{"id":101310,"date":"2025-01-30T15:51:53","date_gmt":"2025-01-30T08:51:53","guid":{"rendered":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/?p=101310"},"modified":"2025-01-30T16:48:55","modified_gmt":"2025-01-30T09:48:55","slug":"arti-silent-treatment","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/","title":{"rendered":"Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya"},"content":{"rendered":"<p><strong>Silent Treatment<\/strong> &#8211; Pernahkah kamu merasa bingung atau kesal ketika seseorang tiba-tiba mendiamkanmu tanpa alasan yang jelas? Situasi ini bisa terjadi dalam berbagai hubungan, baik dengan pasangan, teman, maupun keluarga. Saat komunikasi terputus secara sepihak, perasaan tidak nyaman dan kebingungan sering kali muncul, bukan?<\/p>\n<p>Fenomena ini dikenal sebagai <em>silent treatment<\/em>, yaitu ketika seseorang memilih diam sebagai respons terhadap konflik atau ketidaknyamanan. Meskipun terlihat sepele, &#8220;senjata diam&#8221; ini bisa memberikan dampak emosional yang cukup dalam bagi kedua belah pihak.<\/p>\n<p>Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih jauh tentang apa itu <em>silent treatment<\/em>, alasan di balik perilaku ini, serta bagaimana pengaruhnya terhadap hubungan. Tak hanya itu, kamu juga akan diajak untuk memahami cara menghadapi situasi ini dengan bijak agar komunikasi tetap berjalan sehat. Jadi, yuk, simak pembahasannya sampai selesai dan temukan solusi terbaik dalam menghadapi <em>silent treatment<\/em>!<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#Apa_Itu_Silent_Treatment\" title=\"Apa Itu Silent Treatment?\">Apa Itu Silent Treatment?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#Penyebab_Silent_Treatment\" title=\"Penyebab Silent Treatment\">Penyebab Silent Treatment<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#Ciri-Ciri_Silent_Treatment\" title=\"Ciri-Ciri Silent Treatment\">Ciri-Ciri Silent Treatment<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#1_Menghindari_Kontak_Mata_atau_Interaksi_Langsung\" title=\"1. Menghindari Kontak Mata atau Interaksi Langsung\">1. Menghindari Kontak Mata atau Interaksi Langsung<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#2_Tidak_Menanggapi_Pesan_atau_Panggilan\" title=\"2. Tidak Menanggapi Pesan atau Panggilan\">2. Tidak Menanggapi Pesan atau Panggilan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#3_Memberikan_Jawaban_Singkat_dan_Dingin\" title=\"3. Memberikan Jawaban Singkat dan Dingin\">3. Memberikan Jawaban Singkat dan Dingin<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#4_Menghindari_Diskusi_atau_Percakapan_Penting\" title=\"4. Menghindari Diskusi atau Percakapan Penting\">4. Menghindari Diskusi atau Percakapan Penting<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#5_Bersikap_Seolah-Olah_Korban_Tidak_Ada\" title=\"5. Bersikap Seolah-Olah Korban Tidak Ada\">5. Bersikap Seolah-Olah Korban Tidak Ada<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#6_Menggunakan_Sikap_Diam_untuk_Mengontrol_Situasi\" title=\"6. Menggunakan Sikap Diam untuk Mengontrol Situasi\">6. Menggunakan Sikap Diam untuk Mengontrol Situasi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#7_Memperpanjang_Konflik_Tanpa_Penyelesaian\" title=\"7. Memperpanjang Konflik Tanpa Penyelesaian\">7. Memperpanjang Konflik Tanpa Penyelesaian<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#Mengapa_Penting_untuk_Mengenali_Ciri-Ciri_Silent_Treatment\" title=\"Mengapa Penting untuk Mengenali Ciri-Ciri Silent Treatment?\">Mengapa Penting untuk Mengenali Ciri-Ciri Silent Treatment?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#Dampak_Silent_Treatment\" title=\"Dampak Silent Treatment\">Dampak Silent Treatment<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#1_Meningkatkan_Kecemasan_dan_Stres\" title=\"1. Meningkatkan Kecemasan dan Stres\">1. Meningkatkan Kecemasan dan Stres<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#2_Meningkatkan_Ketidakpastian\" title=\"2. Meningkatkan Ketidakpastian\">2. Meningkatkan Ketidakpastian<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#3_Mengurangi_Kualitas_Komunikasi\" title=\"3. Mengurangi Kualitas Komunikasi\">3. Mengurangi Kualitas Komunikasi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#4_Meningkatkan_Rasa_Marah_dan_Frustrasi\" title=\"4. Meningkatkan Rasa Marah dan Frustrasi\">4. Meningkatkan Rasa Marah dan Frustrasi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#5_Merusak_Kepercayaan_dan_Kedekatan_Emosional\" title=\"5. Merusak Kepercayaan dan Kedekatan Emosional\">5. Merusak Kepercayaan dan Kedekatan Emosional<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#6_Menurunkan_Harga_Diri\" title=\"6. Menurunkan Harga Diri\">6. Menurunkan Harga Diri<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#7_Bisa_Menjadi_Pola_Negatif_yang_Berulang\" title=\"7. Bisa Menjadi Pola Negatif yang Berulang\">7. Bisa Menjadi Pola Negatif yang Berulang<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-20\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#Cara_Mengatasi_Silent_Treatment\" title=\"Cara Mengatasi Silent Treatment\">Cara Mengatasi Silent Treatment<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-21\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#1_Cobalah_Berbicara_dengan_Terbuka\" title=\"1. Cobalah Berbicara dengan Terbuka\">1. Cobalah Berbicara dengan Terbuka<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-22\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#3_Fokus_pada_Diri_Sendiri\" title=\"3. Fokus pada Diri Sendiri\">3. Fokus pada Diri Sendiri<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-23\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#4_Mencari_Solusi_Jangka_Panjang\" title=\"4. Mencari Solusi Jangka Panjang\">4. Mencari Solusi Jangka Panjang<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-24\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#Kesimpulan\" title=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Silent_Treatment\"><\/span>Apa Itu Silent Treatment?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><i>Silent treatment <\/i>adalah salah satu bentuk komunikasi pasif-agresif di mana seseorang dengan sengaja memilih untuk tidak berbicara atau merespons lawan bicara. Tindakan ini biasanya dilakukan sebagai respons terhadap konflik, ketidaksepakatan, atau bahkan rasa sakit hati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam beberapa kasus, <i>silent treatment<\/i> digunakan sebagai cara untuk menghindari konfrontasi langsung atau menyampaikan ketidakpuasan tanpa harus berbicara secara terbuka.<\/p>\n<p>Kenapa seseorang melakukan <i>silent treatment<\/i>? Ada beberapa alasan yang mendasarinya:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Perlindungan Diri:<\/b> Beberapa orang melakukan <i>silent treatment<\/i> untuk melindungi diri dari situasi yang mereka anggap terlalu emosional atau sulit dihadapi. Dengan diam, mereka merasa dapat menjaga jarak dari potensi konflik yang lebih besar.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Manipulasi:<\/b> Dalam beberapa kasus,<i> silent treatment <\/i>digunakan untuk mengendalikan atau memanipulasi pihak lain. Dengan mendiamkan, pelaku berharap pihak lain akan merasa bersalah atau akhirnya menyerah demi memperbaiki hubungan.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pelarian:<\/b> <i>Silent treatment<\/i> juga bisa menjadi cara seseorang menghindari tanggung jawab atau menghadapi masalah yang seharusnya dibicarakan. Mereka memilih diam karena merasa tidak siap untuk menghadapi kenyataan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Beberapa situasi yang sering memicu<i> silent treatment <\/i>di antaranya:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Ketika terjadi pertengkaran yang melibatkan emosi tinggi.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Perbedaan pendapat yang tak kunjung menemukan solusi.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Rasa kecewa yang tidak diungkapkan secara verbal.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Harapan atau kebutuhan yang tidak terpenuhi tanpa adanya komunikasi yang jelas.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Meskipun <i>silent treatment<\/i> sering dianggap sebagai bentuk perlindungan diri, tindakan ini justru dapat merusak hubungan jika dibiarkan terus-menerus. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami bagaimana mengidentifikasi dan mengatasi <i>silent treatment<\/i> agar hubungan tetap sehat dan harmonis.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/mengelola-emosi-panduan-terapi-jiwa?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/rs:fit:0:0\/plain\/https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/picture_meta\/2023\/9\/20\/5tdrja6zzd26pmvhwmaflp.jpg\" alt=\"Mengelola Emosi : Panduan Terapi Jiwa\" width=\"376\" height=\"544\" \/><\/a><\/p>\n<h2><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/mengelola-emosi-panduan-terapi-jiwa?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-92823\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png\" alt=\"\" width=\"280\" height=\"55\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w\" sizes=\"(max-width: 280px) 100vw, 280px\" \/><\/a><\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 10pt; font-family: terminal, monaco, monospace;\">Siapa yang tak pernah mengalami kemarahan? Namun, seberapa sering kita berhasil menguasai dan mengendalikannya? Dalam buku ini, Anda akan dibawa dalam perjalanan penuh wawasan menuju penguasaan dan kendali atas amarah Anda. Dengan pengetahuan yang mendalam, strategi praktis, san teknik teruji, buku ini akan membantu Anda memahami sumber-sumber amarah, mengenali pola pikir yang merusak, serta memberikan pencerahan yang diperlukan untuk mengatasi ledakan emosi dan mengendalikan amarah, Anda akan menemukan kunci untuk meningkatkan kualitas hubungan pribadi dan profesional serta mencapai keseimbangan emosional yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari. Siap untuk melepaskan diri dari belenggu amarah yang merugikan dan membangun kehidupan yang lebih harmonis? Buku ini akan membantu Anda mencapai tujuan tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Silent_Treatment\"><\/span>Penyebab Silent Treatment<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Silent treatment sering kali berakar pada berbagai faktor. Berikut adalah beberapa penyebab yang umum terjadi:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Faktor Psikologis<\/b>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\">Ketidakmampuan mengelola emosi, seperti rasa marah atau kecewa yang mendalam.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\">Trauma masa lalu yang membuat seseorang sulit menghadapi konflik secara langsung.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\">Kepribadian tertentu yang cenderung menghindari konfrontasi atau pembicaraan serius.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Konflik dalam Hubungan<\/b>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\">Perbedaan pendapat yang tidak terselesaikan.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\">Rasa sakit hati akibat ucapan atau tindakan pihak lain.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\">Kurangnya komunikasi yang terbuka, sehingga masalah kecil pun dapat memicu tindakan mendiamkan.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Ketidaksadaran<\/b>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\">Pelaku mungkin tidak menyadari bahwa tindakannya termasuk <i>silent treatment.<\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"2\">Kebiasaan ini dianggap sebagai cara alami untuk &#8220;mendinginkan suasana,&#8221; meskipun sebenarnya merugikan.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri-Ciri_Silent_Treatment\"><\/span>Ciri-Ciri Silent Treatment<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam sebuah hubungan, komunikasi yang sehat adalah kunci utama untuk menjaga keharmonisan. Namun, ada kalanya komunikasi terhenti akibat perilaku tertentu, seperti <i>silent treatment<\/i>. Meskipun terlihat sederhana, tindakan ini dapat membawa dampak negatif jika tidak disadari atau diatasi dengan baik. Berikut ini adalah ciri-ciri silent treatment yang perlu Grameds kenali:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menghindari_Kontak_Mata_atau_Interaksi_Langsung\"><\/span><b>1. Menghindari Kontak Mata atau Interaksi Langsung<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Salah satu tanda paling jelas dari <i>silent treatment<\/i> adalah ketika seseorang menghindari kontak mata atau berusaha menjauh dari interaksi langsung. Pelaku mungkin memilih untuk tidak menanggapi sapaan, menghindari duduk di ruangan yang sama, atau bahkan sengaja menjauh dari korban.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Tidak_Menanggapi_Pesan_atau_Panggilan\"><\/span><b>2. Tidak Menanggapi Pesan atau Panggilan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><i>Silent treatment<\/i> juga sering terlihat dari ketidaksediaan pelaku untuk merespons pesan teks, panggilan telepon, atau komunikasi digital lainnya. Pelaku mungkin membaca pesan tetapi tidak membalas, atau bahkan mengabaikannya sama sekali.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Memberikan_Jawaban_Singkat_dan_Dingin\"><\/span><b>3. Memberikan Jawaban Singkat dan Dingin<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jika pelaku terpaksa berbicara, jawaban yang diberikan biasanya sangat singkat, seperti \u201cya\u201d, \u201ctidak\u201d, atau hanya anggukan kepala. Nada bicara yang dingin dan tanpa emosi juga menjadi indikasi bahwa <i>silent treatment <\/i>sedang berlangsung.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menghindari_Diskusi_atau_Percakapan_Penting\"><\/span><b>4. Menghindari Diskusi atau Percakapan Penting<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pelaku <i>silent treatment<\/i> sering kali enggan membahas masalah atau konflik yang sedang terjadi. Ketika diajak berdiskusi, mereka cenderung diam atau mengalihkan pembicaraan ke topik lain. Ini membuat konflik tidak terselesaikan dan dapat memperburuk situasi.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Bersikap_Seolah-Olah_Korban_Tidak_Ada\"><\/span><b>5. Bersikap Seolah-Olah Korban Tidak Ada<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pelaku mungkin bertindak seolah-olah korban tidak ada di sekitar mereka. Mereka tidak mengakui keberadaan korban dalam percakapan atau aktivitas sehari-hari, yang membuat korban merasa diabaikan dan tidak dihargai.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Menggunakan_Sikap_Diam_untuk_Mengontrol_Situasi\"><\/span><b>6. Menggunakan Sikap Diam untuk Mengontrol Situasi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Silent treatment sering kali digunakan sebagai alat untuk memanipulasi atau mengontrol situasi. Dengan mendiamkan korban, pelaku berharap mendapatkan reaksi tertentu, seperti rasa bersalah atau permintaan maaf, meskipun korban tidak tahu kesalahan apa yang telah dilakukan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Memperpanjang_Konflik_Tanpa_Penyelesaian\"><\/span><b>7. Memperpanjang Konflik Tanpa Penyelesaian<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Daripada menyelesaikan konflik melalui diskusi, pelaku <i>silent treatment <\/i>memilih untuk memperpanjang masalah dengan tetap diam. Hal ini membuat konflik terus berlarut-larut dan menciptakan ketegangan yang tidak perlu dalam hubungan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/baca-buku-ini-saat-engkau-patah-hati-sesungguhnya-berpura-pura?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/rs:fit:0:0\/plain\/https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/picture_meta\/2023\/1\/12\/grksvlufjlbqvlxqe54hvm.jpg\" alt=\"Baca Buku Ini Saat Engkau Patah Hati : Sesungguhnya Berpura-pura\" width=\"359\" height=\"499\" \/><\/a><\/p>\n<h2><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/baca-buku-ini-saat-engkau-patah-hati-sesungguhnya-berpura-pura?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-92823\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png\" alt=\"\" width=\"280\" height=\"55\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w\" sizes=\"(max-width: 280px) 100vw, 280px\" \/><\/a><\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 10pt; font-family: terminal, monaco, monospace;\">Jika cinta itu berwujud manusia, mungkin telinganya sudah memerah dan panas sebab dia terus jadi bahan perbincangan yang tak kenal sudah. Dalam hidup, cinta tentu memberi pengalaman yang berbeda-beda untuk setiap individu. Ada yang mempunyai kisah cinta unik, berjalan dengan indah, dan terus menerus sampai tua. Ada juga yang harus berakhir di tengah jalan, menggores luka yang mendalam dan meninggalkan sedih yang tak berkesudahan. Di kehidupan sehari-hari, kita sering mengatakan bahwa kita ini sedang jatuh cinta. &#8220;Dia cantik banget bikin aku jatuh cinta.&#8221; &#8220;Itu cowok suaranya bagus ya, cinta deh.&#8221; &#8220;Aku cinta sama kamu (tapi kamu cinta sama dia).&#8221;&#8221;Aku cinta sama suami atau istrimu.&#8221; Eh! Tapi, sebenarnya cinta itu apa sih? Cinta itu banyak diungkapkan namun sedikit yang memikirkan. Banyak yang memiliki, namun sedikit yang memberi arti. Beberapa orang yang memilih membicarakan cinta, dialog mereka bisa sampai ke akar-akarnya meski cinta tak pernah selesai hanya dengan kata-kata. Dan sebagian lain lebih memilih membiarkan cinta hadir apa adanya tanpa perlu tahu dan ingin tahu apa makna yang ada di dalamnya<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Penting_untuk_Mengenali_Ciri-Ciri_Silent_Treatment\"><\/span>Mengapa Penting untuk Mengenali Ciri-Ciri Silent Treatment?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Memahami ciri-ciri <i>silent treatment<\/i> penting untuk membantu Grameds mengenali pola komunikasi yang tidak sehat dalam hubungan. <i>Silent treatment<\/i> tidak hanya berdampak negatif bagi korban, tetapi juga bagi pelaku dan hubungan secara keseluruhan. Dengan menyadari tanda-tanda ini, Grameds dapat mengambil langkah untuk menghadapi dan mengatasinya dengan bijak.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dampak_Silent_Treatment\"><\/span>Dampak Silent Treatment<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Biasanya, silent treatment dilakukan oleh seseorang yang merasa marah, kecewa, atau frustasi, di mana mereka memilih untuk mengabaikan atau tidak memberikan respons sama sekali kepada orang lain sebagai bentuk hukuman atau protes. Meskipun terkadang dianggap sebagai cara untuk menghindari konflik, <i>silent treatment<\/i> dapat memiliki dampak negatif yang mendalam bagi hubungan tersebut.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Meningkatkan_Kecemasan_dan_Stres\"><\/span><b>1. Meningkatkan Kecemasan dan Stres<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Salah satu dampak langsung dari <i>silent treatment <\/i>adalah munculnya perasaan cemas dan stres pada pihak yang menerima perlakuan tersebut. Ketika seseorang tidak mendapatkan respons atau perhatian dari orang yang mereka harapkan, mereka akan merasa bingung dan khawatir, bahkan berpikir bahwa ada sesuatu yang salah dengan diri mereka. Perasaan ini dapat memperburuk kesehatan mental dan menciptakan ketegangan yang berkelanjutan dalam hubungan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Meningkatkan_Ketidakpastian\"><\/span><b>2. Meningkatkan Ketidakpastian<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><i>Silent treatment<\/i> menciptakan ketidakpastian yang besar dalam hubungan. Tanpa adanya penjelasan atau komunikasi terbuka mengenai alasan di balik tindakan tersebut, pihak yang menerima perlakuan ini akan merasa tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ketidakpastian ini bisa mempengaruhi perasaan mereka tentang hubungan itu sendiri, membuat mereka meragukan kestabilan dan masa depan hubungan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mengurangi_Kualitas_Komunikasi\"><\/span><b>3. Mengurangi Kualitas Komunikasi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Komunikasi adalah elemen dasar yang menyatukan orang dalam hubungan apa pun. Ketika <i>silent treatment<\/i> terjadi, komunikasi menjadi terhambat, dan ini bisa memperburuk kesalahpahaman serta konflik yang ada. Alih-alih menyelesaikan masalah secara terbuka, kedua belah pihak malah memilih untuk diam, yang justru menambah masalah baru. Hal ini akan menyebabkan hubungan menjadi lebih buruk dan sulit untuk dipulihkan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Meningkatkan_Rasa_Marah_dan_Frustrasi\"><\/span><b>4. Meningkatkan Rasa Marah dan Frustrasi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pihak yang diberi <i>silent treatment <\/i>sering kali merasa frustrasi dan marah, karena mereka tidak tahu bagaimana cara mengatasi situasi ini. Ketika perasaan marah ini terus berkembang tanpa adanya saluran untuk mengungkapkannya, bisa saja berujung pada ledakan emosional yang lebih besar di kemudian hari. Semakin lama perasaan ini dibiarkan, semakin besar pula potensi terjadinya konflik yang lebih hebat.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Merusak_Kepercayaan_dan_Kedekatan_Emosional\"><\/span><b>5. Merusak Kepercayaan dan Kedekatan Emosional<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><i>Silent treatment <\/i>dapat merusak kepercayaan. Ketika seseorang merasa diabaikan atau dihindari, mereka mulai merasa tidak dihargai, dan ini dapat merusak rasa percaya yang telah dibangun sebelumnya. Dalam hubungan jangka panjang, hilangnya rasa percaya dan kedekatan emosional bisa menyebabkan hubungan menjadi lebih dingin dan jauh.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Menurunkan_Harga_Diri\"><\/span><b>6. Menurunkan Harga Diri<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penerima <i>silent treatment<\/i> sering kali merasa dirinya tidak penting atau tidak layak mendapatkan perhatian. Hal ini dapat merusak harga diri mereka, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi rasa percaya diri dalam aspek kehidupan lainnya. Mereka bisa mulai meragukan diri mereka sendiri, merasa kurang dihargai, dan bahkan menarik diri dari hubungan sosial yang lebih luas.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Bisa_Menjadi_Pola_Negatif_yang_Berulang\"><\/span><b>7. Bisa Menjadi Pola Negatif yang Berulang<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ketika <i>silent treatment <\/i>digunakan secara teratur dalam suatu hubungan, ini bisa menjadi pola komunikasi yang buruk dan terbawa hingga ke konflik-konflik lainnya. Tanpa adanya perubahan dan kesadaran, pola ini bisa terus berlanjut, membuat hubungan semakin rusak. Tidak ada penyelesaian yang konstruktif dari masalah yang ada, hanya akumulasi perasaan terluka dan kekecewaan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/kamu-terlalu-mudah-marah-perihal-amarah-kecewa-hingga-pe?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/rs:fit:0:0\/plain\/https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/picture_meta\/2023\/8\/10\/iq34zfrrmjxiwcxvgg4vum.jpg\" alt=\"Kamu Terlalu Mudah Marah : Perihal Amarah, Kecewa, Hingga Penyesalan\" width=\"365\" height=\"539\" \/><\/a><\/p>\n<h2><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/kamu-terlalu-mudah-marah-perihal-amarah-kecewa-hingga-pe?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-92823\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png\" alt=\"\" width=\"280\" height=\"55\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w\" sizes=\"(max-width: 280px) 100vw, 280px\" \/><\/a><\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 10pt; font-family: terminal, monaco, monospace;\">Marah. Apa sih arti marah? Aku mencoba mencari dari beberapa bacaan dan banyak yang menyebutkan bahwa marah adalah emosi yang dirasakan ketika seseorang melakukan tindakan yang tidak sesuai keinginan. Marah bisa dirasakan oleh siapapun dan itu adalah sebuah reaksi normal terhadap suatu kejadian. Namun, jika emosi tak bisa kita kendalikan, nantinya akan berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar kita dan kesehatan kita. &#8220;Marah itu boleh saja, itu wajar. Tapi jangan biarkan marah menjadi senjata untuk menyakiti orang lain.&#8221;<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mengatasi_Silent_Treatment\"><\/span>Cara Mengatasi Silent Treatment<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><i>Silent treatment <\/i>dapat menyebabkan perasaan terluka dan kesalahpahaman yang lebih dalam jika tidak ditangani dengan bijak. Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi silent treatment dengan bijaksana:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Cobalah_Berbicara_dengan_Terbuka\"><\/span><b>1. Cobalah Berbicara dengan Terbuka<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Ketika menghadapi<i> silent treatment<\/i>, cobalah untuk membuka komunikasi secara tenang dan terbuka. Ungkapkan perasaanmu tanpa emosi yang berlebihan dapat membantu menyelesaikan ketegangan yang ada. Sampaikan dengan jujur bahwa kamu merasa tidak nyaman dengan situasi ini dan ingin menyelesaikannya bersama.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><b> Berikan Waktu dan Ruang<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p>Sering kali, orang yang memberikan <i>silent treatment <\/i>melakukannya karena membutuhkan waktu untuk merenung atau memproses perasaan mereka. Memberikan waktu dan ruang bagi mereka untuk berpikir dapat membantu menurunkan ketegangan. Setelah memberi mereka ruang, mereka mungkin akan lebih siap untuk berbicara dan menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Ini bisa memberi kesempatan bagi hubungan untuk pulih dan kembali ke jalur yang lebih sehat.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Fokus_pada_Diri_Sendiri\"><\/span><b>3. Fokus pada Diri Sendiri<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Alih-alih terjebak dalam perasaan terluka atau kecewa, penting untuk mengalihkan perhatian pada kesejahteraan diri sendiri. Kamu bisa melakukan hal-hal yang bisa kamu nikmati, seperti berolahraga, membaca, atau berbicara dengan teman-teman dan keluarga. Fokus pada diri sendiri akan membantu menjaga keseimbangan emosional dan mengurangi dampak negatif dari situasi tersebut.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Mencari_Solusi_Jangka_Panjang\"><\/span><b>4. Mencari Solusi Jangka Panjang<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jika <i>silent treatment <\/i>menjadi kebiasaan dalam hubungan, sangat penting untuk membicarakan pola ini secara terbuka. Cari tahu apa yang memicu terjadinya <i>silent treatment <\/i>dan cobalah untuk menemukan solusi yang lebih konstruktif. Penyelesaian masalah yang lebih sehat dan komunikasi yang lebih terbuka akan mencegah kebiasaan ini terulang di masa depan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><b>Kesimpulan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<div class=\"flex-shrink-0 flex flex-col relative items-end\">\n<div>\n<div class=\"pt-0\">\n<div class=\"gizmo-bot-avatar flex h-8 w-8 items-center justify-center overflow-hidden rounded-full\">\n<div class=\"relative p-1 rounded-sm flex items-center justify-center bg-token-main-surface-primary text-token-text-primary h-8 w-8\">Mungkin hal ini terasa seperti solusi sementara untuk menghindari konflik, tetapi jika dibiarkan berlarut-larut, hal ini justru bisa merusak hubungan dan menimbulkan kesalahpahaman. Sebaliknya, <strong>komunikasi yang terbuka dan sehat<\/strong> adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan serta menjaga keharmonisan dalam setiap hubungan.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"group\/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex-col gap-1 md:gap-3\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col flex-grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message flex w-full flex-col items-end gap-2 whitespace-normal break-words text-start [.text-message+&amp;]:mt-5\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"e38402eb-4adb-414b-ac40-bd91f924cd17\" data-message-model-slug=\"gpt-4o\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]\">\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert dark\">\n<p>Ingat, <strong>diam memang emas<\/strong>, tetapi dalam sebuah hubungan, berbicara dan mendengarkan dengan penuh pengertian jauh lebih berharga. Dengan saling mengungkapkan perasaan dan memahami sudut pandang satu sama lain, kita bisa menciptakan hubungan yang lebih kuat dan sehat.<\/p>\n<p>Jadi, yuk mulai dari sekarang, belajar untuk lebih berani berbicara dan mendengarkan demi hubungan yang lebih baik. Untuk menambah wawasan, temukan buku terkait serta berbagai buku best seller lainnya di <strong>Gramedia.com<\/strong>. Sebagai <strong>#SahabatTanpaBatas<\/strong>, kami selalu siap memberikan informasi dan produk terbaik untuk kamu!<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p><strong>Penulis: Ummu<\/strong><\/p>\n[vc_row][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Buku Terkait\" tab_id=\"1609657986694-ec9fcf86-8e01\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-ensiklopedia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Buku Ensiklopedia<\/a><\/li>\r\n\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Terkait\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-board-game\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">17 Rekomendasi Board Game<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pulau-terkecil-di-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">12 Pulau Terkecil di Dunia<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-film-jason-statham\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">15 film Jason Statham<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/lukisan-termahal-di-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">10 Lukisan Termahal di Dunia<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tebak-tebakan-receh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">100 Tebak Tebakan Receh<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/18-jenis-kelamin-di-thailand\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">18 Jenis Kelamin di Thailand<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/orang-terganteng-di-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">25 Orang Terganteng di Dunia<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/film-jepang-terbaik-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">27 Film Jepang Terbaik Sepanjang Sejarah<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/film-psikologi-barat-korea\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">11 Film Psikologi Barat Maupun Korea<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-nama-kucing-milik-hermione-di-harry-potter-ini-jawabannya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa Nama Kucing Milik Hermione?<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-yang-membuat-bintang-jatuh-bercahaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apa yang Membuat Bintang Jatuh Bercahaya?<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/biaya-hidup-di-jakarta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berapa Biaya Hidup Di Jakarta<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/boneka-labubu-kenapa-mahal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Boneka Labubu Kenapa Mahal?<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-melunasi-hutang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Melunasi Hutang<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menggunakan-mendeley\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cara Menggunakan Mendeley<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/contoh-cinta-tanah-air\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Contoh Cinta Tanah Air<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/contoh-energi-nuklir\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Contoh Energi Nuklir<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-feminine-energy\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Feminine Energy<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-fictophilia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fictophilia<\/a><\/li>\r\n\t    <li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/film-james-bond\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> Film James Bond<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/karakter-jujutsu-kaisen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Karakter Jujutsu Kaisen<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-dinosaurus-punah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kenapa Dinosaurus Punah<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-tuyul-tidak-mencuri-uang-di-bank\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kenapa Tuyul Tidak Mencuri Uang di Bank?<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-kroco\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kroco<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/list-drakor-konglomerat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">List Drakor Konglomerat<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/macam-macam-alat-ukur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Alat Ukur<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/macam-macam-genre-novel-beserta-contohnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Genre Novel Beserta Contohnya<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/macam-macam-lomba-kreatif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Lomba Kreatif<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mak-comblang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mak Comblang<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makhluk-mitologi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Makhluk Mitologi Dunia<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/menjenguk-orang-sakit-bawa-apa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Menjenguk Orang Sakit Bawa Apa<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-mukbang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mukbang<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/daftar-nama-princess-disney-terbaru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nama Princess Disney Terbaru<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-omakase\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Omakase<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-nama-palu-thor\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Palu Thor<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pantun-jenaka-beserta-maknanya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pantun Jenaka Beserta Maknanya<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perbedaan-diploma-dan-sarjana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perbedaan Diploma dan Sarjana<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/mengenal-pekerja-informal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pekerja Informal<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pekerjaan-online-untuk-pelajar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pekerjaan Online untuk Pelajar<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/pazuzu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pazuzu<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/perlengkapan-tedak-siten\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perlengkapan Tedak Siten<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/apa-itu-plot-twist\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Plot Twist<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/fenomena-poliamori\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Poliamori<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/film-monster\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Film Monster<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/ryomen-sukuna-asal-usul-karakteristik-dan-fakta-menariknya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ryomen Sukuna<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/safety-induction\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Safety Induction<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Silent Treatment<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/silsilah-keluarga-zoro\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Silsilah Keluarga Zoro<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-spill-the-tea\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Spill the Tea<\/a><\/li>\r\n\t\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/semprotulation\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Semprotulation <\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-tone-deaf\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tone Deaf<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/tugas-sweeper-dan-pendaki\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tugas Sweeper dan Pendaki<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/urutan-silsilah-keluarga-jawa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Urutan Silsilah Keluarga Jawa<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/urutan-silsilah-keluarga-sunda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Urutan Silsilah Keluarga Sunda<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/definisi-vintage\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Vintage<\/a><\/li>\r\n\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Silent Treatment &#8211; Pernahkah kamu merasa bingung atau kesal ketika seseorang tiba-tiba mendiamkanmu tanpa alasan yang jelas? Situasi ini bisa terjadi dalam berbagai hubungan, baik dengan pasangan, teman, maupun keluarga. Saat komunikasi terputus secara sepihak, perasaan tidak nyaman dan kebingungan sering kali muncul, bukan? Fenomena ini dikenal sebagai silent treatment, yaitu ketika seseorang memilih diam [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533089,"featured_media":101311,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1736],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya dari Gramedia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya dari Gramedia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-30T08:51:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-30T09:48:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-vera-arsic-304265-984949_11zon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"995\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"664\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Adila V M\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-vera-arsic-304265-984949_11zon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-vera-arsic-304265-984949_11zon.jpg\",\"width\":995,\"height\":664,\"caption\":\"sumber: pexels\/Vera Arsic\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/\",\"name\":\"Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-01-30T08:51:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-30T09:48:55+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya dari Gramedia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/64fef4d671df590f911406899fc23e86\"},\"headline\":\"Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya\",\"datePublished\":\"2025-01-30T08:51:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-30T09:48:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#webpage\"},\"wordCount\":2030,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-vera-arsic-304265-984949_11zon.jpg\",\"articleSection\":[\"Trivia\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/64fef4d671df590f911406899fc23e86\",\"name\":\"Adila V M\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/1000084111-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/1000084111-96x96.jpg\",\"caption\":\"Adila V M\"},\"description\":\"A half-time writer, a full-time dreamer.\",\"sameAs\":[\"linkedin.com\/in\/adilavernias\"],\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/adilavernias\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya dari Gramedia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya dari Gramedia.","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2025-01-30T08:51:53+00:00","article_modified_time":"2025-01-30T09:48:55+00:00","og_image":[{"width":995,"height":664,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-vera-arsic-304265-984949_11zon.jpg","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-vera-arsic-304265-984949_11zon.jpg","size":"full","id":101311,"alt":"","pixels":660680,"type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Adila V M","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-vera-arsic-304265-984949_11zon.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-vera-arsic-304265-984949_11zon.jpg","width":995,"height":664,"caption":"sumber: pexels\/Vera Arsic"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/","name":"Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#primaryimage"},"datePublished":"2025-01-30T08:51:53+00:00","dateModified":"2025-01-30T09:48:55+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya dari Gramedia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/64fef4d671df590f911406899fc23e86"},"headline":"Silent Treatment: Mengenal Arti, Penyebab, dan Dampaknya","datePublished":"2025-01-30T08:51:53+00:00","dateModified":"2025-01-30T09:48:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#webpage"},"wordCount":2030,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/arti-silent-treatment\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/pexels-vera-arsic-304265-984949_11zon.jpg","articleSection":["Trivia"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/64fef4d671df590f911406899fc23e86","name":"Adila V M","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/1000084111-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/1000084111-96x96.jpg","caption":"Adila V M"},"description":"A half-time writer, a full-time dreamer.","sameAs":["linkedin.com\/in\/adilavernias"],"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/adilavernias\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101310"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533089"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=101310"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101310\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":101312,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101310\/revisions\/101312"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/101311"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=101310"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=101310"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=101310"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}