Perubahan Bahasa-bahasa di Indonesia Pasca-Orde Baru
oleh Mikihiro Moriyama , Manneke Budiman (ed)
SINOPSIS
Bahasa, mulai dari derah, Mandarin, sampai Inggris menjadi lazim dalam komunikasi sehari-hari, novel, pendidikan, sampai ke media massa. Pada sisi lain muncul gejala menulis novel dalam berbagai bahasa asing, seolah batas identitas konvensional tidak ada lagi pada abad ke-21. Sejumlah peneliti bahasa Indonesia berkumpul di Kampus UI Depok pada 9 - 11 Juni 2008 untuk membahas gejala berbahasa itu.
Dalam pertemuan itu terungkap gejala perubahan besar dalam Bahasa Indonesia sejak 1997 yang merupakan konsekuensi perubahan sosial dan politik yang mengendurkan kontrol pusat. Bahasa selain Indonesia pun berkembang lebih leluasa dibanding era Orde Baru.
Makalah mengenai gejala-gejala dalam Bahasa Indonesia itu kemudian disunting dan menjadi isi buku ini. Dengan demikian publik dapat ikut mengikuti perubahan yang sedang terjadi dalam Bahasa Indonesia di awal abad ke-21.
Pemakalah yang masuk dalam buku ini antara lain:
DETAIL
| Judul | Geliat Bahasa Selaras Zaman |
| ISBN/EAN | 9789799102218 / 9789799102218 |
| Pengarang | Mikihiro Moriyama , Manneke Budiman (ed) |
| Penerbit | Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) |
| Terbit | 20 Januari 2010 |
| Pages | 0 |
| Berat | 310 gram |
| Dimensi(mm) | 140 x 210 |
| Tags | > pelajaran dan seni berbahasa; |
| Kategori | Seni Bahasa |
Pembaca Buku Ini Biasanya Juga Membaca:
Hubungi Kami
Gedung Kompas Gramedia lantai 6
Jl. Palmerah barat 29 - 37
Jakarta pusat 10270
Telp : 021-35880760
          021-53650110, 021-53650111 ext 87627
email : cs@gramediashop.com


