{"id":103822,"date":"2026-04-27T09:43:33","date_gmt":"2026-04-27T02:43:33","guid":{"rendered":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/?p=103822"},"modified":"2026-04-27T09:43:33","modified_gmt":"2026-04-27T02:43:33","slug":"mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/","title":{"rendered":"Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah!"},"content":{"rendered":"<p><strong>Senjata tradisional sulawesi tengah<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Halo, Grameds! Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki beragam warisan senjata tradisional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada zaman dulu, masyarakat Sulawesi Tengah menggunakan senjata sebagai perlengkapan perang, berburu, hingga menjaga keamanan kampung. Seiring berkembangnya zaman, beberapa senjata ini beralih fungsi menjadi perlengkapan upacara adat hingga tampil menjadi bagian dalam pertunjukan seni.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel ini akan membahas senjata tradisional Sulawesi Tengah yang masih dikenal hingga sekarang. Yuk, Grameds, simak untuk mengetahui daftar lengkapnya!<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#Daftar_Senjata_Tradisional_Sulawesi_Tengah\" title=\"Daftar Senjata Tradisional Sulawesi Tengah\">Daftar Senjata Tradisional Sulawesi Tengah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#Keunikan_Senjata_Tradisional_Sulawesi_Tengah\" title=\"Keunikan Senjata Tradisional Sulawesi Tengah\">Keunikan Senjata Tradisional Sulawesi Tengah<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-4\"><li class=\"ez-toc-heading-level-4\"><ul class=\"ez-toc-list-level-4\"><li class=\"ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#Material_Alami\" title=\"Material Alami\">Material Alami<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#Ornamen_dan_Ukiran\" title=\"Ornamen dan Ukiran\">Ornamen dan Ukiran<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#Nilai_Magis_dan_Filosofis\" title=\"Nilai Magis dan Filosofis\">Nilai Magis dan Filosofis<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#Peran_Senjata_Tradisional_dalam_Struktur_Sosial_Masyarakat_Sulawesi_Tengah\" title=\"Peran Senjata Tradisional dalam Struktur Sosial Masyarakat Sulawesi Tengah\">Peran Senjata Tradisional dalam Struktur Sosial Masyarakat Sulawesi Tengah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#Fungsi_Senjata_Tradisional_dalam_Seni_dan_Upacara_Adat\" title=\"Fungsi Senjata Tradisional dalam Seni dan Upacara Adat\">Fungsi Senjata Tradisional dalam Seni dan Upacara Adat<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#Upaya_Pelestarian_Senjata_Tradisional_Sulawesi_Tengah\" title=\"Upaya Pelestarian Senjata Tradisional Sulawesi Tengah\">Upaya Pelestarian Senjata Tradisional Sulawesi Tengah<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#Nilai_Filosofis_yang_Terkandung_dalam_Senjata_Tradisional\" title=\"Nilai Filosofis yang Terkandung dalam Senjata Tradisional\">Nilai Filosofis yang Terkandung dalam Senjata Tradisional<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#Kesimpulan\" title=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#Rekomendasi_Buku_Terkait\" title=\"Rekomendasi Buku Terkait\">Rekomendasi Buku Terkait<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Daftar_Senjata_Tradisional_Sulawesi_Tengah\"><\/span><b>Daftar Senjata Tradisional Sulawesi Tengah<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah 8 senjata tradisional Sulawesi Tengah yang perlu kamu ketahui, Grameds.<\/span><\/p>\n<p><b>1. Doke<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Grameds, Doke merupakan tombak khas Suku Kaili yang memiliki ukuran cukup panjang, sekitar 2,5 meter. Tombak ini dibuat dari gagang bambu yang kuat, sedangkan mata bilahnya berbentuk seperti belah ketupat dan terbuat dari logam tajam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada masa perang, Doke sangat efektif digunakan untuk menyerang dari jarak tertentu. Panjangnya memungkinkan pejuang menyerang musuh dari kolong rumah adat yang berbentuk panggung. Selain ditusukkan, Doke juga bisa dilempar ke arah lawan dengan teknik khusus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain sebagai alat perang, Doke juga melambangkan keberanian dan ketangguhan masyarakat Kaili dalam mempertahankan wilayahnya.<\/span><\/p>\n<p><b>2. Guma<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Guma adalah salah satu senjata tradisional yang sangat unik karena bilahnya pada masa lalu dibuat dari batu keras, bukan dari baja atau besi. Bentuknya menyerupai parang panjang dengan desain khas yang berbeda dari daerah lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keunikan Guma terletak pada ukiran di bagian pangkalnya yang menyerupai kepala manusia. Ukiran tersebut bukan sekadar hiasan, tetapi dipercaya memiliki unsur magis yang dapat memberikan perlindungan kepada pemiliknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain sebagai senjata perang dan alat berburu, Guma juga menjadi simbol status sosial di kalangan masyarakat tertentu. Hingga kini, bentuknya masih sering direplika untuk kepentingan budaya dan koleksi.<\/span><\/p>\n<p><b>3. Pasatimpo<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasatimpo memiliki bentuk menyerupai parang bermata satu dengan sudut siku-siku yang khas. Bilahnya bisa mencapai panjang 30\u201340 cm, dengan bagian tengah sedikit menggelembung dan ujung yang sangat runcing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dahulu, Pasatimpo tidak hanya digunakan untuk bertempur, tetapi juga dalam ritual adat dan upacara penyembuhan. Masyarakat setempat percaya bahwa senjata ini memiliki kekuatan spiritual yang mampu menangkal bala dan mengusir roh jahat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasatimpo lebih sering digunakan sebagai atribut dalam pertunjukan seni tradisional seperti Tarian Uwe Kantumuan Mami Banggai.<\/span><\/p>\n<p><b>4. Kaliavo<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kaliavo merupakan tameng atau perisai khas Sulawesi Tengah yang berasal dari Suku Kaili. Terbuat dari kayu panjang dengan motif ukiran khas, Kaliavo berfungsi sebagai alat pertahanan saat perang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Motif yang terukir pada Kaliavo bukan hanya hiasan semata. Setiap pola memiliki makna, seperti keberanian, keselamatan, dan perlindungan terhadap keluarga serta harta benda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, Kaliavo banyak digunakan dalam upacara adat dan sering dibuat dalam bentuk miniatur sebagai simbol budaya.<\/span><\/p>\n<p><b>5. Kanjae atau Surampa<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kanjae, atau yang dikenal juga sebagai Surampa, adalah tombak bermata tiga yang bentuknya mirip trisula. Pada masa kerajaan, senjata ini menjadi andalan prajurit dalam pertempuran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuknya yang meruncing di bagian ujung membuatnya efektif untuk menusuk maupun menangkis. Berbeda dengan trisula Bali yang lebih lurus, Surampa memiliki lekukan khas pada mata bilahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kanjae juga digunakan dalam berbagai pertunjukan adat untuk menggambarkan keberanian dan kekuatan.<\/span><\/p>\n<p><b>6. Cakalele<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cakalele adalah perisai berbahan kayu tebal yang dilapisi besi tipis. Senjata ini berfungsi sebagai pelindung tubuh saat peperangan berlangsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menggunakannya cukup sederhana, yaitu dengan menahan atau menepis serangan musuh. Walau terlihat sederhana, Cakalele sangat efektif sebagai alat pertahanan jarak dekat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pertunjukan seni, Cakalele sering dipadukan dengan tarian perang yang menggambarkan semangat juang masyarakat Sulawesi Tengah.<\/span><\/p>\n<p><b>7. Sai\u2019a (Jebakan Sai\u2019a)<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dari senjata lainnya, Sai\u2019a merupakan jebakan tradisional yang terbuat dari bambu runcing. Senjata ini berasal dari Desa Balumpewa, Kabupaten Sigi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awalnya, Sai\u2019a digunakan untuk berburu hewan dengan cara menggiring target ke arah jurang atau area jebakan. Namun saat masa penjajahan, alat ini juga dimanfaatkan untuk melumpuhkan musuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keberadaan Sai\u2019a menunjukkan kecerdasan masyarakat Sulawesi Tengah dalam memanfaatkan alam sebagai strategi pertahanan.<\/span><\/p>\n<p><b>8. Sumpitan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sumpitan berbentuk seperti pipa panjang dari bambu yang digunakan untuk menembakkan anak sumpit kecil dari kayu pelawi. Senjata ini memiliki akurasi cukup tinggi dan dapat menjangkau jarak hingga ratusan meter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain di Sulawesi Tengah, sumpitan juga dikenal di Kalimantan. Namun setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri dalam pembuatannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada masa lalu, sumpitan digunakan untuk berburu dan melawan penjajah. Kini, senjata ini menjadi bagian dari identitas budaya dan sering dipamerkan dalam festival adat.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keunikan_Senjata_Tradisional_Sulawesi_Tengah\"><\/span><b>Keunikan Senjata Tradisional Sulawesi Tengah<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Material_Alami\"><\/span><b>Material Alami<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar senjata dibuat dari bahan alami seperti batu, bambu, kayu, logam, hingga tanduk binatang. Penggunaan bahan lokal ini mencerminkan kearifan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya sekitar.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ornamen_dan_Ukiran\"><\/span><b>Ornamen dan Ukiran<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap senjata tradisional Sulawesi Selatan dihiasi dengan motif dan ukiran detail yang memiliki makna simbolis. Adanya bentuk ornamen ini tidak hanya menambah nilai estetika saja, Grameds, tetapi juga memperkuat identitas budaya setempat.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Nilai_Magis_dan_Filosofis\"><\/span><b>Nilai Magis dan Filosofis<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak senjata dipercaya memiliki kekuatan spiritual, Grameds. Simbol tertentu diyakini mampu melindungi pemiliknya dari bahaya, baik saat berburu maupun berperang.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peran_Senjata_Tradisional_dalam_Struktur_Sosial_Masyarakat_Sulawesi_Tengah\"><\/span><b>Peran Senjata Tradisional dalam Struktur Sosial Masyarakat Sulawesi Tengah<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Grameds, di masa lalu senjata tradisional bukan hanya alat perang atau berburu, tetapi juga memiliki posisi penting dalam struktur sosial masyarakat Sulawesi Tengah. Kepemilikan dan penggunaan senjata tertentu sering kali berkaitan dengan status sosial, kedudukan adat, hingga peran seseorang dalam komunitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, senjata seperti Guma atau Pasatimpo tidak bisa dimiliki oleh sembarang orang. Dalam beberapa komunitas, senjata tersebut hanya digunakan oleh tokoh adat, panglima perang, atau individu yang dianggap memiliki tanggung jawab besar terhadap keamanan wilayah. Hal ini menjadikan senjata bukan sekadar alat, tetapi simbol kehormatan dan kewibawaan.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Senjata_Tradisional_dalam_Seni_dan_Upacara_Adat\"><\/span><b>Fungsi Senjata Tradisional dalam Seni dan Upacara Adat<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Dari Alat Perang ke Atribut Budaya<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dahulu digunakan untuk perang dan berburu, kini senjata tradisional lebih sering menjadi perlengkapan seni pertunjukan dan upacara adat.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Simbol Keberanian dalam Tarian<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam tarian perang seperti yang menggunakan Pasatimpo atau Kaliavo, senjata melambangkan semangat juang dan ketangkasan leluhur, Grameds.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Memiliki Nilai Spiritual<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa senjata dipercaya memiliki energi atau kekuatan magis yang menjaga keseimbangan dan perlindungan, sehingga tetap dihormati hingga sekarang, Grameds.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Upaya_Pelestarian_Senjata_Tradisional_Sulawesi_Tengah\"><\/span><b>Upaya Pelestarian Senjata Tradisional Sulawesi Tengah<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pameran budaya dan festival daerah<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Replika senjata tradisional ditampilkan dalam pameran dan festival untuk memperkenalkan warisan budaya kepada masyarakat luas.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Edukasi di sekolah<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Materi tentang sejarah dan filosofi senjata adat diajarkan agar generasi muda memahami nilai budaya yang terkandung di dalamnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pembuatan miniatur atau cendera mata<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Senjata tradisional dibuat dalam bentuk miniatur sebagai simbol budaya sekaligus media promosi daerah.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Dokumentasi dan penelitian akademis<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian dan pencatatan ilmiah dilakukan untuk menjaga keaslian informasi serta melestarikan sejarahnya.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Nilai_Filosofis_yang_Terkandung_dalam_Senjata_Tradisional\"><\/span><b>Nilai Filosofis yang Terkandung dalam Senjata Tradisional<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<ol>\n<li><b> Keberanian<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melambangkan keteguhan hati dalam menghadapi ancaman dan melindungi diri maupun keluarga.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><b> Kehormatan<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi simbol tanggung jawab untuk menjaga tanah air dan harga diri masyarakat.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><b> Keseimbangan<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mencerminkan harmoni antara kekuatan fisik dan kekuatan spiritual dalam kehidupan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><b> Kebijaksanaan<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengajarkan bahwa kekuatan harus digunakan dengan penuh pertimbangan, bukan sembarangan.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><b>Kesimpulan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Grameds, deretan senjata tradisional Sulawesi Tengah ini bukan sekadar alat pertahanan, melainkan warisan budaya yang sarat akan nilai sejarah dan identitas masyarakat. Dari Guma hingga Sumpitan, semuanya menyimpan cerita panjang tentang perjuangan masyarakat Sulawesi Tengah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melestarikan dan mengenal senjata tradisional berarti turut menjaga kekayaan budaya Indonesia agar tidak hilang ditelan zaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Penulis: Yulian Dwi Nugroho<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rekomendasi_Buku_Terkait\"><\/span><b>Rekomendasi Buku Terkait<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><b>1. Jelajah Wisata Nusantara (e-book)<\/b><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/jelajah-wisata-nusantara?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/plain\/https:\/\/ebooks.gramedia.com\/ebook-covers\/3520\/big_covers\/ID_MP2013MTH04JWNU_B.jpg\" alt=\"Jelajah Wisata Nusantara\" width=\"381\" height=\"548\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/jelajah-wisata-nusantara?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-92759\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com-300x59.png\" alt=\"button cek gramedia com\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia disebut sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Dengan 17.000 pulau-pulau yang terhampar lebih dari 5.000 km (sekitar 3.200 mil) ke arah timur dari Sabang di utara Sumatra sampai Merauke di Papua. Tak salah kiranya, jika negeri ini sering diistilahkan sebagai untaian zamrud dari khatulistiwa. Mulai dari Bali yang eksotis dengan wisata alam dan religinya sampai Wakatobi sebagai unggulan baru dari Sulawesi Tenggara dengan wisata pantai dan dunia bawah lautnya. Atau, keindahan mahakarya Candi Borobudur, Prambanan, Ratu Boko sebagai salah satu warisan budaya dunia. Puncak Jaya, Rinjani, Semeru, Bromo, dan lain lain akan memanjakan Anda yang menyukai wisata petualangan penuh tantangan. Bagi yang gila belanja, khususnya fashion dan kuliner, Bandung adalah tempatnya. Sementara itu, Jogja dan Solo siap menyuguhkan aneka kearifan budayanya yang sangat khas. Dan, masih banyak lagi tempat-tempat eksotis yang mesti Anda kunjungi untuk semakin mengenal Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>2. Catatan Perjalanan Ke Benua Putih Yang Terlupakan (e-book)<\/b><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/catatan-perjalanan-ke-benua-putih-yang-terlupakan?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/plain\/https:\/\/ebooks.gramedia.com\/ebook-covers\/96062\/image_highres\/BLK_CPKBPYT1728274323707.jpg\" alt=\"Catatan Perjalanan ke Benua Putih Yang Tak Terlupakan\" width=\"356\" height=\"504\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/catatan-perjalanan-ke-benua-putih-yang-terlupakan?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-92759 size-medium\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com-300x59.png\" alt=\"button cek gramedia com\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahun 2014, penulis menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan sebagai salah satu guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Penghargaan tersebut memberinya kesempatan untuk mengikuti program <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">benchmarking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> selama sepuluh hari ke Benua Putih. Dalam perjalanan tersebut, penulis dapat menyaksikan secara langsung peradaban dan perkembangan dunia pendidikan di negara-negara yang dikunjungi. Buku ini menjadi catatan perjalanan yang disajikan dengan ringan, cocok dibaca sambil menikmati secangkir kopi. Dilengkapi dokumentasi foto, buku ini memberikan gambaran menarik bagi siapa saja yang ingin berwisata ke Benua Putih. Selain sebagai panduan, buku ini juga bisa menjadi afirmasi bagi pembaca yang bercita-cita bepergian ke luar negeri, baik dengan biaya pribadi maupun dukungan sponsor. Melalui catatan ini, pembaca akan memperoleh pengetahuan tentang kehidupan dan peradaban masyarakat di Jerman, Prancis, Belgia, dan Belanda.<\/span><\/p>\n<p><b>3. Negara Maju dan Negara Berkembang <\/b><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/negara-maju-dan-negara-berkembang?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/plain\/https:\/\/ebooks.gramedia.com\/ebook-covers\/79683\/image_highres\/BLK_NMDNB2022939058.jpg\" alt=\"Negara Maju dan Negara Berkembang\" width=\"351\" height=\"497\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/negara-maju-dan-negara-berkembang?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-92759 size-medium\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com-300x59.png\" alt=\"button cek gramedia com\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam konteks ekonomi internasional dikenal istilah negara maju dan negara berkembang. Keduanya merupakan istilah yang menggambarkan penggolongan negara-negara di dunia berdasarkan kesejahteraan dan kualitas hidup rakyatnya. Negara maju adalah negara yang masyarakatnya memiliki kesejahteraan dan kualitas hidup yang tinggi. Sementara itu, negara berkembang adalah negara yang masyarakatnya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas taraf hidup sedang atau dalam perkembangan. Salah satu variabel yang sering digunakan dalam penentuan kriteria suatu negara adalah pendapatan per kapita. Negara maju pada umumnya memiliki pendapatan per kapita tinggi. Sementara negara berkembang memiliki pendapatan perkapita rendah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>4. Korupsi Subur, Negara Hancur <\/b><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/korupsi-subur-negara-hancur?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/plain\/https:\/\/ebooks.gramedia.com\/ebook-covers\/65115\/image_highres\/BLK_KSH2021809318.jpg\" alt=\"Korupsi Subur, Negara Hancur\" width=\"355\" height=\"513\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/ebooks.gramedia.com\/id\/buku\/catatan-perjalanan-ke-benua-putih-yang-terlupakan?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-92759 size-medium\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com-300x59.png\" alt=\"button cek gramedia com\" width=\"300\" height=\"59\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/button-cek-gramedia-com.png 346w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih lemahnya karakter bangsa, pemahaman terhadap ajaran agama yang tidak diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, dan belum berkembangnya nasionalisme kemanusiaan serta demokrasi politik dan ekonomi merupakan beberapa hal yang memicu munculnya korupsi di Indonesia. Hal ini pula didukung oleh kurangnya transparansi oleh pejabat pemerintahan dan pengambilan keputusan yang tidak bertanggung jawab langsung kepada rakyat sehingga dapat menyengsarakan rakyat. Berbagai praktek korupsi dikhawatirkan dapat membahayakan generasi masa depan bangsa Indonesia. Melihat kondisi seperti itu perlu adanya suatu pendidikan sejak dini terhadap anak, baik di lingkungan keluarga, sekolah, ataupun masyarakat, seperti menanamkan kejujuran, kesederhanaan, teguh pendirian, kasih sayang, hemat dan amanah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<!-- Shortcode does not exist -->\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Senjata tradisional sulawesi tengah &#8211; Halo, Grameds! Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki beragam warisan senjata tradisional.\u00a0 Pada zaman dulu, masyarakat Sulawesi Tengah menggunakan senjata sebagai perlengkapan perang, berburu, hingga menjaga keamanan kampung. Seiring berkembangnya zaman, beberapa senjata ini beralih fungsi menjadi perlengkapan upacara adat hingga tampil menjadi bagian dalam pertunjukan [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533094,"featured_media":103824,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1949,1994,1953],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah! Best Seller Gramedia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah! dari Gramedia. Best Seller Gramedia .\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah! Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah! dari Gramedia. Best Seller Gramedia .\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-27T02:43:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/asset.kompas.com\/crops\/QlenDtShfcwdQ8CzGgzy6I0L3lA=\/17x11:630x420\/750x500\/data\/photo\/2022\/09\/18\/6326b3acc7b64.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/asset.kompas.com\/crops\/QlenDtShfcwdQ8CzGgzy6I0L3lA=\/17x11:630x420\/750x500\/data\/photo\/2022\/09\/18\/6326b3acc7b64.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dzikri N. Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/asset.kompas.com\/crops\/QlenDtShfcwdQ8CzGgzy6I0L3lA=\/17x11:630x420\/750x500\/data\/photo\/2022\/09\/18\/6326b3acc7b64.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/asset.kompas.com\/crops\/QlenDtShfcwdQ8CzGgzy6I0L3lA=\/17x11:630x420\/750x500\/data\/photo\/2022\/09\/18\/6326b3acc7b64.jpg\",\"width\":\"750\",\"height\":\"500\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/\",\"name\":\"Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah! Best Seller Gramedia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-04-27T02:43:33+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-27T02:43:33+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah! dari Gramedia. Best Seller Gramedia .\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah!\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/a2df59b3914baaea097a1d199427c015\"},\"headline\":\"Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah!\",\"datePublished\":\"2026-04-27T02:43:33+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-27T02:43:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#webpage\"},\"wordCount\":1620,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/asset.kompas.com\/crops\/QlenDtShfcwdQ8CzGgzy6I0L3lA=\/17x11:630x420\/750x500\/data\/photo\/2022\/09\/18\/6326b3acc7b64.jpg\",\"articleSection\":[\"Barang\",\"Budaya\",\"Seni\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/a2df59b3914baaea097a1d199427c015\",\"name\":\"Dzikri N. Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c8b57a4b5845ffc165459f7584550d0e?s=96&d=identicon&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c8b57a4b5845ffc165459f7584550d0e?s=96&d=identicon&r=g\",\"caption\":\"Dzikri N. Hakim\"},\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/kimhakimdz1kr1\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah! Best Seller Gramedia","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah! dari Gramedia. Best Seller Gramedia .","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah! Best Seller Gramedia","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah! dari Gramedia. Best Seller Gramedia .","og_url":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2026-04-27T02:43:33+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/asset.kompas.com\/crops\/QlenDtShfcwdQ8CzGgzy6I0L3lA=\/17x11:630x420\/750x500\/data\/photo\/2022\/09\/18\/6326b3acc7b64.jpg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_image":"https:\/\/asset.kompas.com\/crops\/QlenDtShfcwdQ8CzGgzy6I0L3lA=\/17x11:630x420\/750x500\/data\/photo\/2022\/09\/18\/6326b3acc7b64.jpg","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Dzikri N. Hakim","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/asset.kompas.com\/crops\/QlenDtShfcwdQ8CzGgzy6I0L3lA=\/17x11:630x420\/750x500\/data\/photo\/2022\/09\/18\/6326b3acc7b64.jpg","contentUrl":"https:\/\/asset.kompas.com\/crops\/QlenDtShfcwdQ8CzGgzy6I0L3lA=\/17x11:630x420\/750x500\/data\/photo\/2022\/09\/18\/6326b3acc7b64.jpg","width":"750","height":"500"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#webpage","url":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/","name":"Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah! Best Seller Gramedia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#primaryimage"},"datePublished":"2026-04-27T02:43:33+00:00","dateModified":"2026-04-27T02:43:33+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah! dari Gramedia. Best Seller Gramedia .","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah!"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/a2df59b3914baaea097a1d199427c015"},"headline":"Mengenal 8 Senjata Tradisional Sulawesi Tengah!","datePublished":"2026-04-27T02:43:33+00:00","dateModified":"2026-04-27T02:43:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#webpage"},"wordCount":1620,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/mengenal-8-senjata-tradisional-sulawesi-tengah-mulai-dari-guma-hingga-sumpitan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/asset.kompas.com\/crops\/QlenDtShfcwdQ8CzGgzy6I0L3lA=\/17x11:630x420\/750x500\/data\/photo\/2022\/09\/18\/6326b3acc7b64.jpg","articleSection":["Barang","Budaya","Seni"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/a2df59b3914baaea097a1d199427c015","name":"Dzikri N. Hakim","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c8b57a4b5845ffc165459f7584550d0e?s=96&d=identicon&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c8b57a4b5845ffc165459f7584550d0e?s=96&d=identicon&r=g","caption":"Dzikri N. Hakim"},"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/kimhakimdz1kr1\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/103822"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533094"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=103822"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/103822\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":103823,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/103822\/revisions\/103823"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/103824"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=103822"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=103822"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=103822"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}