{"id":100148,"date":"2024-11-19T08:31:44","date_gmt":"2024-11-19T01:31:44","guid":{"rendered":"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/?p=100148"},"modified":"2024-11-19T08:31:44","modified_gmt":"2024-11-19T01:31:44","slug":"kenapa-habis-makan-ngantuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/","title":{"rendered":"Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya!"},"content":{"rendered":"<p>Pernah <em>nggak<\/em>, kamu merasa ngantuk <em>banget<\/em> setelah makan? Rasanya baru beberapa menit selesai makan, tubuh langsung lemas dan mata mulai berat banget. Ternyata, hal ini bukan cuma terjadi karena kebanyakan makan, lho. Ada beberapa alasan psikologis dan fisiologis yang menjelaskan kenapa kita sering merasa ngantuk setelah makan. Nah, kalau kamu penasaran kenapa itu bisa terjadi dan gimana cara mencegahnya, yuk, simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_17 counter-hierarchy counter-decimal ez-toc-grey\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" style=\"display: none;\"><i class=\"ez-toc-glyphicon ez-toc-icon-toggle\"><\/i><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class=\"ez-toc-list ez-toc-list-level-1\"><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#Apakah_Makan_Membuat_Mengantuk\" title=\"Apakah Makan Membuat Mengantuk?\">Apakah Makan Membuat Mengantuk?<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#Kenapa_Habis_Makan_Ngantuk\" title=\"Kenapa Habis Makan Ngantuk?\">Kenapa Habis Makan Ngantuk?<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#1_Proses_Pencernaan_yang_Membutuhkan_Banyak_Energi\" title=\"1. Proses Pencernaan yang Membutuhkan Banyak Energi\">1. Proses Pencernaan yang Membutuhkan Banyak Energi<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#2_Kenaikan_Kadar_Insulin_dan_Pengaruhnya_pada_Hormon\" title=\"2. Kenaikan Kadar Insulin dan Pengaruhnya pada Hormon\">2. Kenaikan Kadar Insulin dan Pengaruhnya pada Hormon<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#3_Jenis_Makanan_yang_Dicerna\" title=\"3. Jenis Makanan yang Dicerna\">3. Jenis Makanan yang Dicerna<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#4_Ukuran_Porsi_Makan\" title=\"4. Ukuran Porsi Makan\">4. Ukuran Porsi Makan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#5_Kondisi_Kesehatan_dan_Pola_Tidur\" title=\"5. Kondisi Kesehatan dan Pola Tidur\">5. Kondisi Kesehatan dan Pola Tidur<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#6_Relaksasi_Setelah_Makan\" title=\"6. Relaksasi Setelah Makan\">6. Relaksasi Setelah Makan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#Cara_Mencegah_Ngantuk_Habis_Makan\" title=\"Cara Mencegah Ngantuk Habis Makan\">Cara Mencegah Ngantuk Habis Makan<\/a><ul class=\"ez-toc-list-level-3\"><li class=\"ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#1_Makan_dalam_Porsi_yang_Lebih_Kecil\" title=\"1. Makan dalam Porsi yang Lebih Kecil\">1. Makan dalam Porsi yang Lebih Kecil<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#2_Pilih_Makanan_yang_Seimbang\" title=\"2. Pilih Makanan yang Seimbang\">2. Pilih Makanan yang Seimbang<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#3_Hindari_Makanan_Berat_dan_Berlemak\" title=\"3. Hindari Makanan Berat dan Berlemak\">3. Hindari Makanan Berat dan Berlemak<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#4_Minum_Air_Putih_yang_Cukup\" title=\"4. Minum Air Putih yang Cukup\">4. Minum Air Putih yang Cukup<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#5_Bergerak_Setelah_Makan\" title=\"5. Bergerak Setelah Makan\">5. Bergerak Setelah Makan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#6_Kurangi_Konsumsi_Kafein_Setelah_Makan\" title=\"6. Kurangi Konsumsi Kafein Setelah Makan\">6. Kurangi Konsumsi Kafein Setelah Makan<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#7_Cukup_Tidur_Malam_Sebelumnya\" title=\"7. Cukup Tidur Malam Sebelumnya\">7. Cukup Tidur Malam Sebelumnya<\/a><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#8_Jaga_Waktu_Makan_yang_Tepat\" title=\"8. Jaga Waktu Makan yang Tepat\">8. Jaga Waktu Makan yang Tepat<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class=\"ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2\"><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#Kesimpulan\" title=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Makan_Membuat_Mengantuk\"><\/span><b>Apakah Makan Membuat Mengantuk?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Makan bisa buat ngantuk, dan ini adalah fenomena yang sering dialami banyak orang setelah makan, baik itu makan siang, makan malam, atau bahkan ngemil. Fenomena ini sering disebut dengan istilah <i>postprandial somnolence<\/i>, yang merupakan rasa kantuk yang datang setelah makan. Nah, apa sih yang sebenarnya terjadi di tubuh kita sehingga makan bisa bikin ngantuk? Berikut penjelasannya.<\/p>\n<p>Setelah makan, tubuh kita mulai memproses makanan yang masuk. Proses pencernaan memerlukan energi yang cukup besar. Ketika tubuh kita mencerna makanan, darah akan mengalir lebih banyak ke sistem pencernaan untuk membantu proses tersebut. Akibatnya, aliran darah ke otak berkurang sedikit, yang dapat menyebabkan rasa kantuk. Ini adalah reaksi alami tubuh untuk mengalokasikan energi ke proses pencernaan, sehingga kamu merasa lemas dan mengantuk.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_Habis_Makan_Ngantuk\"><\/span><b>Kenapa Habis Makan Ngantuk?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Rasa ngantuk setelah makan, atau yang sering disebut <i>postprandial somnolence<\/i>, adalah hal yang sangat umum terjadi, namun kadang bisa buat kamu merasa <em>nggak<\/em> produktif, terutama jika kamu masih harus beraktivitas setelah makan. Nah, kenapa <em>sih<\/em> habis makan ngantuk? Ada beberapa alasan fisiologis dan psikologis yang menjelaskan mengapa kita merasa ngantuk setelah makan. Berikut ini beberapa alasan utama yang menyebabkan rasa kantuk setelah makan:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Proses_Pencernaan_yang_Membutuhkan_Banyak_Energi\"><\/span><b>1. Proses Pencernaan yang Membutuhkan Banyak Energi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Setelah makan, tubuh kita mulai bekerja keras untuk mencerna makanan yang baru saja masuk. Proses pencernaan ini melibatkan banyak organ tubuh, mulai dari lambung, usus, hingga hati yang harus bekerja memecah makanan menjadi energi. Proses tersebut membutuhkan banyak darah yang mengalir ke saluran pencernaan, sehingga darah yang semestinya mengalir ke otak berkurang sedikit. Akibatnya, kamu merasa lebih lelah dan mengantuk karena aliran darah ke otak menurun, dan tubuh mengalokasikan energi untuk pencernaan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kenaikan_Kadar_Insulin_dan_Pengaruhnya_pada_Hormon\"><\/span><b>2. Kenaikan Kadar Insulin dan Pengaruhnya pada Hormon<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Saat makan, tubuh memproduksi hormon insulin untuk mengatur kadar gula darah. Kadar gula darah yang naik setelah makan, terutama makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, memicu pelepasan insulin. Insulin tidak hanya mengatur gula darah, tetapi juga memengaruhi produksi hormon serotonin dan melatonin. Kedua hormon ini berhubungan dengan pengaturan tidur dan suasana hati. Serotonin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan, dapat membuat kamu merasa tenang, sedangkan melatonin membantu tubuh untuk rileks dan mempersiapkan tidur. Keduanya bisa memicu rasa kantuk setelah makan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Jenis_Makanan_yang_Dicerna\"><\/span><b>3. Jenis Makanan yang Dicerna<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jenis makanan yang kamu konsumsi juga berperan besar dalam rasa ngantuk setelah makan. Makanan yang kaya akan karbohidrat, seperti nasi, roti, atau pasta, dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat. Setelah itu, gula darah akan turun, dan tubuh merespons dengan rasa lelah. Begitu pula dengan makanan yang mengandung triptofan, seperti kalkun, susu, dan keju. Triptofan adalah asam amino yang membantu tubuh memproduksi serotonin, yang kemudian dapat bertransformasi menjadi melatonin, hormon yang terkait dengan rasa kantuk.<\/p>\n<figure id=\"attachment_100151\" aria-describedby=\"caption-attachment-100151\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-100151\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-082002.png\" alt=\"\" width=\"401\" height=\"245\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-082002.png 1156w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-082002-300x183.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-082002-1024x625.png 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-082002-768x469.png 768w\" sizes=\"(max-width: 401px) 100vw, 401px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-100151\" class=\"wp-caption-text\">Sumber foto: pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Ukuran_Porsi_Makan\"><\/span><b>4. Ukuran Porsi Makan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Porsi makanan yang besar juga menjadi salah satu alasan kenapa kamu merasa ngantuk setelah makan. Makan dalam porsi besar, terutama makanan berat, membuat tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mencerna makanan tersebut. Proses ini menguras banyak energi tubuh, yang akhirnya menyebabkan rasa lelah dan ngantuk. Semakin besar porsi makanan yang kamu makan, semakin banyak energi yang dibutuhkan tubuh untuk proses pencernaan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Kondisi_Kesehatan_dan_Pola_Tidur\"><\/span><b>5. Kondisi Kesehatan dan Pola Tidur<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kondisi kesehatan secara keseluruhan juga memengaruhi seberapa mudah kamu merasa ngantuk setelah makan. Jika kamu tidak tidur cukup atau kualitas tidurmu terganggu, tubuh akan merasa lebih lelah dan lebih rentan terhadap rasa kantuk setelah makan. Selain itu, pola makan yang tidak teratur atau tidak seimbang dapat memperburuk masalah ini. Makan dalam jumlah besar atau tidak sehat dapat meningkatkan perasaan lelah, sehingga rasa ngantuk setelah makan menjadi lebih intens.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Relaksasi_Setelah_Makan\"><\/span><b>6. Relaksasi Setelah Makan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bukan hanya tubuh, kondisi psikologis juga bisa memengaruhi rasa ngantuk setelah makan. Ketika makan, tubuh cenderung berada dalam keadaan yang lebih rileks. Banyak orang merasa santai setelah makan, dan ini juga bisa memicu rasa kantuk. Ketika tubuh merasa nyaman dan puas, sistem saraf parasimpatis (sistem yang mengatur relaksasi) akan lebih dominan, yang membuat tubuh cenderung ingin tidur atau beristirahat.<\/p>\n<p>Jadi, rasa ngantuk setelah makan bukanlah hal yang aneh atau salah. Itu adalah respons alami tubuh terhadap proses pencernaan dan pengaturan hormon. Namun, jika rasa ngantuk ini mengganggu aktivitasmu, ada beberapa langkah yang bisa kamu coba untuk mencegahnya, yang akan kita bahas lebih lanjut.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/my-health-my-lifestyle?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/rs:fit:0:0\/plain\/https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/My_Health_My_Lifestyle.jpg\" alt=\"My Health My Lifestyle\" width=\"400\" height=\"536\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/my-health-my-lifestyle?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><span style=\"font-size: 10pt; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-92823 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png\" alt=\"\" width=\"260\" height=\"51\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w\" sizes=\"(max-width: 260px) 100vw, 260px\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 10pt; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Kamu mungkin sudah mencoba berbagai hal dan banyak mencoba gaya hidup sehat untuk tetap menjadi produktif. Mulai dari menuliskan setiap kegiatan, acara, dan meeting yang perlu kamu jalani di minggu ini. Bahkan beberapa dari kamu sudah menuliskan target yang harus dicapai dari setiap pekerjaan yang kamu lakukan setiap harinya, beserta dengan progress apa yang perlu kamu hasilkan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 10pt; font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Jika kamu sudah melakukan hal-hal di atas dan kamu masih merasa lesu dan kurang produktif di tengah minggu, percayalah, mungkin kamu membutuhkan alternatif lain. Untuk memiliki tubuh yang sehat, tubuh perlu didukung dengan asupan makanan yang kaya akan nutrisi yang dibutuhkan. Oleh sebab itu, kita perlu untuk menjaga gaya hidup sehat dengan memilih makanan apa yang perlu kita konsumsi untuk menjadi lebih produktif.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mencegah_Ngantuk_Habis_Makan\"><\/span><b>Cara Mencegah Ngantuk Habis Makan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Rasa ngantuk setelah makan memang sering terjadi, namun <em>nggak<\/em> jarang hal ini bisa mengganggu aktivitas kamu, terutama kalau kamu masih harus bekerja atau beraktivitas setelah makan. Untungnya, ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mencegah rasa kantuk datang setelah makan. Berikut ini beberapa <em>tips<\/em> yang bisa kamu terapkan supaya <em>nggak<\/em> gampang ngantuk habis makan:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Makan_dalam_Porsi_yang_Lebih_Kecil\"><\/span><b>1. Makan dalam Porsi yang Lebih Kecil<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Salah satu penyebab rasa ngantuk setelah makan adalah makan dalam porsi besar, yang membuat tubuh bekerja keras untuk mencerna makanan. Cobalah untuk makan dalam porsi yang lebih kecil dan sering sepanjang hari, daripada makan dalam jumlah banyak sekaligus. Dengan cara ini, tubuh <em>nggak<\/em> akan terlalu terbebani dalam proses pencernaan, dan kamu bisa terhindar dari rasa lelah dan ngantuk.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pilih_Makanan_yang_Seimbang\"><\/span><b>2. Pilih Makanan yang Seimbang<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jenis makanan yang kamu konsumsi juga memengaruhi rasa ngantuk setelah makan. Untuk mencegah rasa kantuk, pastikan kamu memilih makanan yang seimbang dengan kandungan karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat.<\/p>\n<p>Hindari makanan yang terlalu tinggi gula atau karbohidrat sederhana, seperti makanan manis atau nasi putih, yang bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti penurunan yang cepat, yang membuat kamu merasa lemas dan ngantuk. Sebaliknya, pilih makanan yang kaya akan serat, protein, dan lemak sehat yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Hindari_Makanan_Berat_dan_Berlemak\"><\/span><b>3. Hindari Makanan Berat dan Berlemak<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Makanan yang berat dan tinggi lemak, seperti makanan cepat saji, gorengan, atau makanan berlemak tinggi, membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Proses pencernaan yang lebih lama ini membuat tubuh lebih cepat merasa lelah. Sebaiknya, pilih makanan yang lebih ringan dan mudah dicerna, seperti sayur-sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian, untuk mencegah rasa ngantuk yang berlebihan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_100152\" aria-describedby=\"caption-attachment-100152\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-100152\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-081952.png\" alt=\"\" width=\"401\" height=\"277\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-081952.png 1073w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-081952-300x207.png 300w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-081952-1024x706.png 1024w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-081952-768x530.png 768w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-081952-561x387.png 561w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-081952-364x251.png 364w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-081952-728x502.png 728w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-081952-608x419.png 608w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-081952-758x523.png 758w\" sizes=\"(max-width: 401px) 100vw, 401px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-100152\" class=\"wp-caption-text\">Sumber foto: pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Minum_Air_Putih_yang_Cukup\"><\/span><b>4. Minum Air Putih yang Cukup<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dehidrasi juga bisa menyebabkan rasa lelah dan ngantuk, jadi penting untuk memastikan kamu cukup minum air putih, terutama sebelum dan setelah makan. Air membantu proses pencernaan dan menjaga tubuh tetap terhidrasi, yang bisa mengurangi perasaan lelah dan kantuk. Hindari minuman manis atau berkafein berlebihan yang bisa menyebabkan fluktuasi energi yang drastis.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Bergerak_Setelah_Makan\"><\/span><b>5. Bergerak Setelah Makan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Salah satu cara terbaik untuk menghindari rasa ngantuk setelah makan adalah dengan sedikit bergerak. Setelah makan, coba jalan-jalan ringan selama 10\u201315 menit. Aktivitas fisik ringan ini membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mencegah tubuh merasa terlalu lelah. Jadi, jika kamu merasa mengantuk setelah makan, cobalah untuk berjalan-jalan sejenak, ini bisa membantu menjaga energi tetap stabil.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Kurangi_Konsumsi_Kafein_Setelah_Makan\"><\/span><b>6. Kurangi Konsumsi Kafein Setelah Makan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Meskipun kafein bisa memberikan energi seketika, mengonsumsinya tepat setelah makan bisa menyebabkan masalah pencernaan dan meningkatkan rasa lelah. Kafein dapat memengaruhi pencernaan dan memperburuk rasa kantuk pada sebagian orang. Jika kamu merasa ngantuk setelah makan, coba hindari konsumsi kopi atau minuman berkafein dalam waktu dekat setelah makan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Cukup_Tidur_Malam_Sebelumnya\"><\/span><b>7. Cukup Tidur Malam Sebelumnya<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jika kamu sering merasa sangat ngantuk setelah makan, bisa jadi kualitas tidur malam sebelumnya juga memengaruhinya. Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk menghindari rasa lelah dan kantuk setelah makan. Pastikan kamu tidur cukup setiap malam (sekitar 7\u20138 jam), agar tubuh memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas sepanjang hari, termasuk setelah makan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Jaga_Waktu_Makan_yang_Tepat\"><\/span><b>8. Jaga Waktu Makan yang Tepat<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Cobalah untuk mengatur waktu makan yang lebih teratur. Jangan makan terlalu larut malam atau terlalu dekat dengan waktu tidur, karena tubuh bisa merasa lebih lelah setelah makan berat di malam hari. Makan pada waktu yang teratur juga membantu mengatur metabolisme tubuh dan menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.<\/p>\n<p>Dengan menerapkan <em>tips<\/em> di atas, kamu bisa mencegah rasa ngantuk yang sering datang setelah makan. Selain itu, gaya hidup sehat dengan pola makan yang seimbang dan cukup tidur akan membantu menjaga energi tubuh tetap terjaga, sehingga kamu bisa lebih produktif setelah makan tanpa terganggu rasa kantuk.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/eat-your-way-to-life-and-health-membuka-kuasa-perjamuan-kudus-1?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/rs:fit:0:0\/plain\/https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/EAT_YOUR_WAY_l7lwXKV.jpg\" alt=\"Eat Your Way To Life And Health: Membuka Kuasa Perjamuan Kudus\" width=\"400\" height=\"627\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/eat-your-way-to-life-and-health-membuka-kuasa-perjamuan-kudus-1?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-92823 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png\" alt=\"\" width=\"254\" height=\"50\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w\" sizes=\"(max-width: 254px) 100vw, 254px\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><b>Kesimpulan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Nah, itulah penjelasan kenapa habis makan ngantuk. Jadi, rasa ngantuk setelah makan itu adalah hal yang normal dan bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari proses pencernaan hingga perubahan hormon. Namun, jangan khawatir, karena ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegahnya, seperti makan dalam porsi kecil, memilih makanan yang seimbang, atau bergerak sedikit setelah makan.<\/p>\n<p>Dengan beberapa langkah sederhana, kamu bisa mengurangi rasa kantuk dan tetap merasa segar dan bertenaga untuk menjalani aktivitas. Jadi, coba deh <em>tips<\/em> di atas, dan rasakan perbedaannya!\u00a0<em>Grameds,\u00a0<\/em>kamu juga bisa mencari tahu lebih banyak\u00a0<em>tips\u00a0<\/em>menerapkan pola makan lebih sehat melalui kumpulan buku diet dan kesehatan yang tersedia di <a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/\">Gramedia.com<\/a>.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/diet-nge-meal-ala-dr-cindy-makan-sering-badan-ramping?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/image.gramedia.net\/rs:fit:0:0\/plain\/https:\/\/cdn.gramedia.com\/uploads\/items\/aa19d4e1-fda5-4d19-ba2f-047bcce65f99.png\" alt=\"Diet Nge \" width=\"401\" height=\"576\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/products\/diet-nge-meal-ala-dr-cindy-makan-sering-badan-ramping?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-92823 aligncenter\" src=\"https:\/\/master-sellers.gramedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png\" alt=\"\" width=\"249\" height=\"49\" srcset=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller.png 346w, https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/Button-Best-Seller-300x59.png 300w\" sizes=\"(max-width: 249px) 100vw, 249px\" \/><\/a><\/p>\n[vc_row][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Kategori Ilmu Berkaitan Diet\" tab_id=\"1609657986694-ec9fcf86-8e01\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-make-up\/\">Buku Make Up<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-resep-mpasi\/\">Buku Resep Mpasi<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-kedokteran\/\">Buku Kedokteran<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-gaya-hidup-sehat\/\">Buku Gaya Hidup Sehat<\/a><\/li>\r\n \t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/buku-diet\/\">Buku Diet<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/review-buku-hypnotic-diary-diet-kenyang-karya-dewi-hughes-diet-bukan-semata-mata-untuk-kurus\/\">Review Buku Hypnotic Diary : Diet Kenyang Karya Dewi Hughes<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][vc_column width=\"1\/2\"][vc_tta_accordion][vc_tta_section title=\"Artikel Diet\" tab_id=\"1609656944148-f362d048-3421\"][vc_column_text]\r\n<ul>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/camilan-rendah-kalori\/\">Camilan Rendah Kalori<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-menggemukan-badan-yang-susah-gemuk\/\">Cara Menggemukan Badan yang Susah Gemuk<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-membuat-minyak-kelapa\/\">Cara Membuat Minyak Kelapa<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-diet-sehat\/\">Cara Diet Sehat<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/cara-konsisten-diet\/\">Cara Konsisten Diet<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/\">Kenapa Habis Makan Ngantuk?<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/konsisten-vs-komitmen-apa-perbedaannya-dalam-diet\/\">Konsisten vs Komitmen<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-karbohidrat\/\">Makanan Karbohidrat<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/ww.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-salad-buah\/\">Manfaat Salad Buah<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/minuman-penurun-berat-badan\/\">Minuman dan Kudapan Penurun Berat Badan<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/makanan-rendah-lemak\/\">Makanan Rendah Lemak<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-teh-hijau-untuk-diet\/\">Manfaat Teh Hijau Untuk Diet<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/rekomendasi-minuman-untuk-diet\/\">Minuman Diet<\/a><\/li>\r\n\t<li><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/manfaat-teh-hijau-untuk-diet\/\">Manfaat Teh Hijau Untuk Diet<\/a><\/li>\r\n<\/ul>\r\n[\/vc_column_text][\/vc_tta_section][\/vc_tta_accordion][\/vc_column][\/vc_row]\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah nggak, kamu merasa ngantuk banget setelah makan? Rasanya baru beberapa menit selesai makan, tubuh langsung lemas dan mata mulai berat banget. Ternyata, hal ini bukan cuma terjadi karena kebanyakan makan, lho. Ada beberapa alasan psikologis dan fisiologis yang menjelaskan kenapa kita sering merasa ngantuk setelah makan. Nah, kalau kamu penasaran kenapa itu bisa terjadi [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":185533088,"featured_media":100153,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1963],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya! dari Gramedia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya! dari Gramedia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Best Seller Gramedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-19T01:31:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-082012.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"942\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"659\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Laila\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\",\"name\":\"Gramedia\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Gramedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\",\"name\":\"Best Seller Gramedia\",\"description\":\"Inspiration Transformed\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-082012.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-082012.png\",\"width\":942,\"height\":659},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/\",\"name\":\"Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-11-19T01:31:44+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-19T01:31:44+00:00\",\"description\":\"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya! dari Gramedia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya!\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/981004f7a2a68e9318a1424912403a25\"},\"headline\":\"Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya!\",\"datePublished\":\"2024-11-19T01:31:44+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-19T01:31:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#webpage\"},\"wordCount\":1597,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-082012.png\",\"articleSection\":[\"Buku Diet\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/981004f7a2a68e9318a1424912403a25\",\"name\":\"Laila\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/DCC6A596-C494-4616-B441-7BBF1699D396-96x96.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/DCC6A596-C494-4616-B441-7BBF1699D396-96x96.jpeg\",\"caption\":\"Laila\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/laila-wulanalfi-4a563623b\/\"],\"url\":\"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/lailawu\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya!","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya! dari Gramedia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya!","og_description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya! dari Gramedia.","og_url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/","og_site_name":"Best Seller Gramedia","article_published_time":"2024-11-19T01:31:44+00:00","og_image":[{"width":942,"height":659,"url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-082012.png","path":"s3apsoutheast1:\/\/wp-best-seller\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-082012.png","size":"full","id":100153,"alt":"","pixels":620778,"type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Laila","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization","name":"Gramedia","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/18170603\/cropped-icon-Gramedia.com-logo-color.png","width":512,"height":512,"caption":"Gramedia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/","name":"Best Seller Gramedia","description":"Inspiration Transformed","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#primaryimage","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-082012.png","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-082012.png","width":942,"height":659},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#webpage","url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/","name":"Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#primaryimage"},"datePublished":"2024-11-19T01:31:44+00:00","dateModified":"2024-11-19T01:31:44+00:00","description":"Berikut ini adalah ulasan lengkap seputar Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya! dari Gramedia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya!"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/981004f7a2a68e9318a1424912403a25"},"headline":"Kenapa Habis Makan Ngantuk? Inilah Alasan dan Cara Mencegahnya!","datePublished":"2024-11-19T01:31:44+00:00","dateModified":"2024-11-19T01:31:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#webpage"},"wordCount":1597,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/kenapa-habis-makan-ngantuk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-19-082012.png","articleSection":["Buku Diet"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#\/schema\/person\/981004f7a2a68e9318a1424912403a25","name":"Laila","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/#personlogo","inLanguage":"id-ID","url":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/DCC6A596-C494-4616-B441-7BBF1699D396-96x96.jpeg","contentUrl":"https:\/\/cdnwpseller.gramedia.net\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/DCC6A596-C494-4616-B441-7BBF1699D396-96x96.jpeg","caption":"Laila"},"sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/laila-wulanalfi-4a563623b\/"],"url":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/author\/lailawu\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100148"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/users\/185533088"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=100148"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100148\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":100154,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100148\/revisions\/100154"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media\/100153"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=100148"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=100148"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gramedia.com\/best-seller\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=100148"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}