Full Text Search via Google
KEYWORD
 
Sabtu, 31 Juli 2010 Nonfiksi Fiksi dan Sastra Buku Anak-Anak Teens Buku Masak Halaman Utama
Pengarang Bestseller New Release Coming Soon Recommended Edutivity Member Registrasi
 
Tentang Penulis
  Emil W. Aulia

Lahir di Kubang Putih, Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 12 Maret 1974. Menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di Padang lalu meneruskan ke Fakultas Hukum, Universitas Sumatra Barat Utara (USU) Medan, Saat ini bekerja di stasiun televisi Lativi sebagai produser program berita. Sebelumnya, menjadi wartawan di beberapa media: Radio Prapanca, FM Medan, Majalah Forum Keadilan dan Cek dan Ricek.

Menulis cerpen, puisi dan esai. Karya-karyanya dimuat di sejumlah media massa. Beberapa artikel yang ditulisnya pernah memenangi beberapa lomba penulisan. Turut serta mendirikan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA), sebuah lembaga riset sosial dan pengembangan anak di Medan.
 
   
 
   
  DETAIL BUKU
Berjuta-juta Dari Deli
Harga : Rp 45.000,- *
Ukuran : 14 x 21 cm
Tebal : 269 halaman
Terbit : April 2006
Soft Cover
Pesan Sekarang
       
*)Semua pemesanan online akan dilayani oleh situs GramediaShop.com sebagai situs resmi milik divisi Direct Marketing Kelompok Penerbitan Kompas Gramedia.
 
*)harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Percayakah Anda, pada awal abad XX harga seorang manusia Indonesia tidak lebih mahal dari harga seekor sapi? Perdagangan manusia benar-benar terjadi (dan diiklankan!) pada masa itu. Berlomba-lomba para makelar memasang advertensi mencari dan menyalurkan tenaga kerja untuk mengurus pohon di sebuah perkebunan. Bukan sembarang pohon, tapi konon, pohon berdaun uang. Orang pun berbondong-bondong pergi ke tanah yang bernama Deli itu. Sampai di sana, bukan pohon uang yang ditemukan tetapi para tuan kebun Belanda yang menjadikan mereka kuli kontrak.

Perbudakan terjadi di balik rimbunnya daun-daun tembakau. Tak banyak yang tahu bahwa tembakau Deli yang terkenal di seluruh dunia, akarnya telah menyerap keringat, air mata, dan darah para kuli. Kolusi terjadi antara penguasa daerah dengan tuan kebun. Poenale Sanctie menjadi tameng yang melegalkan kekejaman mereka. Tak ada hukum yang dapat melindungi para kuli. Sampai seorang advokat mengungkap-kan perbudakan yang keji itu dalam sebuah tulisan berjudul Millioenen uit Deli. Sebuah tulisan yang menggemparkan negeri Belanda pada tahun 1902.
ISBN : 979-22-2083-6; 20106004

Kategori:
  • Fiksi dan Sastra/Novel
Kirim ke teman
Print Artikel
Kembali ke atas
   
Buku Terkait
 
 
 
Visitor Number : 14,159,192
Tentang KamiMembership | FAQ | Hubungi Kami
Site MapTerm of Services | Disclaimer
Copyright © 2003 - PT Gramedia Pustaka Utama