FAQ Lacak Pesanan Top 25 Login
Email   Password
Shopping Cart
0 items
Agama (271)
Anak dan Remaja (3777)
Arsitektur (51)
Bahasa (159)
Biografi dan Otobiografi (236)
Ekonomi dan Bisnis (844)
Fiksi (1231)
Hobi dan Hastakarya (389)
Hukum (348)
Keluarga (176)
Kesehatan dan Kebugaran (212)
Komik (3675)
Komputer (1437)
Masak (723)
Matematika (97)
New Age (96)
Pendidikan (611)
Politik (348)
Psikologi (253)
Referensi (221)
Sains (96)
Sejarah (199)
Self-Help (178)
Selebihnya (199)
Harga Rp55.900,-

Penerbit
Gramedia Pustaka Utama (GPU)

ISBN/EAN
9789792278231 / 9789792278231

Terbit
22 Desember 2011
Bookmark and Share



Tahun 1511

Lima Ratus Tahun Kemudian

Oleh Y. Didik Heru Purnomo
SINOPSIS

"...Bangsa ini harus rendah hati untuk benar-benar kemudian dapat kembali pada kejayaan spirit pelaut seperti nenek moyang kita. Rendah hati mengakui bahwa bangsa Indonesia telah menyia-nyiakan anugerah Tuhan yang begitu kaya dan luas ini. Ini bukan persoalan “penjajahan” lagi – yang sering dianggap sebagai biang keladi keterpurukan laut Indonesia. Ini masalah mental bangsa yang harus segera diubah oleh kita semua. Jayalah Lautku, jayalah Indonesiaku!"
—Letjen TNI (Purn.) Kiki Syahnakri, Mantan Wakasad

"...Bisa dibayangkan, jika semua instansi saling berebut dan mengklaim berhak melakukan tugasnya, laut tidak pernah akan terjaga dengan baik. Justru itu, garis komando harus jelas meskipun dalam pelaksanaannya saling berkoordinasi. Bagaimanapun juga, Penjaga Laut dan Pantai tidak mungkin dilakukan oleh satu instansi atau di bawah satu departemen mengingat persoalan di laut tidak hanya satu atau dua saja. Masalah laut begitu banyak. Oleh karena itu, semua instansi pemerintah terkait dengan laut harus besinergi. Pemerintah harus membentuk satu badan yang mengoordinasi kegiatan para instansi tersebut agar tidak saling bertubrukan karena tumpang tindihnya peraturan."
—Franciscus Welirang, Pengusaha

"Buku berjudul TAHUN 1511, Lima Ratus Tahun Kemudian menyadarkan saya atas begitu banyak harapan yang telah dan akan ditumpahkan pada aspek kelautan oleh bangsa Indonesia. Laut tidak hanya sebagai unsur alam yang menjadi alat pemersatu antarpulau di Nusantara, tetapi juga merupakan budaya, karakter, dan unsur pembentuk martabat bangsa Indonesia..."
—R. Priyono, Kepala BP MIGAS

"Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Perairan laut yang luas membentang menghubungkan pulau-pulau tersebut. Laut yang dangkal dan dalam itu menyediakan sumber kekayaan alam yang luar biasa bagi rakyat Indonesia..."
—K.H. Salahuddin Wahid, Ketua Gerakan Integritas Nasional
 




DETAIL
JudulTahun 1511
ISBN / EAN9789792278231 / 9789792278231
AuthorY. Didik Heru Purnomo
PublisherGramedia Pustaka Utama (GPU)
Publish22 Desember 2011
Pages276
Weight250 gram
Dimension (mm)14 x 200
Tag Hukum Sosial Politik




COMMENTS

CATEGORY