><\/span><b>Jenis-jenis Hama dan Penyakit yang Perlu Diwaspadai<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ulat_buah_tomat_heliothis_armigera_hubner\"><\/span><b>Ulat buah tomat (heliothis armigera hubner)<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ulat buah tomat memiliki panjang kurang lebih 4 cm dan akan makin panjang di temperatur yang rendah. Warna ulat buah tomat juga bervariasi dari hijau, hijau kekuning-kuningan, hijau kecoklatan, sampai hitam. Di badan ulat bagian samping terdapat garis bergelombang memanjang dan berwarna lebih muda. Selain itu, di tubuhnya juga tampak banyak kutil dan berbulu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Telur ulat buah tomat berbentuk bulat berwarna kekuning-kuningan yang mengkilap, namun sesudah 2-4 hari akan berubah warna menjadi coklat. Kemudian, panjang sayap ngengat jika dibentangkan berkisar 4 cm dan panjang badan sekitar 1,5-2,0 cm. Adapun sayap bagian muka berwarna coklat serta sayap belakang berwarna putih dengan tepi cokelat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa gejala tomat yang kamu tanam terserang hama ulat. Perhatikanlah bagian daun, bunga, dan buah karena ketiga bagian itu yang paling sering diserang. Ulat tersebut sering membuat lubang pada buah tomat secara berpindah-pindah. Buah yang dilubangi itu biasanya terkena infeksi sehingga buah akan busuk dan lunak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mencegah serta mengendalikan ulat buah tomat ada beberapa macam. Pertama, berikan perangkap pada cahaya ultraviolet yang disukai ulat. Kedua, kumpulkan telur dan ulat lalu bakar. Ketiga, tanamlah jagung di pinggiran kebun tomat untuk mengurangi serangan ulat buah tomat. Keempat, bersihkan tanaman liar di sekitar areal penanaman tomat. Keempat, semprot insektisida, misalnya dengan diazinon dan cymbush.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kutu_daun_apish_hijau\"><\/span><b>Kutu daun apish hijau<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kutu daun apish hijau termasuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">famili aphididae<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ordo hemiptera<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sering disebut sebagai aphis tomat, aphis tembakau atau aphis kentang. Kutu yang berwarna hijau ini menjadi vektor atau penyalur virus sehingga tomat bisa terserang penyakit virus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-cirinya adalah kutu ada yang bersayap dan ada yang tidak bersayap. Panjang kutu yang bersayap berkisar 2-2,5 mm, kepala dan dadanya berwarna coklat sampai hitam, serta perutnya berwarna hijau kekuning-kuningan. Ukuran antena adalah sepanjang badannya. Sementara, panjang kutu yang tidak bersayap berkisar 1,8-2,3 mm berwarna hijau kekuning-kuningan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa gejala tomat terserang kutu daun apish hijau, yakni berbentuk keriting, melengkung ke bawah, kerdil, menyempit seperti pita, klorisis, mosaic, serta daun menjadi mudah rapuh. Cara pencegahan dan pengendaliannya adalah dengan menggunakan mulsa kertas yang bisa mengusir kutu karena memantulkan sinar matahari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, tanaman liar ataupun gulma di sekitar area tanaman tomat wajib dibersihkan karena bisa menjadi tempat berlindung kutu. Ketiga, pengendalian secara mekanis bisa dilakukan dengan cara dipijit sehingga kutu aphis tersebut mati. Keempat, pengendalian secara kimiawi bisa dilakukan melalui penyemprotan insektisida.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lalat_putih_kutu_kabut_kutu_kebul\"><\/span><b>Lalat putih (kutu kabut, kutu kebul)<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalat putih termasuk famili aleyrodidae dari ordo hemiptera. Lalat putih akan berhamburan seperti kabut apabila merasa terganggu. Lalat putih memiliki beberapa ciri-ciri. Di antaranya panjang kutu putih dewasa hanya kurang lebih 1 mm berwarna putih kekuning-kuningan, tertutup tepung seperti lilin putih, punya dua pasang sayap berwarna putih dengan bentangan kurang lebih 2 mm, serta bermata merah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun lalat putih betina berukuran lebih besar daripada lalat jantan. Telurnya pun berbentuk elips sepanjang 0,2-0,3 mm, panjang pulpa \u00b1 0,7 mm, berbentuk oval serta datar, dan badannya seperti sisik pada daun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tanaman tomat yang terkena hama ini seperti diselimuti tepung putih. Jika dipegang akan berterbangan. Serangan lalat putih bisa mengakibatkan pertumbuhan tanaman terhambat atau menjadi kerdil, daun mengecil, serta menggulung ke atas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengatasi serangan lalat putih, gunakan beberapa jenis tumbuhan yang merupakan parasit lalat putih serta beberapa jenis lembing yang akan memakan telur lalat putih. Kedua, jangan lupa bersihkan gulma di sekitar tanaman tomat agar tidak menjadi inang lalat putih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga, tanaman tomat yang terserang virus harus segera dicabut dan dibakar. Keempat, berikan mulsa jerami atau mulsa plastik kuning, Kelima, semprot dengan diazinon, malathion, azinphos-methyl dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kutu_daun_thrips\"><\/span><b>Kutu daun thrips<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kutu daun thrips merupakan famili thripidae dari ordo thysanoptera. Kutu daun thrips memiliki panjang antara 1-1,2 mm, berwarna hitam, bergaris merah atau\u00a0 bercak merah. Kemudian, nimfa (thrips muda) berwarna putih atau putih kekuningan, tidak bersayap serta terkadang berbercak merah. Thrips dewasa bersayap, berambut berumbai-rumbai, serta telur thrips berbentuk seperti ginjal atau oval.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kutu daun thrips akan mengisap cairan di permukaan daun di mana daun yang sudah dihisap menjadi berwarna putih seperti perak lantaran udara masuk ke dalamnya. Apabila terjadi serangan hebat, daun menjadi kering dan mati.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila tanaman tomat terserang kutu daun thrips, lakukanlah beberapa hal. Pertama, siram tanaman tomat dengan air yang cukup karena apabila kekurangan air akan lebih berpotensi diserang thrips. Oleh sebab itu, tanaman tomat harus disiram dengan air yang cukup. Kedua, gulma di areal tanaman tomat harus dibersihkan agar tidak menjadi tempat berlindung thrips. Ketiga, semprot dengan insektisida seperti diazinon, malathion dan monocrotophos.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lalat_buah\"><\/span><b>Lalat buah<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalat buah termasuk famili trypetidae (tephritidae) dari ordo diptera. Ciri-cirinya di antaranya punya sayap transparan sepanjang 5-7 mm serta panjang badan 6-8 mm. Selain itu, perut berwarna coklat muda dengan garis melintang berwarna coklat tua, dada berwarna coklat tua dengan bercak kuning atau putih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belatung muda berwarna putih, namun apabila dewasa berwarna kekuning-kuningan. Panjang belatung kurang lebih 1 cm. Belatung tersebut terletak di dalam daging buah. Telur lalat berukuran kecil-kecil dengan panjang kurang lebih 1,2 mm, kedua ujungnya runcing, serta berwarna putih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Buah tomat yang terserang lalat buah ini akan menjadi busuk karena terserang cendawan atau bakteri. Jika buah dibuka akan tampak berenga berwarna putih. Berenga dewasa berwarna kekuning-kuningan, lalu bila disentuh akan melenting sejauh kurang lebih 30 cm untuk menyelamatkan diri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah serangan lalat buah. Saat mencangkul, tanah harus dibalik lantas dibiarkan beberapa hari hingga beberapa minggu agar terkena sinar matahari. Dengan demikian, pupa lalat mati. Kedua, tangkap dengan menggunakan umpan yang bisa memikat lalat jantan. Ketiga, buah yang terserang segera dipetik lalu dibakar. Keempat, gulma di daerah pertanaman tomat harus sering dibersihkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Proses_Panen_Buah_Tomat\"><\/span><b>Proses Panen Buah Tomat<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Pemetikan buah tomat bisa dilakukan pada tanaman yang telah berumur 60-100 hari setelah masa tanam, namun hal itu tergantung pada varietasnya. Varietas tomat yang tergolong indeterminate berumur panen lebih panjang, yakni berkisar antara 70-100 hari setelah tanam, barulah buahnya bisa dipetik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, penentuan waktu panen yang hanya berdasarkan umur panen tanaman seringkali kurang tepat. Sebab, ada banyak faktor lingkungan yang mempengaruhinya. Di antaranya keadaan iklim setempat dan tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kriteria masak petik yang optimal bisa dilihat dari warna kulit buah, ukuran buah, keadaan daun tanaman serta batang tanaman. Pastikan kulit buah berubah dari warna hijau menjadi kekuning-kekuningan. Lalu, bagian tepi daun tua telah mengering serta batang tanaman menguning atau mengering.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal yang perlu diperhatikan, waktu pemetikan buah ternyata juga berpengaruh terhadap kualitas yang dipanen. Sebagai informasi, pemetikan buah tomat yang baik adalah saat pagi atau sore hari dan keadaan cuaca cerah. Pemetikan yang dilakukan di siang hari dari segi teknis kurang menguntungkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab, siang hari proses fotosintesis masih berlangsung yang berpotensi mengurangi kandungan zat-zat gizi. Selain itu, cuaca yang panas di siang hari juga bisa meningkatkan temperatur dalam buah tomat sehingga bisa mempercepat proses transpirasi atau penguapan air dalam buah. Keadaan tersebut bisa mengakibatkan daya simpan buah tomat menjadi lebih pendek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, bagaimana cara memanen buah tomat? Cara memetik buah tomat cukup mudah, yaitu dengan memuntir buah secara hati-hati sampai tangkai buah terputus. Pemuntiran buah harus dilakukan satu per satu dan pastikan buah yang dipanen sudah matang. Kemudian, buah tomat yang sudah dipetik tersebut bisa dimasukkan ke dalam keranjang lantas dikumpulkan di tempat penampungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai informasi, pemetikan buah tomat tidak bisa dilakukan sampai 10 kali pemetikan lantaran masaknya buah tomat tidak bersamaan waktunya. Pemetikan buah tomat bisa dilakukan setiap selang 2-3 hari sekali hingga seluruh tomat habis terpetik.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Baca_Buku_Seputar_Budidaya_Tanaman_Bisa_Lewat_Gramedia_Digital\"><\/span><b>Baca Buku Seputar Budidaya Tanaman Bisa Lewat Gramedia Digital<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah penjelasan mengenai budidaya tomat. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah pandemi ini, bepergian ke luar rumah sekadar untuk membeli buku mungkin terasa berat karena ancaman virus corona. Tenang saja, kamu tetap bisa membaca e-book gramedia dan memesan buku berkualitas secara online saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai informasi, kebijakan perpanjangan PPKM akan membatasi akses kita selama beberapa minggu ke depan. Namun, kamu tidak perlu khawatir, kamu tetap bisa membaca sepuasnya melalui Gramedia Digital, lihat infonya\u00a0 <\/span><a href=\"https:\/\/promo.gramedia.com\/premium-package\/?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><span style=\"font-weight: 400;\">di sini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih semua produk favoritmu di gramedia.com dari buku, alat tulis, hingga alat kesehatan. Kamu bisa menikmati beragam diskon yang ditawarkan, spesial untuk menemani PPKM-mu. Tunggu apalagi, ayo miliki semua sekarang!<\/span><\/p>\n[vc_row][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Kategori Ilmu Berkaitan Usaha \/ Bisnis\" tab_id=\"1609657986694-ec9fcf86-8e01\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-hewan-peliharaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Merawat Hewan Peliharaan<\/a><\/li>\t\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-usaha-peternakan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Usaha Peternakan<\/a><\/li>\t\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-etika-bisnis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Etika Bisnis<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-forex\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Forex<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-anak-kewirausahaan-produk-kreatif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku kewirausahaan<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-cerita-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Cerita Anak<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/novel-romantis-cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Romantis<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/novel-fiksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Novel Best Seller<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Tanaman Pangan\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/angkak-merah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Angkak Merah<\/a><\/li>\t\r\n<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-bawang-merah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Budidaya Bawang Merah<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-jamur-tiram-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Budidaya Jamur Tiram<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-jamur-merang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Budidaya Jamur Merang<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-jahe\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Budidaya Jahe<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-jahe-merah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Budidaya Jahe Merah<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-jagung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Budidaya Jagung<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-kelapa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Budidaya Kelapa<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-kopi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Budidaya Kopi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-melon-di-rumah-bisa-di-pot-atau-polybag\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Budidaya Melon<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Budidaya Tanaman Tomat<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-porang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Budidaya Tanaman Porang<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-vanili\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Budidaya Vanili<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-memilih-sayuran-yang-baik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Memilih Sayuran<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menanam-jagung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menanam Jagung<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menanam-bawang-putih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menanam Bawang Putih<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/daun-katuk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Daun Katuk<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-alpukat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Alpukat<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-apel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Apel<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kandungan-gizi-apel-yang-baik-untuk-kesehatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kandungan Gizi Apel yang Baik Untuk Kesehatan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-buah-berry\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Buah Berry<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-cabai\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Cabai<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-jenis-durian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Durian<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-kopi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Kopi<\/a><\/li>\t\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-pisang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Pisang<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-mangga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Mangga<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-kacang-kacangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Kacang-Kacangan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/jenis-tanaman-porang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jenis Tanaman Porang<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-dari-pisang-kepok\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat dari Pisang Kepok<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kapulaga-jawa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kapulaga Jawa<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-kencur-untuk-kesehatan-tubuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat kencur<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-lidah-buaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Lidah Buaya<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-daun-jati-cina\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Daun Jati Cina<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-daun-insulin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Daun Insulin<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-daun-kratom\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Daun Kratom<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-ubi-ungu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Ubi Ungu<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/macam-bumbu-dapur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Macam Macam Bumbu Dapur<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-temu-kunci-bagi-kesehatan-tubuh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Temu Kunci<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-temu-ireng\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manfaat Temu Ireng<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/sayur-kale\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sayur Kale<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tanaman-yang-cocok-di-dataran-tinggi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tanaman Yang Cocok Di Dataran Tinggi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/daftar-cabe-terpedas-di-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tanaman Cabe<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tanaman-obat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tanaman Obat<\/a><\/li>\r\n\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Budidaya Tomat &#8211; Tomat merupakan tanaman yang bisa tumbuh di segala kondisi, mulai dari dataran tinggi atau lebih dari 700 mdpl, dataran menengah atau 200-700 mdpl, serta dataran rendah atau kurang dari 200 mdpl. Tanaman tomat akan tumbuh maksimal apabila ditanam di tanah yang gembur dengan kadar keasaman pH berkisar 5-6. Selain itu, tanah untuk [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533057,"featured_media":20821,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1919],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Budidaya Tanaman Tomat - Best Seller Gramedia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Budidaya Tanaman Tomat dari Gramedia disertai dengan buku rekomendasi dari Gramedia\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Budidaya Tanaman Tomat - Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Budidaya Tanaman Tomat dari Gramedia disertai dengan buku rekomendasi dari Gramedia\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-10T03:56:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-27T05:00:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/10104653\/Budidaya-tomat.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti M\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"14 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/10104653\/Budidaya-tomat.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/10104653\/Budidaya-tomat.jpg\",\"width\":640,\"height\":960,\"caption\":\"Budidaya tomat\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/\",\"name\":\"Budidaya Tanaman Tomat - Best Seller Gramedia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-11-10T03:56:05+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-27T05:00:06+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Budidaya Tanaman Tomat dari Gramedia disertai dengan buku rekomendasi dari Gramedia\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Budidaya Tanaman Tomat\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dd150280c99cd436231f4a41021d4ff3\"},\"headline\":\"Budidaya Tanaman Tomat\",\"datePublished\":\"2021-11-10T03:56:05+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-27T05:00:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#webpage\"},\"wordCount\":2638,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/10104653\/Budidaya-tomat.jpg\",\"articleSection\":[\"Buku Tumbuhan\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dd150280c99cd436231f4a41021d4ff3\",\"name\":\"Siti M\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/siti-marliah-1-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/siti-marliah-1-96x96.jpg\",\"caption\":\"Siti M\"},\"description\":\"Bagi saya, menulis merupakan suatu hal yang sangat menyenangkan karena selain bisa berbagai informasi, saya juga bisa menambah wawasan. Tema yang sangat suka dalam menulis adalah seputar ilmu pengetahuan serta pemerintahan.\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/siti-m\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Budidaya Tanaman Tomat - Best Seller Gramedia","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Budidaya Tanaman Tomat dari Gramedia disertai dengan buku rekomendasi dari Gramedia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Budidaya Tanaman Tomat - Best Seller Gramedia","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Budidaya Tanaman Tomat dari Gramedia disertai dengan buku rekomendasi dari Gramedia","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2021-11-10T03:56:05+00:00","article_modified_time":"2023-06-27T05:00:06+00:00","og_image":[{"width":640,"height":960,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/10104653\/Budidaya-tomat.jpg","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/10104653\/Budidaya-tomat.jpg","size":"full","id":20821,"alt":"Budidaya tomat","pixels":614400,"type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Siti M","Estimasi waktu membaca":"14 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/10104653\/Budidaya-tomat.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/10104653\/Budidaya-tomat.jpg","width":640,"height":960,"caption":"Budidaya tomat"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/","name":"Budidaya Tanaman Tomat - Best Seller Gramedia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#primaryimage"},"datePublished":"2021-11-10T03:56:05+00:00","dateModified":"2023-06-27T05:00:06+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Budidaya Tanaman Tomat dari Gramedia disertai dengan buku rekomendasi dari Gramedia","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Budidaya Tanaman Tomat"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dd150280c99cd436231f4a41021d4ff3"},"headline":"Budidaya Tanaman Tomat","datePublished":"2021-11-10T03:56:05+00:00","dateModified":"2023-06-27T05:00:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#webpage"},"wordCount":2638,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/budidaya-tanaman-tomat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/10104653\/Budidaya-tomat.jpg","articleSection":["Buku Tumbuhan"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dd150280c99cd436231f4a41021d4ff3","name":"Siti M","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/siti-marliah-1-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/siti-marliah-1-96x96.jpg","caption":"Siti M"},"description":"Bagi saya, menulis merupakan suatu hal yang sangat menyenangkan karena selain bisa berbagai informasi, saya juga bisa menambah wawasan. Tema yang sangat suka dalam menulis adalah seputar ilmu pengetahuan serta pemerintahan.","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/siti-m\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20820"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533057"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20820"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20820\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20824,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20820\/revisions\/20824"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20821"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20820"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20820"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20820"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}