{"id":105700,"date":"2026-09-30T14:50:24","date_gmt":"2026-09-30T07:50:24","guid":{"rendered":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/?p=105700"},"modified":"2026-09-30T14:50:24","modified_gmt":"2026-09-30T07:50:24","slug":"panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/","title":{"rendered":"Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"0\"><b data-path-to-node=\"0\" data-index-in-node=\"0\">Ombudsman Republik Indonesia (ORI) &#8211;<\/b> <strong>Ombudsman Republik Indonesia<\/strong> adalah &#8220;wasit&#8221; utama yang siap pasang badan saat kamu berhadapan dengan tembok tebal birokrasi yang bikin makan hati. Lembaga negara independen ini memegang kendali penuh untuk mengawasi pelayanan publik, menyapu bersih praktik pungli, dan menindak tegas oknum pejabat yang hobi menunda-nunda urusan rakyat.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"0\">Melalui <strong>Undang-Undang Nomor 37 Tahun 200<\/strong>8, Ombudsman dibekali taji hukum untuk mengawasi kementrian, pemda, kepolisian, BUMN, hingga swasta yang mengelola dana negara. Pembagian perannya sangat jelas: jika KPK mengejar koruptor dan BPK mengaudit uang negara, maka Ombudsman bertugas memasang garansi agar hak kamu mendapatkan pelayanan publik yang jujur, cepat, dan transparan tidak diinjak-injak.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#Sejarah_Lahirnya_Ombudsman_di_Indonesia\" title=\"Sejarah Lahirnya Ombudsman di Indonesia\">Sejarah Lahirnya Ombudsman di Indonesia<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#10_Bentuk_Maladministrasi_yang_Bisa_Dilaporkan\" title=\"10 Bentuk Maladministrasi yang Bisa Dilaporkan\">10 Bentuk Maladministrasi yang Bisa Dilaporkan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#Instansi_Terlapor_dan_Batasan_Wewenang_Ombudsman\" title=\"Instansi Terlapor dan Batasan Wewenang Ombudsman\">Instansi Terlapor dan Batasan Wewenang Ombudsman<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#Tugas_Wewenang_dan_Mekanisme_Pemilihan_Pimpinan\" title=\"Tugas, Wewenang, dan Mekanisme Pemilihan Pimpinan\">Tugas, Wewenang, dan Mekanisme Pemilihan Pimpinan<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#Tugas_Utama_Ombudsman_Pasal_6_UU_372008\" title=\"Tugas Utama Ombudsman (Pasal 6 UU 37\/2008):\">Tugas Utama Ombudsman (Pasal 6 UU 37\/2008):<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#Wewenang_Khusus_Ombudsman_Pasal_7_UU_372008\" title=\"Wewenang Khusus Ombudsman (Pasal 7 UU 37\/2008):\">Wewenang Khusus Ombudsman (Pasal 7 UU 37\/2008):<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#Syarat_dan_Cara_Melapor_ke_Ombudsman\" title=\"Syarat dan Cara Melapor ke Ombudsman\">Syarat dan Cara Melapor ke Ombudsman<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#Kekuatan_Hukum_Rekomendasi_Ombudsman\" title=\"Kekuatan Hukum Rekomendasi Ombudsman\">Kekuatan Hukum Rekomendasi Ombudsman<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#Pentingnya_Memahami_Peran_Ombudsman_bagi_Masyarakat\" title=\"Pentingnya Memahami Peran Ombudsman bagi Masyarakat\">Pentingnya Memahami Peran Ombudsman bagi Masyarakat<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 data-path-to-node=\"0\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Lahirnya_Ombudsman_di_Indonesia\"><\/span><strong>Sejarah Lahirnya Ombudsman di Indonesia<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"4\">Konsep lembaga pengawas pelayanan publik ini pertama kali muncul di Swedia pada tahun 1809 dengan nama <i data-path-to-node=\"4\" data-index-in-node=\"103\">ombudsman<\/i>, yang secara harfiah berarti perwakilan, agen, atau pelindung rakyat. Lembaga tersebut didirikan untuk mengawasi kebijakan dan tindakan eksekutif agar tidak menyalahgunakan kekuasaan terhadap masyarakat sipil. Konsep ini kemudian banyak diadopsi oleh negara-negara demokrasi di berbagai belahan dunia.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5\">Di Indonesia, gagasan pembentukan Ombudsman menguat seiring berhembusnya gelombang Reformasi tahun 1998. Masyarakat menuntut transparansi, akuntabilitas, serta reformasi birokrasi dari pejabat publik yang pada masa sebelumnya cenderung kaku, tertutup, dan sulit dijangkau.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">Perjalanan pembentukan Ombudsman di Indonesia melewati dua fase penting:<\/p>\n<ol start=\"1\" data-path-to-node=\"7\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"7,0,0\"><b data-path-to-node=\"7,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Tahun 2000 (Layanan Perintis)<\/b>: Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 44 Tahun 2000 tentang Komisi Ombudsman Nasional (KON). Langkah ini menjadi cikal bakal berdirinya lembaga pengawas birokrasi di Tanah Air.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"7,1,0\"><b data-path-to-node=\"7,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Tahun 2008 (Payung Hukum Resmi)<\/b>: Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008. Lewat undang-undang ini, Komisi Ombudsman Nasional resmi bertransformasi menjadi lembaga negara independen bernama Ombudsman Republik Indonesia.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p data-path-to-node=\"8\">Independensi ini memastikan Ombudsman bekerja secara objektif tanpa berada di bawah pengaruh atau kendali eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/ombudsman-republik-indonesia-jembatan-penghubung-rakyat-dengan-birokrasi-pelayanan?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/rs:fit:0:0\/f:webp\/plain\/https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/product-metas\/ntg-dnunzm.png\" alt=\"Ombudsman Republik Indonesia Jembatan Penghubung Rakyat dengan Birokrasi Pelayanan\" width=\"351\" height=\"525\" \/><\/a><\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"10\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/ombudsman-republik-indonesia-jembatan-penghubung?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi-rakyat-dengan-birokrasi-pelayanan?\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-92823\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/h2>\n<h2 data-path-to-node=\"10\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Bentuk_Maladministrasi_yang_Bisa_Dilaporkan\"><\/span><strong>10 Bentuk Maladministrasi yang Bisa Dilaporkan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"11\">Segala bentuk pelayanan publik yang terindikasi mengalami maladministrasi dapat dilaporkan ke Ombudsman. Berdasarkan UU No. 37 Tahun 2008, maladministrasi didefinisikan sebagai perbuatan melawan hukum, melampaui wewenang, kelalaian, atau pengabaian kewajiban hukum yang dilakukan oleh penyelenggara negara dan pemerintahan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">Berikut adalah 10 bentuk maladministrasi yang menjadi fokus pengawasan Ombudsman:<\/p>\n<ul data-path-to-node=\"13\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"13,0,0\"><b data-path-to-node=\"13,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Penundaan Berlarut (<i data-path-to-node=\"13,0,0\" data-index-in-node=\"20\">Protracted Delay<\/i>)<\/b>: Proses pengurusan dokumen, izin, atau pelayanan masyarakat yang penyelesaiannya molor jauh dari jangka waktu atau Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dijanjikan tanpa alasan sah.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"13,1,0\"><b data-path-to-node=\"13,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Pungutan Liar (Pungli)<\/b>: Pengenaan biaya atau pungutan uang di luar ketentuan hukum yang berlaku, uang pelicin, atau tip tambahan.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"13,2,0\"><b data-path-to-node=\"13,2,0\" data-index-in-node=\"0\">Penyalahgunaan Wewenang<\/b>: Tindakan pejabat yang memanfaatkan posisi atau jabatannya demi kepentingan pribadi, keluarga, kerabat, atau kelompok politik tertentu.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"13,3,0\"><b data-path-to-node=\"13,3,0\" data-index-in-node=\"0\">Penyimpangan Prosedur<\/b>: Petugas atau instansi yang tidak mengikuti SOP resmi, seperti menambah-nambah persyaratan dokumen yang tidak memiliki dasar hukum.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"13,4,0\"><b data-path-to-node=\"13,4,0\" data-index-in-node=\"0\">Tidak Memberikan Pelayanan<\/b>: Laporan, aduan, atau berkas permohonan warga yang didiamkan atau diabaikan begitu saja tanpa proses kejelasan.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"13,5,0\"><b data-path-to-node=\"13,5,0\" data-index-in-node=\"0\">Pengabaian Kewajiban Hukum<\/b>: Instansi atau pejabat yang secara sengaja tidak menjalankan perintah undang-undang atau tidak mematuhi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"13,6,0\"><b data-path-to-node=\"13,6,0\" data-index-in-node=\"0\">Inkompetensi<\/b>: Petugas pelayanan yang bersikap asal-asalan, tidak memahami aturan kerja, lalai, atau tidak memiliki kapasitas yang cukup dalam menjalankan jabatannya.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"13,7,0\"><b data-path-to-node=\"13,7,0\" data-index-in-node=\"0\">Diskriminasi<\/b>: Perlakuan pelayanan yang membeda-bedakan warga berdasarkan suku, agama, ras, status sosial, kondisi ekonomi, maupun relasi kekeluargaan\/orang dalam.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"13,8,0\"><b data-path-to-node=\"13,8,0\" data-index-in-node=\"0\">Permintaan Imbalan<\/b>: Tindakan meminta barang, uang, jasa, atau fasilitas tertentu dari masyarakat sebagai syarat agar suatu urusan atau pelayanan dipercepat.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"13,9,0\"><b data-path-to-node=\"13,9,0\" data-index-in-node=\"0\">Pengeluaran Keputusan Berpihak<\/b>: Pejabat yang menerbitkan surat keputusan atau kebijakan yang melanggar aturan demi menguntungkan pihak-pihak tertentu.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-path-to-node=\"15\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Instansi_Terlapor_dan_Batasan_Wewenang_Ombudsman\"><\/span><strong>Instansi Terlapor dan Batasan Wewenang Ombudsman<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"16\">Ombudsman memiliki jangkauan pengawasan yang sangat luas terhadap instansi pelayanan publik. Namun, ada pula batasan-batasan hukum yang perlu diketahui agar laporan masyarakat tidak ditolak secara administratif.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"17\"><b data-path-to-node=\"17\" data-index-in-node=\"0\">Instansi yang Bisa Dilaporkan:<\/b><\/p>\n<ul data-path-to-node=\"18\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"18,0,0\"><b data-path-to-node=\"18,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Kementerian dan Lembaga Negara<\/b>: Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, serta lembaga negara lainnya.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"18,1,0\"><b data-path-to-node=\"18,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Pemerintah Daerah<\/b>: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pendidikan, Dinas UPTD, hingga kantor Kecamatan dan Kelurahan\/Desa.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"18,2,0\"><b data-path-to-node=\"18,2,0\" data-index-in-node=\"0\">Kepolisian dan Instansi Penegak Hukum<\/b>: Unit pelayanan pembuatan SIM, SKCK, hingga penanganan laporan polisi yang stagnan atau diabaikan.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"18,3,0\"><b data-path-to-node=\"18,3,0\" data-index-in-node=\"0\">BUMN dan BUMD<\/b>: Perusahaan negara seperti PLN, PT Kereta Api Indonesia, Pertamina, PDAM, dan Bank-Bank milik BUMN.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"18,4,0\"><b data-path-to-node=\"18,4,0\" data-index-in-node=\"0\">Badan Penyelenggara Layanan Publik<\/b>: BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN).<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"18,5,0\"><b data-path-to-node=\"18,5,0\" data-index-in-node=\"0\">Lembaga Swasta\/Perseorangan<\/b>: Swasta yang mengelola layanan publik menggunakan dana APBN\/APBD atau yang mendapat konsesi dari pemerintah (seperti pengelola jalan tol atau sekolah swasta penerima bantuan negara).<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-path-to-node=\"19\"><b data-path-to-node=\"19\" data-index-in-node=\"0\">Hal yang TIDAK BISA Dilaporkan ke Ombudsman:<\/b><\/p>\n<ul data-path-to-node=\"20\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"20,0,0\">Sengketa murni antarindividu atau perdata yang tidak melibatkan pejabat\/penyelenggara pelayanan publik (misalnya utang-piutang pribadi).<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"20,1,0\">Kasus atau perkara yang sedang dalam proses pemeriksaan persidangan di pengadilan (Pidana, Perdata, atau PTUN).<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"20,2,0\">Peristiwa atau kasus yang kejadiannya sudah lewat lebih dari 2 (dua) tahun sejak dilaporkan.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"20,3,0\">Laporan dengan identitas pelapor yang sepenuhnya anonim atau fiktif tanpa didasari bukti awal yang jelas.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/uu-pelayanan-publik-uu-ri-no-25-th-2009-1?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/rs:fit:0:0\/f:webp\/plain\/https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/9789790075528_UU-Pelayanan-.jpg\" alt=\" UU Pelayanan Publik (UU RI No. 25 Tahun 2009)\" width=\"349\" height=\"653\" \/><\/a><\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"22\"><\/h2>\n<h2 data-path-to-node=\"22\"><strong><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/uu-pelayanan-publik-uu-ri-no-25-th-2009-1?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-92823\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/strong><\/h2>\n<h2 data-path-to-node=\"22\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tugas_Wewenang_dan_Mekanisme_Pemilihan_Pimpinan\"><\/span><strong>Tugas, Wewenang, dan Mekanisme Pemilihan Pimpinan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"23\">Sebagai lembaga pengawas birokrasi (<i data-path-to-node=\"23\" data-index-in-node=\"36\">watchdog<\/i>), Ombudsman dibekali fungsi dan wewenang khusus oleh undang-undang untuk menindaklanjuti setiap aduan masyarakat.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"24\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tugas_Utama_Ombudsman_Pasal_6_UU_372008\"><\/span><b data-path-to-node=\"24\" data-index-in-node=\"0\">Tugas Utama Ombudsman (Pasal 6 UU 37\/2008):<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ol start=\"1\" data-path-to-node=\"25\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"25,0,0\">Menerima laporan atas dugaan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"25,1,0\">Melakukan pemeriksaan substantif atas laporan aduan yang masuk.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"25,2,0\">Menindaklanjuti laporan yang tercakup dalam ruang lingkup kewenangan Ombudsman.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"25,3,0\">Melakukan investigasi atas prakarsa sendiri (<i data-path-to-node=\"25,3,0\" data-index-in-node=\"45\">Own Initiative<\/i>) terhadap dugaan maladministrasi tanpa harus menunggu laporan resmi dari masyarakat.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"25,4,0\">Menyampaikan saran kepada Presiden, DPR, atau Kepala Daerah untuk perbaikan sistem pelayanan publik.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3 data-path-to-node=\"26\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Wewenang_Khusus_Ombudsman_Pasal_7_UU_372008\"><\/span><b data-path-to-node=\"26\" data-index-in-node=\"0\">Wewenang Khusus Ombudsman (Pasal 7 UU 37\/2008):<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<ul data-path-to-node=\"27\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"27,0,0\"><b data-path-to-node=\"27,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Meminta Keterangan<\/b>: Berwenang memanggil pejabat, penyelenggara negara, atau saksi untuk dimintai keterangan resmi.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"27,1,0\"><b data-path-to-node=\"27,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Inspeksi Mendadak (Sidak)<\/b>: Melakukan pemeriksaan lapangan langsung ke unit-unit pelayanan publik tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"27,2,0\"><b data-path-to-node=\"27,2,0\" data-index-in-node=\"0\">Membuka Dokumen<\/b>: Berwenang meminta dokumen resmi atau salinan berkas yang diperlukan untuk kepentingan pembuktian.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"27,3,0\"><b data-path-to-node=\"27,3,0\" data-index-in-node=\"0\">Menerbitkan Rekomendasi<\/b>: Mengeluarkannya kepada atasan terlapor untuk wajib ditindaklanjuti.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-path-to-node=\"28\"><b data-path-to-node=\"28\" data-index-in-node=\"0\">Mekanisme Pemilihan Pimpinan Ombudsman:<\/b> Pimpinan Ombudsman dipilih melalui mekanisme transparan yang melibatkan unsur eksekutif dan legislatif:<\/p>\n<ul data-path-to-node=\"29\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"29,0,0\">Presiden membentuk Panitia Seleksi (Pansel) independen untuk menyeleksi calon pimpinan dari unsur masyarakat.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"29,1,0\">Presiden memilih 18 nama calon hasil pendaftaran Pansel dan menyerahkannya kepada DPR RI.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"29,2,0\">Komisi II DPR RI melakukan uji kelayakan dan kepatutan (<i data-path-to-node=\"29,2,0\" data-index-in-node=\"56\">fit and proper test<\/i>) untuk memilih 9 orang anggota terbaik, sekaligus menetapkan Ketua dan Wakil Ketua.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"29,3,0\">Rapat Paripurna DPR RI menyetujui nama-nama tersebut untuk kemudian diserahkan kembali kepada Presiden agar dilantik melalui Keputusan Presiden (Keppres).<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2 data-path-to-node=\"31\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Syarat_dan_Cara_Melapor_ke_Ombudsman\"><\/span><strong>Syarat dan Cara Melapor ke Ombudsman<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"32\">Layanan pelaporan di Ombudsman Republik Indonesia <b data-path-to-node=\"32\" data-index-in-node=\"50\">100% GRATIS<\/b> tanpa dipungut biaya sepeser pun. Bagi masyarakat yang ingin melayangkan aduan, berikut beberapa syarat administrasi yang harus dipenuhi:<\/p>\n<ol start=\"1\" data-path-to-node=\"33\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"33,0,0\"><b data-path-to-node=\"33,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Identitas Jelas<\/b>: Melampirkan fotokopi KTP atau identitas resmi pelapor (identitas dapat dirahasiakan atas permintaan pelapor jika ada potensi ancaman keselamatan).<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"33,1,0\"><b data-path-to-node=\"33,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Sudah Melapor ke Instansi Terkait<\/b>: Pelapor wajib terlebih dahulu menyampaikan aduan atau keberatan kepada instansi terlapor. Apabila aduan tersebut diabaikan, ditolak, atau tidak mendapat penyelesaian yang memuaskan, Ombudsman baru akan mengambil alih.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"33,2,0\"><b data-path-to-node=\"33,2,0\" data-index-in-node=\"0\">Substansi Jelas<\/b>: Menguraikan kronologi peristiwa secara rinci (siapa pejabat terlapor, kapan kejadiannya, di mana, dan apa bentuk maladministrasinya) serta melampirkan bukti-bukti pendukung seperti surat, foto, atau bukti transfer.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"33,3,0\"><b data-path-to-node=\"33,3,0\" data-index-in-node=\"0\">Belum Kadaluarsa<\/b>: Kejadian yang dilaporkan belum berlalu lebih dari 2 (dua) tahun sejak peristiwa terjadi.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"33,4,0\"><b data-path-to-node=\"33,4,0\" data-index-in-node=\"0\">Tidak Sedang Diproses Pengadilan<\/b>: Perkara tersebut tidak sedang menjadi objek pemeriksaan di lembaga peradilan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/manajemen-pelayanan-publik-6?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/rs:fit:0:0\/f:webp\/plain\/https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/9786024250805_Manajemen-Pelayanan-Publik_6MoBgau.jpg\" alt=\"Manajemen Pelayanan Publik\" width=\"352\" height=\"542\" \/><\/a><\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"35\"><\/h2>\n<h2 data-path-to-node=\"35\"><strong><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/manajemen-pelayanan-publik-6?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-92823\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/strong><\/h2>\n<h2 data-path-to-node=\"35\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kekuatan_Hukum_Rekomendasi_Ombudsman\"><\/span><strong>Kekuatan Hukum Rekomendasi Ombudsman<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"36\">Banyak pihak mempertanyakan efektivitas Ombudsman karena lembaga ini mengeluarkan instrumen berupa <b data-path-to-node=\"36\" data-index-in-node=\"99\">Rekomendasi<\/b>, bukan vonis pidana. Namun, berdasarkan <b data-path-to-node=\"36\" data-index-in-node=\"151\">Pasal 38 UU No. 37 Tahun 2008<\/b>, Rekomendasi Ombudsman bersifat wajib (<i data-path-to-node=\"36\" data-index-in-node=\"220\">binding<\/i>) untuk dilaksanakan oleh Terlapor dan Atasan Terlapor.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"37\">Jika Atasan Terlapor menolak atau enggan melaksanakan Rekomendasi tanpa alasan yang sah, Ombudsman memiliki kewenangan hukum untuk:<\/p>\n<ul data-path-to-node=\"38\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"38,0,0\">Melaporkan tindakan pembangkangan birokrasi tersebut secara langsung kepada Presiden dan DPR RI.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"38,1,0\">Mempublikasikan nama pejabat atau instansi yang tidak patuh kepada publik dan media massa (<i data-path-to-node=\"38,1,0\" data-index-in-node=\"91\">public shaming<\/i>).<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"38,2,0\">Meminta pemberian sanksi administratif kepada pejabat terkait sesuai peraturan perundang-undangan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-path-to-node=\"39\">Di ranah birokrasi dan pemerintahan, sanksi reputasi publik serta aduan langsung kepada Presiden merupakan tekanan moral dan politik yang sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan karier seorang pejabat.<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"41\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pentingnya_Memahami_Peran_Ombudsman_bagi_Masyarakat\"><\/span>Pentingnya Memahami Peran Ombudsman bagi Masyarakat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"42\">Memahami peran Ombudsman memberikan pemahaman hukum yang berharga bagi masyarakat. Alih-alih hanya menyampaikan keluhan di media sosial saat menghadapi pelayanan publik yang buruk, warga negara dapat menggunakan saluran hukum resmi yang berdampak nyata pada perbaikan sistem.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"43\">Melalui laporan resmi ke Ombudsman, masyarakat dapat mengawal terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (<i data-path-to-node=\"43\" data-index-in-node=\"110\">good governance<\/i>), memberantas praktik pungli, serta memastikan bahwa hak-hak sipil setiap warga negara dalam pelayanan publik terlindungi dengan baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ombudsman Republik Indonesia (ORI) &#8211; Ombudsman Republik Indonesia adalah &#8220;wasit&#8221; utama yang siap pasang badan saat kamu berhadapan dengan tembok tebal birokrasi yang bikin makan hati. Lembaga negara independen ini memegang kendali penuh untuk mengawasi pelayanan publik, menyapu bersih praktik pungli, dan menindak tegas oknum pejabat yang hobi menunda-nunda urusan rakyat. Melalui Undang-Undang Nomor 37 [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533095,"featured_media":105703,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1946,1983,1991],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi dari Gramedia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi dari Gramedia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-30T07:50:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/8847180\/pexels-photo-8847180.jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/8847180\/pexels-photo-8847180.jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Laura Saraswati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/8847180\/pexels-photo-8847180.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/8847180\/pexels-photo-8847180.jpeg\",\"width\":\"6000\",\"height\":\"4000\",\"caption\":\"lembaga ombudsman\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/\",\"name\":\"Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-09-30T07:50:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-30T07:50:24+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi dari Gramedia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/eab5cf0b2e60586d4f09b6eecff9a514\"},\"headline\":\"Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi\",\"datePublished\":\"2026-09-30T07:50:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-30T07:50:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#webpage\"},\"wordCount\":1310,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/8847180\/pexels-photo-8847180.jpeg\",\"articleSection\":[\"Buku Hukum\",\"Istilah\",\"Sosial Politik\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/eab5cf0b2e60586d4f09b6eecff9a514\",\"name\":\"Laura Saraswati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7c701f3a6751fd527fea777b0066e61f?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7c701f3a6751fd527fea777b0066e61f?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Laura Saraswati\"},\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/laura\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi dari Gramedia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi dari Gramedia.","og_url":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2026-09-30T07:50:24+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/8847180\/pexels-photo-8847180.jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_image":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/8847180\/pexels-photo-8847180.jpeg","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Laura Saraswati","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/8847180\/pexels-photo-8847180.jpeg","contentUrl":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/8847180\/pexels-photo-8847180.jpeg","width":"6000","height":"4000","caption":"lembaga ombudsman"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#webpage","url":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/","name":"Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#primaryimage"},"datePublished":"2026-09-30T07:50:24+00:00","dateModified":"2026-09-30T07:50:24+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi dari Gramedia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/eab5cf0b2e60586d4f09b6eecff9a514"},"headline":"Panduan Lengkap Ombudsman RI: Fungsi, Wewenang, dan Cara Lapor Maladministrasi","datePublished":"2026-09-30T07:50:24+00:00","dateModified":"2026-09-30T07:50:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#webpage"},"wordCount":1310,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/panduan-lengkap-ombudsman-ri-fungsi-wewenang-dan-cara-lapor-maladministrasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/8847180\/pexels-photo-8847180.jpeg","articleSection":["Buku Hukum","Istilah","Sosial Politik"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/eab5cf0b2e60586d4f09b6eecff9a514","name":"Laura Saraswati","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7c701f3a6751fd527fea777b0066e61f?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7c701f3a6751fd527fea777b0066e61f?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Laura Saraswati"},"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/laura\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105700"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533095"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=105700"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105700\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":105704,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105700\/revisions\/105704"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/105703"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=105700"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=105700"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=105700"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}