{"id":105894,"date":"2026-10-15T15:39:16","date_gmt":"2026-10-15T08:39:16","guid":{"rendered":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/?p=105894"},"modified":"2026-10-15T15:41:15","modified_gmt":"2026-10-15T08:41:15","slug":"apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/","title":{"rendered":"Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p><b>apa itu mikroplastik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Grameds, i<\/span><b data-path-to-node=\"9,0\" data-index-in-node=\"0\">stilah mikroplastik<\/b> merujuk pada partikel plastik tak kasat mata yang kini diam-diam mengepung lingkungan sekitar kita.Bahaya sampah plastik saat ini bukan cuma soal tumpukan botol di TPA, melainkan serpihan mikro yang ikut mencemari rantai makanan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"9,1\">Kehadirannya yang sangat kecil membuat pencemaran ini berisiko tinggi bagi kelangsungan ekosistem bumi. Agar lebih waspada, yuk kenali pengertian, jenis, sumber kemunculan, serta dampak mikroplastik secara lengkap di bawah ini!<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Apa_Itu_Mikroplastik\" title=\"Apa Itu Mikroplastik?\">Apa Itu Mikroplastik?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Jenis-Jenis_Mikroplastik\" title=\"Jenis-Jenis Mikroplastik\">Jenis-Jenis Mikroplastik<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Dari_Mana_Asal_Mikroplastik\" title=\"Dari Mana Asal Mikroplastik?\">Dari Mana Asal Mikroplastik?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Di_Mana_Mikroplastik_Bisa_Ditemukan\" title=\"Di Mana Mikroplastik Bisa Ditemukan?\">Di Mana Mikroplastik Bisa Ditemukan?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Apa_Dampak_Mikroplastik_bagi_Lingkungan\" title=\"Apa Dampak Mikroplastik bagi Lingkungan?\">Apa Dampak Mikroplastik bagi Lingkungan?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Apakah_Mikroplastik_Berbahaya_bagi_Kesehatan_Manusia\" title=\"Apakah Mikroplastik Berbahaya bagi Kesehatan Manusia?\">Apakah Mikroplastik Berbahaya bagi Kesehatan Manusia?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Bagaimana_Cara_Mengurangi_Mikroplastik\" title=\"Bagaimana Cara Mengurangi Mikroplastik?\">Bagaimana Cara Mengurangi Mikroplastik?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Apa_Perbedaan_Mikroplastik_dan_Nanoplastik\" title=\"Apa Perbedaan Mikroplastik dan Nanoplastik?\">Apa Perbedaan Mikroplastik dan Nanoplastik?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Bagaimana_Mikroplastik_Masuk_ke_Dalam_Tubuh_Manusia\" title=\"Bagaimana Mikroplastik Masuk ke Dalam Tubuh Manusia?\">Bagaimana Mikroplastik Masuk ke Dalam Tubuh Manusia?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Apakah_Air_Minum_Kemasan_Mengandung_Mikroplastik\" title=\"Apakah Air Minum Kemasan Mengandung Mikroplastik?\">Apakah Air Minum Kemasan Mengandung Mikroplastik?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Mengapa_Mikroplastik_Sulit_Dihilangkan_dari_Lingkungan\" title=\"Mengapa Mikroplastik Sulit Dihilangkan dari Lingkungan?\">Mengapa Mikroplastik Sulit Dihilangkan dari Lingkungan?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Apa_Peran_Masyarakat_dalam_Mengatasi_Pencemaran_Mikroplastik\" title=\"Apa Peran Masyarakat dalam Mengatasi Pencemaran Mikroplastik?\">Apa Peran Masyarakat dalam Mengatasi Pencemaran Mikroplastik?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Kesimpulan\" title=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Rekomendasi_Buku_Terkait\" title=\"Rekomendasi Buku Terkait\">Rekomendasi Buku Terkait<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Bumi_Tanpa_Plastik\" title=\"Bumi Tanpa Plastik\u00a0\">Bumi Tanpa Plastik\u00a0<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Pengolahan_Sampah_Plastik\" title=\"Pengolahan Sampah Plastik \">Pengolahan Sampah Plastik <\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#Kreasi_Unik_Dari_Plastik\" title=\"Kreasi Unik Dari Plastik\u00a0\">Kreasi Unik Dari Plastik\u00a0<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Mikroplastik\"><\/span><b>Apa Itu Mikroplastik?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran sangat kecil, umumnya berdiameter kurang dari 5 milimeter. Ukurannya bisa sangat beragam, mulai dari partikel yang masih terlihat hingga partikel mikroskopis yang hanya dapat diamati menggunakan alat khusus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik dapat terbentuk ketika plastik berukuran besar mengalami kerusakan akibat sinar matahari, gesekan, panas, atau proses pelapukan. Selain itu, ada juga mikroplastik yang berasal dari bahan atau produk yang sejak awal menggunakan partikel plastik berukuran kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena ukurannya kecil, mikroplastik dapat terbawa angin, aliran air, dan berbagai aktivitas manusia. Partikel ini juga dapat ditemukan di lingkungan perairan, tanah, udara, serta sejumlah bahan pangan.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Mikroplastik\"><\/span><b>Jenis-Jenis Mikroplastik<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik dapat dibedakan berdasarkan asal terbentuknya. Secara umum, ada dua jenis mikroplastik yang perlu diketahui.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mikroplastik primer<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik primer merupakan partikel plastik berukuran kecil yang memang dibuat dalam ukuran tersebut atau dilepaskan langsung sebagai partikel kecil. Contohnya adalah pelet plastik sebagai bahan baku industri dan partikel tertentu yang digunakan dalam produk industri atau konsumen.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mikroplastik sekunder<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik sekunder terbentuk dari pecahan plastik berukuran lebih besar yang mengalami kerusakan. Proses ini bisa terjadi akibat paparan sinar matahari, gelombang laut, perubahan suhu, dan gesekan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya adalah serpihan kantong plastik, botol minuman, dan jaring ikan yang mengalami pelapukan di lingkungan.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dari_Mana_Asal_Mikroplastik\"><\/span><b>Dari Mana Asal Mikroplastik?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik dapat berasal dari berbagai aktivitas sehari-hari. Tanpa disadari, penggunaan produk tertentu dan pengelolaan sampah yang kurang tepat dapat menambah jumlah partikel plastik di lingkungan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Sampah plastik yang terurai<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kantong plastik, botol minuman, dan kemasan makanan yang dibuang sembarangan dapat pecah menjadi bagian-bagian kecil. Meskipun ukurannya semakin kecil, plastik tersebut nggak selalu benar-benar terurai menjadi zat alami.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Serat pakaian sintetis<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pakaian berbahan poliester, nilon, dan serat sintetis lainnya dapat melepaskan serat kecil saat dicuci atau digunakan. Serat tersebut bisa terbawa air limbah menuju lingkungan perairan jika nggak tersaring dengan baik.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Ban kendaraan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gesekan antara ban dan permukaan jalan dapat menghasilkan partikel kecil yang mengandung bahan plastik atau polimer sintetis. Partikel ini bisa terbawa air hujan ke saluran drainase dan sungai.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Kegiatan industri<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses produksi, pengolahan, dan pengangkutan bahan plastik dapat melepaskan partikel kecil ke lingkungan jika pengelolaannya kurang baik. Pelet plastik yang tercecer juga berpotensi menjadi sumber pencemaran.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Di_Mana_Mikroplastik_Bisa_Ditemukan\"><\/span><b>Di Mana Mikroplastik Bisa Ditemukan?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik dapat menyebar ke berbagai bagian lingkungan. Keberadaannya nggak terbatas di laut, tetapi juga dapat ditemukan di tempat yang dekat dengan aktivitas manusia.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Laut dan sungai<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Partikel mikroplastik dapat terbawa aliran air dari permukiman, industri, dan saluran drainase. Di perairan, partikel ini bisa tertelan oleh organisme seperti plankton, kerang, dan ikan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Tanah<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik dapat masuk ke tanah melalui sampah plastik yang melapuk, penggunaan kompos yang terkontaminasi, serta aktivitas pertanian tertentu. Keberadaannya dapat memengaruhi kondisi tanah dan organisme yang hidup di dalamnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Udara<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Serat sintetis dan partikel plastik kecil dapat terlepas ke udara akibat gesekan, aktivitas manusia, dan pelapukan material. Partikel tersebut dapat terbawa angin lalu terhirup atau mengendap di permukaan benda.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Makanan dan minuman<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Partikel mikroplastik telah ditemukan dalam sejumlah sampel makanan dan minuman yang diteliti. Namun, jumlah partikel yang ditemukan dapat berbeda-beda bergantung pada jenis sampel, metode pengujian, dan kondisi pengambilan sampel.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Dampak_Mikroplastik_bagi_Lingkungan\"><\/span><b>Apa Dampak Mikroplastik bagi Lingkungan?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keberadaan mikroplastik menjadi perhatian karena partikel ini dapat menyebar luas dan sulit dibersihkan setelah masuk ke lingkungan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mengganggu kehidupan organisme<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hewan air dapat menelan mikroplastik karena partikel tersebut berada di lingkungan tempat mereka mencari makan. Dalam kondisi tertentu, partikel yang tertelan dapat menimbulkan gangguan fisik atau memengaruhi proses makan dan pencernaan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mencemari rantai makanan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik dapat masuk ke rantai makanan ketika organisme kecil menelan partikel tersebut, lalu dimakan oleh organisme yang lebih besar. Meski demikian, perpindahan dan dampaknya berbeda-beda tergantung jenis organisme dan kondisi lingkungan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mengubah kondisi tanah<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik yang menumpuk di tanah berpotensi memengaruhi struktur tanah, pergerakan air, dan organisme tanah. Besarnya dampak bergantung pada jenis plastik, ukuran partikel, jumlah, serta kondisi tanah.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Sulit dibersihkan dari lingkungan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena ukurannya kecil dan penyebarannya luas, mikroplastik sulit dikumpulkan satu per satu. Upaya membersihkannya setelah menyebar sering kali lebih rumit daripada mencegah plastik masuk ke lingkungan sejak awal.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Mikroplastik_Berbahaya_bagi_Kesehatan_Manusia\"><\/span><b>Apakah Mikroplastik Berbahaya bagi Kesehatan Manusia?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik menjadi perhatian dalam penelitian kesehatan karena manusia dapat terpapar melalui makanan, minuman, dan udara. Sejumlah penelitian telah melaporkan ditemukannya partikel plastik dalam berbagai sampel biologis manusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, dampak kesehatan mikroplastik masih terus diteliti. Risiko yang mungkin muncul dapat dipengaruhi oleh ukuran partikel, bentuk, komposisi bahan, jumlah paparan, serta keberadaan zat tambahan atau kontaminan yang menempel pada partikel tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena bukti ilmiahnya masih berkembang, belum semua dampak mikroplastik terhadap kesehatan manusia dapat dipastikan. Meski begitu, mengurangi sumber pencemaran plastik dan mencegah paparan yang nggak perlu merupakan langkah yang masuk akal untuk dilakukan.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Cara_Mengurangi_Mikroplastik\"><\/span><b>Bagaimana Cara Mengurangi Mikroplastik?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik memang sulit dihindari sepenuhnya, tetapi ada beberapa kebiasaan yang dapat membantu mengurangi pelepasan partikel plastik ke lingkungan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mengurangi plastik sekali pakai<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan tas belanja, botol minum, dan wadah makanan yang dapat dipakai berulang kali jika sesuai untuk kebutuhan tersebut. Kebiasaan ini membantu mengurangi jumlah sampah plastik yang berpotensi terpecah menjadi mikroplastik.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Membuang sampah pada tempatnya<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan sampah plastik nggak dibuang ke sungai, selokan, atau lingkungan terbuka. Sampah yang dikelola dengan benar memiliki risiko lebih kecil untuk menyebar ke perairan dan tanah.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Merawat pakaian berbahan sintetis<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cuci pakaian sesuai kebutuhan dan petunjuk perawatannya. Jika memungkinkan, gunakan alat penyaring serat pada mesin cuci yang dirancang untuk tujuan tersebut agar sebagian serat yang terlepas dapat tertangkap.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Memilah dan mendaur ulang sampah<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pisahkan sampah plastik sesuai aturan pengelolaan sampah di wilayah masing-masing. Daur ulang yang dilakukan dengan benar dapat membantu mengurangi jumlah plastik yang berakhir di lingkungan, meskipun nggak semua jenis plastik dapat didaur ulang.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mendukung pengelolaan limbah yang lebih baik<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengolahan air limbah, pengendalian limbah industri, dan pengelolaan sampah yang tepat dapat membantu mengurangi pelepasan partikel plastik ke lingkungan.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Perbedaan_Mikroplastik_dan_Nanoplastik\"><\/span><b>Apa Perbedaan Mikroplastik dan Nanoplastik?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mikroplastik<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik merupakan partikel plastik yang umumnya berukuran kurang dari 5 milimeter. Partikel ini dapat berasal dari pecahan sampah plastik, serat pakaian sintetis, dan berbagai aktivitas manusia.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Nanoplastik<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nanoplastik adalah partikel plastik yang ukurannya jauh lebih kecil daripada mikroplastik, umumnya berada pada skala nanometer. Karena ukurannya sangat kecil, pendeteksian dan penelitian nanoplastik membutuhkan metode khusus.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Mikroplastik_Masuk_ke_Dalam_Tubuh_Manusia\"><\/span><b>Bagaimana Mikroplastik Masuk ke Dalam Tubuh Manusia?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Melalui makanan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik dapat masuk ke tubuh melalui makanan yang terkontaminasi partikel plastik dari lingkungan atau proses pengolahan dan pengemasan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Melalui minuman<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejumlah penelitian menemukan partikel mikroplastik dalam sampel air minum. Jumlahnya dapat berbeda-beda bergantung pada sumber air, proses pengolahan, dan metode pengujian.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Melalui udara<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Partikel plastik kecil dan serat sintetis yang melayang di udara berpotensi terhirup saat manusia bernapas. Besarnya paparan dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan aktivitas sehari-hari.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Air_Minum_Kemasan_Mengandung_Mikroplastik\"><\/span><b>Apakah Air Minum Kemasan Mengandung Mikroplastik?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Sumber kontaminasi<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Partikel mikroplastik dapat ditemukan dalam sejumlah sampel air minum kemasan. Partikel tersebut diduga dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk kemasan, tutup botol, proses produksi, dan lingkungan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Perbedaan jumlah partikel<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah mikroplastik yang ditemukan dalam air minum kemasan nggak selalu sama. Hasil pengujian dapat dipengaruhi oleh bahan kemasan, cara penyimpanan, proses pengolahan, dan metode pemeriksaan yang digunakan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Cara mengurangi paparan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan wadah minum yang sesuai untuk air minum dan rawat sesuai petunjuk produsen. Memilih air minum dengan pengolahan yang memenuhi standar keamanan juga penting, meskipun langkah tersebut nggak menjamin air sepenuhnya bebas mikroplastik.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Mikroplastik_Sulit_Dihilangkan_dari_Lingkungan\"><\/span><b>Mengapa Mikroplastik Sulit Dihilangkan dari Lingkungan?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Ukuran partikel sangat kecil<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik sulit dikumpulkan secara langsung karena ukurannya bisa jauh lebih kecil daripada butiran pasir. Partikel yang sudah tersebar di air atau tanah juga sulit dipisahkan satu per satu.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mudah berpindah tempat<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik dapat terbawa aliran air, angin, dan pergerakan organisme. Akibatnya, partikel yang awalnya berasal dari satu lokasi bisa menyebar ke lingkungan lain.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Sulit terurai secara alami<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar plastik membutuhkan waktu lama untuk mengalami penguraian. Plastik yang pecah menjadi bagian lebih kecil juga belum tentu benar-benar terurai, sehingga partikel mikroplastik dapat bertahan di lingkungan.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Peran_Masyarakat_dalam_Mengatasi_Pencemaran_Mikroplastik\"><\/span><b>Apa Peran Masyarakat dalam Mengatasi Pencemaran Mikroplastik?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat dapat membawa tas belanja sendiri, menggunakan botol minum isi ulang, dan memilih wadah yang bisa digunakan berulang kali sesuai fungsinya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Menjaga kebersihan lingkungan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membuang sampah pada tempatnya dan nggak membuang plastik ke sungai atau selokan dapat membantu mencegah sampah terpecah dan menyebar ke perairan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Memilah sampah plastik<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memisahkan sampah berdasarkan jenisnya dapat membantu proses pengumpulan dan daur ulang. Pastikan sampah disalurkan melalui fasilitas pengelolaan yang tersedia.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mendukung edukasi lingkungan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menyebarkan informasi tentang mikroplastik dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai sumber pencemaran dan cara menguranginya. Kebiasaan sederhana yang dilakukan bersama-sama dapat membantu menekan jumlah sampah plastik yang masuk ke lingkungan.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><b>Kesimpulan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran kurang dari 5 milimeter yang dapat berasal dari pecahan plastik berukuran besar maupun sumber yang sejak awal menghasilkan partikel kecil, Grameds. Mikroplastik bisa ditemukan di laut, sungai, tanah, udara, serta sejumlah makanan dan minuman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keberadaannya menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu organisme dan mencemari lingkungan. Sementara itu, dampaknya terhadap kesehatan manusia masih terus diteliti.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membantu mengurangi pencemaran mikroplastik, kamu bisa mulai dengan mengurangi plastik sekali pakai, membuang sampah dengan benar, dan mendukung pengelolaan limbah yang lebih baik, Grameds.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rekomendasi_Buku_Terkait\"><\/span><b>Rekomendasi Buku Terkait<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bumi_Tanpa_Plastik\"><\/span><b>Bumi Tanpa Plastik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/bumi-tanpa-plastik?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/ebook-covers\/90027\/image_highres\/BLK_BTP1706598383421.jpg\" alt=\"Bumi Tanpa Plastik\" width=\"351\" height=\"527\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/bumi-tanpa-plastik?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-92823\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut data LIPI tahun 2016, konsumsi plastik di Indonesia mencapai 17 kilogram per kapita per tahun dengan pertumbuhan sebesar 6\u20137 persen setiap tahunnya. Meskipun plastik menawarkan kepraktisan karena ringan, awet, dan murah, penggunaannya secara berlebihan dapat mengancam kesehatan dan kelestarian lingkungan akibat sifatnya yang sulit terurai secara alami. Buku Bumi Tanpa Plastik membahas permasalahan penggunaan plastik serta berbagai upaya untuk mengurangi sampah plastik, mulai dari pembatasan penggunaan plastik hingga pengembangan bioplastik sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan. Bioplastik berbahan dasar tapioka, selulosa, dan poli asam laktat dapat terurai oleh mikroorganisme dalam tanah maupun air dalam waktu relatif singkat. Kehadiran alternatif ini diharapkan dapat membantu mengurangi pencemaran dan mewujudkan lingkungan yang lebih lestari.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengolahan_Sampah_Plastik\"><\/span><b>Pengolahan Sampah Plastik <\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/pengolahan-sampah-plastik?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/ebook-covers\/68644\/image_highres\/BLK_PSP2021811808.jpg\" alt=\"Pengolahan sampah plastik\" width=\"350\" height=\"503\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/pengolahan-sampah-plastik?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-92823\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buku Pengolahan Sampah Plastik membahas cara mengolah sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat dan dapat digunakan kembali. Melalui berbagai metode pengolahan, buku ini mengajak pembaca untuk mengurangi pembuangan sampah ke lingkungan sekaligus membantu menjaga kelestarian alam.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kreasi_Unik_Dari_Plastik\"><\/span><b>Kreasi Unik Dari Plastik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/kreasi-unik-dari-plastik?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/ebook-covers\/4741\/big_covers\/ID_GPU2013MTH05KUDP_B.jpg\" alt=\"Kreasi Unik Dari Plastik\" width=\"351\" height=\"450\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/kreasi-unik-dari-plastik?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-92823\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buku Kreasi Unik dari Plastik karya Lili Lengkana membahas cara mengolah sampah plastik menjadi berbagai kerajinan menarik yang memiliki nilai guna dan nilai jual. Buku ini menyajikan panduan langkah demi langkah, mulai dari pengolahan bahan baku secara tepat dan efisien hingga perkiraan modal untuk memulai bisnis daur ulang plastik. Selain menjadi inspirasi untuk mengembangkan hobi kreatif, buku ini juga membuka peluang usaha yang dapat menghasilkan pendapatan tambahan sekaligus membantu mengurangi sampah plastik dan menjaga kelestarian lingkungan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n[vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Terkait\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/bpa-free-artinya-apa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Arti BPA Free<\/a><\/li>\t\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/15-aktivitas-teamwork-indoor-yang-seru-untuk-meningkatkan-kekompakan-tim\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Aktivitas Teamwork Indoor<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa itu Mikroplastik<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-saja-yang-harus-dibawa-saat-mudik-panduan-lengkap-agar-perjalanan-nyaman-dan-aman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Barang untuk Mudik<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/bpa-free-vs-plastik-biasa-apa-bedanya-dan-mana-yang-perlu-dipilih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BPA Free vs Plastik Biasa<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-kerja-ombudsman-ri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Kerja Ombudsman<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-melapor-ke-ombudsman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Melapor ke Ombudsman<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-mengembangkan-kreativitas-anak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Mengembangkan Kreativitas Anak<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-merawat-stainless-steel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Merawat Stainless Steel<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/contoh-kasus-ombudsman-ri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Contoh Kasus Ombudsman<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/food-grade-artinya-apa-kenali-pengertian-ciri-dan-contohnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Food Grade Artinya Apa<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kelebihan-dan-kekurangan-stainless-steel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kelebihan dan Kekurangan Stainless Steel<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kode-stainless-steel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kode Stainless Steel<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-bpk-dan-bpkp-apa-bedanya-dan-siapa-yang-mengawasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan BPK dan BPKP<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan MA dan MK<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-kpk-dan-kejaksaan-yang-sering-bikin-keliru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan KPK dan Kejaksaan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/stainless-steel-food-grade-jenis-kode-angka-dan-alasan-keamanannya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stainless Steel Food Grade<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/stainless-steel-vs-aluminium-mana-material-alat-masak-dan-perabot-yang-paling-juara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stainless Steel vs Aluminium<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/stainless-steel-vs-besi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stainless Steel vs Besi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/stainless-steel-vs-kaca\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stainless Steel vs Kaca<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/stainless-steel-vs-tembaga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stainless Steel vs Tembaga<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/teacher-training-workshop-panduan-efektif-mengelola-pelatihan-guru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Teacher Training Workshop<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/teknik-memanjat-dalam-canyoneering-panduan-lengkap-dan-strateginya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Teknik Memanjat dalam Canyoneering<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tugas-dan-fungsi-ombudsman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tugas dan Fungsi Ombudsman<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tujuan-ombudsman-ri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tujuan Ombudsman<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>apa itu mikroplastik &#8211; Grameds, istilah mikroplastik merujuk pada partikel plastik tak kasat mata yang kini diam-diam mengepung lingkungan sekitar kita.Bahaya sampah plastik saat ini bukan cuma soal tumpukan botol di TPA, melainkan serpihan mikro yang ikut mencemari rantai makanan. Kehadirannya yang sangat kecil membuat pencemaran ini berisiko tinggi bagi kelangsungan ekosistem bumi. Agar lebih [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533095,"featured_media":105897,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1983,1736],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan dari Gramedia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan dari Gramedia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-15T08:39:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-15T08:41:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/13717269\/pexels-photo-13717269.jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/13717269\/pexels-photo-13717269.jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Laura Saraswati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/13717269\/pexels-photo-13717269.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/13717269\/pexels-photo-13717269.jpeg\",\"width\":\"3935\",\"height\":\"2808\",\"caption\":\"mikroplastik\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/\",\"name\":\"Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-10-15T08:39:16+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-15T08:41:15+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan dari Gramedia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/eab5cf0b2e60586d4f09b6eecff9a514\"},\"headline\":\"Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan\",\"datePublished\":\"2026-10-15T08:39:16+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-15T08:41:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#webpage\"},\"wordCount\":1773,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/13717269\/pexels-photo-13717269.jpeg\",\"articleSection\":[\"Istilah\",\"Trivia\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/eab5cf0b2e60586d4f09b6eecff9a514\",\"name\":\"Laura Saraswati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7c701f3a6751fd527fea777b0066e61f?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7c701f3a6751fd527fea777b0066e61f?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Laura Saraswati\"},\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/laura\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan -","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan dari Gramedia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan -","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan dari Gramedia.","og_url":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2026-10-15T08:39:16+00:00","article_modified_time":"2026-10-15T08:41:15+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/13717269\/pexels-photo-13717269.jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_image":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/13717269\/pexels-photo-13717269.jpeg","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Laura Saraswati","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/13717269\/pexels-photo-13717269.jpeg","contentUrl":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/13717269\/pexels-photo-13717269.jpeg","width":"3935","height":"2808","caption":"mikroplastik"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#webpage","url":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/","name":"Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#primaryimage"},"datePublished":"2026-10-15T08:39:16+00:00","dateModified":"2026-10-15T08:41:15+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan dari Gramedia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/eab5cf0b2e60586d4f09b6eecff9a514"},"headline":"Apa Itu Mikroplastik? Bahaya, Jenis, dan Dampaknya bagi Lingkungan","datePublished":"2026-10-15T08:39:16+00:00","dateModified":"2026-10-15T08:41:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#webpage"},"wordCount":1773,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/apa-itu-mikroplastik-bahaya-jenis-dan-dampaknya-bagi-lingkungan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/13717269\/pexels-photo-13717269.jpeg","articleSection":["Istilah","Trivia"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/eab5cf0b2e60586d4f09b6eecff9a514","name":"Laura Saraswati","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7c701f3a6751fd527fea777b0066e61f?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7c701f3a6751fd527fea777b0066e61f?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Laura Saraswati"},"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/laura\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105894"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533095"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=105894"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105894\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":105898,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105894\/revisions\/105898"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/105897"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=105894"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=105894"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=105894"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}