{"id":12859,"date":"2021-07-02T13:10:14","date_gmt":"2021-07-02T06:10:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?p=12859"},"modified":"2023-06-30T08:24:25","modified_gmt":"2023-06-30T01:24:25","slug":"ciri-masa-pubertas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/","title":{"rendered":"Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan &#038; Laki-Laki"},"content":{"rendered":"<p>Semua orang pasti pernah dan akan mengalami masa pubertas.\u00a0 Bahkan tidak hanya remaja saja yang kerap dibuat stres karena harus beradaptasi dengan kondisi baru ini. Para orang tua juga dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan fisik dan sifat sang anak. Terlebih lagi ketika pandemi seperti ini anak-anak diwajibkan belajar dari rumah. Sehingga para orang tua benar-benar menjadi orang pertama yang menghadapi para anak mereka yang sedang puber.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#Pengertian_Pubertas\" title=\"Pengertian Pubertas\">Pengertian Pubertas<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#Ciri_Masa_Pubertas_Pada_Anak_Perempuan\" title=\"Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan\">Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#Rekomendasi_Buku_Terkait_Pubertas\" title=\"Rekomendasi Buku Terkait Pubertas\">Rekomendasi Buku Terkait Pubertas<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#Growing_Up_Mindful\" title=\"Growing Up Mindful\">Growing Up Mindful<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#Be_A_Dream_Parent\" title=\"Be A Dream Parent\">Be A Dream Parent<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#Ciri_Masa_Pubertas_Pada_Anak_Lelaki\" title=\"Ciri Masa Pubertas Pada Anak Lelaki\">Ciri Masa Pubertas Pada Anak Lelaki<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#Pubertas_Datang_Lebih_Dini\" title=\"Pubertas Datang Lebih Dini\">Pubertas Datang Lebih Dini<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#Artikel_Terkait_Psikologi\" title=\"Artikel Terkait Psikologi\">Artikel Terkait Psikologi<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Pubertas\"><\/span><b>Pengertian Pubertas<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Masa puber adalah masa dimana seseorang telah memiliki kematangan dan kedewasaan secara seksual. Puber pada umumnya dialami anak pada usia peralihan sekolah dari SD ke SMP.<\/p>\n<p>Pada anak perempuan umumnya mengalami masa puber sekitar umur 10-14 tahun, sedangkan anak lelaki mengalami masa puber diantara umur 12-16 tahun. Dilihat dari umurnya dapat disimpulkan bahwa anak perempuan cenderung lebih cepat dewasa daripada anak lelaki.<\/p>\n<p>Saat ini banyak orang tua yang telah menyadari bahwa pertumbuhan anak-anak mereka tergolong pesat. Pertumbuhan yang cepat ini nantinya juga akan mempengaruhi pubertas yang juga lebih cepat lagi. Bahkan terkadang beberapa orang tua mengeluhkan karena sulit untuk memahami jalan pikiran sang anak yang sedang dalam masa puber.<\/p>\n<p>Menghadapi masa puber memang tidak mudah, baik bagi anak yang bersangkutan atau orang tua mereka. Banyaknya perubahan yang ada selama masa puber menyebabkan para remaja harus mulai beradaptasi dengan perubahan diri mereka.\u00a0 Hal ini juga menyebabkan para remaja puber menjadi lebih sensitif.<\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri_Masa_Pubertas_Pada_Anak_Perempuan\"><\/span><b>Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-12837\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/daniel-spase-s4bml9X2lVs-unsplash.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"963\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/01125433\/daniel-spase-s4bml9X2lVs-unsplash.jpg 640w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/01125433\/daniel-spase-s4bml9X2lVs-unsplash-199x300.jpg 199w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/01125433\/daniel-spase-s4bml9X2lVs-unsplash-561x844.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/01125433\/daniel-spase-s4bml9X2lVs-unsplash-364x548.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/01125433\/daniel-spase-s4bml9X2lVs-unsplash-608x915.jpg 608w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>Sama dengan anak laki-laki, perempuan juga mengalami banyak perubahan fisik dan emosi selama memasuki masa pubertas mereka. Perempuan memasuki masa pubertas lebih cepat dibandingkan anak lelaki, sehingga selain perubahan fisik anak perempuan menjadi lebih sensitif dan dewasa daripada lelaki. Mereka juga perlu beradaptasi dengan kebiasaan-kebiasaan baru sebagai perempuan yang beranjak dewasa. Beberapa ciri yang menandai anak perempuan sudah memasuki masa pubertas akan dipaparkan dibawah ini.<\/p>\n<ol>\n<li>\u00a0 \u00a0 Pertumbuhan Pesat<\/li>\n<\/ol>\n<p>Anak dalam masa pubertas akan mengalami pertumbuhan super pesat. Bahkan dalam beberapa kasus pertumbuhan pesat secara fisik bisa melebihi ekspektasi para orang tua. Anak perempuan akan menjadi jauh lebih tinggi dan tangan serta kaki menjadi lebih jenjang. Untuk para orang tua yang ingin membelikan baju dan sepatu bagi anak mereka, perlu bersiap membeli ukuran yang lebih besar. Sebab pesatnya pertumbuhan badan anak mampu membuat semua baju menjadi tidak muat dalam waktu dekat.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Pertumbuhan Payudara<\/li>\n<\/ol>\n<p>Anak perempuan memiliki ciri utama yaitu mengalami pertumbuhan pesat di bagian payudara. Pada anak perempuan, payudara mereka akan tumbuh membesar hingga mereka benar-benar dewasa. Pada umumnya memerlukan waktu 3 sampai 5 tahun untuk payudara anak berkembang sepenuhnya seperti orang dewasa. Namun, itu semua kembali pada genetika setiap anak yang diturunkan oleh orang tua mereka.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Pinggang Melebar<\/li>\n<\/ol>\n<p>Perubahan fisik lainnya yang jelas terlihat adalah semakin melebarnya ukuran pinggang anak perempuan. Pesatnya pertumbuhan si anak menyebabkan berat badan serta ukuran baju dan celana pun menjadi bertambah juga. Celana yang biasanya muat pun menjadi tak muat lagi.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Periode Menstruasi<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dari semua tanda-tanda pubertas pada anak perempuan, periode menstruasi mungkin dapat dikatakan menjadi masa yang paling tangguh. Anak perempuan selama menginjak masa pubertas akan mengalami kenaikan hormon dan menstruasi.<\/p>\n<p>Pada umumnya menstruasi pada anak perempuan terjadi pada usia 12-13 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan jika terjadi lebih cepat atau justru lebih lambat. Beberapa anak juga memiliki fase menstruasi yang \u2018sulit\u2019.\u00a0 Sebab di hari pertama mereka menstruasi terkadang perut terasa kram dan melilit. Tetapi, hal ini tidak terjadi pada semua anak.<\/p>\n<p>Pada masa awal pubertas siklus menstruasi yang ada pada setiap anak perempuan pun berbeda-beda tergantung gen dan kondisi tubuh mereka. Ada anak-anak yang sudah menstruasi dengan siklus yang lancar seperti setiap 28 hari sekali. Namun, ada pula yang mengalami siklus menstruasi jarang-jarang seperti 3 bulan sekali.<\/p>\n<p>Para ibu sebaiknya memberikan pengarahan agar anak-anak mulai memperhatikan siklus menstruasi mereka. Anak-anak yang sedang beradaptasi dengan masa pubertas ini tentu juga sering bimbang dalam hal menstruasi tetapi malu untuk mengungkapkannya. Sehingga ada baiknya jika para ibu melakukan pendekatan terhadap anak-anak mereka.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Munculnya Keputihan<\/li>\n<\/ol>\n<p>Ketika anak mulai puber biasanya akan muncul noda baru berwarna putih atau keruh di celana dalam mereka. Itu adalah keputihan yang kemunculannya menandai bahwa anak memang sedang memasuki masa puber.<\/p>\n<p>Debit ini adalah cairan yang diproduksi oleh tubuh untuk membersihkan vagina. Sehingga kemunculannya adalah hal yang cukup umum dan dialami oleh banyak anak perempuan. Para ibu dapat memberikan penjelasan kepada anak bahwa keputihan ini adalah hal yang wajar sekali. Sebab ini merupakan kali pertama, maka wajar bila anak perempuan yang mengalami ini akan bertanya-tanya.<\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Berjerawat<\/li>\n<\/ol>\n<p>Sama dengan anak laki-laki, perempuan juga mengalami kenaikan hormon yang sedang pesat-pesatnya. Sehingga seluruh bagian tubuh pun mengalami pertumbuhan yang pesat pula. Hormon-hormon tersebut juga menjadi pemicu munculnya jerawat dan komedo di area wajah bahkan badan mereka.<\/p>\n<p>Maka tidak perlu panik jika anak di usia ini mulai melakukan perawatan dan menjaga penampilan. Itu artinya mereka menyadari bahwa mereka sedang berada di masa pubertas dan perlu untuk mulai merawat diri.<\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Perubahan Bentuk Tubuh<\/li>\n<\/ol>\n<p>Seiring berjalannya waktu masa puber membuat perubahan signifikan pada tubuh anak-anak. Selain perubahan fisik yang semakin tinggi, beberapa anak dalam masa pubernya mengalami penambahan berat badan. Beberapa bahkan tampak menggendut karena perubahan hormon-hormon didalam tubuh yang juga memicu perubahan secara fisik. Sebagian anak di masa pubernya cenderung lebih suka tidur, sehari-hari menjadi cepat mengantuk.<\/p>\n<p>Hal ini juga salah satu perubahan yang ada. Contoh lainnya yaitu anak-anak yang dulunya tidak suka makan menjadi lebih banyak makan makanan berat dan camilan, yang pada akhirnya menyebabkan berat badan mereka naik. Akan tetapi itu semua kembali pada genetik yang ada didalam tubuh masing-masing anak.<\/p>\n<ol start=\"8\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Tumbuhnya Rambut Atau Bulu Halus<\/li>\n<\/ol>\n<p>Semakin lama pertumbuhan anak-anak menjadi semakin nampak. Memasuki masa puber, pada tubuh anak-anak yang awalnya mulus akan mulai tumbuh rambut atau bulu halus di sekitar kemaluan dan ketiak. Bahkan beberapa anak perempuan juga memiliki bulu halus di area kumis mereka.<\/p>\n<p>Ini adalah kondisi yang wajar karena beberapa perempuan memang memiliki kumis halus yang tampak samar tidak seperti anak laki-laki. Tumbuh nya bulu-bulu di sekitar ketiak juga memicu bau keringat di area tersebut. Sehingga anak-anak diusia ini perlu dibimbing untuk mulai menjaga badan mereka agar tetap bersih.<\/p>\n<ol start=\"9\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Perubahan Suasana Hati<\/li>\n<\/ol>\n<p>Fase pubertas dapat menjadi fase yang sulit untuk anak-anak.\u00a0 Banyak diantara mereka yang kesulitan beradaptasi dengan kondisi mereka yang baru. Mulai berjerawat, bau badan menjadi lebih kuat beberapa anak bahkan naik berat badannya.<\/p>\n<p>Hal seperti ini tidak jarang membuat mereka minder. Terutama untuk anak perempuan yang memang lebih sensitif, rasanya seperti <i>roller-coaster<\/i>. <i>Mood<\/i> dan suasana hati yang cenderung tak menentu dan sulit dipahami. Ini terkadang membuat para orang tua menjadi serba salah, namun kita tidak bisa menyalahkan sang anak juga. Sebab mereka mungkin juga sulit untuk menjelaskan perasaan mereka.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rekomendasi_Buku_Terkait_Pubertas\"><\/span>Rekomendasi Buku Terkait Pubertas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Growing_Up_Mindful\"><\/span>Growing Up Mindful<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/growing-up-mindful?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/Webp.net-resizeimage.jpg\" alt=\"Growing Up Mindful\" width=\"650\" height=\"967\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/growing-up-mindful?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-10480 size-full\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/button.png\" alt=\"tombol beli buku\" width=\"140\" height=\"51\" data-wp-editing=\"1\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button.png 140w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button-132x48.png 132w\" sizes=\"(max-width: 140px) 100vw, 140px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Membentuk Anak yang Bahagia &amp; Berkesadaran Pikiran Skill yang harus dimiliki anak-anak di masa depan adalah kecerdasan emosi, rasa ingin tahu tinggi, berani mengambil keputusan, dan berdaya juang. Salah satu cara untuk menyiapkannya adalah dengan melatih mindfulness pada mereka. Selama ini mungkin Anda berpikir bahwa mindfulness atau kesadaran pikiran hanyalah untuk orang dewasa, dan mengajarkan mindfulness pada anak adalah hal yang mustahil.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Mungkin Anda juga mengira bahwa praktik mindfulness adalah duduk bersila dengan tenang selama berjam-jam. Semua anggapan itu dipatahkan oleh Dr. Christopher Willard, seorang praktisi mindfulness yang sudah berpengalaman lebih dari 20 tahun. Praktik mindfulness sangat bisa diterapkan oleh anakanak dalam sebuah permainan, olahraga, jalan-jalan, dan setiap aktivitas sehari-hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Di buku ini, Dr. Willard menuliskan lengkap panduan praktisnya. Semua bentuk latihan mindfulness bisa Anda lakukan bersama anak-anak baik di rumah, lingkungan bermain, maupun sekolah. Yuk, kita bantu anak-anak meningkatkan fokus dan kebahagiaan, serta mengurangi kecemasannya dengan mindfulness.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Be_A_Dream_Parent\"><\/span>Be A Dream Parent<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/be-a-dream-parent?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full\" src=\"https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/721090368_Cover_Be_A_Dream_Parent.jpg\" alt=\"Be A Dream Parent\" width=\"650\" height=\"983\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/be-a-dream-parent?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10480\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/button.png\" alt=\"tombol beli buku\" width=\"140\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button.png 140w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/08122753\/button-132x48.png 132w\" sizes=\"(max-width: 140px) 100vw, 140px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Anak membawa kebahagiaan bagi orang tua. Menjadi orang tua idaman yang di idolakan anak bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi meskipun tidak mudah kita tetap bisa mewujudkan hal tersebut. Cara yang bisa kita lakukan adalah dengan menumbuhkan kesadaran kita sebagai orang tua, senantiasa belajar memahami dan mengasuh anak, karena orang tua sebagai guru pertama dan utama bagi anak.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Semoga lembaran-lembaran dari artikel dalam buku ini dapat bermanfaat bagi para orang tua, dan bermanfaat bagi siapapun yang ingin mengetahui bagaimana cara menjadi orang tua idaman yang diidolakan anak, orang tua yang bisa memahami kebutuhan anak, orang tua yang kompak dalam mengasuh anak sehingga dapat terlahir anak-anak hebat, anak-anak yang bisa menjadi generasi yang bermartabat, sehat jasmani dan sehat rohani.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Mampu menjadi generasi yang bisa memberi manfaat, bagi diri sendiri, orang tua, agama, dan negara. Selamat membaca. Semoga bermanfaat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri_Masa_Pubertas_Pada_Anak_Lelaki\"><\/span><b>Ciri Masa Pubertas Pada Anak Lelaki<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-12838\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/hisu-lee-2qvxIr_DXGo-unsplash.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"960\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/01125553\/hisu-lee-2qvxIr_DXGo-unsplash.jpg 640w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/01125553\/hisu-lee-2qvxIr_DXGo-unsplash-200x300.jpg 200w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/01125553\/hisu-lee-2qvxIr_DXGo-unsplash-561x842.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/01125553\/hisu-lee-2qvxIr_DXGo-unsplash-364x546.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/01125553\/hisu-lee-2qvxIr_DXGo-unsplash-608x912.jpg 608w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/>Ada banyak hal yang berubah selama masa pubertas. Baik secara fisik dan emosi\u00a0 juga akan jauh berbeda. Masa puber adalah jembatan peralihan dari masa anak-anak ke remaja. Sehingga, beberapa remaja akan cenderung mengalami perubahan sikap selama fase pubertas ini. Yang terpenting adalah para orang tua harus mampu memahami perasaan anak-anak mereka.<\/p>\n<p>Salah satu ciri yang paling mudah dilihat selama pubertas adalah perubahan fisik. Dibawah ini adalah secara fisik perubahan yang terjadi pada anak lelaki.<\/p>\n<ol>\n<li>\u00a0 \u00a0 Pertumbuhan Testis<\/li>\n<\/ol>\n<p>Awal masa puber pada lelaki ditandai dengan pertumbuhan penis dan testis yang mulai membesar. Sehingga produksi hormon testosteron pun juga semakin banyak. Hormon ini juga nantinya akan mempengaruhi sikap dan perilaku si anak tersebut. Anak laki-laki akan benar-benar mencapai masa pubertasnya sekitar dua tahun setelah awal fase pubertas tiba.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Tumbuh Rambut<\/li>\n<\/ol>\n<p>Laki-laki yang sedang beranjak dewasa selama masa pubertas juga memiliki perubahan fisik dengan tumbuhnya rambut atau bulu di sekitar alat kelamin dan ketiak. Selain itu, di bagian wajah lelaki juga biasanya ditandai dengan tumbuhnya bulu di sekitar dagu dan kumis.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Produksi Keringat Bertambah<\/li>\n<\/ol>\n<p>Selama fase pubertas hormon lelaki meningkat menjadi lebih tinggi.\u00a0 Hal ini memicu produksi keringat yang juga bertambah banyak sebab kelenjar keringat bekerja lebih cepat. Maka jangan heran jika di masa-masa SMP anak laki-laki cenderung mulai memiliki bau badan yang jauh lebih kuat. Selain aktivitas mereka yang semakin tinggi, hormon dalam tubuh mereka yang sedang puber juga memicu keringat lebih banyak.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Mimpi Basah<\/li>\n<\/ol>\n<p>Saat masa puber, anak lelaki biasanya mengalami ereksi dan ejakulasi. Ejakulasi pertama yang dialami menandakan bahwa anak tersebut memasuki fase pubertas. Ejakulasi ini biasanya muncul ketika mimpi basah. Terkadang anak lelaki tanpa ada alasan yang jelas, sudah bangun tidur dalam keadaan ereksi.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Perubahan Suara<\/li>\n<\/ol>\n<p>Perubahan suara selama masa pubertas memang sangat \u2018kentara\u2019. Tidak seperti anak perempuan, suara lelaki akan cenderung berubah menjadi lebih berat saat memasuki fase puber.<\/p>\n<p>Memang tidak semua anak lelaki suaranya akan menjadi berat sekali. Beberapa anak yang memiliki jenis suara lebih nyaring akan terdengar sama. Namun, jika diperhatikan sebenarnya tetap ada perubahan suara dari saat anak-anak dan saat dewasa. Itulah mengapa anak penyanyi cilik laki-laki suaranya akan terdengar berbeda ketika mereka menyanyi lagi saat dewasa.<\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Berjerawat<\/li>\n<\/ol>\n<p>Tingginya produksi hormon ketika mencapai masa pubertas pada lelaki selain memicu kelenjar keringat bekerja lebih keras, juga memicu munculnya jerawat pada wajah serta badan. Sehingga tidak heran jika selama masa peralihan ini anak-anak mulai merawat diri dengan menggunakan sabun wajah ataupun skincare. Agar wajah tetap bersih sehingga dapat mengurangi kemunculan jerawat.<\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Bertambah Tinggi<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pernahkah kamu merasa dahulu teman SD tampak sama tinggi denganmu, namun ketika reuni SMP tiba-tiba dia menjadi super tinggi? Anak laki-laki memang memiliki tumbuh kembang yang jauh lebih pesat ketika sudah menginjak masa pubertas. Jadi tidak heran jika laki-laki yang dahulu pendek bisa tiba-tiba bertambah tinggi.<\/p>\n<p>Saat anak memasuki jenjang sekolah menengah pertama pada umumnya mereka masih tampak kecil, namun ketika memasuki kelas dua mereka dapat bertambah tinggi dengan pesat. Hal ini disebabkan anak laki-laki semasa pubertas mampu bertambah tinggi sekitar 7-8 cm setiap tahunnya.<\/p>\n<ol start=\"8\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Otot-otot mulai terbentuk<\/li>\n<\/ol>\n<p>Berbeda dengan perempuan, anak lelaki yang pada dasarnya memiliki jumlah otot yang jauh lebih banyak pun semakin terbentuk selama masa pubertas. Meskipun mereka tidak melakukan olahraga rutin atau sengaja membentuk badan, secara otomatis otot-otot didalam tubuh anak laki-laki akan bertumbuh dan mengencang. Sehingga beberapa otot akan tampak lebih menonjol dibandingkan saat mereka masih anak-anak. Dengan banyaknya otot-otot tubuh ini, tenaga remaja laki-laki pun menjadi lebih kuat. Maka tidak heran jika di masa remaja mereka sedang aktif-aktifnya.<\/p>\n<ol start=\"9\">\n<li>\u00a0 \u00a0 Tumbuhnya Jakun<\/li>\n<\/ol>\n<p>Sama seperti lelaki dewasa pada umumnya, remaja di fase pubertas ini juga ditandai dengan tumbuhnya jakun. Pada dasarnya anak lelaki sudah memiliki jakun namun belum menonjol. Masa pubertas juga memicu hormon tubuh anak laki-laki sehingga jakun yang awalnya tak terlihat pun menjadi menonjol.<\/p>\n<p>Dilihat dari segi fisiknya, ada begitu banyak perubahan yang terjadi pada tubuh anak lelaki. Selain itu, secara emosional remaja anak laki-laki dan perempuan yang sedang puber juga cenderung tidak stabil.<\/p>\n<p>Beberapa anak sering menunjukan perubahan sikap dan <i>mood<\/i> di masa peralihan ini. mereka cenderung lebih sensitif, menginginkan privasi, ingin dimengerti. Maka tidak heran jika remaja di usia ini cenderung memilih bercerita dengan teman mereka karena merasa teman seusianya lebih memahaminya daripada orang tua.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pubertas_Datang_Lebih_Dini\"><\/span><b>Pubertas Datang Lebih Dini<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-12707\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/merawat-gigi-kucing.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"640\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/28135948\/merawat-gigi-kucing.jpg 960w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/28135948\/merawat-gigi-kucing-300x200.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/28135948\/merawat-gigi-kucing-768x512.jpg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/28135948\/merawat-gigi-kucing-561x374.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/28135948\/merawat-gigi-kucing-364x243.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/28135948\/merawat-gigi-kucing-728x485.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/28135948\/merawat-gigi-kucing-608x405.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/28135948\/merawat-gigi-kucing-758x505.jpg 758w\" sizes=\"(max-width: 960px) 100vw, 960px\" \/><\/p>\n<p>Baik anak laki-laki maupun perempuan mengalami banyak perubahan diri secara fisik dan emosi. Ciri-ciri pubertas yang disebutkan tidak selalu semuanya terjadi pada masing-masing anak. Akan tetapi sebagian besar anak yang menginjak masa pubertas mengalaminya.<\/p>\n<p>Selain itu, ada banyak faktor yang menentukan bahwa perubahan yang terjadi selama fase puber ini. beberapa faktor seperti genetika yang diturunkan dari orang tua, pola hidup dan asupan makanan anak-anak.<\/p>\n<p>Saat ini ada banyak orang tua yang merasa bahwa anak-anak mereka memasuki masa puber jauh lebih dini daripada mereka dahulu. Hal ini juga terjadi bukan tanpa alasan. Beberapa hal yang mampu menjadi pemicu anak puber lebih awal adalah adanya gangguan kesehatan.<\/p>\n<p>Jika anak perempuan mengalami menstruasi sebelum menginjak usia 8 tahun maka, hal ini dianggap anak tersebut terlalu dini mengalami masa pubertas. Pada umumnya anak yang memiliki gangguan kesehatan berpengaruh terhadap menstruasi yang\u00a0 terlalu cepat atau terlalu lambat.<\/p>\n<p>Faktor lain yang menyebabkan anak menjadi puber lebih awal yaitu karena asupan nutrisi dan gizi anak pada zaman ini jauh lebih sehat dan baik bagi pertumbuhan. Sehingga, hal ini memicu pesatnya pertumbuhan tubuh dan masa pubertas pun datang lebih awal. Tidak heran jika anak sekarang dapat dikatakan \u2018bongsor-bongsor\u2019 karena kebutuhan nutrisi dan gizi mereka lebih dari cukup.<\/p>\n<p>Paparan bahan kimia yang sering ditemukan di produk-produk perawatan yang digunakan anak-anak juga dapat memicu hormon estrogen pada tubuh anak menjadi lebih banyak sehingga mampu mempercepat pubertas. Oleh karena itu, perlu diperhatikan pemakaian produk aman bagi anak kecil.<\/p>\n<p>Keharmonisan keluarga juga dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Beberapa anak yang tinggal di keluarga yang kurang harmonis cenderung mengalami pubertas yang lebih awal. Penyebabnya karena anak-anak ini secara tidak langsung dituntut untuk memahami kondisi keluarganya. Hal-hal seperti mampu mendewasakan anak secara mental namun juga memicu datangnya pubertas yang jauh lebih dini.<\/p>\n<p>Pada akhirnya kita paham apa saja yang terjadi terhadap anak-anak yang tengah memasuki masa puber dan tahu bagaimana cara menghadapinya. Anak-anak yang menjadi lebih sensitif selama masa puber mereka, sebenarnya membutuhkan banyak masukan dari orang terdekat. Sebagai orang tua ada baiknya jika mau memahami situasi sang anak dan terus melakukan pendekatan tanpa menghilangkan privasi yang anak-anak ingin miliki. Untuk mengetahui dan lebih memahami tumbuh kembang anak kamu bisa membaca buku parenting di bawah ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Artikel_Terkait_Psikologi\"><\/span>Artikel Terkait Psikologi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n[vc_row][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Kategori Ilmu Berkaitan Psikologi\" tab_id=\"1609657986694-ec9fcf86-8e01\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-hrd-manajemen-sdm\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Pedoman HRD &amp; SDM<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-psikologi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Psikologi Best Seller<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/gramedia.com\/best-seller\/buku-psikologi-pendidikan-best-seller\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Buku Psikologi Pendidikan<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/latihan-soal-cpns-online\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Soal CPNS<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/latihan-soal-psikotes-online\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Soal Psikotes<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/soal-psikotes-polri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Soal Psikotes Polri<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/soal-psikotes-tni\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Soal Psikotes TNI<\/a><\/li>\r\n\t\r\n\t\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Psikologi\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/konvergen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berpikir Konvergen<\/a>.<\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-balas-dendam-terbaik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Balas Dendam Terbaik<\/a>.<\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/circle-pertemanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Circle Pertemanan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/dark-psychology\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dark Psychology<\/a>.<\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menghilangkan-kebiasaan-buruk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk<\/a>.<\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengendalikan-emosi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengendalikan Emosi Secara Psikologi dan Pandangan Agama<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ciri Masa Pubertas<\/a><\/li> \t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ekstrovert\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ekstrovert<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/introvert\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Introvert<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kecemasan-berlebihan-anxiety-disorder\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kecemasan Berlebihan (Anxiety Disorder)<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kebiasaan-orang-jawa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kebiasaan Orang Jawa<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kebiasaan-orang-maluku\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kebiasaan Orang Maluku<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kebiasaan-orang-sunda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kebiasaan Orang Sunda<\/a><\/li>\r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kecerdasan-emosional\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kecerdasan Emosional<\/a><\/li> \r\n    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-selalu-lapar-meski-sudah-makan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kenapa Selalu Lapar Meski Sudah Makan<\/a><\/li> \r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kumpulan-kisah-inspiratif-singkat-beserta-pesan-moral\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kisah Inspiratif Singkat<\/a>.<\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pengertian-emosi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Emosi<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/merasa-paling-tersakiti\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Merasa Paling Tersakiti<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pengertian-mind-mapping\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mind Mapping<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-psikolog-dan-psikiater\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan Psikolog dan Psikiater<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toleransi-dalam-islam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Toleransi Dalam Islam<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-people\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Toxic People<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-positivity\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Toxic Positivity<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/toxic-family\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Toxic Family<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/elegi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Elegi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/bullying-di-sekolah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bullying di Sekolah<\/a><\/li>\r\n\r\n\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-introvert-extrovert-ambivert\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tipe Kepribadian<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/filosofi-stoicism\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Filosofi Stoicism<\/a><\/li> \r\n  \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pola-pikir\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pola Pikir<\/a><\/li>  \r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/passion\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Passion<\/a><\/li>  \r\n  \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perilaku-asertif-pada-remaja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perilaku Asertif Pada Remaja<\/a><\/li> \r\n  \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/parenting-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Parenting Anak<\/a><\/li>    \r\n\t <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/urutan-zodiak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Urutan Zodiak<\/a><\/li>   \r\n\t <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/zodiak-cancer\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Zodiak Cancer<\/a><\/li>   \t\t\r\n\t <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/urutan-12-shio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Urutan Shio<\/a><\/li>  \r\n\t <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/long-distance-relationship\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Long Distance Relationship<\/a><\/li> \r\n\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pola-hidup-bersih-dan-sehat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pola Hidup Bersih dan Sehat<\/a><\/li> \t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-memanfaatkan-waktu-liburan-sekolah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara memanfaatkan waktu liburan sekolah<\/a><\/li> \t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/hidup-sederhana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hidup Sederhana<\/a><\/li> \t\t\t\t \t\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/social-anxiety-disorder\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Social Anxiety Disorder<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fobia-sosial\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fobia Sosial<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/panic-attack\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Panic Attack<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/gesture\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gesture<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/dampak-pergaulan-bebas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dampak Pergaulan Bebas<\/a><\/li>\t\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/love-language\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Love Language<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/penyebab-orang-merasa-iri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Penyebab Orang Merasa Iri<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-manusia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tipe Kepribadian Manusia<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/sifat-manusia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sifat Manusia<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/social-sinking\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Social Sinking<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-psikologi-tentang-cinta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fakta Psikologi Tentang Cinta<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/sandwich-generation\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sandwhich Generation<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/exulansis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Exulansis<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/terapi-kognitif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Terapi Kognitif<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/verbal-abuse\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Verbal Abuse<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/silent-treatment\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Silent Treatment<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tipe-kepribadian-alpha-beta-omega-gamma-delta-sigma\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">6 Tipe Kepribadian<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-psikiater-dan-psikolog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan Psikiater dan Psikolog<\/a><\/li>\r\n\t<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semua orang pasti pernah dan akan mengalami masa pubertas.\u00a0 Bahkan tidak hanya remaja saja yang kerap dibuat stres karena harus beradaptasi dengan kondisi baru ini. Para orang tua juga dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan fisik dan sifat sang anak. Terlebih lagi ketika pandemi seperti ini anak-anak diwajibkan belajar dari rumah. Sehingga para orang tua [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533080,"featured_media":12861,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1905],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan &amp; Laki-Laki - Gramedia.com<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan &amp; Laki-Laki dari Gramedia dan rekomendasi buku terkait\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan &amp; Laki-Laki - Gramedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan &amp; Laki-Laki dari Gramedia dan rekomendasi buku terkait\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-07-02T06:10:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-30T01:24:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/02130130\/ciri-masa-pubertas-pada-anak-perempuan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"R Adinda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/02130130\/ciri-masa-pubertas-pada-anak-perempuan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/02130130\/ciri-masa-pubertas-pada-anak-perempuan.jpg\",\"width\":1280,\"height\":853,\"caption\":\"ciri masa pubertas pada anak perempuan\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/\",\"name\":\"Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan & Laki-Laki - Gramedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-07-02T06:10:14+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-30T01:24:25+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan & Laki-Laki dari Gramedia dan rekomendasi buku terkait\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan &#038; Laki-Laki\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dc19a84f8c9b397f22a3dd35d7c774ab\"},\"headline\":\"Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan &#038; Laki-Laki\",\"datePublished\":\"2021-07-02T06:10:14+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-30T01:24:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#webpage\"},\"wordCount\":2443,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/02130130\/ciri-masa-pubertas-pada-anak-perempuan.jpg\",\"articleSection\":[\"Buku Psikologi\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dc19a84f8c9b397f22a3dd35d7c774ab\",\"name\":\"R Adinda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/adinda-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/adinda-96x96.jpg\",\"caption\":\"R Adinda\"},\"description\":\"Dunia psikologi memang selalu menarik untuk dibahas. Selain menarik, dunia dengan mengetahui dunia psikologi akan membantu seseorang dalam dalam mengenali dirinya sendiri.\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/r-adinda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan & Laki-Laki - Gramedia.com","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan & Laki-Laki dari Gramedia dan rekomendasi buku terkait","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan & Laki-Laki - Gramedia.com","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan & Laki-Laki dari Gramedia dan rekomendasi buku terkait","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2021-07-02T06:10:14+00:00","article_modified_time":"2023-06-30T01:24:25+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/02130130\/ciri-masa-pubertas-pada-anak-perempuan.jpg","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/02130130\/ciri-masa-pubertas-pada-anak-perempuan.jpg","size":"full","id":12861,"alt":"ciri masa pubertas pada anak perempuan","pixels":1091840,"type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"R Adinda","Estimasi waktu membaca":"13 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/02130130\/ciri-masa-pubertas-pada-anak-perempuan.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/02130130\/ciri-masa-pubertas-pada-anak-perempuan.jpg","width":1280,"height":853,"caption":"ciri masa pubertas pada anak perempuan"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/","name":"Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan & Laki-Laki - Gramedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#primaryimage"},"datePublished":"2021-07-02T06:10:14+00:00","dateModified":"2023-06-30T01:24:25+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan & Laki-Laki dari Gramedia dan rekomendasi buku terkait","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan &#038; Laki-Laki"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dc19a84f8c9b397f22a3dd35d7c774ab"},"headline":"Ciri-Ciri Masa Pubertas Pada Anak Perempuan &#038; Laki-Laki","datePublished":"2021-07-02T06:10:14+00:00","dateModified":"2023-06-30T01:24:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#webpage"},"wordCount":2443,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ciri-masa-pubertas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/02130130\/ciri-masa-pubertas-pada-anak-perempuan.jpg","articleSection":["Buku Psikologi"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/dc19a84f8c9b397f22a3dd35d7c774ab","name":"R Adinda","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/adinda-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/adinda-96x96.jpg","caption":"R Adinda"},"description":"Dunia psikologi memang selalu menarik untuk dibahas. Selain menarik, dunia dengan mengetahui dunia psikologi akan membantu seseorang dalam dalam mengenali dirinya sendiri.","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/r-adinda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12859"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533080"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12859"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12859\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12862,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12859\/revisions\/12862"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12861"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12859"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12859"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12859"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}