{"id":17740,"date":"2021-10-10T20:38:19","date_gmt":"2021-10-10T13:38:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?p=17740"},"modified":"2023-06-30T08:25:41","modified_gmt":"2023-06-30T01:25:41","slug":"tipe-kepribadian-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/","title":{"rendered":"Tipe Kepribadian Manusia: Pengertian, Ciri, Tipe, Konsep, Dan Fungsinya"},"content":{"rendered":"<p><strong>Tipe Kepribadian Manusia<\/strong> &#8211; Kepribadian merupakan dinamika sebuah organisasi psikofisik fungsional manusia yang berubah menjadi pola-pola tingkah laku yang spesifik dalam menghadapi kehidupan. Jadi, manifestasi dari kepribadian yaitu semua tingkah laku diri kita sendiri. Setiap individu memiliki keunikan fungsional sistem organisasi psikofisik mereka dalam lingkungan hidup. Dalam berinteraksi dengan orang-orang yang ada di lingkungan hidupnya, setiap individu akan memiliki tipe kepribadian masing-masing dalam beradaptasi, menyesuaikan diri, atau menyerah dalam lingkungan tersebut.<\/p>\n<p>Adapun faktor-faktor yang mendukung terbentuknya kepribadian seseorang yaitu unsur-unsur badan dan juga jiwa manusia serta lingkungannya. Unsur yang kedua biasanya disebut sebagai faktor endogen dan faktor eksogen. Kedua faktor tersebut menjadi determinan kepribadian seseorang. Sebab, pertumbuhan serta perkembangan akan berpengaruh pada perkembangan kepribadian seseorang. Kemudian watak manusia akan ditentukan dan juga dipengaruhi oleh kekuatan dari kedua faktor tersebut.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#Pengertian_Kepribadian_Secara_Umum\" title=\"Pengertian Kepribadian Secara Umum\">Pengertian Kepribadian Secara Umum<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#Kepribadian_Menurut_Psikologi\" title=\"Kepribadian Menurut Psikologi\">Kepribadian Menurut Psikologi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#Tipe_Kepribadian_Menurut_Para_Ahli\" title=\"Tipe Kepribadian Menurut Para Ahli\">Tipe Kepribadian Menurut Para Ahli<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#1_Tipe_Kepribadian_Menurut_Hippocrates_dan_Galenus\" title=\"1. Tipe Kepribadian Menurut Hippocrates dan Galenus\">1. Tipe Kepribadian Menurut Hippocrates dan Galenus<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-4\"><li class=\"ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#a_Sanguinis\" title=\"a. Sanguinis\">a. Sanguinis<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#b_Koleris\" title=\"b. Koleris\">b. Koleris<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#c_Melankolis\" title=\"c. Melankolis\">c. Melankolis<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#d_Phlegmatis\" title=\"d. Phlegmatis\">d. Phlegmatis<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#2_Tipe_Kepribadian_Menurut_CG_Jung\" title=\"2. Tipe Kepribadian Menurut C.G. Jung\">2. Tipe Kepribadian Menurut C.G. Jung<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-4\"><li class=\"ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#a_Ekstrovert\" title=\"a. Ekstrovert\">a. Ekstrovert<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#b_Introvert\" title=\"b. Introvert\">b. Introvert<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#3_Tipe_Kepribadian_Menurut_Gerart_Heymans\" title=\"3. Tipe Kepribadian Menurut Gerart Heymans\">3. Tipe Kepribadian Menurut Gerart Heymans<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-4\"><li class=\"ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#1_Gapasioneerden\" title=\"1. Gapasioneerden\">1. Gapasioneerden<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#2_Choleric\" title=\"2. Choleric\">2. Choleric<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#3_Sentimentil\" title=\"3. Sentimentil\">3. Sentimentil<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#4_Nerveuzen\" title=\"4. Nerveuzen\">4. Nerveuzen<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#5_Flegmaticiti\" title=\"5. Flegmaticiti\">5. Flegmaticiti<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#6_Sanguinis\" title=\"6. Sanguinis\">6. Sanguinis<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#7_Amorfem\" title=\"7. Amorfem\">7. Amorfem<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-20\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#Konsep_berhubungan_dengan_Kepribadian\" title=\"Konsep berhubungan dengan Kepribadian\">Konsep berhubungan dengan Kepribadian<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-21\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#Fungsi_Teori_Kepribadian\" title=\"Fungsi Teori Kepribadian\">Fungsi Teori Kepribadian<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-22\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#Ciri-Ciri_Kepribadian\" title=\"Ciri-Ciri Kepribadian\">Ciri-Ciri Kepribadian<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Kepribadian_Secara_Umum\"><\/span>Pengertian Kepribadian Secara Umum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kepribadian atau personality berasal dari kata persona. Kata tersebut merujuk pada kedok atau topeng, yaitu sebuah penutup muka yang kerap digunakan oleh pemain drama panggung. Dimana hal tersebut menggambarkan sebuah perilaku, kepribadian, dan watak seseorang. Biasanya topeng tersebut digunakan oleh para pemain drama di Zaman Romawi. Bagi bangsa Roma, \u201cpersona\u201d memiliki arti tentang bagaimana seseorang tampak di hadapan orang lain.<\/p>\n<p>Secara umum, kepribadian seseorang merujuk pada bagaimana mereka tampil dan memberikan kesan bagi orang lain. Jadi dapat kita simpulkan bahwa definisi kepribadian secara umum itu bersifat lemah. Sebab, mereka hanya menilai perilaku seseorang bisa diamati saja dan tidak menganggap bahwa mungkin ciri-ciri tersebut akan berubah seiring berjalannya waktu.<\/p>\n<p>Selain itu, definisi tersebut juga tergolong lemah karena sifatnya yang evaluatif atau menilai. Bagaimanapun, pada dasarnya kepribadian seseorang tidak bisa dinilai dengan \u201cbaik\u201d atau \u201cburuk\u201d. Sebab hal itu bersifat netral.<\/p>\n<p>Menurut Agus Sujanto dkk (2004), mengungkapkan bahwa kepribadian seseorang merupakan suatu totalitas psikofisik yang cukup kompleks dari tiap individu. Sehingga akan tampak dalam tingkah laku mereka yang unik.<\/p>\n<p>Kemudian, kepribadian menurut Kartini Kartono dan Dali Gulo dalam Sjarkawim, mengatakan bahwa kepribadian merupakan tingkah laku dan sifat khas seseorang yang bisa membedakannya dengan individu lain. Selain itu, mereka juga menuliskan bahwa personality adalah sebuah integrasi dari karakteristik yang terstruktur, minat, pola tingkah laku, kemampuan dan juga potensi yang dimiliki oleh seseorang. Itu artinya, kepribadian adalah semua hal dari diri seseorang yang diketahui oleh orang lain.<\/p>\n<p>Sementara itu, Allport menganggap personality sebagai susunan dari sistem psikofisik yang bersifat dinamis dalam diri seseorang. Hal itulah yang menentukan penyesuaian seseorang terhadap lingkungannya. Sistem psikofisik yang dimaksud meliputi sikap, kebiasaan, keyakinan, nilai, keadaan emosional, perasaan, dan juga motif yang sifatnya psikologis. Namun memiliki dasar fisik dalam saraf, kelenjar, dan juga keadaan fisik seseorang.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-17742 aligncenter\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Teori-Teori_Kepribadian_Humanistis-221x300.jpg\" alt=\"\" width=\"221\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06182021\/Teori-Teori_Kepribadian_Humanistis-221x300.jpg 221w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06182021\/Teori-Teori_Kepribadian_Humanistis-561x762.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06182021\/Teori-Teori_Kepribadian_Humanistis-364x494.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06182021\/Teori-Teori_Kepribadian_Humanistis-608x826.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06182021\/Teori-Teori_Kepribadian_Humanistis.jpg 650w\" sizes=\"(max-width: 221px) 100vw, 221px\" \/><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/teori-teori-kepribadian-humanistis\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-10480 aligncenter\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/button.png\" alt=\"tombol beli buku\" width=\"140\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button.png 140w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button-132x48.png 132w\" sizes=\"(max-width: 140px) 100vw, 140px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kepribadian_Menurut_Psikologi\"><\/span>Kepribadian Menurut Psikologi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Menurut teori dari George Kelly, Ia memandang kepribadian seseorang sebagai cara yang unik dari setiap individu dalam mengartikan pengalaman yang ada di hidupnya. Sedangkan menurut Gordon Allport menuliskan bahwa kepribadian sebagai sesuatu yang ada di dalam diri setiap individu yang nantinya akan membimbing dan juga memberi arahan pada semua tingkah laku seseorang.<\/p>\n<p>lebih detailnya, menurut Allport kepribadian merupakan suatu organisasi yang bersifat dinamis dari sistem psikofisik individu yang bisa menentukan pikiran serta tingkah laku seseorang secara khas.<\/p>\n<p>Ia juga menggunakan istilah sistem psikofisik dengan tujuan untuk menunjukkan raga dan juga jiwa manusia merupakan suatu sistem yang terpadu dan tidak bisa dipisahkan. Kemudian di dalam kedua hal tersebut selalu terjadi interaksi dalam mengarahkan tingkah laku diri mereka sendiri.<\/p>\n<p>Sementara istilah khas yang digunakan Allport itu berarti bahwa semua orang yang ada di dunia ini mempunyai kepribadian mereka sendiri. Tidak akan ada orang yang mempunyai kepribadian yang sama. Oleh karena itu, tidak akan ada orang yang berperilaku sama.<\/p>\n<p>Sedangkan Sigmund Freud menganggap kepribadian sebagai sebuah struktur yang terdiri dari tiga macam sistem, yaitu sistem Id, Ego, dan Superego. Ia juga mengungkapkan tentang definisi tingkah laku yaitu sebuah hasil dari konflik dan juga rekonsiliasi dari ketiga sistem kepribadian tersebut.<\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tipe_Kepribadian_Menurut_Para_Ahli\"><\/span>Tipe Kepribadian Menurut Para Ahli<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Setiap individu manusia mempunyai tipe kepribadian yang berbeda. Ada yang memiliki karakter lemah lembut, periang, dan ramah. Ada pula yang mempunyai kepribadian lain seperti pemalu, keras kepala, dan lainnya.<\/p>\n<p>Ada banyak sekali tipe kepribadian seperti yang diungkapkan oleh para ahli. Mulai dari Hippocrates dan Galenus, C.G Jung, Gerart Heymans, dan juga Eduard Spranger. Para ahli tersebut memberikan sebuah pandangan dan pendapat mengenai tipe kepribadian dari sudut pandang yang berbeda.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Tipe_Kepribadian_Menurut_Hippocrates_dan_Galenus\"><\/span>1. Tipe Kepribadian Menurut Hippocrates dan Galenus<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Menurut kedua ahli di atas, tipe kepribadian manusia dibagi menjadi empat macam, antara lain:<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Sanguinis\"><\/span>a. Sanguinis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Tipe kepribadian yang satu ini ditandai dengan adanya sifat yang hangat, bersemangat, lincah, meluap-lupa, dan individu yang menyenangkan. Seseorang yang memiliki kepribadian ini lebih mudah terpengaruh dan mudah dimasuki oleh pikiran serta perasaan yang meledak-ledak. Ti[e kepribadian sanguinis adalah orang yang sangat ramah terhadap orang lain. Sehingga mereka akan dianggap sebagai orang yang cukup ekstrovert.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Koleris\"><\/span>b. Koleris<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Tipe kepribadian selanjutnya adalah koleris. Orang yang memiliki kepribadian ini biasanya akan tampil lebih hangat, aktif, pasif, serba cepat, berkeinginan keras, dan cukup independen. Mereka akan cenderung lebih tegas dan memiliki pendirian yang keras. Selain itu, mereka juga mudah dalam membuat sebuah keputusan bagi dirinya sendiri dan orang lain. Mereka tidak memerlukan gerakan dari luar. Malahan, orang yang memiliki kepribadian koleris akan mempengaruhi lingkungannya dengan pendapat dan gagasannya, tujuan, rencana, dan juga ambisinya yang tidak pernah habis.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"c_Melankolis\"><\/span>c. Melankolis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Orang yang memiliki kepribadian melankolis akan cenderung lebih suka berkorban, tipe perfeksionis, analisis, dan memiliki sifat emosi yang cukup sensitif. Seorang melankolis akan sangat menikmati keindahan karya seni dan tak ada seorang pun yang bisa menandingi mereka. Akan tetapi, jika mereka sedang murung, maka akan menjadi seseorang yang sangat antagonis.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"d_Phlegmatis\"><\/span>d. Phlegmatis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Tipe kepribadian berikutnya adalah phlegmatis, yaitu seseorang yang hidupnya terlihat cukup tenang, gampangan, dan tidak pernah merasa terganggu dengan orang lain. Oleh karena itu, mereka hampir tidak pernah marah. Mereka adalah orang-orang yang memiliki sifat mudah bergaul dan paling menyenangkan. Bagi mereka yang memiliki kepribadian ini, hidup adalah sebuah kegembiraan dan mereka akan cenderung menjauh dari hal-hal yang tidak menyenangkan. Mereka tampak begitu tenang dan cukup pendiam. Jadi, mereka jarang terhasut dengan apapun yang ada di sekitarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-17743\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/9786022172833_Deteksi-Kepri-186x300.jpg\" alt=\"\" width=\"186\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06182029\/9786022172833_Deteksi-Kepri-186x300.jpg 186w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06182029\/9786022172833_Deteksi-Kepri-561x904.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06182029\/9786022172833_Deteksi-Kepri-364x587.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06182029\/9786022172833_Deteksi-Kepri.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 186px) 100vw, 186px\" \/><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/deteksi-kepribadian\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-10480 aligncenter\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/button.png\" alt=\"tombol beli buku\" width=\"140\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button.png 140w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button-132x48.png 132w\" sizes=\"(max-width: 140px) 100vw, 140px\" \/><\/a><\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Tipe_Kepribadian_Menurut_CG_Jung\"><\/span>2. Tipe Kepribadian Menurut C.G. Jung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Menurutnya, tipe kepribadian seseorang terbagi menjadi dua, yaitu:<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Ekstrovert\"><\/span>a. Ekstrovert<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Tipe kepribadian yang satu ini biasanya dimiliki oleh orang yang perhatiannya diarahkan ke luar dirinya sendiri. Ciri atau sifat yang dimiliki oleh seseorang yang ekstrovert adalah mereka lancar dalam bergaul, berbicara di depan orang banyak, ramah, suka berteman, dan mudah menyesuaikan diri di dalam lingkungan baru.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Introvert\"><\/span>b. Introvert<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Seseorang yang mempunyai kepribadian introvert adalah orang yang berkebalikan dengan kepribadian ekstrovert. Dimana perhatian seorang introvert lebih fokus ke dalam dirinya sendiri. Sifat yang dimiliki oleh orang introvert lebih cenderung diliputi dengan kecemasan, kekhawatiran, malu, canggung, dan lebih suka melakukan apapun sendiri. Mereka lebih sulit menyesuaikan diri dan jiwanya cukup tertutup.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Tipe_Kepribadian_Menurut_Gerart_Heymans\"><\/span>3. Tipe Kepribadian Menurut Gerart Heymans<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Berbeda dengan para ahli lain, Gerart Heymans membagi tipe kepribadian menjadi 7, diantaranya:<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Gapasioneerden\"><\/span>1. Gapasioneerden<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Ciri-ciri seseorang yang mempunyai kepribadian ini adalah mereka akan terlihat memiliki sifat-sifat berikut ini. Mulai dari selalu bersikap keras, egois, ambisius, dan juga emosional. Namun disisi lain, orang yang memiliki kepribadian gapasioneerden biasanya akan mempunyai rasa kekeluargaan yang cukup baik. Akan tetapi mereka cenderung lemah dalam hal tolong menolong.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Choleric\"><\/span>2. Choleric<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Orang yang memiliki kepribadian ini biasanya akan memiliki sifat yang agresif, pemberani, giat dalam bekerja, optimis, dan suka dengan hal-hal yang nyata. Selain itu, orang choleric memiliki sifat yang cenderung boros dan sering bertindak ceroboh.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Sentimentil\"><\/span>3. Sentimentil<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Ciri-ciri orang yang memiliki kepribadian sentimentil yaitu mereka akan cenderung bersikap emosional, pintar dalam berbicara, senang dengan kehidupan alam, dan tidak terlalu suka dengan keramaian.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Nerveuzen\"><\/span>4. Nerveuzen<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Orang yang memiliki kepribadian ini akan cenderung mudah naik darah atau marah, suka memprotes sesuatu, dan tidak mau berpikir terlalu lama. Namun mereka bukanlah tipe pendendam.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Flegmaticiti\"><\/span>5. Flegmaticiti<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Ciri-ciri orang yang mempunyai kepribadian ini biasanya akan memiliki sifat yang lebih sabar dan tenang, tekun dalam bekerja, mempunyai pemikiran yang luas, cekatan, dan rajin.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Sanguinis\"><\/span>6. Sanguinis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Seseorang yang mempunyai kepribadian ini akan memiliki sifat seperti anak-anak. Mereka akan cenderung bersikap plin plan dalam mengambil sebuah keputusan, ragu-ragu dalam melakukan sebuah tindakan, dan lebih suka menyendiri.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Amorfem\"><\/span>7. Amorfem<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Terakhir adalah tipe kepribadian amorfem. Orang yang memiliki kepribadian ini biasanya bersifat picik, intelektualnya kurang, tidak memiliki jati diri, tidak praktis, dan mudah terombang ambing.<\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Konsep_berhubungan_dengan_Kepribadian\"><\/span>Konsep berhubungan dengan Kepribadian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Terdapat banyak sekali konsep yang berhubungan sangat erat dengan kepribadian. Dan kadang-kadang juga sering disamakan dengan kepribadian. Konsep-konsep yang merupakan berhubungan dengan kepribadian yaitu (Alwisol, 2005 : 8-9) :1.<\/p>\n<p>Character atau karakter, dapat diartikan sebagai gambaran tingkah laku yang ditandai dengan menonjolkan nilai. Nilai yang dimaksud adalah baik atau buruk serta juga benar atau salah.<br \/>\nTemperamen atau sering disebut dengan temperamen, yaitu diartikan sebagai kepribadian yang sangat erat sekali mempunyai kaitan dengan determinan fisiologis atau bisa juga biologis.<br \/>\nTraits atau sifat, yaitu diartikan sebagai respon senada atau dapat disebut sama kepada sekelompok stimuli yang dikatakan mirip atau senada, traits biasanya berlangsung dalam kurun waktu yang sangat lama.<\/p>\n<p>Type attribute (ciri), yaitu sering dikatakan mirip dengan sifat-sifat pada umumnya, tetapi di dalam kelompok yang stimuli yang lebih terbatas.<br \/>\nHabit (kebiasaan), yaitu biasa diartikan sebagai respon yang senada atau sama serta cenderung berulang-ulang untuk stimulus yang sama juga.<\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Teori_Kepribadian\"><\/span>Fungsi Teori Kepribadian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pada dasarnya teori kepribadian yang didasarkan pada teori ilmiah ini mempunyai dua fungsi yaitu deskriptif dan prediktif, begitu juga dengan teori kepribadian. Berikut penjelasan lengkapnya mengenai fungsi deskriptif dan prediktif dari teori kepribadian.<\/p>\n<p><strong>1. Fungsi Deskriptif<\/strong> : Fungsi deskriptif ( dapat menjelaskan dan menggambarkan). merupakan teori kepribadian yang secara lengkap menjelaskan atau menggambarkan sebuah perilaku kepribadian manusia secara terperinci, lengkap, dan sistematis. Pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan mengenai apa saja, mengapa, dan bagaimana seputar perilaku manusia ini dan dijawab dengan fungsi deskriptif.<\/p>\n<p><strong>2. Fungsi Prediktif<\/strong> : Selain menjelaskan mengenai apa,mengapa, dan bagaimana tingkah laku manusia yang dialami dalam kehidupan sehari-hari,teori kepribadian juga harus bisa memperkirakan dan menentukan apa, mengapa, dan bagaimana tingkah laku manusia di masa yang akan datang. Oleh karena itu, teori kepribadian ini harus mempunyai fungsi yang prediktif.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri-Ciri_Kepribadian\"><\/span>Ciri-Ciri Kepribadian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Beragam tentang rumusan kepribadian, nampaknya masih sulit dilakukan oleh para ahli hingga detik ini. Penelitian Gordon W. Allport mengungkapkan bahwa hampir 50 definisi tentang beragam kepribadian ditemukan. Menurut pendapatnya, kepribadian merupakan sebuah organisasi berbentuk dinamis dalam diri seseorang sebagai sebuah sistem psiko yang memiliki cara unik untuk beradaptasi dengan lingkungannya.<\/p>\n<p>Schneider menerjemahkan kepribadian itu bagaikan sesuatu proses seseorang yang sifatnya behavioral untuk mengatasi semua kebutuhan, ketegangan, serta konflik sosial.<\/p>\n<p>Dari beragamnya kepribadian manusia ini, menjadi ciri khas dan keunikan dari diri seseorang tersebut. Keunikannya itu berdasarkan bagaimana dia bertingkah, fisiknya, pola pikirnya, dll. Elizabeth menyatakan ciri-ciri kepribadian sebagai berikut ini:<\/p>\n<p><strong>Kepribadian yang sehat :<\/strong><\/p>\n<p>1. Dapat menilai dirinya sendiri secara realistik; mampu menilai diri sendiri apa adanya dan jujur tentang kelebihan dan kekurangannya, secara fisik, pengetahuan, bahkan keterampilan dan sebagainya.<\/p>\n<p>2. Mampu menilai situasi dan kondisi secara realistik dan baik; mampu menghadapi situasi atau kondisi kehidupan yang dialaminya dengan realistik dan mampu menerima secara wajar, dan tidak mengharapkan kondisi kehidupan itu sebagai sesuatu yang sempurna di mata orang lain.<\/p>\n<p>3. Mampu menilai prestasi yang diperoleh secara realistik; dapat menilai keberhasilan yang diperolehnya dan reaksinya secara rasional, tidak menjadi sombong, dan tidak angkuh, apabila memperoleh prestasi yang cukup tinggi atau kesuksesan hidup yang baik. Jika mengalami kegagalan, dia tidak akan mengalami frustasi yang berlebihan, tetapi dengan sikap optimistik dan lebih tenang.<\/p>\n<p>4. Memiliki kepribadian bertanggung jawab; yakin dengan kemampuan dirinya sendiri bahwa ia dapat mengatasi masalah kehidupannya sendiri tentunya dengan usaha dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kemandirian; mempunyai sifat mandiri dari dalam dirinya sendiri, baik dari pola pikir, cara bertindak, cara ia mengambil keputusan, mengambangkan dan mengarahkan diri dan dapat menyasuaikan sirinya sendiri sesuai dengan norma yang berlaku di dalam lingkungannya.<\/p>\n<p>5. Dapat mengendalikan emosinya sendiri; merasa nyaman dan tenang dengan emosinya, bisa mengontrol diri dalam menghadapi situasi diri sedang frustasi, depresi, maupun stress dengan kegiatan yang positif, dan tidak merusak.<\/p>\n<p>6. Berorientasi tujuan; dapat menentukan tujuan dalam aktivitas yang dilakukan sehari-harinya berdasarkan pertimbangan dari dalam dirinya yang sudah dipikir ulang dengan matang, tidak ada paksaan dalam apapun dari luar, dan berupaya mencapai tujuannya sendiri dengan cara mengembangkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya.<\/p>\n<p>7. Berorientasi keluar (ekstrovert); bersifat respek atau peduli, memiliki sikap empati terhadap orang lain, mempunyai sikap peduli terhadap situasi, maupun masalah yang ada di lingkungan, bersifat fleksibel dalam pola pemikirannya, menghargai sesama, dapat memberikan rasa nyaman terhadap orang lain, dan tidak membiarkan dirinya sendiri dimanfaatkan oleh orang lain.<\/p>\n<p>8. Penerimaan sosial; mau ikut serta dalam partisipasi dalam kegiatan yang berbau sosial atau membantu, dan memiliki sikap bersahabat dalam hubungan dengan orang yang ada di sekitarnya.<\/p>\n<p>9. Memiliki filsafat hidup; dapat mengarahkan hidupnya berdasarkan dengan filsafat hidupnya sendiri yang bersumber dari keyakinan agama yang dianutnya.<\/p>\n<p>10. Berbahagia; hidup dalam situasi atau suasana yang berbahagia, yang didukung oleh beberapa faktor yaitu antara lain seperti prestasi, diterima keberadaannya dengan baik, dan kasih sayang yang didapatkan.<\/p>\n<p><strong>Kepribadian yang tidak sehat :<\/strong><\/p>\n<p>1. Mudah marah (tersinggung)<\/p>\n<p>2. Menunjukkan kekhawatiran dan kecemasan<\/p>\n<p>3. Sering merasa tertekan (stress atau depresi)<\/p>\n<p>4. Memiliki sikap yang kejam serta suka mengganggu orang lain yang mempunyai usi lebih muda atau juga kepada binatang<\/p>\n<p>5. Tidak mampu untuk menghindar dari perilaku yang tergolong menyimpang meski telah dihukum atau diperingati<\/p>\n<p>6. Kebiasaan berbohong<\/p>\n<p>7. Hiperaktif<\/p>\n<p>8. Bersikap memusuhi semua bentuk otoritas<\/p>\n<p>9. Senang mengkritik\/ mencemooh orang lain<\/p>\n<p>10. Sulit tidur<\/p>\n<p>11. Kurang memiliki rasa tanggung jawab<\/p>\n<p>12. Lebih sering merasa sakit kepala (walau penyebabnya tidak dari faktor yang bersifat organis)<\/p>\n<p>13. Memiliki rasa kesadaran yang sangat kurang untuk mentaati ajaran agama atau juga norma-norma agama<\/p>\n<p>14. Pesimis dalam menghadapi kehidupan<\/p>\n<p>15. Kurang bergairah (bermuram durja) dalam menjalani kehidupan<br \/>\n<img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-17744 aligncenter\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/img002_keKwRTI-205x300.jpg\" alt=\"\" width=\"205\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06182041\/img002_keKwRTI-205x300.jpg 205w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06182041\/img002_keKwRTI-561x821.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06182041\/img002_keKwRTI-364x533.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06182041\/img002_keKwRTI-608x890.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06182041\/img002_keKwRTI.jpg 650w\" sizes=\"(max-width: 205px) 100vw, 205px\" \/><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/buku-ampuh-membaca-karakter-kepribadian-melalui-tulisan-ta\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-10480 aligncenter\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/button.png\" alt=\"tombol beli buku\" width=\"140\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button.png 140w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button-132x48.png 132w\" sizes=\"(max-width: 140px) 100vw, 140px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Itulah beberapa penjelasan mengenai tipe kepribadian menurut para ahli. Jadi, kamu termasuk ke dalam tipe kepribadian yang mana?<\/p>\n[vc_row][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Kategori Ilmu Berkaitan Psikologi\" tab_id=\"1609657986694-ec9fcf86-8e01\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-hrd-manajemen-sdm\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Pedoman HRD &amp; SDM<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-psikologi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Psikologi Best Seller<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/gramedia.com\/best-seller\/buku-psikologi-pendidikan-best-seller\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Psikologi Pendidikan<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/latihan-soal-cpns-online\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Soal CPNS<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/latihan-soal-psikotes-online\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Soal Psikotes<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/soal-psikotes-polri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Soal Psikotes Polri<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/soal-psikotes-tni\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Soal Psikotes TNI<\/a><\/li>\r\n\t\r\n\t\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Psikologi\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/konvergen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berpikir Konvergen<\/a>.<\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-balas-dendam-terbaik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Balas Dendam Terbaik<\/a>.<\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/circle-pertemanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Circle Pertemanan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/dark-psychology\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dark Psychology<\/a>.<\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menghilangkan-kebiasaan-buruk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk<\/a>.<\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengendalikan-emosi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengendalikan Emosi Secara Psikologi dan Pandangan Agama<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ciri Masa Pubertas<\/a><\/li> \t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ekstrovert\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ekstrovert<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/introvert\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Introvert<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kecemasan-berlebihan-anxiety-disorder\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kecemasan Berlebihan (Anxiety Disorder)<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kebiasaan-orang-jawa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kebiasaan Orang Jawa<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kebiasaan-orang-maluku\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kebiasaan Orang Maluku<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kebiasaan-orang-sunda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kebiasaan Orang Sunda<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kecerdasan-emosional\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kecerdasan Emosional<\/a><\/li> \r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-selalu-lapar-meski-sudah-makan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kenapa Selalu Lapar Meski Sudah Makan<\/a><\/li> \r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kumpulan-kisah-inspiratif-singkat-beserta-pesan-moral\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kisah Inspiratif Singkat<\/a>.<\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pengertian-emosi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Emosi<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/merasa-paling-tersakiti\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Merasa Paling Tersakiti<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pengertian-mind-mapping\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mind Mapping<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-psikolog-dan-psikiater\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan Psikolog dan Psikiater<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toleransi-dalam-islam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Toleransi Dalam Islam<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-people\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Toxic People<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-positivity\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Toxic Positivity<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Toxic Family<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/elegi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Elegi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/bullying-di-sekolah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bullying di Sekolah<\/a><\/li>\r\n\r\n\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-introvert-extrovert-ambivert\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tipe Kepribadian<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/filosofi-stoicism\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Filosofi Stoicism<\/a><\/li> \r\n  \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pola-pikir\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pola Pikir<\/a><\/li>  \r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/passion\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Passion<\/a><\/li>  \r\n  \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perilaku-asertif-pada-remaja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perilaku Asertif Pada Remaja<\/a><\/li> \r\n  \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/parenting-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Parenting Anak<\/a><\/li>    \r\n\t <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/urutan-zodiak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Urutan Zodiak<\/a><\/li>   \r\n\t <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/zodiak-cancer\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Zodiak Cancer<\/a><\/li>   \t\t\r\n\t <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/urutan-12-shio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Urutan Shio<\/a><\/li>  \r\n\t <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/long-distance-relationship\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Long Distance Relationship<\/a><\/li> \r\n\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pola-hidup-bersih-dan-sehat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pola Hidup Bersih dan Sehat<\/a><\/li> \t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-memanfaatkan-waktu-liburan-sekolah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara memanfaatkan waktu liburan sekolah<\/a><\/li> \t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/hidup-sederhana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hidup Sederhana<\/a><\/li> \t\t\t\t \t\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/social-anxiety-disorder\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Social Anxiety Disorder<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fobia-sosial\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fobia Sosial<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/panic-attack\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Panic Attack<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/gesture\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gesture<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/dampak-pergaulan-bebas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dampak Pergaulan Bebas<\/a><\/li>\t\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/love-language\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Love Language<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/penyebab-orang-merasa-iri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Penyebab Orang Merasa Iri<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tipe Kepribadian Manusia<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/sifat-manusia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sifat Manusia<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/social-sinking\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Social Sinking<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-psikologi-tentang-cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fakta Psikologi Tentang Cinta<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/sandwich-generation\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sandwhich Generation<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/exulansis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Exulansis<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/terapi-kognitif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Terapi Kognitif<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/verbal-abuse\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Verbal Abuse<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/silent-treatment\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Silent Treatment<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-alpha-beta-omega-gamma-delta-sigma\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">6 Tipe Kepribadian<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-psikiater-dan-psikolog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan Psikiater dan Psikolog<\/a><\/li>\r\n\t<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tipe Kepribadian Manusia &#8211; Kepribadian merupakan dinamika sebuah organisasi psikofisik fungsional manusia yang berubah menjadi pola-pola tingkah laku yang spesifik dalam menghadapi kehidupan. Jadi, manifestasi dari kepribadian yaitu semua tingkah laku diri kita sendiri. Setiap individu memiliki keunikan fungsional sistem organisasi psikofisik mereka dalam lingkungan hidup. Dalam berinteraksi dengan orang-orang yang ada di lingkungan hidupnya, [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533080,"featured_media":17741,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1905],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tipe Kepribadian: Pengertian, Ciri, Tipe, Konsep, Dan Fungsinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Tipe Kepribadian dari Gramedia. Dapatkan informasi Tipe Kepribadian disini !\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tipe Kepribadian: Pengertian, Ciri, Tipe, Konsep, Dan Fungsinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Tipe Kepribadian dari Gramedia. Dapatkan informasi Tipe Kepribadian disini !\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-10-10T13:38:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-30T01:25:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06174721\/unnamed-7.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"281\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"R Adinda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06174721\/unnamed-7.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06174721\/unnamed-7.jpg\",\"width\":500,\"height\":281,\"caption\":\"tipe kepribadian manusia\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/\",\"name\":\"Tipe Kepribadian: Pengertian, Ciri, Tipe, Konsep, Dan Fungsinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-10-10T13:38:19+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-30T01:25:41+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Tipe Kepribadian dari Gramedia. Dapatkan informasi Tipe Kepribadian disini !\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tipe Kepribadian Manusia: Pengertian, Ciri, Tipe, Konsep, Dan Fungsinya\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dc19a84f8c9b397f22a3dd35d7c774ab\"},\"headline\":\"Tipe Kepribadian Manusia: Pengertian, Ciri, Tipe, Konsep, Dan Fungsinya\",\"datePublished\":\"2021-10-10T13:38:19+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-30T01:25:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#webpage\"},\"wordCount\":2214,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06174721\/unnamed-7.jpg\",\"articleSection\":[\"Buku Psikologi\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dc19a84f8c9b397f22a3dd35d7c774ab\",\"name\":\"R Adinda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/adinda-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/adinda-96x96.jpg\",\"caption\":\"R Adinda\"},\"description\":\"Dunia psikologi memang selalu menarik untuk dibahas. Selain menarik, dunia dengan mengetahui dunia psikologi akan membantu seseorang dalam dalam mengenali dirinya sendiri.\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/r-adinda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tipe Kepribadian: Pengertian, Ciri, Tipe, Konsep, Dan Fungsinya","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Tipe Kepribadian dari Gramedia. Dapatkan informasi Tipe Kepribadian disini !","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tipe Kepribadian: Pengertian, Ciri, Tipe, Konsep, Dan Fungsinya","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Tipe Kepribadian dari Gramedia. Dapatkan informasi Tipe Kepribadian disini !","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2021-10-10T13:38:19+00:00","article_modified_time":"2023-06-30T01:25:41+00:00","og_image":[{"width":500,"height":281,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06174721\/unnamed-7.jpg","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06174721\/unnamed-7.jpg","size":"full","id":17741,"alt":"tipe kepribadian manusia","pixels":140500,"type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"R Adinda","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06174721\/unnamed-7.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06174721\/unnamed-7.jpg","width":500,"height":281,"caption":"tipe kepribadian manusia"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/","name":"Tipe Kepribadian: Pengertian, Ciri, Tipe, Konsep, Dan Fungsinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#primaryimage"},"datePublished":"2021-10-10T13:38:19+00:00","dateModified":"2023-06-30T01:25:41+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Tipe Kepribadian dari Gramedia. Dapatkan informasi Tipe Kepribadian disini !","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tipe Kepribadian Manusia: Pengertian, Ciri, Tipe, Konsep, Dan Fungsinya"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dc19a84f8c9b397f22a3dd35d7c774ab"},"headline":"Tipe Kepribadian Manusia: Pengertian, Ciri, Tipe, Konsep, Dan Fungsinya","datePublished":"2021-10-10T13:38:19+00:00","dateModified":"2023-06-30T01:25:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#webpage"},"wordCount":2214,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/06174721\/unnamed-7.jpg","articleSection":["Buku Psikologi"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dc19a84f8c9b397f22a3dd35d7c774ab","name":"R Adinda","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/adinda-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/adinda-96x96.jpg","caption":"R Adinda"},"description":"Dunia psikologi memang selalu menarik untuk dibahas. Selain menarik, dunia dengan mengetahui dunia psikologi akan membantu seseorang dalam dalam mengenali dirinya sendiri.","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/r-adinda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17740"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533080"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17740"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17740\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18017,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17740\/revisions\/18017"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17741"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17740"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17740"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17740"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}