{"id":13922,"date":"2021-08-24T10:32:54","date_gmt":"2021-08-24T03:32:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?p=13922"},"modified":"2023-06-30T08:25:21","modified_gmt":"2023-06-30T01:25:21","slug":"toxic-family","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/","title":{"rendered":"Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, &#038; Cara Menanganinya"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><i>Toxic family<\/i> adalah para anggota keluarga yang berperilaku saling menyakiti anggota lainnya baik secara lisan maupun verbal.<\/p><\/blockquote>\n<p>Tinggal dalam lingkungan yang kurang sehat secara mental memang dapat memicu stres semua orang, tak terkecuali bagi mereka yang sudah dewasa. Lingkup <i>inner circle<\/i> yang negatif mampu membawa pengaruh yang negatif juga bagi siapapun di dalamnya. Kalau sudah begitu bagaimana caranya supaya untuk bebas dari lingkungan <i>toxic family<\/i>?<\/p>\n<p>Ada banyak tindakan yang dilakukan oleh orang lain yang memiliki berdampak negatif bagi kita. Dampak yang besar ini tentu jarang disadari oleh para <i>toxic people<\/i>, sehingga mereka terus menerus melakukan perilaku negatif yang akhirnya memperburuk kondisi kesehatan mental dalam suatu lingkungan. Lantas sebenarnya, apa itu <i>toxic family<\/i>?<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#Apa_sih_Toxic_Family\" title=\"Apa sih Toxic Family?\">Apa sih Toxic Family?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#Penyebab_Hadirnya_Perilaku_Toxic_dalam_Keluarga\" title=\"Penyebab Hadirnya Perilaku Toxic dalam Keluarga\">Penyebab Hadirnya Perilaku Toxic dalam Keluarga<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#1_Terjadi_Permasalahan_Besar_dalam_Keluarga\" title=\"1. Terjadi Permasalahan Besar dalam Keluarga\">1. Terjadi Permasalahan Besar dalam Keluarga<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#2_Anak_Memiliki_Gangguan_Fisik_atau_Sakit\" title=\"2. Anak Memiliki Gangguan Fisik atau Sakit\">2. Anak Memiliki Gangguan Fisik atau Sakit<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#3_Pengaruh_Etnis_dan_Budaya_Lingkungan_Tinggal\" title=\"3. Pengaruh Etnis dan Budaya Lingkungan Tinggal\">3. Pengaruh Etnis dan Budaya Lingkungan Tinggal<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#Ciri_Sikap_Toxic_Family\" title=\"Ciri Sikap Toxic Family\">Ciri Sikap Toxic Family<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#1_Merasa_Tidak_Nyaman_Dirumah_atau_dengan_Anggota_Keluarga\" title=\"1. Merasa Tidak Nyaman Dirumah atau dengan Anggota Keluarga\">1. Merasa Tidak Nyaman Dirumah atau dengan Anggota Keluarga<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#2_Keluarga_Lebih_Sering_Menuntut_Dibandingkan_Mendukung\" title=\"2. Keluarga Lebih Sering Menuntut Dibandingkan Mendukung\">2. Keluarga Lebih Sering Menuntut Dibandingkan Mendukung<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#3_Menyakiti_Secara_Lisan_dan_Verbal\" title=\"3. Menyakiti Secara Lisan dan Verbal\">3. Menyakiti Secara Lisan dan Verbal<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#4_Jarang_Memberikan_Apresiasi\" title=\"4. Jarang Memberikan Apresiasi\">4. Jarang Memberikan Apresiasi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#5_Kebutuhan_Tidak_Terpenuhi\" title=\"5. Kebutuhan Tidak Terpenuhi\">5. Kebutuhan Tidak Terpenuhi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#Dampak_dari_Toxic_Family\" title=\"Dampak dari Toxic Family\">Dampak dari Toxic Family<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#Cara_Menghadapi_Anggota_Keluarga_yang_Toxic\" title=\"Cara Menghadapi Anggota Keluarga yang Toxic\">Cara Menghadapi Anggota Keluarga yang Toxic<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#1_Hindari_Para_Pemicu_Masalah\" title=\"1. Hindari Para Pemicu Masalah\">1. Hindari Para Pemicu Masalah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#2_Jangan_Takut_Berkata_Tidak\" title=\"2. Jangan Takut Berkata &#8220;Tidak&#8221;\">2. Jangan Takut Berkata &#8220;Tidak&#8221;<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#3_Tidak_Semua_Hal_Perlu_Dikatakan\" title=\"3. Tidak Semua Hal Perlu Dikatakan\">3. Tidak Semua Hal Perlu Dikatakan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#4_Mencoba_Beradaptasi\" title=\"4. Mencoba Beradaptasi\">4. Mencoba Beradaptasi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#5_Konsultasi_dengan_Ahlinya\" title=\"5. Konsultasi dengan Ahlinya\">5. Konsultasi dengan Ahlinya<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#Cari_Tahu_Selengkapnya_tentang_Toxic_Family\" title=\"Cari Tahu Selengkapnya tentang Toxic Family\">Cari Tahu Selengkapnya tentang Toxic Family<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_sih_Toxic_Family\"><\/span><em>Apa sih Toxic Family?<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-13923\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Toxic-Family.jpg\" alt=\"\" width=\"532\" height=\"354\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23100449\/Toxic-Family.jpg 532w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23100449\/Toxic-Family-300x200.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23100449\/Toxic-Family-364x242.jpg 364w\" sizes=\"(max-width: 532px) 100vw, 532px\" \/><\/p>\n<p>Namanya kehidupan tentu tidak selalu mulus. Terutama dalam sebuah unit terkecil bernama keluarga, yang merupakan lingkup terkecil dan paling dekat dengan kita. Tapi apa daya jika dalam lingkup terkecil saja sering mendapati banyak permasalahan mulai dari yang wajar hingga yang tidak sehat.<\/p>\n<p>Tipis perbedaan sebuah perilaku hingga akhirnya dapat diidentifikasi bahwa hal tersebut\u00a0 merupakan <i>toxic<\/i>. Jika dalam suatu permasalahan, anggota keluarga merespon dengan perilaku seperti marah dan menuntut, untuk sesekali masih bisa dikatakan wajar.<\/p>\n<p>Namun jika tingkat kontinuitasnya tinggi dan perilakunya semakin menyimpang hingga merugikan sesama anggota keluarga, maka dapat dikatakan bahwa perilaku tersebut sudah menjadi <i>toxic<\/i>, yang akan terulang lagi dan lagi.<\/p>\n<p><i>Toxic family<\/i> adalah para anggota keluarga yang berperilaku saling menyakiti anggota lainnya baik secara lisan maupun verbal. Cara menyikapi permasalahan keluarga bukan untuk menemukan titik terang, namun justru membuat semakin rumit.<\/p>\n<p>Mereka juga lebih sering mementingkan ego masing-masing. Hingga akhirnya menyakiti anggota lain dalam keluarga. Mengapa ini bisa terjadi? Berikut penjelasannya.<\/p>\n<figure class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/psikologi-pasangan-manajemen-konflik-rumah-tangga?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/Psikologi_Pasangan___Manajemen_Konflik_Rumah_Tangga.jpg\" alt=\"Psikologi Pasangan: Manajemen Konflik Rumah Tangga\" width=\"560\" height=\"797\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Psikologi Pasangan: Manajemen Konflik Rumah Tangga<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/psikologi-pasangan-manajemen-konflik-rumah-tangga?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10480\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/button.png\" alt=\"tombol beli buku\" width=\"140\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button.png 140w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button-132x48.png 132w\" sizes=\"(max-width: 140px) 100vw, 140px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Dalam hubungan keluarga utamanya rumah tangga, merupakan hal yang amat wajar jika terjadi berbagai macam konflik mulai dari sederhana hingga yang cukup besar. Sebesar apapun konflik tentu dapat diselesaikan dengan baik selagi keduanya saling memahami dan ingin berbenah. Dalam buku ini menjelaskan berbagai macam permasalahan dan seperti apa peliknya rumah tangga.<\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Hadirnya_Perilaku_Toxic_dalam_Keluarga\"><\/span>Penyebab Hadirnya Perilaku <em>Toxic<\/em> dalam Keluarga<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Ada banyak faktor yang melandasi terjadinya hubungan <i>toxic <\/i>sesama anggota keluarga yang membuat hubungan menjadi tidak kondusif dan tidak nyaman.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Terjadi_Permasalahan_Besar_dalam_Keluarga\"><\/span>1. Terjadi Permasalahan Besar dalam Keluarga<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bisa dikatakan sebagian besar permasalahan dalam <i>toxic family<\/i> ini muncul dikarenakan adanya permasalahan yang tidak dapat dihindarkan dan membawa dampak besar bagi seluruh anggota keluarga. Beberapa contohnya seperti perceraian, musibah besar, menurunnya keadaan ekonomi keluarga secara drastis dan lainnya.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut tentu dapat mengguncang kestabilan emosi setiap anggota keluarga, apalagi pada para <i>toxic family<\/i>. Hingga akhirnya memunculkan serangkaian permasalahan baru beserta rentetan perilaku negatif mereka.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Anak_Memiliki_Gangguan_Fisik_atau_Sakit\"><\/span>2. Anak Memiliki Gangguan Fisik atau Sakit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pada beberapa kondisi keluarga, terkadang penyebab timbulnya perilaku <i>toxic<\/i> ini juga dipicu oleh gangguan fisik atau penyakit yang diderita anak mereka. Jika seorang anak terlahir dengan mengidap penyakit atau disabilitas tertentu, kadang memang membuat beberapa anggota dalam keluarga sedih hingga stres.<\/p>\n<p>Penyebabnya stres ini tidak jarang dikarenakan ekspektasi keluarga yang berharap anaknya menjadi sosok normal dan dapat dibanggakan. Sehingga hadirnya kondisi yang diluar kendali mereka ini dianggap sebagai musibah dan bencana yang menghancurkan impian-impian mereka hingga memicu perilaku <i>toxic <\/i>tersebut.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pengaruh_Etnis_dan_Budaya_Lingkungan_Tinggal\"><\/span>3. Pengaruh Etnis dan Budaya Lingkungan Tinggal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penyebab terbesar yang masih sering ditemui dalam masyarakat sekarang yaitu adanya pengaruh dari lingkungan tinggal suatu keluarga yang memegang erat budaya yang lebih sering memicu perilaku <i>toxic<\/i>.<\/p>\n<p>Misalnya, di indonesia sendiri pada beberapa daerah pelosok masih kerap terjadi budaya menikah muda, sehingga jika ada satu anak dari sebuah keluarga yang telah mencapai usia rata-rata pernikahan di sana.<\/p>\n<p>Tapi belum juga menikah, akan selalu digunjing atau mendapatkan tekanan sosial yang akhirnya mempengaruhi anggota keluarga tersebut. Tekanan ini akhirnya memunculkan perilaku <i>toxic<\/i> sesama anggota keluarga hingga melukai mereka secara lisan dan verbal.<\/p>\n<p>Meskipun kadang tujuannya untuk hal baik, sebuah perilaku dalam keluarga akan menjadi <i>toxic<\/i> jika merugikan lawan bicara tanpa adanya rasa bersalah dan empati terhadap orang yang dirugikan. Lalu, seperti apa ciri-cirinya?<\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri_Sikap_Toxic_Family\"><\/span>Ciri Sikap <em>Toxic Family<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-13924\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Toxic-Family1.jpg\" alt=\"\" width=\"520\" height=\"346\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23100531\/Toxic-Family1.jpg 520w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23100531\/Toxic-Family1-300x200.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23100531\/Toxic-Family1-364x242.jpg 364w\" sizes=\"(max-width: 520px) 100vw, 520px\" \/><\/p>\n<p>Supaya kamu dapat menghindari sifat <i>toxic<\/i> maka kamu perlu tahu cirinya supaya kamu tahu kapan harus membebaskan diri ketika keluarga sudah semakin <i>toxic<\/i>. Berikut ini merupakan ciri bahwa kamu berada dalam lingkungan keluarga yang beracun.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Merasa_Tidak_Nyaman_Dirumah_atau_dengan_Anggota_Keluarga\"><\/span>1. Merasa Tidak Nyaman Dirumah atau dengan Anggota Keluarga<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Rumah yang seharusnya identik sebagai tempat ternyaman yang selalu dirindukan mungkin tidak akan dirasakan oleh kamu, ketika berada dalam lingkungan <i>toxic<\/i> family.<\/p>\n<p>Berada dalam lingkup <i>toxic family<\/i> hanya akan membuat siapapun di dalamnya merasa tidak nyaman dan perasaan sesak yang membuat kamu ingin segera pergi dari sana.<\/p>\n<p>Bahkan tidak jarang, perasaan itu disebabkan oleh anggota keluarga tertentu yang membuatmu ingin selalu menghindarinya dan malas berhubungan dengannya.<\/p>\n<p>Selain dampaknya yang buruk, perilaku yang dilakukan dalam<i> toxic family <\/i>dapat membuat hubungan antar anggota keluarga renggang.<\/p>\n<figure class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/berpura-pura-bahagia-itu-melelahkan-how-to-avoid-toxic-happ?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/Berpura-Pura_Bahagia_Itu_Melelahkan__How_To_Avoid_Toxic_Happ.jpg\" alt=\"Berpura-Pura Bahagia Itu Melelahkan: How to Avoid Toxic Happiness and to Live Without Worry?\" width=\"637\" height=\"942\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Berpura-Pura Bahagia Itu Melelahkan: How to Avoid Toxic Happiness and to Live Without Worry?<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/berpura-pura-bahagia-itu-melelahkan-how-to-avoid-toxic-happ?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10480\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/button.png\" alt=\"tombol beli buku\" width=\"140\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button.png 140w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button-132x48.png 132w\" sizes=\"(max-width: 140px) 100vw, 140px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Tinggal di lingkungan yang toxic kerap membuat kita harus berpura-pura bahagia demi menyembunyikan luka. Lalu bagaimana cara agar kita berhenti berpura-pura? Buku dari Asti Musman akan mengajarkan kamu untuk menghindari hal <i>toxic<\/i> dan hidup tanpa kecemasan agar hidup menjadi lebih tenang.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Keluarga_Lebih_Sering_Menuntut_Dibandingkan_Mendukung\"><\/span>2. Keluarga Lebih Sering Menuntut Dibandingkan Mendukung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Apakah kamu merasa keluargamu terlalu menuntut banyak hal? Jika menuntut sewajarnya seperti untuk belajar giat, mungkin masih bisa dikatakan wajar.<\/p>\n<p>Namun jika tuntutan yang diminta tidak seimbang dengan dukungan tanpa memikirkan perasaanmu, maka kemungkinan keluargamu merupakan salah satu <i>toxic family.<\/i><\/p>\n<p>Lebih parahnya, terkadang kamu dibanding-bandingkan dengan anggota keluarga lain atas ketidakmampuanmu dalam suatu hal. Padahal seharusnya, sesama anggota keluarga saling memberikan dukungan supaya kamu juga dapat berkembang.<\/p>\n<figure class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/failure?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/9786020647074_FAILURE_C_1_4__PANDUAN_2-1.jpg\" alt=\"Failure\" width=\"561\" height=\"833\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Failure<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/failure?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10480\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/button.png\" alt=\"tombol beli buku\" width=\"140\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button.png 140w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button-132x48.png 132w\" sizes=\"(max-width: 140px) 100vw, 140px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Dalam <i>toxic family<\/i> kamu mungkin akan merasa tertekan atas tuntutan-tuntutan yang diberikan oleh orang sekitar. Hal tersebut juga membuatmu menjadi takut dengan yang namanya kegagalan. Namun, dalam buku ini kamu akan diberitahukan caranya supaya dapat berdamai dengan kegagalan.Bahwa kegagalan bukanlah mimpi buruk yang dapat kamu takuti.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Menyakiti_Secara_Lisan_dan_Verbal\"><\/span>3. Menyakiti Secara Lisan dan Verbal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Salah satu ciri yang dilakukan <i>toxic people<\/i> ini yaitu mereka kerap menyakiti secara lisan dan bahkan verbal lawan bicaranya. Baik secara sadar ataupun tidak, tetapi perilaku ini merupakan kebiasaan yang semakin sering dilakukan.<\/p>\n<p>Para anggota keluarga <i>toxic<\/i> cenderung memiliki temperamen yang tinggi dan sering mengeluarkan kata-kata yang mampu menyakiti lawan bicaranya. Hal ini membuat keadaan rumah menjadi sangat tidak kondusif dan tidak sehat bagi perkembangan anak-anak dalam rumah tersebut.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Jarang_Memberikan_Apresiasi\"><\/span>4. Jarang Memberikan Apresiasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pada umumnya sebuah keluarga akan memberikan respon positif berupa apresiasi atas usaha yang telah kamu lakukan, meskipun kadang hasil tidak sesuai harapan. Akan tetapi <i>toxic<\/i> family ini biasanya tidak terlalu memperdulikan hal-hal seperti ini.<\/p>\n<p>Anggota keluarga yang <i>toxic<\/i> ini akan lebih mementingkan diri sendiri daripada orang lain. Mereka mungkin akan menganggap urusan orang lain tidaklah penting. Apalagi urusan hati, orang-orang beracun dalam rumah ini tidak akan repot-repot menjaga perasaan anggota keluarga lainnya.<\/p>\n<p>Sehingga, sebesar apapun usaha yang sudah kamu kerahkan untuk mencapai sesuatu tidak akan mendapatkan apresiasi dan respon yang baik.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Kebutuhan_Tidak_Terpenuhi\"><\/span>5. Kebutuhan Tidak Terpenuhi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dalam rumah tangga tentu setiap anggota keluarga berhak memenuhi kebutuhan mereka, dan mendapatkan jaminan kenyamanan serta keamanan. Namun sayangnya, pada kondisi keluarga beracun ini kamu mungkin merasa ada banyak kebutuhan pokokmu yang tidak terpenuhi.<\/p>\n<p>Kebutuhan ini bisa jadi makanan, pakaian, tempat tinggal serta kebutuhan sekunder yang mampu mendukung kegiatanmu sehari-hari. Selain itu sebagai sesama manusia sudah semestinya kamu mendapatkan hak untuk merasa nyaman dan aman, mendapatkan hak asasi kamu sebagai salah satu anggota keluarga.<\/p>\n<p>Setelah membaca ulasan diatas, apakah kamu sudah bisa mengidentifikasi keluargamu termasuk golongan <i>toxic<\/i> atau tidak? Semoga kamu bukan salah satu orang yang berada dalam lingkungan yang kurang sehat tersebut.<\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_dari_Toxic_Family\"><\/span>Dampak dari <em>Toxic Family<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-13925\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Toxic-Family-2.jpg\" alt=\"\" width=\"518\" height=\"345\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23100745\/Toxic-Family-2.jpg 518w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23100745\/Toxic-Family-2-300x200.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23100745\/Toxic-Family-2-364x242.jpg 364w\" sizes=\"(max-width: 518px) 100vw, 518px\" \/><\/p>\n<p>Mengingat efeknya yang besar terhadap sesama anggota keluarga kamu mungkin tidak ini perilaku tersebut muncul pada keluarga tercinta. Oleh karena itu, penting untuk kamu mengetahui juga dampak yang ditimbulkan jika seseorang tinggal dalam keluarga <i>toxic<\/i> ini.<\/p>\n<p>Dampak paling besar yang mampu terjadi hingga jangka waktu panjang yaitu <i>toxic<\/i> family dapat mengganggu kestabilan mental seseorang. Ini dapat terjadi dalam jangka pendek atau terjadi dalam jangka waktu yang panjang. Bahkan seseorang yang \u2018normal\u2019 saja bisa menjadi \u2018gila\u2019 jika ditempatkan pada lingkungan yang tidak sehat ini.<\/p>\n<p><i>Toxic family<\/i> mampu memicu timbulnya stres, gangguan kecemasan, perasaan tidak aman, dan membuat seseorang menjadi introvert karena takut bertemu orang lain. Segala perlakuan buruk, kata-kata kasar, sifat yang tidak patut dicontoh akan terekam terus menerus dalam otak dan memunculkan aura negatif juga pada orang lain. Kondisi keluarga menjadi begitu negatif dan tidak nyaman.<\/p>\n<p>Lantas, jika sudah seperti itu bagaimana cara untuk menghadapi orang-orang <i>toxic<\/i> dalam keluarga ini? apakah jalan satu-satunya adalah memutuskan hubungan keluarga?<\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menghadapi_Anggota_Keluarga_yang_Toxic\"><\/span>Cara Menghadapi Anggota Keluarga yang <em>Toxic<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berada dalam lingkungan keluarga yang beracun mungkin membuat kamu ingin selalu pergi dari rumah, ingin kabur bahkan memutuskan hubungan dengan mereka sebab terlalu menyakitkan jika terus bersua.<\/p>\n<p>Namun, ada kalanya kita sulit untuk mengambil keputusan besar seperti itu. Sedangkan di sisi lain dalam hati sudah terasa muak dan lelah untuk menghadapi perilaku mereka.<\/p>\n<p>Maka kamu bisa menyikapinya dengan cara-cara berikut ini, supaya kondisi keluarga menjadi lebih baik.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Hindari_Para_Pemicu_Masalah\"><\/span>1. Hindari Para Pemicu Masalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Untuk mengurangi keterlibatan kamu dengan segudang masalah di keluarga, kamu harus menghindari sumber masalahnya. Sumber masalah ini bisa saja tentang suatu hal misal membicarakan topik sensitif, atau\u00a0 salah satu orang yang <i>toxic<\/i> misalnya orang yang paling sering menyebabkan masalah.<\/p>\n<p>Jika terjadi suatu masalah dalam keluarga, kamu tidak perlu turun tangan ketika masalah dirasa sudah semakin memburuk. Jangan membahas hal-hal yang dapat memancing emosi para <i>toxic people<\/i> itu.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Jangan_Takut_Berkata_Tidak\"><\/span>2. Jangan Takut Berkata &#8220;Tidak&#8221;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Terkadang, menolak dapat menjadi cara paling ampuh untuk mengurangi permasalahan dalam hidupmu. Terutama jika berada dalam keluarga <i>toxic<\/i>, kamu mungkin tidak ingin ikut campur urusan mereka, tetapi tidak enak sebab masih keluarga sendiri. Maka kamu perlu tahu kapan waktu yang tepat untuk berkata tidak ketika mereka memintamu untuk melakukan sesuatu yang sekiranya akan menambah masalah menjadi pelik.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Tidak_Semua_Hal_Perlu_Dikatakan\"><\/span>3. Tidak Semua Hal Perlu Dikatakan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pada beberapa situasi, kamu pasti pernah mengalami penyesalan ketika menceritakan sesuatu yang awalnya sepele menjadi masalah besar. Melihat kondisi ini maka kamu harus bisa menyortir apa saja hal-hal yang sensitif yang sekiranya tidak perlu diceritakan pada keluarga.<\/p>\n<p>Sebab keluarga <i>toxic <\/i>ini dapat dengan mudah mencari masalah jika ada sekecil apapun pemicunya. Hal yang tadinya sederhana dan biasa saja juga kadang dapat menyulut emosi para pelaku <i>toxic <\/i>ini.<\/p>\n<figure class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/prinsip-komunikasi-keluarga-1?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"\" src=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/ebook-covers\/62116\/thumb_image_normal\/BLK_PKK2021953186.jpg\" alt=\"Prinsip Komunikasi Keluarga\" width=\"484\" height=\"727\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Prinsip Komunikasi Keluarga<\/figcaption><\/figure>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10480\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/button.png\" alt=\"tombol beli buku\" width=\"140\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button.png 140w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button-132x48.png 132w\" sizes=\"(max-width: 140px) 100vw, 140px\" \/><\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Mencoba_Beradaptasi\"><\/span>4. Mencoba Beradaptasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Berada dalam keluarga yang kurang beracun memang tidak pernah mudah. Sudah baik jika kita tidak ikut terpengaruh menjadi <i>toxic<\/i> atau tidak stres. Sehingga kadang menjauhi mereka dengan cara keluar dan memutuskan hubungan menjadi jalan pintas terbaik.<\/p>\n<p>Namun, bagi kamu yang cukup tangguh untuk bertahan dalam keluarga yang <i>toxic<\/i> serta ingin memperbaiki situasi, kamu perlu tahu caranya beradaptasi dengan orang-orang tersebut. Selama tinggal dalam lingkungan yang sama, kamu pasti dapat memahami gerak-gerik, bahasa tubuh dan seperti apa sifat mereka.<\/p>\n<p>Dengan memahami mereka maka kamu bisa beradaptasi dan tahu bagaimana cara bersikap terhadap orang-orang tersebut. Sehingga akan meminimalisir munculnya permasalahan baru. Sebab, jika kamu menunggu mereka yang memahamimu dan berubah jadi lebih baik hal itu mungkin tidak akan terjadi.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Konsultasi_dengan_Ahlinya\"><\/span>5. Konsultasi dengan Ahlinya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jika kondisi keluarga sudah terlalu memburuk, atau jika kamu tidak sanggup menghadapi keluargamu, pergilah ke tenaga ahli untuk berkonsultasi masalah keluargamu. Dengan berkonsultasi kamu dapat memikirkan solusi yang jauh lebih matang dan siap.<\/p>\n<p>Dengan mengunjungi psikiater setidaknya ada orang lain yang dapat kamu ajak diskusi. Hal ini juga dapat membantu meringankan beban pikiran seputar keluargamu.<\/p>\n<p>Dalam beberapa kasus yang terjadi pada<i> toxic family<\/i> yang cukup parah hingga menyakiti sesama anggotanya, para ahli juga akan membantu menanganinya. Mereka akan membantumu menyelesaikan masalah, bekerjasama dengan para ahli dalam bidang kesejahteraan sosial.<\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cari_Tahu_Selengkapnya_tentang_Toxic_Family\"><\/span>Cari Tahu Selengkapnya tentang <em>Toxic Family<\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Setelah membaca ulasan diatas, apakah kamu termasuk salah satu yang lega karena keluargamu bukan golongan<i> toxic<\/i>? Tentu saja kita semua tidak ingin dan tidak pernah berharap hal ini terjadi pada keluarga siapapun, namun jika rupanya kamu menemukan<i> toxic<\/i> family seperti contoh di atas setidaknya kini kamu tahu cara menyikapinya.<\/p>\n<p>Para pelaku <i>toxic<\/i> ini mungkin juga sebenarnya tidak menyadari apa yang telah mereka perbuat, mungkin juga sebenarnya mereka orang baik yang sedang bingung cara menghadapi suatu masalah besar. Hingga harus melampiaskannya dengan cara-cara yang kurang baik.<\/p>\n<p>Ada begitu banyak ulasan mengenai para pelaku <i>toxic<\/i> seperti ini, dan juga cara menghindarinya supaya tidak terpengaruh. Kamu dapat membacanya melalui rekomendasi buku-buku ini.<\/p>\n<p>Gramedia hadir selalu sebagai #SahabatTanpaBatas untukmu, dengan menyediakan berbagai bacaan bermanfaat seputar psikologi dan masih banyak buku nonfiksi lainnya. Yuk, kunjungi laman kami\u00a0<a href=\"http:\/\/Gramedia.com\">http:\/\/Gramedia.com.<\/a><\/p>\n<figure class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/semoga-kamu-baik-baik-saja?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/cover_depan-SKBBS.jpg\" alt=\"Semoga Kamu Baik-Baik Saja\" width=\"596\" height=\"839\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-caption-text\">Semoga Kamu Baik-Baik Saja<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/semoga-kamu-baik-baik-saja?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10480\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/button.png\" alt=\"tombol beli buku\" width=\"140\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button.png 140w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button-132x48.png 132w\" sizes=\"(max-width: 140px) 100vw, 140px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Apakah kamu sedang dalam keadaan sedih, senang, marah, kecewa, bingung dan lainnya? mungkin buku ini adalah bacaan yang tepat untuk segala rasa hatimu saat ini. Buku tulisan Marcella Viona Legoh ini akan menemani kamu supaya jauh lebih tenang dan bahagia. Serta supaya kamu tahu cara mengatasi suasana hati kamu, bahkan ketika kamu tidak baik-baik saja.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n[vc_row][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Kategori Ilmu Berkaitan Psikologi\" tab_id=\"1609657986694-ec9fcf86-8e01\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-hrd-manajemen-sdm\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Pedoman HRD &amp; SDM<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-psikologi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Psikologi Best Seller<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/gramedia.com\/best-seller\/buku-psikologi-pendidikan-best-seller\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Psikologi Pendidikan<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/latihan-soal-cpns-online\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Soal CPNS<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/latihan-soal-psikotes-online\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Soal Psikotes<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/soal-psikotes-polri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Soal Psikotes Polri<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/soal-psikotes-tni\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Soal Psikotes TNI<\/a><\/li>\r\n\t\r\n\t\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Psikologi\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/konvergen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berpikir Konvergen<\/a>.<\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-balas-dendam-terbaik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Balas Dendam Terbaik<\/a>.<\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/circle-pertemanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Circle Pertemanan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/dark-psychology\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dark Psychology<\/a>.<\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menghilangkan-kebiasaan-buruk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk<\/a>.<\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengendalikan-emosi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengendalikan Emosi Secara Psikologi dan Pandangan Agama<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ciri Masa Pubertas<\/a><\/li> \t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ekstrovert\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ekstrovert<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/introvert\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Introvert<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kecemasan-berlebihan-anxiety-disorder\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kecemasan Berlebihan (Anxiety Disorder)<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kebiasaan-orang-jawa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kebiasaan Orang Jawa<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kebiasaan-orang-maluku\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kebiasaan Orang Maluku<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kebiasaan-orang-sunda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kebiasaan Orang Sunda<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kecerdasan-emosional\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kecerdasan Emosional<\/a><\/li> \r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-selalu-lapar-meski-sudah-makan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kenapa Selalu Lapar Meski Sudah Makan<\/a><\/li> \r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kumpulan-kisah-inspiratif-singkat-beserta-pesan-moral\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kisah Inspiratif Singkat<\/a>.<\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pengertian-emosi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Emosi<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/merasa-paling-tersakiti\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Merasa Paling Tersakiti<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pengertian-mind-mapping\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mind Mapping<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-psikolog-dan-psikiater\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan Psikolog dan Psikiater<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toleransi-dalam-islam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Toleransi Dalam Islam<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-people\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Toxic People<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-positivity\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Toxic Positivity<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Toxic Family<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/elegi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Elegi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/bullying-di-sekolah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bullying di Sekolah<\/a><\/li>\r\n\r\n\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-introvert-extrovert-ambivert\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tipe Kepribadian<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/filosofi-stoicism\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Filosofi Stoicism<\/a><\/li> \r\n  \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pola-pikir\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pola Pikir<\/a><\/li>  \r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/passion\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Passion<\/a><\/li>  \r\n  \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perilaku-asertif-pada-remaja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perilaku Asertif Pada Remaja<\/a><\/li> \r\n  \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/parenting-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Parenting Anak<\/a><\/li>    \r\n\t <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/urutan-zodiak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Urutan Zodiak<\/a><\/li>   \r\n\t <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/zodiak-cancer\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Zodiak Cancer<\/a><\/li>   \t\t\r\n\t <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/urutan-12-shio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Urutan Shio<\/a><\/li>  \r\n\t <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/long-distance-relationship\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Long Distance Relationship<\/a><\/li> \r\n\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pola-hidup-bersih-dan-sehat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pola Hidup Bersih dan Sehat<\/a><\/li> \t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-memanfaatkan-waktu-liburan-sekolah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara memanfaatkan waktu liburan sekolah<\/a><\/li> \t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/hidup-sederhana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hidup Sederhana<\/a><\/li> \t\t\t\t \t\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/social-anxiety-disorder\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Social Anxiety Disorder<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fobia-sosial\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fobia Sosial<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/panic-attack\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Panic Attack<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/gesture\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gesture<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/dampak-pergaulan-bebas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dampak Pergaulan Bebas<\/a><\/li>\t\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/love-language\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Love Language<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/penyebab-orang-merasa-iri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Penyebab Orang Merasa Iri<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tipe Kepribadian Manusia<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/sifat-manusia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sifat Manusia<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/social-sinking\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Social Sinking<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-psikologi-tentang-cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fakta Psikologi Tentang Cinta<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/sandwich-generation\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sandwhich Generation<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/exulansis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Exulansis<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/terapi-kognitif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Terapi Kognitif<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/verbal-abuse\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Verbal Abuse<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/silent-treatment\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Silent Treatment<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-alpha-beta-omega-gamma-delta-sigma\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">6 Tipe Kepribadian<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-psikiater-dan-psikolog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan Psikiater dan Psikolog<\/a><\/li>\r\n\t<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Toxic family adalah para anggota keluarga yang berperilaku saling menyakiti anggota lainnya baik secara lisan maupun verbal. Tinggal dalam lingkungan yang kurang sehat secara mental memang dapat memicu stres semua orang, tak terkecuali bagi mereka yang sudah dewasa. Lingkup inner circle yang negatif mampu membawa pengaruh yang negatif juga bagi siapapun di dalamnya. Kalau sudah [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533080,"featured_media":13928,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1905],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, &amp; Cara Menanganinya - Gramedia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, &amp; Cara Menanganinya dari Gramedia dan rekomendasi buku terkait\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, &amp; Cara Menanganinya - Gramedia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, &amp; Cara Menanganinya dari Gramedia dan rekomendasi buku terkait\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-08-24T03:32:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-30T01:25:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23104450\/TOXIC-FAMILY.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1880\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1255\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"R Adinda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23104450\/TOXIC-FAMILY.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23104450\/TOXIC-FAMILY.jpeg\",\"width\":1880,\"height\":1255},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/\",\"name\":\"Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, & Cara Menanganinya - Gramedia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-08-24T03:32:54+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-30T01:25:21+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, & Cara Menanganinya dari Gramedia dan rekomendasi buku terkait\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, &#038; Cara Menanganinya\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dc19a84f8c9b397f22a3dd35d7c774ab\"},\"headline\":\"Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, &#038; Cara Menanganinya\",\"datePublished\":\"2021-08-24T03:32:54+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-30T01:25:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#webpage\"},\"wordCount\":2110,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23104450\/TOXIC-FAMILY.jpeg\",\"articleSection\":[\"Buku Psikologi\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dc19a84f8c9b397f22a3dd35d7c774ab\",\"name\":\"R Adinda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/adinda-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/adinda-96x96.jpg\",\"caption\":\"R Adinda\"},\"description\":\"Dunia psikologi memang selalu menarik untuk dibahas. Selain menarik, dunia dengan mengetahui dunia psikologi akan membantu seseorang dalam dalam mengenali dirinya sendiri.\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/r-adinda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, & Cara Menanganinya - Gramedia","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, & Cara Menanganinya dari Gramedia dan rekomendasi buku terkait","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, & Cara Menanganinya - Gramedia","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, & Cara Menanganinya dari Gramedia dan rekomendasi buku terkait","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2021-08-24T03:32:54+00:00","article_modified_time":"2023-06-30T01:25:21+00:00","og_image":[{"width":1880,"height":1255,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23104450\/TOXIC-FAMILY.jpeg","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23104450\/TOXIC-FAMILY.jpeg","size":"full","id":13928,"alt":"","pixels":2359400,"type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"R Adinda","Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23104450\/TOXIC-FAMILY.jpeg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23104450\/TOXIC-FAMILY.jpeg","width":1880,"height":1255},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/","name":"Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, & Cara Menanganinya - Gramedia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#primaryimage"},"datePublished":"2021-08-24T03:32:54+00:00","dateModified":"2023-06-30T01:25:21+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, & Cara Menanganinya dari Gramedia dan rekomendasi buku terkait","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, &#038; Cara Menanganinya"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dc19a84f8c9b397f22a3dd35d7c774ab"},"headline":"Arti Toxic Family: Ciri, Dampak, &#038; Cara Menanganinya","datePublished":"2021-08-24T03:32:54+00:00","dateModified":"2023-06-30T01:25:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#webpage"},"wordCount":2110,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/23104450\/TOXIC-FAMILY.jpeg","articleSection":["Buku Psikologi"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dc19a84f8c9b397f22a3dd35d7c774ab","name":"R Adinda","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/adinda-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/adinda-96x96.jpg","caption":"R Adinda"},"description":"Dunia psikologi memang selalu menarik untuk dibahas. Selain menarik, dunia dengan mengetahui dunia psikologi akan membantu seseorang dalam dalam mengenali dirinya sendiri.","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/r-adinda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13922"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533080"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13922"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13922\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14128,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13922\/revisions\/14128"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13928"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13922"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13922"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13922"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}