{"id":105737,"date":"2026-10-05T14:29:59","date_gmt":"2026-10-05T07:29:59","guid":{"rendered":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/?p=105737"},"modified":"2026-10-05T14:32:43","modified_gmt":"2026-10-05T07:32:43","slug":"perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/","title":{"rendered":"Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas?"},"content":{"rendered":"<p><b>perbedaan MA dan MK<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Halo, Grameds! <strong>Perbedaan MA dan MK<\/strong> itu ibarat dua hakim tinggi yang bagi-bagi wilayah kekuasaan: kelihatan mirip dari luar, tapi &#8220;lapak&#8221; yang diurus beda 180 derajat!<\/span><\/p>\n<p>Nggak heran kalau banyak orang masih sering garuk-garuk kepala waktu baca berita hukum dan mikir, &#8220;Ini sebenarnya jatahnya <strong>Mahkamah Agung<\/strong> atau <strong>Mahkamah Konstitusi,<\/strong> sih?&#8221;<\/p>\n<p>Biar kamu nggak makin salah kaprah, yuk kita bedah perbedaan tugas dan wewenang keduanya sampai tuntas di sini!<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Apa_Itu_Mahkamah_Agung\" title=\"Apa Itu Mahkamah Agung?\">Apa Itu Mahkamah Agung?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Apa_Itu_Mahkamah_Konstitusi\" title=\"Apa Itu Mahkamah Konstitusi?\">Apa Itu Mahkamah Konstitusi?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Perbedaan_MA_dan_MK_Secara_Singkat\" title=\"Perbedaan MA dan MK Secara Singkat\">Perbedaan MA dan MK Secara Singkat<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Perbedaan_MA_dan_MK_Berdasarkan_Kewenangannya\" title=\"Perbedaan MA dan MK Berdasarkan Kewenangannya\">Perbedaan MA dan MK Berdasarkan Kewenangannya<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Menguji_Peraturan\" title=\"Perbedaan MA dan MK dalam Menguji Peraturan\">Perbedaan MA dan MK dalam Menguji Peraturan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Perkara_Pemilu\" title=\"Perbedaan MA dan MK dalam Perkara Pemilu\">Perbedaan MA dan MK dalam Perkara Pemilu<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Sistem_Peradilan\" title=\"Perbedaan MA dan MK dalam Sistem Peradilan\">Perbedaan MA dan MK dalam Sistem Peradilan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Menjaga_Hukum\" title=\"Perbedaan MA dan MK dalam Menjaga Hukum\">Perbedaan MA dan MK dalam Menjaga Hukum<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Apakah_MA_dan_MK_Saling_Berkaitan\" title=\"Apakah MA dan MK Saling Berkaitan?\">Apakah MA dan MK Saling Berkaitan?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Kenapa_Perbedaan_MA_dan_MK_Penting_Dipahami\" title=\"Kenapa Perbedaan MA dan MK Penting Dipahami?\">Kenapa Perbedaan MA dan MK Penting Dipahami?<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Perbedaan_MA_dan_MK_dari_Sisi_Dasar_Hukumnya\" title=\"Perbedaan MA dan MK dari Sisi Dasar Hukumnya\">Perbedaan MA dan MK dari Sisi Dasar Hukumnya<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Putusan_yang_Dikeluarkan\" title=\"Perbedaan MA dan MK dalam Putusan yang Dikeluarkan\">Perbedaan MA dan MK dalam Putusan yang Dikeluarkan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Menangani_Sengketa\" title=\"Perbedaan MA dan MK dalam Menangani Sengketa\">Perbedaan MA dan MK dalam Menangani Sengketa<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Hubungannya_dengan_Lembaga_Negara_Lain\" title=\"Perbedaan MA dan MK dalam Hubungannya dengan Lembaga Negara Lain\">Perbedaan MA dan MK dalam Hubungannya dengan Lembaga Negara Lain<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Upaya_Hukum\" title=\"Perbedaan MA dan MK dalam Upaya Hukum\">Perbedaan MA dan MK dalam Upaya Hukum<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Kesimpulan\" title=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Rekomendasi_Buku_Terkait\" title=\"Rekomendasi Buku Terkait\">Rekomendasi Buku Terkait<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Falsafah_Kebudayaan_Pancasila\" title=\"Falsafah Kebudayaan Pancasila \">Falsafah Kebudayaan Pancasila <\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Dasar_Negara_Pancasila\" title=\"Dasar Negara Pancasila\u00a0\">Dasar Negara Pancasila\u00a0<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-20\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#Cita-cita_Negara_Pancasila\" title=\"Cita-cita Negara Pancasila\u00a0\">Cita-cita Negara Pancasila\u00a0<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Mahkamah_Agung\"><\/span><b>Apa Itu Mahkamah Agung?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mahkamah Agung atau MA merupakan salah satu lembaga negara yang menjalankan kekuasaan kehakiman. MA memiliki posisi sebagai pengadilan negara tertinggi dalam lingkungan peradilan yang berada di bawahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa peran utama MA meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mengadili perkara pada tingkat kasasi<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA dapat memeriksa perkara yang diajukan melalui upaya hukum kasasi setelah proses peradilan pada tingkat sebelumnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Menguji peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA berwenang menguji apakah peraturan di bawah undang-undang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mengawasi penyelenggaraan peradilan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA memiliki fungsi pengawasan terhadap jalannya penyelenggaraan peradilan agar proses peradilan berjalan sesuai ketentuan hukum.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Memberikan pertimbangan hukum tertentu<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kewenangan yang diberikan oleh peraturan perundang-undangan, MA dapat memberikan pertimbangan hukum kepada lembaga atau pihak yang membutuhkan.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Mahkamah_Konstitusi\"><\/span><b>Apa Itu Mahkamah Konstitusi?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mahkamah Konstitusi atau MK merupakan lembaga negara yang menjalankan kekuasaan kehakiman dan memiliki kewenangan khusus dalam menjaga konstitusi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MK berperan memastikan agar ketentuan tertentu dalam peraturan perundang-undangan tetap sesuai dengan UUD 1945.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa kewenangan utama MK yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Menguji undang-undang terhadap UUD 1945<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MK dapat memeriksa apakah suatu undang-undang bertentangan dengan UUD 1945. Kewenangan ini menjadi salah satu pembeda utama antara MK dan MA.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Memutus sengketa kewenangan lembaga negara<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MK dapat menyelesaikan sengketa mengenai kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD 1945.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Memutus pembubaran partai politik<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kondisi yang ditentukan oleh konstitusi, MK memiliki kewenangan untuk memutus perkara mengenai pembubaran partai politik.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Memutus perselisihan hasil pemilihan umum<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MK juga berwenang memutus perselisihan mengenai hasil pemilu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Memutus pendapat DPR mengenai dugaan pelanggaran oleh Presiden dan\/atau Wakil Presiden<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MK dapat memberikan putusan atas pendapat DPR dalam proses yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran oleh Presiden dan\/atau Wakil Presiden.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_MA_dan_MK_Secara_Singkat\"><\/span><b>Perbedaan MA dan MK Secara Singkat<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Supaya lebih mudah dipahami, berikut gambaran perbedaan MA dan MK:<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Aspek<\/b><\/td>\n<td><b>Mahkamah Agung (MA)<\/b><\/td>\n<td><b>Mahkamah Konstitusi (MK)<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Fokus utama<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Peradilan dan penerapan hukum<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Konstitusi dan UUD 1945<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Pengujian peraturan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Menguji peraturan di bawah undang-undang<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Menguji undang-undang terhadap UUD 1945<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kasasi<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Berwenang<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak berwenang<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sengketa hasil pemilu<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak menjadi kewenangan utama<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Berwenang<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sengketa kewenangan lembaga negara<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak menjadi kewenangan MK?<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Berwenang dalam perkara yang ditentukan UUD 1945<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Pembubaran partai politik<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak berwenang<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Berwenang<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Posisi<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Pengadilan negara tertinggi<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Pengadilan konstitusi<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_MA_dan_MK_Berdasarkan_Kewenangannya\"><\/span><b>Perbedaan MA dan MK Berdasarkan Kewenangannya<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan MA dan MK paling mudah dilihat dari kewenangan masing-masing. Meskipun keduanya sama-sama menjalankan kekuasaan kehakiman, objek dan jenis perkara yang ditangani berbeda.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MA menangani perkara melalui sistem peradilan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA berkaitan dengan perkara yang berasal dari lingkungan peradilan yang berada di bawahnya, termasuk perkara yang diajukan pada tingkat kasasi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MK menangani perkara yang berkaitan dengan konstitusi<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MK memiliki kewenangan yang secara langsung berkaitan dengan UUD 1945 dan <\/span><b>persoalan ketatanegaraan tertentu.<\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MA menguji peraturan di bawah undang-undang<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika terdapat peraturan yang berada di bawah undang-undang dan dianggap bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi, pengujiannya dapat menjadi kewenangan MA.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MK menguji undang-undang terhadap UUD 1945<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengujian undang-undang terhadap UUD 1945 merupakan kewenangan MK. Jadi, objek pengujiannya berbeda dengan MA.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Menguji_Peraturan\"><\/span><b>Perbedaan MA dan MK dalam Menguji Peraturan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian ini sering membuat orang bingung karena MA dan MK sama-sama memiliki kewenangan pengujian peraturan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MA menguji peraturan di bawah undang-undang<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA menguji peraturan perundang-undangan yang kedudukannya berada di bawah undang-undang terhadap peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MK menguji undang-undang<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MK menguji undang-undang terhadap UUD 1945.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Objek pengujiannya berbeda<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sederhananya, MA berurusan dengan peraturan di bawah undang-undang, sedangkan MK berurusan dengan undang-undang terhadap konstitusi.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Perkara_Pemilu\"><\/span><b>Perbedaan MA dan MK dalam Perkara Pemilu<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA dan MK juga mempunyai posisi yang berbeda dalam perkara yang berkaitan dengan pemilu.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MK menangani perselisihan hasil pemilu<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MK memiliki kewenangan untuk memutus perselisihan mengenai hasil pemilu sesuai dengan ketentuan konstitusi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MA tetap memiliki kewenangan peradilan tertentu<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkara yang berkaitan dengan pemilu nggak otomatis menjadi kewenangan MK. Jenis perkara dan objek sengketanya perlu dilihat terlebih dahulu berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Fokus MK berkaitan dengan hasil pemilu<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam konteks kewenangan konstitusionalnya, MK berfokus pada perselisihan hasil pemilu.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Sistem_Peradilan\"><\/span><b>Perbedaan MA dan MK dalam Sistem Peradilan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA dan MK sama-sama berada dalam lingkup kekuasaan kehakiman, tetapi struktur dan fungsi keduanya berbeda.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MA merupakan pengadilan negara tertinggi<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA berada di puncak lingkungan peradilan yang terdiri atas peradilan umum, agama, militer, dan tata usaha negara.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MK merupakan lembaga peradilan konstitusi<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MK memiliki fungsi khusus untuk menangani perkara yang berkaitan dengan konstitusi dan kewenangan yang diberikan oleh UUD 1945.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Keduanya memiliki kewenangan masing-masing<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA dan MK nggak berada dalam hubungan atasan dan bawahan. Keduanya mempunyai kewenangan yang berbeda berdasarkan konstitusi dan undang-undang.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Menjaga_Hukum\"><\/span><b>Perbedaan MA dan MK dalam Menjaga Hukum<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun mempunyai tugas yang berbeda, MA dan MK sama-sama memiliki peran penting dalam menjaga sistem hukum Indonesia.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MA menjaga penerapan hukum dalam proses peradilan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA berperan memastikan hukum diterapkan melalui sistem peradilan sesuai dengan kewenangannya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MK menjaga kesesuaian undang-undang dengan konstitusi<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MK memastikan undang-undang yang diuji tetap sejalan dengan UUD 1945.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Keduanya menjaga kepastian hukum<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peran MA dan MK membantu memastikan persoalan hukum dan ketatanegaraan dapat diselesaikan melalui mekanisme yang telah ditentukan.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_MA_dan_MK_Saling_Berkaitan\"><\/span><b>Apakah MA dan MK Saling Berkaitan?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA dan MK sama-sama menjalankan kekuasaan kehakiman, tetapi keduanya mempunyai kewenangan yang berbeda. Karena itu, MA dan MK nggak bisa saling menggantikan dalam menjalankan tugasnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MA berfokus pada peradilan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kewenangan MA banyak berkaitan dengan perkara peradilan dan pengujian peraturan di bawah undang-undang.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MK berfokus pada konstitusi<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kewenangan MK berkaitan dengan pengujian undang-undang terhadap UUD 1945 serta beberapa perkara ketatanegaraan lainnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Keduanya memiliki kedudukan yang berbeda dari sisi fungsi<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA dan MK sama-sama penting, tetapi menjalankan fungsi yang berbeda dalam sistem kekuasaan kehakiman Indonesia.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_Perbedaan_MA_dan_MK_Penting_Dipahami\"><\/span><b>Kenapa Perbedaan MA dan MK Penting Dipahami?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami perbedaan MA dan MK penting karena setiap lembaga mempunyai kewenangan yang berbeda. Kesalahan memahami kewenangan bisa membuat seseorang salah menentukan lembaga yang berwenang menangani suatu persoalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa hal yang perlu diingat:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Kalau berkaitan dengan kasasi, MA yang berwenang<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kasasi merupakan salah satu kewenangan utama MA dalam sistem peradilan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Kalau menguji undang-undang terhadap UUD 1945, MK yang berwenang<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengujian ini merupakan kewenangan konstitusional MK.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Kalau menguji peraturan di bawah undang-undang, MA yang berwenang<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA dapat menguji peraturan tersebut berdasarkan kewenangan yang diberikan oleh hukum.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Kalau berkaitan dengan perselisihan hasil pemilu, MK yang berwenang<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkara tersebut termasuk salah satu kewenangan MK yang diberikan oleh UUD 1945.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_MA_dan_MK_dari_Sisi_Dasar_Hukumnya\"><\/span><b>Perbedaan MA dan MK dari Sisi Dasar Hukumnya<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MA berlandaskan UUD 1945 dan Undang-Undang tentang Mahkamah Agung<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dasar hukum tersebut mengatur kedudukan, fungsi, serta kewenangan MA sebagai lembaga peradilan tertinggi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MK juga memiliki dasar hukum dalam UUD 1945<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedudukan dan kewenangan MK diatur dalam UUD 1945 serta diperjelas melalui Undang-Undang tentang Mahkamah Konstitusi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Kewenangan keduanya ditentukan oleh konstitusi dan undang-undang<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, MA dan MK nggak bisa menjalankan kewenangan di luar batas yang telah ditentukan oleh hukum.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Putusan_yang_Dikeluarkan\"><\/span><b>Perbedaan MA dan MK dalam Putusan yang Dikeluarkan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Putusan MA berkaitan dengan perkara yang diperiksa dalam lingkungan peradilan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Putusan MA dapat berkaitan dengan kasasi, peninjauan kembali, maupun kewenangan lain sesuai dengan jenis perkara yang ditangani.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Putusan MK berkaitan dengan perkara konstitusional<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Putusan MK dapat menentukan apakah suatu undang-undang bertentangan dengan UUD 1945 atau menyelesaikan perkara ketatanegaraan tertentu.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Putusan MK bersifat final<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kewenangan yang dimilikinya, putusan MK bersifat final dan mempunyai kekuatan hukum mengikat.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Menangani_Sengketa\"><\/span><b>Perbedaan MA dan MK dalam Menangani Sengketa<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MA menangani sengketa melalui jalur peradilan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkara yang sampai ke MA umumnya merupakan bagian dari proses peradilan yang telah melalui tingkat sebelumnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MK menangani sengketa yang ditentukan oleh konstitusi<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sengketa yang menjadi kewenangan MK berkaitan dengan persoalan konstitusional tertentu, seperti sengketa kewenangan lembaga negara dan perselisihan hasil pemilu.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Jenis sengketanya menjadi pembeda utama<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, nggak semua sengketa hukum bisa dibawa ke MA atau MK. Kewenangan masing-masing ditentukan berdasarkan jenis perkara dan objek yang disengketakan.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Hubungannya_dengan_Lembaga_Negara_Lain\"><\/span><b>Perbedaan MA dan MK dalam Hubungannya dengan Lembaga Negara Lain<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MA berhubungan dengan lembaga peradilan di bawahnya<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA memiliki fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap lingkungan peradilan yang berada di bawahnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MK berhubungan dengan lembaga negara dalam perkara konstitusional<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MK dapat menangani sengketa kewenangan antar lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD 1945.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Bentuk hubungannya berbeda<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA lebih banyak berkaitan dengan sistem peradilan, sedangkan MK memiliki peran dalam menjaga keseimbangan kewenangan antar lembaga negara.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_MA_dan_MK_dalam_Upaya_Hukum\"><\/span><b>Perbedaan MA dan MK dalam Upaya Hukum<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MA berkaitan dengan upaya hukum tertentu<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MA dapat menangani perkara melalui kasasi dan peninjauan kembali sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>MK nggak mengenal kasasi<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkara yang menjadi kewenangan MK memiliki mekanisme tersendiri dan putusannya bersifat final.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Jalur perkaranya berbeda<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perkara yang masuk ke MA umumnya berasal dari proses peradilan, sedangkan perkara MK diajukan berdasarkan kewenangan konstitusional yang dimilikinya.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><b>Kesimpulan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Meski sama-sama berkedudukan di pilar tertinggi kekuasaan kehakiman, MA dan MK punya &#8216;jiwa&#8217; perjalanannya masing-masing. MA adalah rumah terakhir bagi pencari keadilan atas perkara hukum sehari-hari, sedangkan MK adalah benteng penjaga marwah konstitusi bangsa.<\/p>\n<p>Tanpa MA, keadilan bagi rakyat kecil akan kehilangan arah kasasi. Tanpa MK, konstitusi negara rentan kehilangan perisainya. Memahami perbedaan keduanya bukan lahi sekadar pengetahuan teori, melainkan bentuk kepedulian kita terhadap masa depan hukum di tanah air. Yuk, terus belajar dan jadi bagian dari masyarakat yang cerdas hukum, Grameds!<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rekomendasi_Buku_Terkait\"><\/span><b>Rekomendasi Buku Terkait<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Falsafah_Kebudayaan_Pancasila\"><\/span><b>Falsafah Kebudayaan Pancasila <\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/falsafah-kebudayaan-pancasila?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/ebook-covers\/32227\/big_covers\/ID_GPU2016MTH04FKPA_B.jpg\" alt=\" Falsafah Kebudayaan Pancasila Falsafah Kebudayaan Pancasila\" width=\"350\" height=\"519\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/falsafah-kebudayaan-pancasila?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-92823\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Falsafah Kebudayaan Pancasila membahas Pancasila dari sudut pandang falsafah kebudayaan, khususnya mengenai nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Buku karya Syaiful Arif ini nggak hanya menjelaskan Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga mengkritisi bagaimana nilai-nilainya mulai kehilangan makna ketika hanya diperlakukan sebagai simbol atau slogan. Perubahan dalam kehidupan sosial dan budaya membuat nilai-nilai luhur Pancasila perlu kembali diterapkan dalam kehidupan nyata. Melalui pembahasannya, buku ini mengajak pembaca memahami Pancasila secara lebih mendalam sekaligus memikirkan bagaimana falsafah tersebut dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dasar_Negara_Pancasila\"><\/span><b>Dasar Negara Pancasila<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/dasar-negara-pancasila?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/ebook-covers\/47019\/image_highres\/ID_DNP2019MTH04.jpg\" alt=\"Dasar Negara Pancasila\" width=\"351\" height=\"522\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/dasar-negara-pancasila?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-92757\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button_cek-gramedia-com-300x59.png\" alt=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button_cek-gramedia-com.png\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button_cek-gramedia-com-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button_cek-gramedia-com.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dasar Negara Pancasila membahas Pancasila sebagai dasar negara sekaligus bagian penting dalam pembelajaran kewarganegaraan. Buku ini merupakan pemutakhiran dari buku Mengkaji Ulang Dasar Negara Pancasila yang sebelumnya diterbitkan secara terbatas oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Kewarganegaraan dan Demokrasi (P3KD)-FKIP-UKSW. Dalam edisi ini, pembahasan dibuat lebih ringkas dengan menggabungkan materi mengenai implementasi Pancasila ke dalam pembahasan setiap sila. Buku ini juga dilengkapi kompetensi pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, serta evaluasi pada akhir setiap bab. Materinya nggak hanya membantu pembaca memahami fakta dan konsep mengenai Pancasila, tetapi juga mendorong pembaca untuk memahami penerapannya dan menyampaikan pendapat mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan bernegara.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cita-cita_Negara_Pancasila\"><\/span><b>Cita-cita Negara Pancasila\u00a0<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/cita-cita-negara-pancasila?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/ebook-covers\/23672\/big_covers\/ID_KPB2015MTH05CNPA_B.jpg\" alt=\"Cita-cita Negara Pancasila\" width=\"350\" height=\"511\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/cita-cita-negara-pancasila?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-92823\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cita-cita Negara Pancasila mengajak pembaca melihat kembali arti dan posisi Pancasila setelah mengalami berbagai perubahan dalam kehidupan politik Indonesia. Buku ini membahas bagaimana pengalaman sejarah, termasuk penggunaan Pancasila dalam politik pada masa Orde Baru, turut memengaruhi cara masyarakat memandang dan membicarakan Pancasila pada era Reformasi. Di tengah berkurangnya perhatian terhadap pembahasan Pancasila, Sulastomo mengingatkan bahwa Pancasila tetap memiliki posisi penting sebagai dasar negara dan sumber inspirasi bagi jati diri bangsa Indonesia. Buku ini juga membahas bagaimana Pancasila seharusnya nggak hanya dipahami sebagai konsep, tetapi dijadikan rujukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bersama dengan UUD 1945.<\/span><\/p>\n[vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Terkait\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/15-aktivitas-teamwork-indoor-yang-seru-untuk-meningkatkan-kekompakan-tim\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Aktivitas Teamwork Indoor<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-saja-yang-harus-dibawa-saat-mudik-panduan-lengkap-agar-perjalanan-nyaman-dan-aman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Barang untuk Mudik<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-kerja-ombudsman-ri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Kerja Ombudsman<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-melapor-ke-ombudsman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Melapor ke Ombudsman<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/contoh-kasus-ombudsman-ri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Contoh Kasus Ombudsman<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-bpk-dan-bpkp-apa-bedanya-dan-siapa-yang-mengawasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan BPK dan BPKP<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan MA dan MK<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-kpk-dan-kejaksaan-yang-sering-bikin-keliru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan KPK dan Kejaksaan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/teknik-memanjat-dalam-canyoneering-panduan-lengkap-dan-strateginya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Teknik Memanjat dalam Canyoneering<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tugas-dan-fungsi-ombudsman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tugas dan Fungsi Ombudsman<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tujuan-ombudsman-ri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tujuan Ombudsman<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>perbedaan MA dan MK&#8211; Halo, Grameds! Perbedaan MA dan MK itu ibarat dua hakim tinggi yang bagi-bagi wilayah kekuasaan: kelihatan mirip dari luar, tapi &#8220;lapak&#8221; yang diurus beda 180 derajat! Nggak heran kalau banyak orang masih sering garuk-garuk kepala waktu baca berita hukum dan mikir, &#8220;Ini sebenarnya jatahnya Mahkamah Agung atau Mahkamah Konstitusi, sih?&#8221; Biar [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533095,"featured_media":105740,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1881,1991,1736],"tags":[2142,2143,2144],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas? -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas? dari Gramedia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas? -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas? dari Gramedia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-05T07:29:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-05T07:32:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6077381\/pexels-photo-6077381.jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6077381\/pexels-photo-6077381.jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Laura Saraswati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6077381\/pexels-photo-6077381.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6077381\/pexels-photo-6077381.jpeg\",\"width\":\"5472\",\"height\":\"3648\",\"caption\":\"pengadilan\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/\",\"name\":\"Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas? -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-10-05T07:29:59+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-05T07:32:43+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas? dari Gramedia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas?\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/eab5cf0b2e60586d4f09b6eecff9a514\"},\"headline\":\"Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas?\",\"datePublished\":\"2026-10-05T07:29:59+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-05T07:32:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#webpage\"},\"wordCount\":1827,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6077381\/pexels-photo-6077381.jpeg\",\"keywords\":[\"Mahkamah Agung\",\"Mahkamah Konstitusi\",\"Pengadilan\"],\"articleSection\":[\"Buku Pkn\",\"Sosial Politik\",\"Trivia\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/eab5cf0b2e60586d4f09b6eecff9a514\",\"name\":\"Laura Saraswati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7c701f3a6751fd527fea777b0066e61f?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7c701f3a6751fd527fea777b0066e61f?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Laura Saraswati\"},\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/laura\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas? -","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas? dari Gramedia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas? -","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas? dari Gramedia.","og_url":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2026-10-05T07:29:59+00:00","article_modified_time":"2026-10-05T07:32:43+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6077381\/pexels-photo-6077381.jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_image":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6077381\/pexels-photo-6077381.jpeg","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Laura Saraswati","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6077381\/pexels-photo-6077381.jpeg","contentUrl":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6077381\/pexels-photo-6077381.jpeg","width":"5472","height":"3648","caption":"pengadilan"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#webpage","url":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/","name":"Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas? -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#primaryimage"},"datePublished":"2026-10-05T07:29:59+00:00","dateModified":"2026-10-05T07:32:43+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas? dari Gramedia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas?"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/eab5cf0b2e60586d4f09b6eecff9a514"},"headline":"Perbedaan MA dan MK: Sama-Sama Pengadilan, Beda Tugas?","datePublished":"2026-10-05T07:29:59+00:00","dateModified":"2026-10-05T07:32:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#webpage"},"wordCount":1827,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/perbedaan-ma-dan-mk-sama-sama-pengadilan-beda-tugas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/6077381\/pexels-photo-6077381.jpeg","keywords":["Mahkamah Agung","Mahkamah Konstitusi","Pengadilan"],"articleSection":["Buku Pkn","Sosial Politik","Trivia"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/eab5cf0b2e60586d4f09b6eecff9a514","name":"Laura Saraswati","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7c701f3a6751fd527fea777b0066e61f?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7c701f3a6751fd527fea777b0066e61f?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Laura Saraswati"},"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/laura\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105737"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533095"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=105737"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105737\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":105741,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105737\/revisions\/105741"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/105740"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=105737"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=105737"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=105737"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}