{"id":105553,"date":"2026-09-10T09:18:58","date_gmt":"2026-09-10T02:18:58","guid":{"rendered":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/?p=105553"},"modified":"2026-09-10T09:18:58","modified_gmt":"2026-09-10T02:18:58","slug":"fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/","title":{"rendered":"Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya!"},"content":{"rendered":"<p><em><strong>Aliran Lahar Gunung Berapi &#8211;\u00a0<\/strong><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">Hai Grameds! Sebagai masyarakat yang mendiami negeri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ring of Fire<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kata &#8220;lahar&#8221; pasti sudah gak asing lagi di telinga kita. Tapi jujur deh, sejauh mana sih kamu benar-benar mengenali fenomena geologi yang satu ini?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan orang sering kali menganggap lahar itu cuma sekadar &#8220;air banjir bercampur lumpur biasa&#8221; atau malah tertukar dengan &#8220;lava&#8221;. Padahal, di balik penampilannya yang sering terlihat seperti adonan semen raksasa, lahar menyimpan daya rusak yang amat dahsyat dan mekanisme alam yang sangat unik untuk dipelajari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, daripada kamu terus-menerus penasaran atau gampang termakan kabar hoaks yang kerap beredar saat perut bumi bergejolak, yuk kita bedah tuntas deretan fakta tentang aliran lahar gunung berapi secara mendalam, santai, dan akurat di artikel kali ini. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Simak pembahasannya sampai selesai ya, Grameds!<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Apa_Itu_Aliran_Lahar_Gunung_Berapi\" title=\"Apa Itu Aliran Lahar Gunung Berapi?\u00a0\">Apa Itu Aliran Lahar Gunung Berapi?\u00a0<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-5\"><li class=\"ez-toc-heading-level-5\"><ul class=\"ez-toc-list-level-5\"><li class=\"ez-toc-heading-level-5\"><ul class=\"ez-toc-list-level-5\"><li class=\"ez-toc-heading-level-5\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Sumber_ANTARA\" title=\"Sumber: ANTARA\">Sumber: ANTARA<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Deretan_Fakta_Tentang_Aliran_Lahar_Gunung_Berapi_yang_Wajib_Kamu_Tahu\" title=\"Deretan Fakta Tentang Aliran Lahar Gunung Berapi yang Wajib Kamu Tahu\">Deretan Fakta Tentang Aliran Lahar Gunung Berapi yang Wajib Kamu Tahu<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-5\"><li class=\"ez-toc-heading-level-5\"><ul class=\"ez-toc-list-level-5\"><li class=\"ez-toc-heading-level-5\"><ul class=\"ez-toc-list-level-5\"><li class=\"ez-toc-heading-level-5\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Sumber_ramadhanantaranewscom\" title=\"Sumber: ramadhan.antaranews.com\">Sumber: ramadhan.antaranews.com<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Lahar_Dibagi_Menjadi_Dua_Tipe_Utama_Lahar_Hujan_dan_Lahar_Letusan\" title=\"Lahar Dibagi Menjadi Dua Tipe Utama: Lahar Hujan dan Lahar Letusan\">Lahar Dibagi Menjadi Dua Tipe Utama: Lahar Hujan dan Lahar Letusan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Kepadatan_Lahar_Mirip_Adonan_Beton_Basah\" title=\"Kepadatan Lahar Mirip Adonan Beton Basah\">Kepadatan Lahar Mirip Adonan Beton Basah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Kecepatan_Meluncur_yang_Luar_Biasa_Kencang\" title=\"Kecepatan Meluncur yang Luar Biasa Kencang\">Kecepatan Meluncur yang Luar Biasa Kencang<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Daya_Rusaknya_Seringkali_Lebih_Mematikan_Ketimbang_Letusan_Utama\" title=\"Daya Rusaknya Seringkali Lebih Mematikan Ketimbang Letusan Utama\">Daya Rusaknya Seringkali Lebih Mematikan Ketimbang Letusan Utama<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Lahar_Bisa_Memicu_Kerusakan_Ekosistem_dan_Pendangkalan_Sungai\" title=\"Lahar Bisa Memicu Kerusakan Ekosistem dan Pendangkalan Sungai\">Lahar Bisa Memicu Kerusakan Ekosistem dan Pendangkalan Sungai<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Lahar_Panas_Bisa_Menyimpan_Suhu_Ratusan_Derajat_Hingga_Berbulan-bulan\" title=\"Lahar Panas Bisa Menyimpan Suhu Ratusan Derajat Hingga Berbulan-bulan\">Lahar Panas Bisa Menyimpan Suhu Ratusan Derajat Hingga Berbulan-bulan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Memiliki_Suara_Gemuruh_Khas_Frekuensi_Infra-Akustik\" title=\"Memiliki Suara Gemuruh Khas (Frekuensi Infra-Akustik)\">Memiliki Suara Gemuruh Khas (Frekuensi Infra-Akustik)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Mengubah_Topografi_Sungai_Secara_Instan_dalam_Hitungan_Jam\" title=\"Mengubah Topografi Sungai Secara Instan dalam Hitungan Jam\">Mengubah Topografi Sungai Secara Instan dalam Hitungan Jam<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Fenomena_Lahar_Buldozer_Mampu_Menggerus_Hutan_dan_Bangunan\" title=\"Fenomena Lahar Buldozer (Mampu Menggerus Hutan dan Bangunan)\">Fenomena Lahar Buldozer (Mampu Menggerus Hutan dan Bangunan)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Lahar_Dingin_Bisa_Terjadi_Tanpa_Ada_Letusan_Gunung_Api_Sama_Sekali\" title=\"Lahar Dingin Bisa Terjadi Tanpa Ada Letusan Gunung Api Sama Sekali\">Lahar Dingin Bisa Terjadi Tanpa Ada Letusan Gunung Api Sama Sekali<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Menjadi_Sumber_Tambang_Pasir_dan_Batu_Berkualitas_Tinggi\" title=\"Menjadi Sumber Tambang Pasir dan Batu Berkualitas Tinggi\">Menjadi Sumber Tambang Pasir dan Batu Berkualitas Tinggi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Lahar_Mampu_Memicu_Tsunami_di_Danau_atau_Laut\" title=\"Lahar Mampu Memicu Tsunami di Danau atau Laut\">Lahar Mampu Memicu Tsunami di Danau atau Laut<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Dapat_Mengawetkan_Artefak_Sejarah_Seperti_Semen_Alami\" title=\"Dapat Mengawetkan Artefak Sejarah Seperti Semen Alami\">Dapat Mengawetkan Artefak Sejarah Seperti Semen Alami<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Bentuk_Kawah_Gunung_Api_Bisa_Berubah_Total_Akibat_Lahar_Letusan\" title=\"Bentuk Kawah Gunung Api Bisa Berubah Total Akibat Lahar Letusan\">Bentuk Kawah Gunung Api Bisa Berubah Total Akibat Lahar Letusan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Peran_Teknologi_Geofisika_dalam_Pemantauan_Aliran_Lahar\" title=\"Peran Teknologi Geofisika dalam Pemantauan Aliran Lahar\">Peran Teknologi Geofisika dalam Pemantauan Aliran Lahar<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-5\"><li class=\"ez-toc-heading-level-5\"><ul class=\"ez-toc-list-level-5\"><li class=\"ez-toc-heading-level-5\"><ul class=\"ez-toc-list-level-5\"><li class=\"ez-toc-heading-level-5\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-20\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Sumber_wwwusgsgov\" title=\"Sumber: www.usgs.gov\">Sumber: www.usgs.gov<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-21\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Tabel_Komparasi_Perbedaan_Karakteristik_Lava_vs_Lahar\" title=\"Tabel Komparasi: Perbedaan Karakteristik Lava vs Lahar\">Tabel Komparasi: Perbedaan Karakteristik Lava vs Lahar<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-22\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Langkah_Mitigasi_Apa_yang_Harus_Dilakukan_Jika_Berada_di_Wilayah_Rawan_Lahar\" title=\"Langkah Mitigasi: Apa yang Harus Dilakukan Jika Berada di Wilayah Rawan Lahar?\">Langkah Mitigasi: Apa yang Harus Dilakukan Jika Berada di Wilayah Rawan Lahar?<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-5\"><li class=\"ez-toc-heading-level-5\"><ul class=\"ez-toc-list-level-5\"><li class=\"ez-toc-heading-level-5\"><ul class=\"ez-toc-list-level-5\"><li class=\"ez-toc-heading-level-5\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-23\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Sumber_voiid\" title=\"Sumber: voi.id\">Sumber: voi.id<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-24\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Jauhi_Bantaran_Sungai_Saat_Hujan_Deras\" title=\"Jauhi Bantaran Sungai Saat Hujan Deras\">Jauhi Bantaran Sungai Saat Hujan Deras<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-25\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Pahami_Peta_KRB_Kawasan_Rawan_Bencana\" title=\"Pahami Peta KRB (Kawasan Rawan Bencana)\">Pahami Peta KRB (Kawasan Rawan Bencana)<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-26\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Patuhi_Peringatan_Dini_dan_Instruksi_Petugas\" title=\"Patuhi Peringatan Dini dan Instruksi Petugas\">Patuhi Peringatan Dini dan Instruksi Petugas<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-27\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Saring_Informasi_dan_Hindari_Hoaks\" title=\"Saring Informasi dan Hindari Hoaks\">Saring Informasi dan Hindari Hoaks<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-28\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Kesimpulan\" title=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-4\"><li class=\"ez-toc-heading-level-4\"><ul class=\"ez-toc-list-level-4\"><li class=\"ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-29\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#Penulis_Widya\" title=\"Penulis: Widya\">Penulis: Widya<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Aliran_Lahar_Gunung_Berapi\"><\/span><strong>Apa Itu Aliran Lahar Gunung Berapi?\u00a0<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn.antaranews.com\/cache\/1200x800\/2022\/12\/07\/CjkinzN007056_20221207_CBMFN0A001.jpg\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sumber_ANTARA\"><\/span><em><strong>Sumber: ANTARA<\/strong><\/em><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aliran lahar gunung berapi adalah campuran air dan material vulkanik lepas (seperti abu, pasir, kerikil, hingga batuan raksasa) yang meluncur deras menerjang alur sungai atau lembah di lereng gunung berapi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Karakteristik &amp; Jenis Lahar<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Lahar Hujan (Sekunder)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Paling sering terjadi di Indonesia; dipicu oleh hujan deras yang menyiram endapan material erupsi di puncak gunung.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Lahar Letusan (Primer)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terjadi bersamaan saat gunung meletus; dipicu oleh jebolnya air danau kawah atau mencairnya es di puncak secara mendadak.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Konsistensi &amp; Kecepatan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lahar memiliki kerapatan tinggi mirip adonan beton basah dengan kecepatan meluncur mencapai 20\u201380 km\/jam, sehingga mampu membawa material berbobot berat dan merobohkan bangunan di jalurnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang menganggap lahar sama dengan lava, padahal berbeda, Grameds.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lava adalah lelehan batuan cair pijar yang super panas, sedangkan lahar adalah aliran lumpur vulkanik basah yang mengalir akibat campuran air.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih banyak yang menganggap bahwa lahar dan lava adalah hal yang sama. Padahal, dari sudut pandang ilmu geofisika dan vulkanologi, keduanya memiliki fase dan karakteristik yang sangat berbeda:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Lava:<\/strong> Batuan cair pijar super panas (suhu berkisar 700? hingga 1.200 ?) yang keluar langsung dari kawah gunung api saat erupsi terjadi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Lahar:<\/strong> Campuran air dengan material vulkanik lepas (seperti abu, pasir, kerikil, hingga bongkahan batu raksasa) yang mengalir deras menerjang alur lembah atau sungai di lereng gunung api.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lahar<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Indonesia\/Jawa yang kini telah diadopsi secara resmi oleh para ahli vulkanologi di seluruh dunia sebagai kosa kata ilmiah internasional (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">international scientific term<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Keren banget, kan?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Deretan_Fakta_Tentang_Aliran_Lahar_Gunung_Berapi_yang_Wajib_Kamu_Tahu\"><\/span><strong>Deretan Fakta Tentang Aliran Lahar Gunung Berapi yang Wajib Kamu Tahu<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/cdn.antaranews.com\/cache\/1200x800\/2024\/05\/12\/Banjir-lahar-dingin-di-Tanah-Datar-12052024-adp-5.jpg\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sumber_ramadhanantaranewscom\"><\/span><strong><em>Sumber: ramadhan.antaranews.com<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sekarang saatnya kita mengupas tuntas deretan fakta tentang aliran lahar gunung berapi yang dijamin bakal membuka wawasan geologi kamu lebih luas lagi:<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lahar_Dibagi_Menjadi_Dua_Tipe_Utama_Lahar_Hujan_dan_Lahar_Letusan\"><\/span><strong>Lahar Dibagi Menjadi Dua Tipe Utama: Lahar Hujan dan Lahar Letusan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fakta pertama yang wajib Grameds ketahui adalah bahwa aliran lahar tidak selalu terjadi pas letusan gunung api sedang berlangsung. Dikutip dari publikasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, lahar diklasifikasikan menjadi dua jenis berdasarkan pemicunya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Lahar Hujan (Lahar Sekunder):<\/strong> Tipe lahar yang paling sering terjadi di Indonesia. Terjadi ketika intensitas hujan deras mengguyur daerah puncak gunung api yang ditutupi oleh jutaan meter kubik endapan material erupsi lepas.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Air hujan mengikis dan mengaduk material tersebut hingga menjadi adonan lumpur pekat yang meluncur turun. Lahar hujan bisa terjadi berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun setelah erupsi utama usai!<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Lahar Letusan (Lahar Primer):<\/strong> Terjadi secara langsung saat gunung berapi meletus. Pemicunya adalah ketika erupsi mendadak menghancurkan dan melontarkan air danau kawah (seperti yang pernah terjadi di Gunung Kelud), atau ketika material panas erupsi mencairkan es\/gletser di puncak gunung secara mendadak.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kepadatan_Lahar_Mirip_Adonan_Beton_Basah\"><\/span><strong>Kepadatan Lahar Mirip Adonan Beton Basah<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin kamu membayangkan aliran lahar itu encer seperti air sungai pasca banjir bandang. Bayangan itu kurang tepat, Grameds!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kandungan konsentrasi padatan di dalam aliran lahar bisa mencapai 60% hingga lebih dari 80% dari total volumenya. Karena begitu pekat, konsistensi lahar lebih mirip adonan beton basah yang sedang diaduk di dalam truk molen raksasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena massa jenisnya yang sangat berat inilah, aliran lahar mampu mengapungkan dan mengangkut bongkahan batu berukuran sebesar rumah, batang pohon raksasa, hingga jembatan beton tanpa kesulitan sama sekali!<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kecepatan_Meluncur_yang_Luar_Biasa_Kencang\"><\/span><strong>Kecepatan Meluncur yang Luar Biasa Kencang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan pernah meremehkan kecepatan aliran lahar! Dilansir dari laporan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">US Geological Survey (USGS)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, lahar yang mengalir di lereng curam dapat mencapai kecepatan meluncur hingga 20 hingga 80 km\/jam, bahkan pada kasus ekstrem di lereng yang sangat curam kecepatannya bisa menembus 100 km\/jam!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kecepatan sedahsyat itu, hampir tidak mungkin bagi manusia untuk melarikan diri dari terjangan lahar jika hanya mengandalkan berlari saat aliran sudah berada sangat dekat di depan mata. Inilah alasan mengapa sistem peringatan dini dan evakuasi tepat waktu sangat vital di kawasan rawan bencana vulkanik.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Daya_Rusaknya_Seringkali_Lebih_Mematikan_Ketimbang_Letusan_Utama\"><\/span><strong>Daya Rusaknya Seringkali Lebih Mematikan Ketimbang Letusan Utama<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fakta tentang aliran lahar gunung berapi yang satu ini mungkin terdengar mengejutkan, tetapi sejarah geologi dunia telah membuktikannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam banyak kasus bencana vulkanik, jatuhnya korban jiwa dan kehancuran permukiman terbanyak justru diakibatkan oleh terjangan aliran lahar, bukan oleh lelehan lava.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh tragedi paling mematikan dalam sejarah modern adalah peristiwa erupsi Gunung Nevado del Ruiz di Kolombia pada tahun 1985. Erupsi kecil gunung tersebut mencairkan es di puncaknya dan memicu lahar raksasa yang menyapu Kota Armero. Hanya dalam hitungan jam, lebih dari 23.000 jiwa melayang akibat tertimbun adonan lahar pekat.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/educomics-plants-vs-zombies-gunung-api-dan-gempa-bumi?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/rs:fit:0:0\/f:webp\/plain\/https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/9786232168718_Plants_vs_Zombies___Gunung_Api_dan_Gempa_Bumi_Cover-1.jpg\" alt=\"Plants vs Zombies - Gunung Api dan Gempa Bumi\" width=\"364\" height=\"493\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/educomics-plants-vs-zombies-gunung-api-dan-gempa-bumi?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-92759\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com-300x59.png\" alt=\"button cek gramedia com\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lahar_Bisa_Memicu_Kerusakan_Ekosistem_dan_Pendangkalan_Sungai\"><\/span><strong>Lahar Bisa Memicu Kerusakan Ekosistem dan Pendangkalan Sungai<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dampak lahar tidak berhenti saat alirannya berhenti bergerak. Ketika adonan lahar yang pekat itu mengendap dan mengering, tanah yang tertimbun akan mengeras seperti lapisan semen tebal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini menyebabkan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyumbatan Jalur Sungai: Dasar sungai terisi oleh endapan pasir dan batu, sehingga kapasitas tampung sungai berkurang drastis dan memicu potensi banjir susulan di kemudian hari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kerusakan Lahan Pertanian: Sawah dan perkebunan yang tertimbun endapan lahar tebal tidak bisa langsung ditanami kembali sebelum lapisan tanah atasnya dipulihkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kerusakan Infrastruktur: Jembatan, jalan raya, dan saluran irigasi rusak parah atau terputus total akibat tergerus dan tertimbun material berbobot berat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lahar_Panas_Bisa_Menyimpan_Suhu_Ratusan_Derajat_Hingga_Berbulan-bulan\"><\/span><strong>Lahar Panas Bisa Menyimpan Suhu Ratusan Derajat Hingga Berbulan-bulan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lahar letusan (lahar primer) terbentuk ketika material erupsi pijar bercampur secara mendadak dengan air danau kawah atau gletser.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hebatnya, karena adonan lahar sangat tebal dan menjadi isolator panas yang baik, bagian dalam endapan lahar panas bisa tetap mengepulkan uap dan menyimpan suhu hingga 100? &#8211; 300? selama berbulan-bulan setelah terendapkan di dasar lembah!<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memiliki_Suara_Gemuruh_Khas_Frekuensi_Infra-Akustik\"><\/span><strong>Memiliki Suara Gemuruh Khas (Frekuensi Infra-Akustik)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat aliran lahar meluncur turun, jutaan bongkahan batu raksasa saling berbenturan dan bergesekan di dasar sungai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gesekan hebat ini menghasilkan suara gemuruh dahsyat yang khas dan getaran frekuensi rendah (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">infra-akustik<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Getaran ini bahkan bisa dirasakan oleh warga yang tinggal beberapa kilometer dari alur sungai sebelum wujud laharnya terlihat.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengubah_Topografi_Sungai_Secara_Instan_dalam_Hitungan_Jam\"><\/span><strong>Mengubah Topografi Sungai Secara Instan dalam Hitungan Jam<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aliran lahar yang sangat masif tidak hanya mengisi sungai, tetapi juga mampu mengikis dasar dan tebing sungai secara ekstrem (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">scouring<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya dalam hitungan jam, sebuah sungai yang dulunya dangkal dan sempit bisa berubah menjadi lurah atau jurang raksasa yang dalam akibat tergerus oleh gaya erosi mekanis lahar.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fenomena_Lahar_Buldozer_Mampu_Menggerus_Hutan_dan_Bangunan\"><\/span><strong>Fenomena Lahar Buldozer (Mampu Menggerus Hutan dan Bangunan)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena konsentrasinya yang sangat pekat, lahar memiliki daya dorong (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">momentum<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) yang amat besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat menerjang kawasan lereng, lahar bertindak seperti buldozer raksasa yang sanggup meratakan hutan lebat, merobohkan tiang listrik beton, hingga mencabut fondasi jembatan dan rumah warga tanpa menyisakan sisa.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lahar_Dingin_Bisa_Terjadi_Tanpa_Ada_Letusan_Gunung_Api_Sama_Sekali\"><\/span><strong>Lahar Dingin Bisa Terjadi Tanpa Ada Letusan Gunung Api Sama Sekali<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang mengira lahar hanya terjadi saat gunung dalam status Awas atau Siaga. Padahal, pada gunung api yang statusnya sudah Normal (tidak sedang meletus), lahar hujan (lahar sekunder) tetap bisa menerjang jika ada endapan material erupsi lama di Puncak yang mendadak runtuh tergerus hujan badai.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menjadi_Sumber_Tambang_Pasir_dan_Batu_Berkualitas_Tinggi\"><\/span><strong>Menjadi Sumber Tambang Pasir dan Batu Berkualitas Tinggi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dibalik daya rusaknya yang mengerikan, endapan lahar pasca-bencana membawa berkah ekonomi yang luar biasa bagi warga sekitar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Material pasir dan batu Andesit yang dibawa oleh lahar memiliki kualitas konstruksi yang sangat tinggi (sangat kokoh dan minim kadar lumpur organik). Inilah mengapa sungai-sungai berhulu gunung api selalu menjadi pusat penambangan bahan bangunan utama.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lahar_Mampu_Memicu_Tsunami_di_Danau_atau_Laut\"><\/span><strong>Lahar Mampu Memicu Tsunami di Danau atau Laut<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika aliran lahar ber volume jutaan meter kubik meluncur deras dan menghantam badan air yang luas, seperti danau kawah, danau lereng, atau pesisir laut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Desakan material padat tersebut secara mendadak dapat memindahkan volume air dalam jumlah raksasa dan memicu tsunami vulkanik di wilayah perairan sekitarnya.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dapat_Mengawetkan_Artefak_Sejarah_Seperti_Semen_Alami\"><\/span><strong>Dapat Mengawetkan Artefak Sejarah Seperti Semen Alami<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika lahar mengendap dan mengering, adonan abu dan pasir halus akan mengeras menjadi batuan sedimen padat (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tuf\/breksi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pembekuan ini bisa mengawetkan bangunan, pepohonan, atau benda-benda budaya yang tertimbun di dalamnya selama puluhan hingga ribuan tahun dari kerusakan akibat udara eksternal.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bentuk_Kawah_Gunung_Api_Bisa_Berubah_Total_Akibat_Lahar_Letusan\"><\/span><strong>Bentuk Kawah Gunung Api Bisa Berubah Total Akibat Lahar Letusan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika danau kawah jebol dan memicu lahar letusan raksasa (seperti pada fenomena jebolnya kawah Gunung Kelud di masa lalu), dinding kawah yang menahan air biasanya akan hancur dan runtuh. Hal ini mengubah struktur morfologi dan bentuk puncak gunung berapi tersebut secara permanen.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/ensiklopedia-cilik-nusantara-gunung-api?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/rs:fit:0:0\/f:webp\/plain\/https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/product-metas\/v5cdd-pnnk.jpeg\" alt=\"Ensiklopedia Cilik Nusantara Gunung Api\" width=\"355\" height=\"426\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/ensiklopedia-cilik-nusantara-gunung-api?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-92759\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com-300x59.png\" alt=\"button cek gramedia com\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peran_Teknologi_Geofisika_dalam_Pemantauan_Aliran_Lahar\"><\/span><strong>Peran Teknologi Geofisika dalam Pemantauan Aliran Lahar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone \" src=\"https:\/\/encrypted-tbn0.gstatic.com\/images?q=tbn:ANd9GcQghWX989V2990KLKYLDnUFKsEQaIJXecZ8HAa6U-_rIg&amp;s=10\" width=\"725\" height=\"448\" \/><\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sumber_wwwusgsgov\"><\/span><strong><em>Sumber: www.usgs.gov<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era modern saat ini, kita sangat beruntung karena kemajuan teknologi geofisika telah membantu para ahli untuk mendeteksi datangnya lahar lebih awal. Dilansir dari situs resmi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">PVMBG<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">BNPB<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, berikut adalah beberapa instrumen canggih yang terpasang di bantaran sungai gunung api aktif Indonesia:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>EWS (Early Warning System) Lahar<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem peringatan dini berupa sensor getaran (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">seismograf<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) dan sensor suara infra-akustik yang dipasang di hulu sungai. Ketika aliran lahar berbobot tonan batu melintas, getaran frekuensi tinggi yang dihasilkannya akan ditangkap sensor dan secara otomatis memicu sirine bahaya di permukiman warga kawasan hilir.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>CCTV Cuaca dan Thermal<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamera pemantau yang mampu menembus kegelapan dan kabut untuk memantau ketinggian air sungai dan pergerakan material di puncak gunung secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">real-time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Radar Cuaca BMKG<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memantau pergerakan awan hujan di area puncak gunung secara intensif, sehingga petugas bisa memberikan peringatan dini (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">warning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) bahkan sebelum hujan deras turun mengguyur endapan material vulkanik.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tabel_Komparasi_Perbedaan_Karakteristik_Lava_vs_Lahar\"><\/span><strong>Tabel Komparasi: Perbedaan Karakteristik Lava vs Lahar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memudahkan Grameds memahami dan membedakan kedua fenomena vulkanik ini dalam sekali pandang, berikut adalah tabel komparasi ringkasnya:<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Parameter Komparasi<\/b><\/td>\n<td><b>Lava<\/b><\/td>\n<td><b>Lahar<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Komposisi Utama<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Batuan cair murni murni berfase panas.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Campuran air + abu + pasir + batu\/kerikil.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Lokasi Terjadinya<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Keluar dari kawah\/retakan kawah puncak.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mengalir di alur lembah \/ bantaran sungai.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu Dominan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat Tinggi (700??1.200?).<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Dingin atau Hangat (20??80?).<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kecepatan Aliran<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Cenderung lambat (hitungan meter\/jam &#8211; km\/jam).<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat cepat (20?80 km\/jam).<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu Pemicu<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya terjadi saat fase erupsi aktif.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa saat erupsi (primer) atau pasca-erupsi (sekunder).<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah_Mitigasi_Apa_yang_Harus_Dilakukan_Jika_Berada_di_Wilayah_Rawan_Lahar\"><\/span><strong>Langkah Mitigasi: Apa yang Harus Dilakukan Jika Berada di Wilayah Rawan Lahar?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"https:\/\/encrypted-tbn0.gstatic.com\/images?q=tbn:ANd9GcSQvL2lJw8kqodm7mko0gAGWXEJEoANyN5H6x8xvsvSqMSE96CTiJTj-iY&amp;s=10\" width=\"739\" height=\"415\" \/><\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sumber_voiid\"><\/span><strong><em>Sumber: voi.id<\/em><\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggal di negara yang kaya akan gunung berapi artinya kita harus selalu siap bersanding secara harmonis dengan potensi risikonya. Jika kamu atau kerabatmu berada di wilayah yang berpotensi terdampak aliran lahar, berikut beberapa langkah mitigasi penting yang wajib diingat:<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jauhi_Bantaran_Sungai_Saat_Hujan_Deras\"><\/span><strong>Jauhi Bantaran Sungai Saat Hujan Deras<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika hujan deras turun di area puncak gunung berapi, segera jauhi alur sungai yang berhulu di puncak. Jangan sekali-kali nekat mendekati sungai hanya untuk menonton atau mengambil foto\/video!<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pahami_Peta_KRB_Kawasan_Rawan_Bencana\"><\/span><strong>Pahami Peta KRB (Kawasan Rawan Bencana)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketahui apakah pemukiman atau jalur yang kamu lalui masuk ke dalam zona KRB lahar. PVMBG dan BPBD setempat biasanya telah memasang rambu-rambu evakuasi yang jelas.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Patuhi_Peringatan_Dini_dan_Instruksi_Petugas\"><\/span><strong>Patuhi Peringatan Dini dan Instruksi Petugas<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika sirine EWS berbunyi atau ada instruksi evakuasi dari petugas lapangan, segera bergerak ke tempat yang lebih tinggi (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">evacuation shelter<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) secara tertib dan tidak panik.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Saring_Informasi_dan_Hindari_Hoaks\"><\/span><strong>Saring Informasi dan Hindari Hoaks<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan kamu hanya mempercayai informasi resmi dari saluran pemerintah seperti aplikasi MAGMA Indonesia, situs resmi PVMBG, BMKG, dan BNPB.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/gunung-api-perjalanan-menjelajahi-gunung-api-dahsyat-di-dunia?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/rs:fit:0:0\/f:webp\/plain\/https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/product-metas\/cl-hidd2gn.jpg\" alt=\"Gunung Api\" width=\"364\" height=\"481\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/gunung-api-perjalanan-menjelajahi-gunung-api-dahsyat-di-dunia?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-92823\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><strong>Kesimpulan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, Grameds! Sekarang kamu sudah paham kan betapa pentingnya memahami deretan fakta tentang aliran lahar gunung berapi?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara ringkas, lahar adalah aliran campuran air dan material vulkanik pekat yang memiliki kecepatan meluncur tinggi dan daya rusak yang luar biasa. Walaupun lahar hujan sering kali menjadi ancaman sekunder pasca-erupsi, memahami karakternya secara ilmiah akan membuat kita lebih sigap, tenang, dan tidak mudah panik saat menghadapi bencana geologi di sekitar kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sains kebumian bukan cuma sekadar hafalan teori untuk pelajaran di sekolah, melainkan pengetahuan praktis yang bisa menyelamatkan nyawa dan menjaga keselamatan diri serta keluarga kita di masa depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan biarkan rasa ingin tahumu berhenti di sini! Yuk, temukan berbagai koleksi buku ilmu pengetahuan alam, ensiklopedia kebumian bergambar, hingga literatur geografi terbaik hanya di<\/span><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Gramedia.com<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">! Mari tambah koleksi bacaanmu, perbanyak wawasanmu, dan jadilah bagian dari generasi muda yang tangguh serta sadar bencana!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penulis_Widya\"><\/span><strong>Penulis: Widya<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>&nbsp;<\/p>\n[vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Terkait\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fakta Aliran Lahar Gunung Berapi<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-magma\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fakta Tentang Magma<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aliran Lahar Gunung Berapi &#8211;\u00a0Hai Grameds! Sebagai masyarakat yang mendiami negeri Ring of Fire, kata &#8220;lahar&#8221; pasti sudah gak asing lagi di telinga kita. Tapi jujur deh, sejauh mana sih kamu benar-benar mengenali fenomena geologi yang satu ini?\u00a0 Kebanyakan orang sering kali menganggap lahar itu cuma sekadar &#8220;air banjir bercampur lumpur biasa&#8221; atau malah tertukar [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533094,"featured_media":105558,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2008,1983,1995,1736],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya! dari Gramedia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya! dari Gramedia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-10T02:18:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/b\/bf\/Hot_lahar_at_Santiaguito.jpg?utm_source=en.wikipedia.org&#038;utm_campaign=index&#038;utm_content=original\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/b\/bf\/Hot_lahar_at_Santiaguito.jpg?utm_source=en.wikipedia.org&amp;utm_campaign=index&amp;utm_content=original\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dzikri N. Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/b\/bf\/Hot_lahar_at_Santiaguito.jpg?utm_source=en.wikipedia.org&utm_campaign=index&utm_content=original\",\"contentUrl\":\"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/b\/bf\/Hot_lahar_at_Santiaguito.jpg?utm_source=en.wikipedia.org&utm_campaign=index&utm_content=original\",\"width\":\"800\",\"height\":\"500\",\"caption\":\"lahar gunung berapi\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/\",\"name\":\"Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-09-10T02:18:58+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-10T02:18:58+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya! dari Gramedia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya!\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/a2df59b3914baaea097a1d199427c015\"},\"headline\":\"Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya!\",\"datePublished\":\"2026-09-10T02:18:58+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-10T02:18:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#webpage\"},\"wordCount\":2008,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/b\/bf\/Hot_lahar_at_Santiaguito.jpg?utm_source=en.wikipedia.org&utm_campaign=index&utm_content=original\",\"articleSection\":[\"Geografi\",\"Istilah\",\"Lingkungan\",\"Trivia\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/a2df59b3914baaea097a1d199427c015\",\"name\":\"Dzikri N. Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c8b57a4b5845ffc165459f7584550d0e?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c8b57a4b5845ffc165459f7584550d0e?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Dzikri N. Hakim\"},\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/kimhakimdz1kr1\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya!","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya! dari Gramedia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya!","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya! dari Gramedia.","og_url":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2026-09-10T02:18:58+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/b\/bf\/Hot_lahar_at_Santiaguito.jpg?utm_source=en.wikipedia.org&utm_campaign=index&utm_content=original"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_image":"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/b\/bf\/Hot_lahar_at_Santiaguito.jpg?utm_source=en.wikipedia.org&utm_campaign=index&utm_content=original","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Dzikri N. Hakim","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/b\/bf\/Hot_lahar_at_Santiaguito.jpg?utm_source=en.wikipedia.org&utm_campaign=index&utm_content=original","contentUrl":"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/b\/bf\/Hot_lahar_at_Santiaguito.jpg?utm_source=en.wikipedia.org&utm_campaign=index&utm_content=original","width":"800","height":"500","caption":"lahar gunung berapi"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#webpage","url":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/","name":"Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#primaryimage"},"datePublished":"2026-09-10T02:18:58+00:00","dateModified":"2026-09-10T02:18:58+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya! dari Gramedia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya!"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/a2df59b3914baaea097a1d199427c015"},"headline":"Aliran Lahar Gunung Berapi: Mengenal Fakta dan Cara Menyikapinya!","datePublished":"2026-09-10T02:18:58+00:00","dateModified":"2026-09-10T02:18:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#webpage"},"wordCount":2008,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/fakta-tentang-aliran-lahar-gunung-berapi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/b\/bf\/Hot_lahar_at_Santiaguito.jpg?utm_source=en.wikipedia.org&utm_campaign=index&utm_content=original","articleSection":["Geografi","Istilah","Lingkungan","Trivia"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/a2df59b3914baaea097a1d199427c015","name":"Dzikri N. Hakim","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c8b57a4b5845ffc165459f7584550d0e?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c8b57a4b5845ffc165459f7584550d0e?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Dzikri N. Hakim"},"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/kimhakimdz1kr1\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105553"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533094"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=105553"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105553\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":105557,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105553\/revisions\/105557"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/105558"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=105553"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=105553"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=105553"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}