{"id":11257,"date":"2022-07-22T14:54:31","date_gmt":"2022-07-22T07:54:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?p=11257"},"modified":"2024-05-28T13:06:08","modified_gmt":"2024-05-28T06:06:08","slug":"cara-membuat-makalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Makalah: Pengertian, Struktur, Jenis dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><strong>Cara Membuat Makalah<\/strong> yang Sesuai dengan Kaidah Penulisan Ilmiah dan Tips Membuat Makalah untuk Pemula.<\/p>\n<p>Seorang dosen, peneliti, mahasiswa dan siswa semua pernah mendapatkan tugas rumah dari sang pengajar atau pembimbing untuk membuat karya ilmiah berupa makalah yang diberikan dalam bentuk individu maupun kelompok.<\/p>\n<p>Menyusun makalah pekerjaan yang gampang-gampang susah, karena harus memperhatikan kaidah menulis makalah yang benar seperti apa. Tak gampang juga untuk menentukan sebuah tema makalah yang nantinya akan menjadi pokok permasalahan yang dibahas di dalamnya.<\/p>\n<p>Namun, setiap anak didik (pelajar) pernah salah dalam membuat makalah hingga harus merevisinya dan mengkonsultasikan kembali hasilnya kepada pembimbing. Kesalahannya pun beragam misalnya seperti menentukan kerangka pembahasan yang kurang tepat, ada kalimat rancu yang kurang dimengerti, atau membuat kalimat yang tidak <em>to the point<\/em>, format penulisannya salah,\u00a0 bahkan menata kembali dari awal karena subjek yang akan dibuat serupa dengan makalah terdahulu dan masih banyak lagi rintangan yang mesti dilalui.<\/p>\n<p>Salah satu diantara kamu pernah mengalami hal serupa, &#8216;kan? Pasti perlu tenaga dan mengerahkan isi otak untuk membetulkannya. Nah, kamu tak perlu risau, sekarang kita akan bahas gimana cara membuat makalah yang benar dan juga contoh-contohnya. Yuk, disimak, ya!<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#Back_to_School_Ceriakan_Momen_Bersekolah_Anak\" title=\"Back to School: Ceriakan Momen Bersekolah Anak!\">Back to School: Ceriakan Momen Bersekolah Anak!<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#Back_to_School_Ceriakan_Momen_Bersekolah_Anak-2\" title=\"Back to School: Ceriakan Momen Bersekolah Anak!\">Back to School: Ceriakan Momen Bersekolah Anak!<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#A_Pengertian_Makalah\" title=\"A. Pengertian Makalah\">A. Pengertian Makalah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#B_Manfaat_Menyusun_Makalah\" title=\"B. Manfaat Menyusun Makalah\">B. Manfaat Menyusun Makalah<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#Manfaat_Menyusun_Makalah_Bagi_Penulis\" title=\"Manfaat Menyusun Makalah Bagi Penulis\">Manfaat Menyusun Makalah Bagi Penulis<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#Manfaat_Menyusun_Makalah_Bagi_Pembaca\" title=\"Manfaat Menyusun Makalah Bagi Pembaca\">Manfaat Menyusun Makalah Bagi Pembaca<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#Manfaat_Menyusun_Makalah_Bagi_Pembimbing\" title=\"Manfaat Menyusun Makalah Bagi Pembimbing\">Manfaat Menyusun Makalah Bagi Pembimbing<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#C_Jenis_Makalah\" title=\"C. Jenis Makalah\">C. Jenis Makalah<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#1_Makalah_Deduktif\" title=\"1. Makalah Deduktif\">1. Makalah Deduktif<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#2_Makalah_Induktif\" title=\"2. Makalah Induktif\">2. Makalah Induktif<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#3_Makalah_Campuran\" title=\"3. Makalah Campuran\">3. Makalah Campuran<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#D_Karakteristik_Makalah_yang_Baik\" title=\"D. Karakteristik Makalah yang Baik\">D. Karakteristik Makalah yang Baik<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#E_Ciri-ciri_Makalah_yang_baik\" title=\"E. Ciri-ciri Makalah yang baik\">E. Ciri-ciri Makalah yang baik<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#1_Kontribusi\" title=\"1. Kontribusi\">1. Kontribusi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#2_Orisinalitas\" title=\"2. Orisinalitas\">2. Orisinalitas<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#3_Pernyataan_Permasalahan\" title=\"3. Pernyataan Permasalahan\">3. Pernyataan Permasalahan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#4_Aspek_Kelayakan_Feasibility\" title=\"4. Aspek Kelayakan (Feasibility)\">4. Aspek Kelayakan (Feasibility)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#F_Syarat-Syarat_Isi_Makalah\" title=\"F. Syarat-Syarat Isi Makalah\">F. Syarat-Syarat Isi Makalah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#G_Struktur_Makalah\" title=\"G. Struktur Makalah\">G. Struktur Makalah<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-20\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#1_CoverSampul_Makalah\" title=\"1. Cover\/Sampul Makalah\">1. Cover\/Sampul Makalah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-21\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#2_Kata_pengantar\" title=\"2. Kata pengantar\">2. Kata pengantar<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-22\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#3_Daftar_isi\" title=\"3. Daftar isi\">3. Daftar isi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-23\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#4_Bab_I_Pendahuluan\" title=\"4. Bab I : Pendahuluan\">4. Bab I : Pendahuluan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-24\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#5_Bab_II_Pembahasan\" title=\"5. Bab II : Pembahasan\">5. Bab II : Pembahasan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-25\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#6_Bab_III_Penutup\" title=\"6. Bab III : Penutup\">6. Bab III : Penutup<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-26\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#7_Daftar_Pustaka\" title=\"7. Daftar Pustaka\">7. Daftar Pustaka<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-27\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#H_Cara_Menemukan_Masalah_Penelitian_dan_Membuat_Rumusan_Masalah\" title=\"H. Cara Menemukan Masalah Penelitian dan Membuat Rumusan Masalah\">H. Cara Menemukan Masalah Penelitian dan Membuat Rumusan Masalah<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-28\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#a_Ciri-ciri_Rumusan_Masalah_yang_Efektif\" title=\"a. Ciri-ciri Rumusan Masalah yang Efektif\">a. Ciri-ciri Rumusan Masalah yang Efektif<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-29\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#b_Tips_Memilih_Masalah_Penelitian\" title=\"b. Tips Memilih Masalah Penelitian\">b. Tips Memilih Masalah Penelitian<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-30\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#c_Kesalahan_Umum_dalam_Perumusan_Masalah\" title=\"c. Kesalahan Umum dalam Perumusan Masalah\">c. Kesalahan Umum dalam Perumusan Masalah<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-4\"><li class=\"ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-31\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#1_Konsep_yang_dibuat_atau_sudah_disusun_ternyata_belum_matang_immature\" title=\"1) Konsep yang dibuat atau sudah disusun ternyata belum matang (immature)\">1) Konsep yang dibuat atau sudah disusun ternyata belum matang (immature)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-32\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#2_Gagasan_yang_ditawarkan_belum_akurat\" title=\"2) Gagasan yang ditawarkan belum akurat\">2) Gagasan yang ditawarkan belum akurat<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-33\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#3_Kurang_memberi_kontribusi_untuk_masa_depan\" title=\"3) Kurang memberi kontribusi untuk masa depan\">3) Kurang memberi kontribusi untuk masa depan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-34\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#4_Ketidaktepatan_fenomena_penelitian_dengan_metode_analisis_yang_dipakai\" title=\"4) Ketidaktepatan fenomena penelitian dengan metode analisis yang dipakai\">4) Ketidaktepatan fenomena penelitian dengan metode analisis yang dipakai<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-35\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#d_Jenis-jenis_Rumusan_Masalah\" title=\"d. Jenis-jenis Rumusan Masalah\">d. Jenis-jenis Rumusan Masalah<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-4\"><li class=\"ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-36\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#1_Rumusan_Masalah_Deskriptif\" title=\"1) Rumusan Masalah Deskriptif\">1) Rumusan Masalah Deskriptif<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-37\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#2_Rumusan_Masalah_Komparatif\" title=\"2) Rumusan Masalah Komparatif\">2) Rumusan Masalah Komparatif<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-38\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#3_Rumusan_Masalah_Asosiatif\" title=\"3) Rumusan Masalah Asosiatif\">3) Rumusan Masalah Asosiatif<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-39\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#I_Cara_Membuat_Makalah_yang_Benar\" title=\"I. Cara Membuat Makalah yang Benar\">I. Cara Membuat Makalah yang Benar<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-40\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#1_Siapkan_Segala_Hal_yang_Dibutuhkan_Data_Referensi_Prasarana_yang_Lengkap\" title=\"1. Siapkan Segala Hal yang Dibutuhkan Data, Referensi, Prasarana yang Lengkap\">1. Siapkan Segala Hal yang Dibutuhkan Data, Referensi, Prasarana yang Lengkap<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-41\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#2_Penulisan_yang_sesuai_dengan_pedoman\" title=\"2. Penulisan yang sesuai dengan pedoman\">2. Penulisan yang sesuai dengan pedoman<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-42\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#3_Membuat_Judul_Makalah\" title=\"3. Membuat Judul Makalah\">3. Membuat Judul Makalah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-43\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#4_Tulis_Makalah_Sesuai_Kerangka_Makalah\" title=\"4. Tulis Makalah Sesuai Kerangka Makalah\">4. Tulis Makalah Sesuai Kerangka Makalah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-44\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#5_Pemeriksaan_kelengkapan_hasil_tulisan\" title=\"5. Pemeriksaan kelengkapan hasil tulisan\">5. Pemeriksaan kelengkapan hasil tulisan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-45\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#J_Cara_Membuat_Makalah_SMA_dan_SMP\" title=\"J. Cara Membuat Makalah SMA dan SMP\">J. Cara Membuat Makalah SMA dan SMP<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-46\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#1_Menentukan_Topik_Pembahasan\" title=\"1. Menentukan Topik Pembahasan\">1. Menentukan Topik Pembahasan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-47\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#2_Menentukan_Judul_Makalah\" title=\"2. Menentukan Judul Makalah\">2. Menentukan Judul Makalah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-48\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#3_Mencari_dan_Mengumpulkan_Semua_Referensi_Makalah\" title=\"3. Mencari dan Mengumpulkan Semua Referensi Makalah\">3. Mencari dan Mengumpulkan Semua Referensi Makalah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-49\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#4_Menyusun_Makalah_dengan_Struktur_yang_Baik_dan_Benar\" title=\"4. Menyusun Makalah dengan Struktur yang Baik dan Benar\">4. Menyusun Makalah dengan Struktur yang Baik dan Benar<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-50\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#5_Melakukan_Pengecekan_dan_Pengeditan\" title=\"5. Melakukan Pengecekan dan Pengeditan\">5. Melakukan Pengecekan dan Pengeditan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-51\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#Contoh_Makalah_yang_Benar_Kuliah\" title=\"Contoh Makalah yang Benar (Kuliah)\">Contoh Makalah yang Benar (Kuliah)<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-52\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#Cover_Makalah\" title=\"Cover Makalah\">Cover Makalah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-53\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#KATA_PENGANTAR\" title=\"KATA PENGANTAR\">KATA PENGANTAR<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-54\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#DAFTAR_ISI\" title=\"DAFTAR ISI\">DAFTAR ISI<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-55\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#BABI_PENDAHULUAN\" title=\"BABI PENDAHULUAN\">BABI PENDAHULUAN<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-4\"><li class=\"ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-56\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#A_LATAR_BELAKANG\" title=\"A. LATAR BELAKANG\">A. LATAR BELAKANG<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-57\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#B_Rumusan_Masalah\" title=\"B. Rumusan Masalah\">B. Rumusan Masalah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-58\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#C_Tujuan\" title=\"C. Tujuan\">C. Tujuan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-59\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#BAB_II_PEMBAHASAN\" title=\"BAB II PEMBAHASAN\">BAB II PEMBAHASAN<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-4\"><li class=\"ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-60\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#A_Manfaat_Pancasila_Untuk_Indonesia\" title=\"A. Manfaat Pancasila Untuk Indonesia\">A. Manfaat Pancasila Untuk Indonesia<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-61\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#B_Seandainya_Indonesia_Tanpa_Pancasila\" title=\"B. Seandainya Indonesia Tanpa Pancasila\">B. Seandainya Indonesia Tanpa Pancasila<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-62\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#BAB_III_PENUTUP\" title=\"BAB III PENUTUP\">BAB III PENUTUP<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-4\"><li class=\"ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-63\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#A_Kesimpulan\" title=\"A. Kesimpulan\">A. Kesimpulan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-64\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#Langkah_langkah_membuat_makalah_sederhana\" title=\"Langkah langkah membuat makalah sederhana?\">Langkah langkah membuat makalah sederhana?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-65\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#Struktur_makalah_apa_saja\" title=\"Struktur makalah apa saja?\">Struktur makalah apa saja?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-66\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#Apa_saja_isi_dari_makalah_yang_benar\" title=\"Apa saja isi dari makalah yang benar?\">Apa saja isi dari makalah yang benar?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-67\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#Apa_yang_dimaksud_dengan_makalah\" title=\"Apa yang dimaksud dengan makalah?\">Apa yang dimaksud dengan makalah?<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Back_to_School_Ceriakan_Momen_Bersekolah_Anak\"><\/span><b>Back to School: Ceriakan Momen Bersekolah Anak!<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kabar gembira dari <\/span><b>Gramedia<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">! Buat Ayah, Bunda, Kakak, dan Adik yang ingin menjelajahi perlengkapan sekolah, sekarang adalah waktu yang tepat! Karena sebentar lagi bakal masuk musim liburan dan gak lama lagi tahun ajaran baru akan dimulai kembali! Tentunya liburan harus diisi dengan kegiatan yang menyenangkan dan juga edukatif biar Kakak dan Adik di rumah tetap semangat balik ke sekolah nanti!?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untungnya, Gramedia mengadakan promo <\/span><b>Back to School<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> khusus untuk bantu menyuntikkan semangat Kakak dan Adik buat balik ke sekolah usai liburan, nih. Ada beragam diskon menarik untuk tas, buku tulis hingga stationery baru dari <\/span><b>Faber Castell, Estudee, hingga Greebel<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk informasi promo lengkapnya silakan klik gambar, ya! Cek juga halaman promonya biar bisa langsung pilih produk pilihan dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">checkout<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">! Selamat berbelanja ?? Dan jangan lupa buat terus borong buku di <\/span><b>Gramedia.com<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> terus karena promonya gak bakal pernah habis!??<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Back_to_School_Ceriakan_Momen_Bersekolah_Anak-2\"><\/span><b>Back to School: Ceriakan Momen Bersekolah Anak!<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kabar gembira dari <\/span><b>Gramedia<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">! Buat Ayah, Bunda, Kakak, dan Adik yang ingin menjelajahi perlengkapan sekolah, sekarang adalah waktu yang tepat! Karena sebentar lagi bakal masuk musim liburan dan gak lama lagi tahun ajaran baru akan dimulai kembali! Tentunya liburan harus diisi dengan kegiatan yang menyenangkan dan juga edukatif biar Kakak dan Adik di rumah tetap semangat balik ke sekolah nanti!?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untungnya, Gramedia mengadakan promo <\/span><b>Back to School<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> khusus untuk bantu menyuntikkan semangat Kakak dan Adik buat balik ke sekolah usai liburan, nih. Ada beragam diskon menarik untuk tas, buku tulis hingga stationery baru dari <\/span><b>Faber Castell, Estudee, hingga Greebel<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk informasi promo lengkapnya silakan klik gambar, ya! Cek juga halaman promonya biar bisa langsung pilih produk pilihan dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">checkout<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">! Selamat berbelanja ?? Dan jangan lupa buat terus borong buku di <\/span><b>Gramedia.com<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> terus karena promonya gak bakal pernah habis!??<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"A_Pengertian_Makalah\"><\/span>A. Pengertian Makalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) makalah diartikan dalam dua pengertian yakni tulisan resmi tentang suatu pokok yang dimaksudkan untuk dibacakan di muka umum dalam suatu persidangan dan yang sering disusun untuk diterbitkan; karya tulis pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau perguruan tinggi.<\/p>\n<p>Sederhananya, makalah itu karya tulis bersifat ilmiah yang pembahasannya difokuskan pada suatu masalah tertentu, telah melalui proses penelitian, observasi dan riset lapangan secara benar dan aktual. Pembahasan isi masalah dalam makalah berhubungan dengan suatu mata kuliah, atau bidang spesialisasi tertentu.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"B_Manfaat_Menyusun_Makalah\"><\/span>B. Manfaat Menyusun Makalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Biar tambah yakin menulis makalah, ketahuilah manfaat membuat makalah yang bisa kamu rasakan setelah karyamu berhasil ditayangkan di situs jurnal ilmiah resmi seperti di laman perpustakaan kampus atau sekolah, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, SageJournal, ScienceDirect dan lain sebagainya. Berikut ini manfaat menulis makalah ini yang biasanya bisa dirasakan oleh penulis, pembaca, dan pembimbing.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Menyusun_Makalah_Bagi_Penulis\"><\/span>Manfaat Menyusun Makalah Bagi Penulis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Tentunya manfaat yang dirasakan oleh pembuat karya ilmiah semakin kaya wawasan, secara langsung otak dilatih untuk berpikir secara fokus, menjadi teliti dan jeli karena setiap penulisan pasti ada yang dikoreksi, tahu mana yang harus diperbaiki atau diubah.<\/p>\n<p>Membuat karya tulis ilmiah, penulis dituntut untuk menguasai materi atau subjek penelitian. Maka tak ayal, penulis melakukan riset pencarian sumber yang tepat untuk dijadikan bahan referensi bisa dari jurnal yang mirip, buku dan artikel kredibel jadi bertambah ilmu yang dikuasai pada bidang tersebut. Secara tak langsung, penulis dilatih menjadi pribadi yang sabar karena harus melewati serangkaian proses agar karyamu layak untuk ditayangkan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Menyusun_Makalah_Bagi_Pembaca\"><\/span>Manfaat Menyusun Makalah Bagi Pembaca<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Siapapun yang membaca karya makalahmu akan mendapatkan pengetahuan dan pemahaman baru dari makalah tersebut. Terkadang pembaca membutuhkan informasi tambahan dengan subjek serupa, dan menemukan karyamu yang dijadikan referensi untuk memecahkan suatu masalah atau sebagai perbandingan dengan tulisan lain yang mirip dengan penelitian yang ada di dalam makalahmu. Menjadikan karyamu sebuah contoh untuk pembaca menulis karya ilmiahnya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Menyusun_Makalah_Bagi_Pembimbing\"><\/span>Manfaat Menyusun Makalah Bagi Pembimbing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Seorang pembimbing pun memperoleh manfaat dari makalah yang kamu buat. Kenapa demikian? Karena dari setiap karya ilmiah akan tercipta pemahaman baru dari sebuah bidang, memberikan sumbangan pemikiran mengenai perkembangan keilmuan dan pemecahan suatu topik rumusan masalah.<\/p>\n<p>Berkat kamu sebagai anak didiknya, dia akan belajar memahami karakter dari setiap anak didik bagaimana menerima dan memahami bidang yang diteliti dan punya cara khusus untuk membimbing, agar tersampaikan dengan jelas, mudah dan tetap memerhatikan pedoman penulisan ilmiah. Para pembimbing juga akan mempelajari dari setiap tulisan anak didiknya, menganalisis dimana letak kesalahan atau kekurangan di dalam makalah yang sedang dikerjakan.<\/p>\n<p>Oleh karenanya, pembimbing juga bisa banget dijadikan sarana pelengkap untuk diskusi bersama, anggap saja sebagai temanmu sendiri tak perlu takut ataupun segan kalau mau karyamu mendapatkan hasil yang terbaik.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"C_Jenis_Makalah\"><\/span>C. Jenis Makalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berdasarkan dari jenis kajiannya, makalah terdapat tiga jenis makalah:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Makalah_Deduktif\"><\/span><strong>1. Makalah Deduktif<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Makalah deduktif adalah makalah yang didasarkan pada kajian teoritis yang relevan dengan permasalahan yang dibahas<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Makalah_Induktif\"><\/span><strong>2. Makalah Induktif<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Makalah induktif adalah makalah yang ditulis berdasarkan data empiris yang bersifat objektif berdasarkan apa yang diperoleh dari lapangan namun tetap relevan dengan pembahasan<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Makalah_Campuran\"><\/span><strong>3. Makalah Campuran<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Makalah campuran adalah makalah yang disusun atau ditulis berdasarkan kajian toritis dan data empiris. Artinya makalah campuran ini adalah penggabungan antara makalah deduktif dan makalah induktif.<\/p>\n<p>Di dalam <strong>makalah campuran<\/strong> terdapat enam kategori berdasarkan subjek rumusan masalah yang dibahas berupa:<\/p>\n<p><strong>a. Makalah Ilmiah<\/strong> merupakan makalah yang isinya membahas permasalahan yang ditulis dari hasil studi ilmiah dan jenis makalah ini tidak berdasarkan pendapat atau opini dari penulis yang bersifat subyektif.<\/p>\n<p><strong>b. Makalah Kerja<\/strong> merupakan makalah dengan kajian yang\u00a0 diperoleh dari hasil sebuah penelitian dan memungkinkan seorang penulis makalah tersebut berargumentasi dari permasalahan yang dibahas yang diperolehnya melalui sebuah proses penelitian dan itu artinya opini yang bersifat subyektif dari penulis.<\/p>\n<p><strong>c. Makalah Kajian<\/strong> merupakan makalah yang isinya sebagai suatu sarana pemecahan suatu masalah yang bersifat kontroversial.<\/p>\n<p><strong>d. Makalah Posisi<\/strong> merupakan makalah yang disusun atas permintaan suatu pihak yang fungsinya sebagai alternatif pemecahan masalah yang kontroversial. Prosedur yang digunakan sebagai pembahasan dan penulisannya dilakukan secara ilmiah<\/p>\n<p><strong>e. Makalah Analisis<\/strong> merupakan makalah bersifat objektif-empiris. Adapun sumber data yang didapatkan berdasarkan pengalaman yang diperoleh dari penemuan, percobaan, dan pengamatan yang telah dilakukan.<\/p>\n<p><strong>f. Makalah Tanggapan<\/strong>\u00a0merupakan makalah yang sering dijadikan sebagai tugas mata kuliah bagi mahasiswa yang isinya merupakan reaksi terhadap suatu bacaan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"D_Karakteristik_Makalah_yang_Baik\"><\/span>D. Karakteristik Makalah yang Baik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sebuah makalah yang baik harus terdapat karakteristik di dalamnya ada:<\/p>\n<ol>\n<li>Merupakan hasil kajian literatur dan laporan pelaksanaan suatu kegiatan lapangan yang sesuai dengan cakupan permasalahan pokok suatu bidang ilmu tertentu atau bahasan.<\/li>\n<li>Mendistribusikan sebuah pemahaman tentang permasalahan teoritik yang dikaji atau kemampuan seseorang dalam menerapkan suatu prosedur, prinsip, atau teori yang berhubungan dengan studi kasus yang ditelaah<\/li>\n<li>Menonjolkan kemampuan terhadap pemahaman terhadap isi dari berbagai sumber yang digunakan<\/li>\n<li>Menjadi alat pengukur kemampuan seorang dosen, peneliti, mahasiswa dan siswa mampu memadupadankan beberapa informasi menjadi satu karya tulis yang utuh. Serta melatih fokus dalam penggunaan tata bahasa, memperhatikan kaidah puebi secara benar dan tepat, etika mengutip dalam penulisan dan menyimpulkan inti dari bahasan.<\/li>\n<li>Isi makalah harus mempunyai sistematika dan tidak acak-acakan dengan kaidah penulisan ilmiah yang telah diatur oleh lembaga pendidikan terkait.<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"E_Ciri-ciri_Makalah_yang_baik\"><\/span>E. Ciri-ciri Makalah yang baik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pemilihan atau penetapan masalah yang dikatakan baik dalam penelitian perlu menjadi pertimbangan peneliti. Masalah dapat dikatakan baik jika memiliki:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kontribusi\"><\/span>1. Kontribusi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Salah satu ciri masalah yang baik adalah dapat memberi kontribusi kepada beberapa aspek, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">pengembangan teori baru<\/li>\n<li aria-level=\"1\">perbaikan metode<\/li>\n<li aria-level=\"1\">manfaat dan implikasi aplikatif<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Orisinalitas\"><\/span>2. Orisinalitas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bukan merupakan pengulangan terhadap penelitian lain, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">masalah yang diteliti<\/li>\n<li aria-level=\"1\">kerangka konsep<\/li>\n<li aria-level=\"1\">pendekatan<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pernyataan_Permasalahan\"><\/span>3. Pernyataan Permasalahan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li>pernyataan penelitian<\/li>\n<li>gambaran asosiasi dua atau lebih fenomena terukur<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Aspek_Kelayakan_Feasibility\"><\/span>4. Aspek Kelayakan (Feasibility)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ol>\n<li aria-level=\"2\">dapat dijawab<\/li>\n<li aria-level=\"2\">pertimbangan waktu dan biaya<\/li>\n<li aria-level=\"2\">tingkat pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki<\/li>\n<li aria-level=\"2\">daya dukung fasilitas dan sumber daya lain<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"F_Syarat-Syarat_Isi_Makalah\"><\/span>F. Syarat-Syarat Isi Makalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_33157\" aria-describedby=\"caption-attachment-33157\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-33157\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/student-g25d5efdab_1920.jpg\" alt=\"cara membuat makalah\" width=\"542\" height=\"361\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/11120146\/student-g25d5efdab_1920.jpg 1920w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/11120146\/student-g25d5efdab_1920-300x200.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/11120146\/student-g25d5efdab_1920-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/11120146\/student-g25d5efdab_1920-768x512.jpg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/11120146\/student-g25d5efdab_1920-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/11120146\/student-g25d5efdab_1920-561x374.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/11120146\/student-g25d5efdab_1920-1122x748.jpg 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/11120146\/student-g25d5efdab_1920-364x243.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/11120146\/student-g25d5efdab_1920-728x485.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/11120146\/student-g25d5efdab_1920-608x405.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/11120146\/student-g25d5efdab_1920-758x505.jpg 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/11120146\/student-g25d5efdab_1920-1152x768.jpg 1152w\" sizes=\"(max-width: 542px) 100vw, 542px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-33157\" class=\"wp-caption-text\">pixabay<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dalam penulisan sebuah makalah harus memiliki syarat-syarat khusus yang wajib dipenuhi oleh penulis yang memiliki kriteria-kriteria tertentu. Berikut beberapa kriteria syarat yang harus dipenuhi:<\/p>\n<p><strong>1. Cermat<\/strong>, sebuah makalah yang sedang digarap, harus dikuasai segala isinya dengan cara penuh perhatian terhadap objek yang diteliti, diperhatikan secara seksama dan bekerjanya memakai ketelitian yang kuat.<\/p>\n<p><strong>2. Tepat waktu<\/strong>, proses pengerjaan untuk menyelesaikan sebuah makalah mestinya sesuai dengan jadwal\/ on time. Tidak boleh menunda waktu penggarapannya, karena setiap makalah memiliki rentan waktu yang telah ditentukan, bisa saja makalah yang masih dalam proses pembuatan yang belum selesai tepat waktu, objek penelitian yang digunakan sudah basi atau tak layak untuk diteruskan proses penelitiannya.<\/p>\n<p><strong>3. Memadai<\/strong>, artinya isi makalah harus berisi informasi yang memadai, lengkap, akurat dan berdasarkan fakta yang ada, datanya pun diperoleh berdasarkan hasil observasi bukan semata-mata diambil dari sana-sini memakai sumber yang tidak kredibel dari berbagai segi cakupan.<\/p>\n<p><strong>4. Sederhana<\/strong>, menggunakan tata bahasa yang formal, namun mudah dipahami dan memenuhi sistematika yang sederhana.<\/p>\n<p><strong>5. Jelas<\/strong>, artinya makalah harus mampu menyajikan fakta dengan penyampaian yang jelas, ringkas, padat gaya yang tepat, agar isi makalahnya tersampaikan dengan benar oleh pembaca.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"G_Struktur_Makalah\"><\/span>G. Struktur Makalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sebelum menggarap makalah simak lebih dulu seperti beberapa kelengkapan struktur-struktur makalah yang wajib banget ada di dalam penyusunan makalahmu nanti.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_CoverSampul_Makalah\"><\/span>1. Cover\/Sampul Makalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Cover adalah sampul dari makalah yang memuat judul logo, identitas penulis, serta tempat dan tahun terbit. Untuk bagian cover, sebaiknya kamu menggunakan pengaturan rata tengah (center) agar cover terlihat lebih rapi.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kata_pengantar\"><\/span>2. Kata pengantar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kata pengantar sebagai pengantar agar pembaca memiliki pandangan umum terhadap makalah yang kamu buat dan berisikan sambutan atau ucapan syukur karena telah menyelesaikan\u00a0 makalah tersebut\u00a0 terselesaikan dengan baik .<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Daftar_isi\"><\/span>3. Daftar isi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Daftar isi susunan sebuah halaman yang memuat informasi halaman dari isi makalah yang kamu buat. Untuk memudahkan pembaca dalam menemukan informasi tertentu, kamu harus memberikan keterangan halaman pada setiap bab maupun sub-bab di makalah kamu.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Bab_I_Pendahuluan\"><\/span>4. Bab I : Pendahuluan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pada bagian pendahuluan biasanya terdiri atas 3 sub-bab yaitu latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan. Latar belakang harus ditulis dengan jelas dan mudah dimengerti, selain memuat jawaban dari sebuah pertanyaan, latar belakang juga harus memuat data-data atau fakta yang mendukung. Di bagian rumusan masalah, kamu bisa mengisinya dengan beberapa pertanyaan yang nantinya akan kamu jelaskan di bagian pembahasan nanti. Pada\u00a0 isi tujuan, kamu bisa menuliskannya secara singkat dan menggambarkan secara jelas manfaat dari makalah yang kamu buat<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Bab_II_Pembahasan\"><\/span>5. Bab II : Pembahasan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pembahasan merupakan bagian yang paling penting dari sebuah makalah. Ini adalah bagian yang berisi uraian pokok dari permasalahan yang akan kamu bahas. Bagian pembahasan harus sesuai dengan latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan membuat makalah. Biasanya pembahasan mencakup tentang landasan teori uraian materi, solusi dan penyelesaian dari suatu permasalahan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Bab_III_Penutup\"><\/span>6. Bab III : Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pada bagian penutup biasanya berisi kesimpulan dan saran. Kesimpulan berisikan tentang ringkasan dari hasil pembahasan rumusan makalah. Pada bagian ini, kamu bisa mengambil poin penting pada setiap bagian sebelumnya untuk menghasilkan sebuah kesimpulan. Saran merupakan suatu bagian dalam makalah yang ditujukan untuk si penulis. Saran dapat berisikan harapan kamu sebagai penulis agar makalah yang kamu buat bisa bermanfaat untuk pembaca. Berikut adalah contoh kesimpulan dan saran.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Daftar_Pustaka\"><\/span>7. Daftar Pustaka<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Daftar pustaka berisikan daftar referensi yang kamu pakai sebagai sumber atau bahan penelitian di dalam penulisan makalah. Referensinya bisa dari buku, jurnal, atau informasi valid yang kamu dapatkan dari internet maupun dari perpustakaan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"H_Cara_Menemukan_Masalah_Penelitian_dan_Membuat_Rumusan_Masalah\"><\/span>H. Cara Menemukan Masalah Penelitian dan Membuat Rumusan Masalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam makalah penelitian, mengenal dan merumuskan masalah dengan jelas adalah kunci utama dan termasuk yang paling menantang bagi peneliti. Makalah penelitian yang masalahnya tidak jelas dirumuskan akan menghasilkan temuan penelitian yang tidak logis. Perumusan masalah umumnya ditulis dalam bentuk kalimat tanya, paling sedikit dua rumusan masalah yang digunakan<\/p>\n<p>Namun, adapula peneliti yang merumuskan masalah hanya memformulasikan hanya satu masalah atau lebih dari dua perumusan masalah bergantung pada objek yang diteliti. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah perumusan masalah atau pertanyaan penelitian harus disusun secara efektif.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Ciri-ciri_Rumusan_Masalah_yang_Efektif\"><\/span>a. Ciri-ciri Rumusan Masalah yang Efektif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Berikut ciri-ciri perumusan masalah yang efektif adalah:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Pertanyaan penelitian harus menarik, aktual, terdapat paradoks dan sejauh mungkin bisa diterapkan pendekatan yang berbeda.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pertanyaan penelitian harus relevan dengan topik penelitian yang dikaji dan diperkuat dengan maksud untuk mengisi potongan teka-teki yang hilang atau membuat hubungan antara fenomena sosial yang ditelaah.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pertanyaan penelitian harus diformulasikan dengan jelas dan batasi variabel yang diteliti.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pertanyaan yang diajukan harus membawa implikasi penelitian yang dapat dilanjutkan, tidak berhenti ditengah jalan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Misalnya jika ingin membahas topiknya tentang dampak sosial anak-anak karena tidak bisa sekolah atau bersosialisasi langsung kepada teman dan guru nya:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Perumusan masalah nya: Apa masalah sosial yang akan ditimbulkan setelah lama belajar secara daring di rumah dalam proses menerima untuk memahami materi pelajaran? Melihat situasi yang disebutkan, perlu ada tindakan lebih lanjut untuk menjawab pertanyaan tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Bila perumusah masalah yang ditanyakan seperti diatas, maka pada latar belakang penelitian mengungkapkan fakta-fakta yang dilakukan siswa dalam melakukan kegiatan mengerjakan pekerjaan rumah, konsep-konsep apa yang siswa apa dalam menyerap isi materi pelajaran selama di rumah tanpa ada guru ataupun orang tua yang mendampingi dan hubungan antar variabel yang terkait dengan topik sistem pembelajaran daring di rumah bersama orang tua dan guru yang diteliti dengan merujuk pada data, literatur, laporan hasil penelitian dan sebagainya. Cara termudah untuk memperpanjang bagian ini dengan mengkonstruksikan atau membandingkan antara kebijakan, teori atau konsep-konsep terkait di satu pihak dengan fenomena atau masalah yang terjadi dengan pihak lain<\/li>\n<\/ul>\n<p>Mengingat pentingnya perumusan masalah di dalam kegiatan penelitian, sampai harus memilih rumusan masalah tepat yang dapat menyatakan suatu masalah itu layak untuk diteliti lebih lanjut.<\/p>\n<p>Penentuan masalah sangatlah penting dan berfungsi dalam menetapkan sebuah penelitian baru atau melengkapi hasil penelitian yang sudah ada sebelumnya maupun memperbaiki penelitian karena landasan teori yang dipakai sudah direvisi seiring dengan perkembangan dunia pendidikan. Tidaklah mudah untuk membuat sebuah perumusan masalah, maka yang harus diperhatikan ialah sebelum membuatnya:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Buatlah dan kembangkanlah kerangka konsep.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Buat konseptualisasi dan operasionalisasi yang akan dipakai dalam penelitan yang berlanjut.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Buat desain Penelitian baik itu prediksi keberhasilan penelitan, memilih judul dan menuliskan tujuan penelitian maupun menilai orisinalitas studi versus plagiarisme yang akan muncul ketika sedang mengeksekusi membuat laporan penelitian.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Tips_Memilih_Masalah_Penelitian\"><\/span>b. Tips Memilih Masalah Penelitian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Memilih Masalah Penelitian sebaiknya peneliti harus:<\/p>\n<p>1. Memastikan apakah masalah yang akan dipilih itu sudah atau akan ada jawabannya?<\/p>\n<p>2. Mempertimbangkan relevansinya.<\/p>\n<p>3. Mempertimbangkan manfaat teoritisnya kedepannya seperti apa, karena sebuah penelitian yang bagus bisa dipakai dari masa ke masa.<\/p>\n<p>4. Mempertimbangkan aspek aktualitas masalah.<\/p>\n<p>5. Mempertimbangkan jelajah atau wilayah pengembangan ilmu yang berkaitan apakah kamu sanggup untuk menaklukannya.<\/p>\n<p>6. Setelah menemukan rumusan masalah yang dirasa tepat untuk pembuatan makalahnya, maka dalam prosesnya menuntaskan sebuah laporan penelitian bisa saja ditemukan kesalahan ataupun kekurangan yang dilakukan oleh sang pemilik judul seperti:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"c_Kesalahan_Umum_dalam_Perumusan_Masalah\"><\/span>c. Kesalahan Umum dalam Perumusan Masalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Konsep_yang_dibuat_atau_sudah_disusun_ternyata_belum_matang_immature\"><\/span><strong>1) Konsep yang dibuat atau sudah disusun ternyata belum matang (immature)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Peneliti menemukan masalah ketika menelaah hasil-hasil penelitian sebelumnya dengan topik yang serupa dan tidak membahas teori dan konsep yang dipakai sehingga penelitiannya tidak mendukung oleh kerangka teoritis yang baik, kesulitan untuk meneruskan sampai pada kesimpulan.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Gagasan_yang_ditawarkan_belum_akurat\"><\/span><strong>2) Gagasan yang ditawarkan belum akurat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Peneliti memilih masalah penelitian yang hasilnya kurang memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori atau pemecahan masalah praktis untuk kedepannya.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kurang_memberi_kontribusi_untuk_masa_depan\"><\/span><strong>3) Kurang memberi kontribusi untuk masa depan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Peneliti memilih masalah penelitian yang hasilnya kurang memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori atau pemecahan masalah yang di lingkungannya.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Ketidaktepatan_fenomena_penelitian_dengan_metode_analisis_yang_dipakai\"><\/span><strong>4) Ketidaktepatan fenomena penelitian dengan metode analisis yang dipakai<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Sifat fenomena yang ingin diteliti tidak sesuai dilakukan menggunakan metode analisis yang dipilih. Misalnya meneliti suatu fenomena yang dianalisis secara kuantitatif, padahal sebaiknya lebih tepat dilakukan secara kualitatif.<\/p>\n<p>Adapun jenis-rumusan rumusan masalah penelitian dikembangkan berdasarkan penelitian menurut tingkat eksplanasi (level of explanation). Jenis masalah dapat dikelompokkan ke dalam bentuk masalah deskriptif, komparatif dan asosiatif.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"d_Jenis-jenis_Rumusan_Masalah\"><\/span>d. Jenis-jenis Rumusan Masalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Berikut definisi dan contoh rumusan masalah dari tiap jenisnya:<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Rumusan_Masalah_Deskriptif\"><\/span><strong>1) Rumusan Masalah Deskriptif<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Rumusan masalah berkenaan dengan pertanyaan terhadap keberadaan variabel mandiri, baik hanya pada satu variabel atau lebih. Dalam hal ini peneliti hanya membeberkan atau menjelaskan data hasil penelitian melalui bantuan tabel dan diagram atau grafik, sehingga hasil temuan tersebut lebih mudah dimengerti oleh pembaca. Contoh rumusan masalah deskriptif berupa:<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"2\">Bagaimana peningkatan pasien positif yang terkena virus corona selama sebulan terakhir di Jakarta?<\/li>\n<li aria-level=\"2\">Bagaimanakah tanggapan masyarakat terhadap rencana pemerintah yang membuka kegiatan belajar mengajar kembali di sekolah ditengah pandemi yang belum usai?<\/li>\n<\/ol>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Rumusan_Masalah_Komparatif\"><\/span><strong>2) Rumusan Masalah Komparatif<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Rumusan masalah penelitian yang membandingkan (komparasi) keberadaan satu variabel atau lebih pada dua atau lebih sampel yang berbeda. Perbedaan tersebut bisa dinilai dari metoda, perlakuan lain atau pada waktu yang berbeda. Contoh rumusan masalah komparatif berupa<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Adakah perbedaan kesulitan belajar antar siswa setelah mengikuti sistem belajar daring di rumah dengan belajar di sekolah karena pandemi?<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sebagai variabel penelitian adalah kesulitan\u00a0 belajar berdasarkan perbandingan dua sampel yaitu situasi belajar di rumah dan\u00a0 sekolah selama pandemi<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Adakah perubahan dan perbedaan kebiasaan atau tatanan kerja dengan sistem <em>work from home<\/em> antara <em>work from office<\/em>?<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sebagai variabel penelitian adalah perubahan dan perbedaan kebiasaan kerja atau produktivitas kerja ketika sedang menjalankan <em>work from home<\/em> dan <em>work from office <\/em>berdasarkan satu ruang lingkup perusahaan.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Rumusan_Masalah_Asosiatif\"><\/span><strong>3) Rumusan Masalah Asosiatif<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Rumusan masalah asosiatif adalah rumusan masalah penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih.<\/p>\n<p>Terdapat tiga bentuk hubungan yaitu: hubungan simetris, hubungan kausal, dan interaktif\/timbal balik.<\/p>\n<p>1. Hubungan Simetris, merupakan hubungan antara dua variabel atau lebih yang munculnya bersamaan atau diartikan sejajar. Contoh rumusan masalah dalam bentuk hubungan simetris:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Adakah hubungan antara tingkat kasta seseorang\u00a0 dengan kecerdasan?<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Adakah hubungan antara ukuran berat badan dengan keinginan untuk sehat?<\/li>\n<\/ul>\n<p>2. Hubungan Kausal, merupakan hubungan yang bersifat sebab akibat masalah. Contoh rumusan masalah dalam bentuk hubungan kausal:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Seberapa besar pengaruh kurikulum dan media pendidikan terhadap kualitas lulusan yang dihasilkan sekolah?<\/li>\n<\/ul>\n<p>3. Hubungan Interaktif\/Timbal Balik, merupakan hubungan yang saling mempengaruhi antar satu dan yang lain. Contoh rumusan masalah dalam bentuk hubungan interaktif:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Adakah pengaruh antara kualitas kinerja dan loyalitas karyawan layanan yang diberikan suatu perusahaan dengan tingkat kepuasan pelanggan? (Dalam kasus ini variabel X adalah kualitas kinerja, variabel Y adalah loyalitas karyawan dan variabel Z adalah kepuasan pelanggan).<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"I_Cara_Membuat_Makalah_yang_Benar\"><\/span>I. Cara Membuat Makalah yang Benar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sebelum membuat makalah perlu melakukan beberapa hal dalam menyusunnya agar isi dan pembahasannya runtut sesuai dengan pedoman penulisan karya ilmiah, berikut langkah-langkah dalam penyusunan makalah:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Siapkan_Segala_Hal_yang_Dibutuhkan_Data_Referensi_Prasarana_yang_Lengkap\"><\/span>1. Siapkan Segala Hal yang Dibutuhkan Data, Referensi, Prasarana yang Lengkap<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pada tahap persiapan ini terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan makalah, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Mengumpulkan referensi-referensi yang terkait dengan judul makalah yang akan dibuat.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Membaca buku-buku yang dijadikan referensi dalam penulisan makalah agar dapat membentuk kerangka rumusan masalah dan memperluas pengetahuan yang berhubungan dengan judul atau topik pembahasan berupa landasan-landasan teori yang mesti dikuasai.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">\u00a0Mengembangkan kerangka makalah yang kompleks.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pastikan laptop\/PC yang kamu kenakan dalam kondisi sehat dan mempunyai memori cadangan yang dapat menyimpan semua data-data secara utuh, diluar memori internal laptop\/PC.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Mempunyai koneksi jaringan internet yang stabil.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Mempunyai teman atau seseorang yang ahli dalam bidang yang ingin kamu teliti supaya nantinya bila sudah selesai membuat akan mendapatkan opini dan kritikan mengenai isi, kelengkapan dan isi pembahasan menjadi yang baik dan lengkap diluar <em>supervisor<\/em> kamu ya.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Penulisan_yang_sesuai_dengan_pedoman\"><\/span>2. Penulisan yang sesuai dengan pedoman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pada tahap ini merupakan kegiatan pengembangan kerangka makalah menjadi suatu perumusan masalah yang kompleks atau terisi. Hal ini dapat dilakukan melalui hal-hal berikut ini:<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">Mengkaji berbagai sumber yang didapat terkait dengan judul makalah.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Memperhatikan teknik penulisan dalam penyajian makalah.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Menguraikan intisari pemahaman penulis terhadap informasi yang dituangkan dalam makalah berdasarkan sumber yang didapat.<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Membuat_Judul_Makalah\"><\/span>3. Membuat Judul Makalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Langkah keempat dalam menyusun makalah adalah membuat judul makalah. Dalam pembuatan judul ini harus sesuai dengan pembahasan atau isi makalah. Selain itu, sebaiknya judul dibuat semenarik mungkin agar banyak orang yang ingin membaca isi dari makalah yang telah dibuat. Setelah membuat judul makalah, barulah kamu membuat isi dari makalah sesuai sumber data yang sudah diperoleh.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Tulis_Makalah_Sesuai_Kerangka_Makalah\"><\/span>4. Tulis Makalah Sesuai Kerangka Makalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dikutip dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) bahwa menulis sebuah karya tulis disebut makalah jika memenuhi beberapa syarat berikut; makalah merupakan pemikiran sendiri, belum pernah dipublikasikan, mengandung unsur kekinian dan bersifat ilmiah. Terdapat standarisasi dalam menyusun kerangka masalah yang benar dan valid.<\/p>\n<p>Nah, ini dia susunan makalah yang harus penuhi di dalamnya terdapat<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\">Cover<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kata Pengantar<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Daftar Isi<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Bab I Pendahuluan<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Latar Belakang<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Rumusan Masalah<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Tujuan<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Bab II Pembahasan<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Bab III Penutup<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kesimpulan<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Saran<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Daftar Pustaka<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Lampiran<\/li>\n<\/ol>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Pemeriksaan_kelengkapan_hasil_tulisan\"><\/span>5. Pemeriksaan kelengkapan hasil tulisan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pada tahap ini penulis melakukan pemeriksaan isi makalah terkait dengan ejaan, penggunaan kata, kalimat dan bahkan tanda baca sesuai dengan PUEBI yang baik dan benar. Tak lupa, untuk mengecek kembali apakah data ada yang masih kurang, penulisan yang masih <em>typo<\/em>, format penulisannya sesuai dengan pedoman dan sudah runtut struktur makalahnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"J_Cara_Membuat_Makalah_SMA_dan_SMP\"><\/span><strong>J. Cara Membuat Makalah SMA dan SMP<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menentukan_Topik_Pembahasan\"><\/span>1. Menentukan Topik Pembahasan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kamu harus menentukan topik pembahasan terlebih dahulu agar mudah menentukan arah pembuatan makalah. Apabila tugas makalah ini dibuat dengan kelompok, sebaiknya setiap anggota kelompok memberikan ide topik pembahasan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menentukan_Judul_Makalah\"><\/span>2. Menentukan Judul Makalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sudah mendapatkan topik pembahasan, kemudian barulah lanjut ke langkah berikutnya yaitu menentukan judul makalah. Judul makalah ini harus sesuai dengan isi yang akan kamu tulis.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mencari_dan_Mengumpulkan_Semua_Referensi_Makalah\"><\/span>3. Mencari dan Mengumpulkan Semua Referensi Makalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Makalah tidak bisa dibuat begitu saja karena membutuhkan banyak sekali referensi. Oleh karena itu, kamu atau kelompokmu perlu mengumpulkan bahan referensi terlebih dahulu sebelum menulis makalah.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menyusun_Makalah_dengan_Struktur_yang_Baik_dan_Benar\"><\/span>4. Menyusun Makalah dengan Struktur yang Baik dan Benar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Setelah mendapatkan bahan referensi, kamu bisa membuat makalah dengan struktur yang baik dan benar. Dengan begitu, guru akan senang ketika membaca hasil tulisan\u00a0 yang kamu buat. Jika, makalah dikerjakan secara berkelompok, maka penulisannya bisa dibagi per bab.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Melakukan_Pengecekan_dan_Pengeditan\"><\/span>5. Melakukan Pengecekan dan Pengeditan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Supaya penulisan makalah tidak banyak salah, maka kamu atau kelompomu perlu mengecek dan mengedit kembali makalah. Misalnya, pengetikan kata agar tidak typo, struktur makalah, penulisan bahasa dan kalimat, dan lain-lain.<\/p>\n<p>Mungkin Grameds masih bingung dengan proses pembuatan makalah, khususnya dalam menciptakan sebuah karya ilmiah. Tentunya Gramedia.com punya rekomendasi buku populer untuk ngebantu Gramedians ngerjain makalah, skripsi, atau pun karya ilmiah lainnya. Jika penasaran grameds bisa klik banner di bawah untuk cari tahu lebih lengkap.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/search?q=karya%20ilmiah?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-16902\" src=\"https:\/\/sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1280\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-scaled.jpg 2560w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-300x150.jpg 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-768x384.jpg 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-2048x1024.jpg 2048w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-192x96.jpg 192w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-384x192.jpg 384w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-561x281.jpg 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-1122x561.jpg 1122w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-364x182.jpg 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-728x364.jpg 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-608x304.jpg 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-758x379.jpg 758w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/27162937\/Desain_Buku-Karya-Ilmiah-1152x576.jpg 1152w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Buat kamu yang mau tahu dan perlu contoh beberapa makalah, ini dia&#8230;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Makalah_yang_Benar_Kuliah\"><\/span>Contoh Makalah yang Benar (Kuliah)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Ini untuk kamu yang lagi kuliah, bisa banget melihat contoh makalah kuliah yang ku kasih<\/p>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cover_Makalah\"><\/span>Cover Makalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<hr \/>\n<p style=\"text-align: center;\">MAKALAH<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">SEANDAINYA INDONESIA TANPA PANCASILA<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">[Logo Universitas]\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">DOSEN : Dr. Made Pramono, M.Hum<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Mata kuliah : Pendidikan Pancasila<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN JURUSAN PENDIDIKAN KESEHATAN DAN REKREASI<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">2017<\/p>\n<hr \/>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"KATA_PENGANTAR\"><\/span><strong>KATA PENGANTAR<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ilmiah tentang Seandainya Indonesia Tanpa Pancasila.<\/p>\n<p>Makalah ilmiah ini telah saya susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu saya menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.<\/p>\n<p>Terlepas dari semua itu, Saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.<\/p>\n<p>Akhir kata saya berharap semoga makalah ilmiah tentang Seandainya Indonesia Tanpa Pancasila ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Surabaya, 16 Februari 2018<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Abdulloh Faliqul Isbach<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<hr \/>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"DAFTAR_ISI\"><\/span>DAFTAR ISI<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>KATA PENGANTAR 2<\/p>\n<p>DAFTAR ISI 2<\/p>\n<p>BAB I\u00a0 PENDAHULUAN 4<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"2\">LATAR BELAKANG 4<\/li>\n<li aria-level=\"2\">Rumusan Masalah 4<\/li>\n<li aria-level=\"2\">Tujuan 4<\/li>\n<\/ol>\n<p>BAB II PEMBAHASAN 5<\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"2\">Manfaat Pancasila Untuk Indonesia 5<\/li>\n<li aria-level=\"2\">Seandainya Indonesia Tanpa Pancasila 6<\/li>\n<\/ol>\n<p>BAB III PENUTUP 99<\/p>\n<p>3.1 Kesimpulan 99<\/p>\n<p>DAFTAR PUSTAKA 100<\/p>\n<hr \/>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"BABI_PENDAHULUAN\"><\/span>BABI PENDAHULUAN<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<h4 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"A_LATAR_BELAKANG\"><\/span>A. LATAR BELAKANG<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Pancasila adalah dasar ideologi bangsa Indonesia, pandangan hidup bangsa.<\/p>\n<p>Pancasila terdiri atas lima sila pada hakikatnya merupakan sistem filsafat. Yang dimaksud dengan sistem adalah suatu kesatuan bagian\u2013bagian yang saling berhubungan, saling bekerjasama untuk satu tujuan tertentu dan secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan yang utuh.<\/p>\n<p>Kesetiaan, nasionalisme, dan patriotisme warga Negara kepada bangsa dan negaranya dapat diukur dalam bentuk kesetiaan mereka terhadap filsafat negaranya secara formal diwujudkan dalam bentuk peraturan perundang-undangan (Undang- undang Dasar 1945, dan peraturan perundang-undangan lainnya). Kesetiaan warga Negara tersebut tampak dalam sikap dan tindakan, menghayati, mengamalkan dan mengamankan peraturan Perundangan-Undangan itu.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"B_Rumusan_Masalah\"><\/span>B. Rumusan Masalah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<ol>\n<li>Apa manfaat pancasila untuk indonesia ?<\/li>\n<li>Bagaimana jika indonesia tanpa pancasila?<\/li>\n<\/ol>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"C_Tujuan\"><\/span>C. Tujuan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<ol>\n<li>Memahami pentingnya pancasila bagi bangsa indonesia.<\/li>\n<li>Memahami dampak bila indonesia tanpa pancasila.<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"BAB_II_PEMBAHASAN\"><\/span>BAB II PEMBAHASAN<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"A_Manfaat_Pancasila_Untuk_Indonesia\"><\/span>A. Manfaat Pancasila Untuk Indonesia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Selain sebagai lambang negara kita (indonesia). Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia Pancasila memiliki manfaat bagi masyarakatnya. Pancasila memberikan dampak yang sangat luar biasa bagi bangsa indonesia salah satu fungsi pancasila sebagai sila .<\/p>\n<p>1. Pancasila Menjadi Cara Pandang Bangsa<\/p>\n<p>Pancasila sebagai cara pandang bangsa berfungsi agar Bangsa Indonesia harus berpedoman pada Pancasila dalam kehidupan sehari &#8211; hari . Segala bentuk budaya dan cita &#8211; cita moral Indonesia harus bersumber dari Pancasila. Hal ini dilakukan demi tercapainya kesejahteraan lahir dan batin.<\/p>\n<p>2. Pancasila Menjadi Jiwa Bangsa<\/p>\n<p>Pancasila sebagai jiwa bangsa berfungsi agar Indonesia tetap hidup dalam Jiwa Pancasila .Setiap bangsa dan negara tentu memiliki jiwa. Dalam hal ini , Pancasila menjadi jiwa Bangsa Indonesia. Pancasila sendiri telah ada sejak Bangsa Indonesia lahir yaitu sejak proklamasi kemerdekaan.<\/p>\n<p>3. Pancasila Menjadi Kepribadian Bangsa<\/p>\n<p>Pancasila sebagai pribadi Bangsa Indonesia memiliki fungsi yaitu sebagai hal yang memberikan corak khas Bangsa Indonesia dan menjadi pembeda yang membedakan bangsa kita dengan bangsa yang lain.<\/p>\n<p>4. Pancasila Menjadi Perjanjian Luhur<\/p>\n<p>Pancasila sebagai perjanjian luhur telah berfungsi dan disepakati melalui sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia tanggal 18 Agustus 1945. Walaupun disahkannya Pancasila hanya oleh PPKI , PPKI sebenarnya hanyalah suatu badan yang mewakili suara rakyat. Jadi pancasila merupakan hasil perjanjian bersama rakyat.<\/p>\n<p>5. Pancasila Menjadi Sumber Hukum<\/p>\n<p>Pancasila sebagai sumber hukum berfungsi untuk mengatur segala hukum yang<\/p>\n<p>berlaku di Indonesia. Semua hukum harus tunduk dan bersumber dari Pancasila. Setiap hukum tidak boleh bertentangan dengan pancasila. Setiap sila &#8211; sila di pancasila adalah nilai dasarnya sedangkan hukum &#8211; hukum adalah nilai instrumental ( penjabaran dari nilai dasar ).<\/p>\n<p>6. Pancasila Menjadi Cita &#8211; Cita Bangsa<\/p>\n<p>Pancasila sebagai cita &#8211; cita bangsa memiliki fungsi yaitu untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.<\/p>\n<p>7. Pancasila Menjadi Falsafah Hidup Bangsa<\/p>\n<p>Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa berfungsi untuk mempersatukan Bangsa Indonesia. Pancasila dianggap memiliki nilai yang paling benar , adil , dan bijaksana yang diharap dapat mempersatukan bangsa.<\/p>\n<p>8. Pancasila Menjadi Dasar Negara<\/p>\n<p>Pancasila sebagai dasar negara memiliki fungsi sebagai pengatur segala sesuatu kehidupan Indonesia seperti rakyat , wilayah , dan pemerintah. Selain itu pancasila juga menjadi penyelenggaraan negara dan kehidupan negara.<\/p>\n<p>9. Pancasila Menjadi Ideologi Bangsa<\/p>\n<p>Pancasila sebagai ideologi memiliki fungsi yaitu menjadi cara berpikir Bangsa Indonesia. Pancasila menjadi bahan renungan dalam kehidupan sehari &#8211; hari.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"B_Seandainya_Indonesia_Tanpa_Pancasila\"><\/span>B. Seandainya Indonesia Tanpa Pancasila<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Pancasila kita tahu digunakan sebagai dasar negara dan tidak dapat diganggu gugat, pancasila merupakan rumusan bersama secara demokrasi dan telah disetujui oleh banyak orang pada saat pengesahannya sehingga memiliki kedudukan yang sangat kuat.<\/p>\n<p>Tetapi, bagaimana kalau Indonesia tanpa adanya Pancasila ?? Semua orang pasti akan beranggapan pasti akan hancur, kacau, dan sebagainya, tetapi tidak sedikit orang juga yang berkata Indonesia bisa tetap berdiri tanpa adanya Pancasila termasuk saya salah satunya.<\/p>\n<p>Kita lihat contoh banyak sekali negara-negara diluar sana yang hingga sekarang tetap berdiri kuat dan maju bahkan melebih Indonesia tanpa adanya Pancasila, hanya Malaysia saja yang memiliki Pancasila seperti Indonesia, berdasarkan beberapa analisis saya mengenai Pancasila ini, Pancasila hanya sebuah kontrak sosial bagi masyarakat Indonesia.Pertama-tama saya ingin menanggapi kekeliruan pandangan yang dicetuskan banyak pihak dengan menyatakan, Pancasila adalah sebuah ideologi. Ini adalah pendapat yang keliru.<\/p>\n<p>Seperti terungkap dalam notulen Badan Penyelidik Usaha- usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia, rumusan Pancasila ada dalam dokumen yang disiapkan dalam proses pembentukan negara baru, yakni Republik Indonesia.<\/p>\n<p>Dengan demikian, jelas sekali, ia merupakan suatu dokumen politik, bukan falsafah atau ideologi. Sebuah dokumen politik dalam proses pembentukan negara baru biasanya merupakan sebuah kontrak sosial, artinya persetujuan atau kompromi antara sesama warga negara tentang asas-asas negara baru itu.<\/p>\n<p>Berdasarkan risalah badan persiapan itu terlihat juga jalannya perundingan (musyawarah) menuju tercapainya sebuah kompromi itu. Asas-asas persetujuan mendirikan negara baru itulah yang lalu disebut Pancasila. Ia dapat disamakan dengan dokumen-dokumen penting negara-negara lain seperti Magna Carta di Inggris, Bill of Rights di Amerika Serikat, Droit de l&#8217;homme di Perancis dan seterusnya.<\/p>\n<p>Bila prinsip- prinsip yang terkandung dalam kontrak sosial itu dilanggar, maka pada hakikatnya terjadi pembubaran negara. Begitu pula sebenarnya dengan perubahan-perubahan terhadap Pancasila mensyaratkan pembubaran negara lebih dahulu. Pertanyaannya kemudian, apabila kini muncul gagasan-gagasan untuk melakukan perubahan terhadap Pancasila-sebuah bentuk hak mengemukakan pendapat yang dijamin oleh Pancasila itu sendiri-bukankah itu berarti merupakan suatu langkah menuju pembubaran negara?<\/p>\n<p>Pertanyaan selanjutnya, apakah pemerintah berhak memberlakukan prinsip-prinsip kehidupan politik selain Pancasila, seperti pemberlakuan syariah di Aceh, atau DI Yogyakarta memproklamirkan diri sebagai kerajaan, atau daerah lain di Indonesia ingin menjadi daerah Katolik dan lainnya.<\/p>\n<p>Apa yang kemudian terjadi dengan daerah-daerah yang menyatakan berdiri di luar Pancasila atau Republik Indonesia? Jawaban terhadap pertanyaan ini bukan wewenang penulis untuk menjawabnya, tetapi merupakan wewenang Mahkamah Agung atau badan-badan konstitusional lainnya di Indonesia.<\/p>\n<p>Berdasarkan proses sejarahnya, embrio gagasan menjadikan Pancasila sebagai ideologi muncul tahun 1950-an. Saat itu terjadi konflik antara pemerintah pusat dan Darul Islam\/ Tentara Islam Indonesia. Namun, proses penafsiran Pancasila menjadi ideologi baru berkembang pada masa Orde Baru. Dalam periode ini, Pancasila menjelma menjadi ideologi negara dan menjadi slogan melalui proses indoktrinasi P-4 disusul lahirnya peringatan Hari Kesaktian Pancasila (permulaan Orde Baru = 1 Oktober).<\/p>\n<p>DENGAN menjadikan Pancasila sebagai ideologi, maka dengan sendirinya Pancasila mendapatkan saingan dengan gagasan-gagasan lain di masyarakat majemuk seperti Indonesia yang sudah tentu memiliki berbagai macam ideologi masing-masing. Ini adalah jeratan yang menjerumuskan rezim Orde Baru, yang mengubah kontrak sosial menjadi ideologi negara.<\/p>\n<p>Ini menjadikan Pancasila harus bersaing dengan ideologi-ideologi lain dalam masyarakat. Akan berbeda persoalannya bila rezim itu sadar sejarah dan tetap menjadikan Pancasila sebagai suatu kontrak sosial.<\/p>\n<p>Sebagai kontrak sosial, Pancasila layak berdiri di atas berbagai ideologi karena ia merupakan suatu kontrak pembentukan negara. Apabila memang ingin diubah, berarti negaranya harus dibubarkan lebih dulu. Dengan demikian, bila kontrak sosial itu tetap disepakati, maka selama itu pula negara Republik Indonesia bisa tegak berdiri.<\/p>\n<p>Sejarah telah membuktikan, asas-asas kontrak sosial ini di sebagian besar wilayah Indonesia berhasil menyatukan dan mengonsolidasi negara terhadap banyak rongrongan seperti gerakan separatisme dan lainnya. Dari sejarah rumusan diatas menunjukan bahwa pancasila memberikan dorongan yang luar biasa dengan nilai-nilai serta makna didalamnya. Serta berdampak buruk apabila nilai-nilai pancasila di atas \/ tidak adanya pancasila di Indonesia.<\/p>\n<hr \/>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"BAB_III_PENUTUP\"><\/span>BAB III PENUTUP<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<h4 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"A_Kesimpulan\"><\/span>A. Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Pancasila merupakan ideologi yang sesuai dengan Indonesia karena mampu mewadahi heterogenitas Indonesia yang tinggi dengan beragamnya agama, adat, budaya dan lain-lain. Pancasila memiliki arti penting bagi Indonesia sebagai identitas nasional yang kemudian menjadi ciri khas dari bangsa Indonesia yang berbeda dari bangsa yang lainnya namun bukan berarti menganggap rendah bangsa lain, tetapi harus tetap menjunjung persaudaraan dunia. Dalam perkembangannya, pancasila juga mengalami berbagai dinamika interpretasi dari masa ke masa.<\/p>\n<p>Bila benar Pancasila itu masih ada pada setiap sanubari kita, Insya Allah persatuan dan kesatuan negeri ini tetap ada. Dan memang bila benar Pancasila itu masih melekat kuat di jiwa raga kita ini, Insya Allah kita selalu mau untuk bertoleransi dalam kehidupan yang damai dan indah. Apabila pancasila tidak ada dalam diri bangsa Indonesia maka negara ini akan keluar dari jalur kebenaran.<\/p>\n<p>Demikian artikel tentang <strong>cara membuat makalah dan strukturnya<\/strong>. Baca juga artikel yang lain berikut :<\/p>\n[vc_row][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Buku Terkait\" tab_id=\"1615976578104-e4d2f56c-6ae0\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-sastra\/\">Buku Sastra Indonesia<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/sastra-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Bahasa Indonesia<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-belajar-bahasa-inggris-grammar-percakapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Bahasa Inggris<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/belajar-bahasa-arab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Bahasa Arab<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-belajar-bahasa-jepang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Bahasa Jepang<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/bahasa-sunda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Bahasa Sunda<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/belajar-bahasa-korea\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Bahasa Korea<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-bahasa-mandarin-cina\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Bahasa Mandarin<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Materi Terkait Laporan\" tab_id=\"1615976686462-a0de2c9c-ae4e\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/\">Cara Membuat Makalah<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/contoh-kata-pengantar\/\">Contoh Kata Pengantar<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cover-makalah\/\">Cover Makalah<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n        <section class=\"sc_fs_faq sc_card\">\n            <div>\n\t\t\t\t<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah_langkah_membuat_makalah_sederhana\"><\/span>Langkah langkah membuat makalah sederhana?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>                <div>\n\t\t\t\t\t                    <p>\n\t\t\t\t\t\t1. Siapkan Segala Hal yang Dibutuhkan Data, Referensi, Prasarana yang Lengkap 2. Penulisan yang sesuai dengan pedoman 3. Pemeriksaan kelengkapan hasil tulisan 4. Pahami Kerangka Makalah                    <\/p>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/section>\n\t        <section class=\"sc_fs_faq sc_card\">\n            <div>\n\t\t\t\t<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Struktur_makalah_apa_saja\"><\/span>Struktur makalah apa saja?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>                <div>\n\t\t\t\t\t                    <p>\n\t\t\t\t\t\tCover\/sampul, Kata Pengantar, Pendahuluan (latar belakang dan rumusan masalah), Pembahasan, dan Penutup                    <\/p>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/section>\n\t        <section class=\"sc_fs_faq sc_card\">\n            <div>\n\t\t\t\t<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_saja_isi_dari_makalah_yang_benar\"><\/span>Apa saja isi dari makalah yang benar?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>                <div>\n\t\t\t\t\t                    <p>\n\t\t\t\t\t\tCover\/sampul, Kata Pengantar Makalah, Daftar Isi Makalah, Latar Belakang, Rumusan Masalah, Tujuan Penulisan Makalah, Identifikasi Masalah                    <\/p>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/section>\n\t        <section class=\"sc_fs_faq sc_card\">\n            <div>\n\t\t\t\t<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_yang_dimaksud_dengan_makalah\"><\/span>Apa yang dimaksud dengan makalah?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>                <div>\n\t\t\t\t\t                    <p>\n\t\t\t\t\t\tSederhananya makalah itu karya tulis bersifat ilmiah yang pembahasannya difokuskan pada suatu masalah tertentu, telah melalui proses penelitian, observasi dan riset lapangan secara benar dan aktual. Pembahasan isi masalah dalam makalah berhubungan dengan suatu mata kuliah, atau bidang spesialisasi tertentu.                     <\/p>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/section>\n\t\n<script type=\"application\/ld+json\">\n    {\n        \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n        \"@type\": \"FAQPage\",\n        \"mainEntity\": [\n                    {\n                \"@type\": \"Question\",\n                \"name\": \"Langkah langkah membuat makalah sederhana?\",\n                \"acceptedAnswer\": {\n                    \"@type\": \"Answer\",\n                    \"text\": \"1. Siapkan Segala Hal yang Dibutuhkan Data, Referensi, Prasarana yang Lengkap 2. Penulisan yang sesuai dengan pedoman 3. Pemeriksaan kelengkapan hasil tulisan 4. Pahami Kerangka Makalah\"\n                                    }\n            }\n            ,\t            {\n                \"@type\": \"Question\",\n                \"name\": \"Struktur makalah apa saja?\",\n                \"acceptedAnswer\": {\n                    \"@type\": \"Answer\",\n                    \"text\": \"Cover\/sampul, Kata Pengantar, Pendahuluan (latar belakang dan rumusan masalah), Pembahasan, dan Penutup\"\n                                    }\n            }\n            ,\t            {\n                \"@type\": \"Question\",\n                \"name\": \"Apa saja isi dari makalah yang benar?\",\n                \"acceptedAnswer\": {\n                    \"@type\": \"Answer\",\n                    \"text\": \"Cover\/sampul, Kata Pengantar Makalah, Daftar Isi Makalah, Latar Belakang, Rumusan Masalah, Tujuan Penulisan Makalah, Identifikasi Masalah\"\n                                    }\n            }\n            ,\t            {\n                \"@type\": \"Question\",\n                \"name\": \"Apa yang dimaksud dengan makalah?\",\n                \"acceptedAnswer\": {\n                    \"@type\": \"Answer\",\n                    \"text\": \"Sederhananya makalah itu karya tulis bersifat ilmiah yang pembahasannya difokuskan pada suatu masalah tertentu, telah melalui proses penelitian, observasi dan riset lapangan secara benar dan aktual. Pembahasan isi masalah dalam makalah berhubungan dengan suatu mata kuliah, atau bidang spesialisasi tertentu. \"\n                                    }\n            }\n            \t        ]\n    }\n<\/script>\n\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Membuat Makalah yang Sesuai dengan Kaidah Penulisan Ilmiah dan Tips Membuat Makalah untuk Pemula. Seorang dosen, peneliti, mahasiswa dan siswa semua pernah mendapatkan tugas rumah dari sang pengajar atau pembimbing untuk membuat karya ilmiah berupa makalah yang diberikan dalam bentuk individu maupun kelompok. Menyusun makalah pekerjaan yang gampang-gampang susah, karena harus memperhatikan kaidah menulis [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185532994,"featured_media":11310,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1735],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Membuat Makalah: Pengertian, Struktur, Jenis dan Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dapat tugas untuk menyusun makalah? Perhatikan langkah-langkah cara membuat makalah berikut disertai pengertian, struktur, jenis dan contohnya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Makalah: Pengertian, Struktur, Jenis dan Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dapat tugas untuk menyusun makalah? Perhatikan langkah-langkah cara membuat makalah berikut disertai pengertian, struktur, jenis dan contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-22T07:54:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-28T06:06:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/15110849\/cara-membuat-makalah2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ahmad\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"23 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/15110849\/cara-membuat-makalah2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/15110849\/cara-membuat-makalah2.jpg\",\"width\":1280,\"height\":853,\"caption\":\"cara membuat makalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/\",\"name\":\"Cara Membuat Makalah: Pengertian, Struktur, Jenis dan Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-22T07:54:31+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-28T06:06:08+00:00\",\"description\":\"Dapat tugas untuk menyusun makalah? Perhatikan langkah-langkah cara membuat makalah berikut disertai pengertian, struktur, jenis dan contohnya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Membuat Makalah: Pengertian, Struktur, Jenis dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/024a18e1fba69e46f711e0487d9106b4\"},\"headline\":\"Cara Membuat Makalah: Pengertian, Struktur, Jenis dan Contohnya\",\"datePublished\":\"2022-07-22T07:54:31+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-28T06:06:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#webpage\"},\"wordCount\":5328,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/15110849\/cara-membuat-makalah2.jpg\",\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/024a18e1fba69e46f711e0487d9106b4\",\"name\":\"Ahmad\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/afbbf4436c539f26bf1d6d05639ac8ce?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/afbbf4436c539f26bf1d6d05639ac8ce?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Ahmad\"},\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/rahmad\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Makalah: Pengertian, Struktur, Jenis dan Contohnya","description":"Dapat tugas untuk menyusun makalah? Perhatikan langkah-langkah cara membuat makalah berikut disertai pengertian, struktur, jenis dan contohnya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Makalah: Pengertian, Struktur, Jenis dan Contohnya","og_description":"Dapat tugas untuk menyusun makalah? Perhatikan langkah-langkah cara membuat makalah berikut disertai pengertian, struktur, jenis dan contohnya","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2022-07-22T07:54:31+00:00","article_modified_time":"2024-05-28T06:06:08+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/15110849\/cara-membuat-makalah2.jpg","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/15110849\/cara-membuat-makalah2.jpg","size":"full","id":11310,"alt":"cara membuat makalah","pixels":1091840,"type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Ahmad","Estimasi waktu membaca":"23 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/15110849\/cara-membuat-makalah2.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/15110849\/cara-membuat-makalah2.jpg","width":1280,"height":853,"caption":"cara membuat makalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/","name":"Cara Membuat Makalah: Pengertian, Struktur, Jenis dan Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-07-22T07:54:31+00:00","dateModified":"2024-05-28T06:06:08+00:00","description":"Dapat tugas untuk menyusun makalah? Perhatikan langkah-langkah cara membuat makalah berikut disertai pengertian, struktur, jenis dan contohnya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Membuat Makalah: Pengertian, Struktur, Jenis dan Contohnya"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/024a18e1fba69e46f711e0487d9106b4"},"headline":"Cara Membuat Makalah: Pengertian, Struktur, Jenis dan Contohnya","datePublished":"2022-07-22T07:54:31+00:00","dateModified":"2024-05-28T06:06:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#webpage"},"wordCount":5328,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-makalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/15110849\/cara-membuat-makalah2.jpg","articleSection":["Tips"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/024a18e1fba69e46f711e0487d9106b4","name":"Ahmad","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/afbbf4436c539f26bf1d6d05639ac8ce?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/afbbf4436c539f26bf1d6d05639ac8ce?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Ahmad"},"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/rahmad\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11257"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185532994"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11257"}],"version-history":[{"count":33,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11257\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":94159,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11257\/revisions\/94159"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11310"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11257"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11257"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11257"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}